Artikel/Kehamilan/Bolehkah Menyusui Saat Hamil? Ini Kata Medis

Bolehkah Menyusui Saat Hamil? Ini Kata Medis

Siti Nurmayani Putri | Diterbitkan pada 25 September 2025
Bagikan
Facebook
Twitter
WhatsApp
copylink
Menyusui saat hamil sering menimbulkan pertanyaan bagi Mama. Apakah aman untuk janin dan si Kecil? Yuk, pahami fakta medis, risiko, serta tips menyusui dengan nyaman. Simak selengkapnya di sini.
menyusui-saat-hamil

Mungkin Mama pernah mendengar cerita bahwa menyusui saat hamil bisa memicu kontraksi atau membuat janin kekurangan gizi. Faktanya, tidak semua cerita itu benar. Menyusui sambil hamil alias tandem nursing bisa tetap dilakukan dengan aman selama kondisi kehamilan sehat, nutrisi terpenuhi, dan ada pengawasan medis.

Yuk, kita bahas lebih dalam mengenai aman atau tidaknya menyusui saat hamil, perubahan yang terjadi pada tubuh, serta kapan kondisi ini sebaiknya dihindari dengan membaca artikel di bawah ini sampai habis.

Apakah Menyusui Saat Hamil Aman untuk Janin?

Beberapa orang sering kali penasaran, apakah aman menyusui saat hamil? Secara umum, menyusui saat hamil dianggap aman jika kehamilan berjalan normal tanpa komplikasi.

Meskipun menyusui dapat memicu hormon oksitosin yang bisa menstimulasi kontraksi rahim, namun American Pregnancy Association mengungkapkan bahwa kontraksi tersebut biasanya ringan dan tidak membahayakan janin jika kondisi Mama dan kehamilan sehat.

Selama kebutuhan nutrisi Mama dan anak yang menyusu terpenuhi, serta kehamilan tidak memiliki faktor risiko, maka menyusui saat hamil bisa dilanjutkan dengan aman. Namun, bukan berarti tanpa catatan. Ada kondisi tertentu di mana menyusui saat hamil dapat meningkatkan risiko atau sementara waktu dihentikan demi keselamatan Mama dan janin.

Perubahan yang Terjadi pada ASI dan Payudara Saat Hamil

Saat ibu menyusui dan hamil sekaligus, tubuh melakukan adaptasi hormonal dan fisik. Beberapa perubahan yang umum terjadi di antaranya:

Rasa dan kualitas ASI berubah

ASI bisa berubah rasa, misalnya menjadi lebih asin atau kurang manis dibanding sebelumnya. Ini karena perubahan hormon dan komposisi ASI. Beberapa anak mungkin menjadi kurang suka menyusu karena rasa ASI berubah saat hamil.

Tekstur ASI juga bisa berubah, misalnya lebih kental atau lebih sedikit kandungan lemak tergantung hormon dan kebutuhan gizi tubuh. Selain itu, produksi volume ASI bisa berkurang seiring bertambahnya usia kehamilan. Mama tetap memproduksi tetapi mungkin tidak sebanyak sebelumnya.

Puting menjadi lebih sensitif

Puting dan payudara umumnya menjadi lebih sensitif, mudah nyeri atau terasa tidak nyaman ketika disentuh atau saat menyusui. Dampak menyusui saat hamil ini bisa terjadi karena perubahan hormon seperti estrogen, progesteron, prolaktin, dan juga peningkatan aliran darah ke payudara.

Rangsangan langsung pada puting, melalui isapan bayi juga bisa memperparah rasa nyeri bila sebelumnya sudah ada iritasi atau trauma ringan.

Tips untuk Melanjutkan Menyusui Saat Hamil dengan Nyaman

Bila Mama memutuskan untuk melanjutkan menyusui saat hamil, ada beberapa cara untuk membuatnya lebih nyaman dan meminimalkan risiko. Berikut tipsnya:

Pastikan asupan nutrisi dan hidrasi cukup

Saat menyusui sekaligus hamil, tubuh harus berbagi nutrisi antara janin dan bayi yang sedang menyusu, sehingga kebutuhan kalori dan zat gizi meningkat. Pastikan asupan protein, zat besi, kalsium, vitamin, dan mikronutrien lainnya tercukupi.

Menyusui juga dapat meningkatkan kebutuhan cairan tubuh. Oleh karenanya, dianjurkan untuk minum air yang cukup agar tidak dehidrasi saat hamil. Bila perlu, konsultasi ke dokter atau ahli gizi untuk suplemen atau penyesuaian diet.

Prioritaskan istirahat

Rasa lelah lebih mudah muncul karena kehamilan dan menyusui bersamaan. Usahakan tidur yang cukup, melakukan aktivitas tidak berlebihan, dan cari waktu istirahat di siang hari jika memungkinkan. Kurangi stres karena bahaya stres bisa memperburuk gejala kehamilan, seperti mual hingga kelelahan. Penting untuk Mama ingat, istirahat mental dan fisik sama-sama penting.

Cari posisi menyusui yang nyaman

Pilih posisi menyusui yang mengurangi tekanan pada perut dan payudara. Misalnya, menyusui sambil menyandar agak ke belakang dan gunakan bantal pendukung, agar beban payudara lebih ringan. Gunakan bra yang mendukung payudara dengan baik namun tidak ketat. Pilih bahan yang lembut dan menyerap keringat agar tidak menambah iritasi pada puting.

Kapan Menyusui Saat Hamil Tidak Dianjurkan?

Tidak semua kondisi kehamilan aman untuk melanjutkan menyusui. Ada beberapa situasi kapan tidak boleh menyusui saat hamil, misalnya pada Mama dengan riwayat keguguran, persalinan prematur, perdarahan selama kehamilan, atau kehamilan berisiko tinggi.

Riwayat keguguran atau persalinan prematur

Jika Mama sebelumnya pernah mengalami keguguran atau persalinan prematur, ini bisa menimbulkan kontraksi karena menyusui saat. Kondisi tersebut dapat memperbesar risiko terjadinya keguguran atau persalinan prematur.

Pendarahan vagina

Bila ada pendarahan vagina selama kehamilan, ini merupakan tanda adanya masalah, misalnya plasenta previa, solusio plasenta, atau ancaman keguguran. Rangsangan puting yang memicu kontraksi rahim bisa memperparah kondisi. Dalam hal ini, dokter mungkin akan menyarankan menyapih atau menghentikan menyusui.

Kehamilan berisiko tinggi

Beberapa kondisi tertentu, seperti kehamilan kembar, kehamilan dengan komplikasi seperti preeklampsia, diabetes gestasional berat, atau keadaan medis Mama seperti anemia parah dan malnutrisi, menjadi salah satu alasan Mama tidak boleh menyusui saat hamil.

Bila kehamilan dianggap memiliki risiko tinggi oleh tenaga medis, penghentian menyusui mungkin dipertimbangkan demi menjaga keselamatan Mama dan janin. Oleh karenanya, jangan ragu konsultasi dengan dokter atau bidan untuk mendapatkan solusi terbaik untuk kesehatan Mama, anak yang sedang menyusu, serta janin dalam kandungan.

Jika Mama ingin lebih nyaman melewati masa menyusui saat hamil, yuk join komunitas HalloBumil agar bisa saling berbagi pengalaman dan tips dari sesama ibu hamil yang menyusui.

Jangan lupa unduh aplikasi HalloBumil untuk memperoleh banyak info terpercaya, health tools seperti kalkulator HPL (Hari Perkiraan Lahir), serta akses webinar dengan para ahli kesehatan. Langsung cek event HalloBumil sekarang!

Jadilah orang tua super! Panduan 1000 Hari Pertama Kehidupan si kecil ada di sini. GRATIS.
image
image
image
image
9
1
Bagikan
Facebook
Twitter
WA
NL

kalau menyusui suami bagaimana

  • 0

Nikmati Perjalanan Kehamilan Bersama Bumil Lainnya

Gabung dan temui teman, tips, dan cerita inspiratif di komunitas Hallobumil untuk lewati masa hamil dengan penuh dukungan
image