Artikel/Kehamilan/Nifedipine Untuk Bumil Fungsi Dosis Efek Samping

Nifedipine untuk Bumil: Fungsi, Dosis, & Efek Samping

Siti Nurmayani Putri | Diterbitkan pada 21 Agustus 2025
Ditinjau oleh Tim Ahli Hallobumil
Bagikan
Facebook
Twitter
WA
Nifedipine adalah obat resep yang kerap digunakan pada kehamilan untuk kondisi serius seperti preeklamsia. Pahami fungsi, cara kerja, dan pentingnya pengawasan dokter saat mengonsumsi obat ini.
nifedipine-untuk-bumil-fungsi-dosis-efek-samping

Kehamilan seharusnya menjadi masa yang membahagiakan, namun tidak jarang muncul kondisi yang membuat ibu hamil harus lebih waspada, seperti hipertensi atau preeklamsia. Salah satu obat yang sering direkomendasikan dokter untuk mengatasi masalah ini adalah nifedipine.

Obat ini tidak hanya bekerja menurunkan tekanan darah Mama, tetapi juga kerap dipakai untuk mengendalikan kontraksi. Lalu, seberapa aman nifedipine untuk bumil? Mari kita bahas bersama secara lengkap.

Apa Itu Obat Nifedipine?

Nifedipine adalah obat dari golongan calcium channel blocker yang bekerja dengan cara merilekskan otot pembuluh darah, sehingga aliran darah menjadi lebih lancar dan tekanan darah bisa turun. Karena itu, Nifedipine banyak digunakan sebagai obat darah tinggi untuk ibu hamil, terutama saat tekanan darah naik signifikan atau muncul risiko preeklamsia.

Obat ini tersedia dalam bentuk kapsul cepat kerja maupun tablet lepas lambat, yang penggunaannya disesuaikan dengan kebutuhan ibu hamil. Selain untuk tekanan darah tinggi, nifedipine juga berperan penting sebagai obat penghenti kontraksi (tocolytic).

Obat ini sering diberikan pada ibu hamil yang mengalami kontraksi dini agar persalinan bisa ditunda sementara, memberi waktu bagi dokter untuk melakukan perawatan tambahan seperti pemberian steroid untuk mematangkan paru-paru janin. Karena manfaatnya tersebut, nifedipine kerap dijadikan pilihan utama dalam pengobatan preeklamsia maupun pencegahan kelahiran prematur.

Amankah Nifedipine untuk Ibu Hamil?

Sebelum mengambil keputusan, Mama perlu tahu bahwa Nifedipine masuk dalam FDA kategori C, artinya studi pada hewan menunjukkan potensi efek buruk, namun belum ada studi terkendali pada manusia. Obat ini hanya digunakan jika manfaatnya lebih besar daripada risikonya.

Namun, WHO merekomendasikan Nifedipine sebagai tocolytic pilihan utama untuk mencegah persalinan prematur dalam waktu singkat (hingga 48 jam) untuk memberi waktu bagi pemberian steroid bagi perkembangan paru-paru janin.

Sementara NHS setuju bahwa Nifedipine boleh digunakan selama kehamilan, tetapi tetap memerlukan konsultasi dan pengawasan dokter, karena risiko komplikasi kehamilan seringkali lebih berbahaya daripada efek obat itu sendiri.

Meski Nifedipine telah digunakan untuk menghentikan persalinan sebelum 37 minggu (preterm labor), Mama tetap perlu memantau risiko yang bisa terjadi, seperti keguguran atau cacat lahir.

Dosis dan Aturan Minum Nifedipine untuk Ibu Hamil

Penggunaan Nifedipine untuk bumil harus benar-benar disesuaikan dengan kondisi medis masing-masing. Tidak ada satu aturan yang berlaku sama untuk semua ibu hamil, karena dosis bisa berbeda tergantung usia kehamilan, tingkat keparahan hipertensi, ada atau tidaknya preeklamsia, serta kebutuhan menghentikan kontraksi dini.

Oleh karena itu, sebaiknya Nifedipine tidak diminum sembarangan tanpa resep dan pengawasan dokter. Secara umum, dosis Nifedipine pada ibu hamil adalah:

  • Untuk hipertensi pada kehamilan: Biasanya diberikan dosis awal 10–20 mg dua kali sehari, kemudian bisa ditingkatkan hingga 30–60 mg per hari sesuai respons tubuh. 
  • Nifedipine untuk kontraksi dini atau ancaman persalinan prematur: Dokter sering memulai dengan dosis 20 mg sekali minum. Jika kontraksi masih berlanjut, dosis bisa diulang setelah 30 menit. Setelah itu, dilanjutkan dengan dosis pemeliharaan 10–20 mg setiap 4–6 jam, maksimal 120 mg dalam 24 jam.

Cara minumnya pun penting untuk diperhatikan. Tablet Nifedipine tidak boleh dikunyah atau dihancurkan, terutama jenis lepas lambat, karena dapat mengubah cara obat bekerja di dalam tubuh.

Obat sebaiknya diminum dengan segelas air putih, di waktu yang sama setiap harinya, untuk menjaga kestabilan kadar obat. Jika lupa minum obat, segera konsumsi begitu ingat, kecuali sudah mendekati jadwal minum berikutnya. Jangan pernah menggandakan dosis untuk mengejar yang terlewat.

Efek Samping yang Mungkin Terjadi

Meskipun nifedipine banyak membantu ibu hamil dengan tekanan darah tinggi, kontraksi dini, atau preeklamsia, tetap ada kemungkinan muncul efek samping. Berikut beberapa efek samping yang bisa terjadi:

Efek samping pada Mama:

Berikut beberapa efek samping nifedipine yang umum dialami oleh ibu hamil:

Terdapat beberapa efek samping serius yang memerlukan perhatian medis pada ibu hamil, di antaranya:

  • Tekanan darah turun drastis (hipotensi)
  • Nyeri dada atau gejala mirip angina
  • Sesak napas
  • Reaksi alergi (ruam, gatal, bengkak pada wajah atau lidah, sulit bernapas)

Efek samping pada janin (potensial, masih perlu penelitian lanjut)

Penggunaan nifedipine juga bisa berdampak pada bayi di dalam kandungan. Meski bersifat potensial dan masih memerlukan penelitian lanjutan, berikut efek samping nifedipine untuk janin yang perlu diperhatikan:

  • Kemungkinan risiko berat badan lahir rendah.
  • Potensi kelahiran prematur.
  • Risiko keguguran (meski belum terbukti langsung disebabkan oleh nifedipine).
  • Belum ada bukti kuat nifedipine menyebabkan cacat lahir bila digunakan sesuai aturan.

Penting untuk Mama ketahui, setiap orang bisa mengalami efek yang berbeda, ada yang ringan dan bisa ditoleransi, ada juga yang lebih serius sehingga perlu perhatian medis. Oleh karena itu, sangat penting bagi ibu hamil untuk mengenali apa saja kemungkinan yang bisa terjadi.

Supaya perjalanan kehamilan makin terarah dan penuh dukungan, yuk download aplikasi HalloBumil untuk akses artikel kesehatan terpercaya dan fitur kehamilan yang lengkap hingga event seru Hallobumil! Dari kelas online sampai meet-up, semua bisa bantu Mama dapat ilmu seputar kehamilan & parenting. Daftar sekarang!

Jangan lupa, gabung ke komunitas HalloBumil untuk menemukan teman seperjalanan yang bisa saling berbagi pengalaman dan semangat. Manfaatkan juga fitur health tools HPL untuk mengetahui hari perkiraan kelahiran si kecil di dunia.

Baca lewat aplikasi lebih mudah loh, Ma
Dari artikel kehamilan hingga parenting, semua ada di aplikasi Hallo Bumil. Yuk, Download Ma
0
0
Bagikan
Facebook
Twitter
WA

Nikmati Perjalanan Kehamilan Bersama Bumil Lainnya

Gabung dan temui teman, tips, dan cerita inspiratif di komunitas Hallobumil untuk lewati masa hamil dengan penuh dukungan
image