Artikel/Kehamilan/Penyebab Perdarahan pada Kehamilan Muda

Penyebab Perdarahan pada Kehamilan Muda

Tim Ahli Hallobumil | Diterbitkan pada 02 Mei 2025
Ditinjau oleh Tim Ahli Hallobumil
Bagikan
Facebook
Twitter
WhatsApp
copylink
Keluar darah saat hamil muda bisa jadi normal, tapi juga tanda bahaya. Ketahui penyebab, tanda waspada, dan cara menjaga kehamilan tetap sehat di sini.
penyebab-perdarahan-pada-kehamilan-muda

Ditulis oleh: dr. Alvin Nursalim

Kehamilan merupakan masa yang penuh harap dan kebahagiaan. Namun, ketika Mama melihat bercak darah di awal kehamilan, wajar kalau langsung merasa panik. Apakah ini hal normal? Atau justru tanda bahaya? Apakah ini salah satu ciri-ciri hamil muda? Artikel ini akan membantu Mama memahami penyebab keluar darah saat hamil muda, kapan harus waspada, dan apa yang perlu dilakukan untuk menjaga kehamilan tetap sehat.

Apakah Normal Keluar Darah di Awal Kehamilan?

Keluar darah atau flek di awal kehamilan bisa menjadi hal yang wajar, terutama jika disebabkan oleh bercak implantasi. Bercak implantasi terjadi ketika sel telur yang telah dibuahi menempel di dinding rahim. Proses ini biasanya terjadi 6–12 hari setelah pembuahan dan bisa menimbulkan bercak darah ringan berwarna merah muda atau cokelat. Ini bukan tanda keguguran dan biasanya hanya berlangsung 1–2 hari.

Perbedaan Flek Normal dan Pendarahan Berbahaya

  • Flek normal (implantasi): ringan, tidak nyeri, berlangsung sebentar.
  • Pendarahan berbahaya: deras, disertai nyeri hebat atau gejala lain seperti demam.

Penyebab Keluar Darah Saat Hamil Muda

Tidak semua bercak berarti buruk, tapi penting untuk tahu penyebabnya agar Mama bisa lebih tenang atau segera periksa bila perlu.

  • Implantasi: Penyebab paling umum flek saat awal kehamilan.
  • Perubahan hormon: Hormon kehamilan dapat membuat leher rahim lebih sensitif, sehingga Mama bisa mengalami sedikit perdarahan, terutama setelah aktivitas tertentu.
  • Hubungan seksual: Pendarahan ringan setelah berhubungan bisa terjadi karena iritasi pada serviks.
  • Infeksi: Infeksi pada vagina atau leher rahim bisa menyebabkan perdarahan ringan, biasanya disertai dengan keputihan abnormal atau bau.
  • Kehamilan ektopik: Sel telur seharusnya tertanam pada pada Endometrium pada rahim. Namun, bisa saja sel telur yang sudah dibuahi tertanam pada bagian dari Tuba Falopi. Tuba Falopi adalah sebuah bagian sempit berbentuk lorong yang merupakan jalan penghubung antara indung telur dan Endometrium di rahim. Jika sel telur tertanam di Tuba Falopi, seiring pembesaran sel telur, maka Tuba Falopi dapat pecah dan menyebabkan pendarahan dan nyeri perut hebat. Karena itu, kehamilan pada Tuba Falopi lebih baik diakhiri sebelum terjadi gangguan yang mengancam nyawa.
  • Kehamilan anggur: Kehamilan anggur atau mola hidatidosa adalah suatu kehamilan semu yang berisi sel Trofoblas. Pada kehamilan ini, tidak ada janin yang tumbuh. Salah satu kekhawatiran pada kehamilan anggur adalah kemungkinan terjadinya penyakit Trofoblas ganas, dimana sel abnormal Trofoblas tumbuh secara berlebihan. Karena itu, pada kehamilan anggur perlu dilakukan pemantauan kadar beta HCG secara berkala.
  • Ancaman keguguran: Keluar darah yang disertai nyeri perut bawah, kram, atau gumpalan jaringan bisa menjadi tanda awal keguguran.

Artikel lainnya: Penyebab Keguguran

Tanda Bahaya yang Perlu Diwaspadai

Kenali tanda-tanda perdarahan yang perlu mendapat perhatian medis:

  • Darah merah terang atau deras: Jika darah yang keluar seperti sedang menstruasi atau lebih deras, segera konsultasikan ke dokter.
  • Disertai nyeri perut atau kram: Nyeri hebat bisa jadi tanda kehamilan ektopik atau keguguran.
  • Disertai demam atau keputihan abnormal: Kondisi ini bisa menandakan adanya infeksi serius.

Hal yang Perlu Dilakukan Ketika Keluar Darah Saat Hamil Muda

Jika Mama mengalami perdarahan ringan:

  • Jangan panik.
  • Istirahat total atau kurangi aktivitas berat.
  • Hindari hubungan seksual sementara waktu.
  • Catat warna, jumlah, dan durasi darah yang keluar.
  • Segera periksa ke dokter bila ada gejala yang mencurigakan.

Cara Menjaga Kehamilan Tetap Sehat Setelah Keluar Darah

Setelah mengalami flek, ada beberapa langkah penting yang bisa Mama lakukan agar kondisi janin tetap stabil.

  • Istirahat cukup: Tidur yang cukup dan hindari stres sangat penting untuk membantu pemulihan.
  • Hindari aktivitas berat: Batasi angkat beban berat atau aktivitas fisik yang melelahkan.
  • Konsumsi makanan sehat: Pastikan asupan nutrisi tercukupi, termasuk zat besi, asam folat, dan kalsium.
  • Rutin kontrol ke dokter: Pemeriksaan rutin membantu memantau kondisi janin dan mendeteksi masalah sejak dini.

Artikel lainnya: Mengenal Jenis, Jadwal dan Manfaat Pemeriksaan Kehamilan

Kapan Harus ke Dokter?

Segera kunjungi dokter kandungan jika:

  • Darah keluar deras seperti haid.
  • Disertai nyeri tajam, demam, atau mual berat.
  • Terjadi lebih dari dua hari berturut-turut.

Pemeriksaan Penunjang

Dokter mungkin akan melakukan:

  • USG: Untuk mengecek lokasi janin dan kondisi rahim.
  • Tes darah: Untuk mengevaluasi kadar hormon kehamilan dan infeksi.

Keluar darah saat hamil muda memang bisa bikin cemas, tapi tidak semua flek berarti bahaya. Yang penting, Mama tetap tenang, dengarkan tubuh, dan jangan ragu untuk periksa ke dokter jika merasa ada yang tidak biasa.

Agar kehamilan Mama makin terpantau dengan baik, yuk download aplikasi Hallobumil sekarang! Mama juga bisa ikut seminar mengenai kehamilan dari para ahli dan gabung komunitas sesuai fase kehamilan.Temukan semua dukungan dan informasi terpercaya yang Mama butuhkan, langsung dari aplikasi Hallobumil

Jadilah orang tua super! Panduan 1000 Hari Pertama Kehidupan si kecil ada di sini. GRATIS.
image
image
image
image
62
92
Bagikan
Facebook
Twitter
WA
JP

saya juga pendarahan usia 4minggu kehamilan apakah aman? di tampilkan selengkapnya

  • 5
Admin MIMA

Hai Mama, pendarahan yang dialami Mama kemungkinan pendarahan implantasi yang disebabkan menempelnya embrio pada dinding rahim Mama. Mama tidak perlu khawatir jika hal tersebut tidak diiringi dengan nyeri atau sakit pada perut Mama ya. :) ^sm

  • 2
SR

dok saya hamil 4 minggu trus sebelum nya keluar darah sediki tampilkan selengkapnya

  • 2
EN

usia kehamilan q baru 4 mnggu cuma ngflek trus,klo bergerak tampilkan selengkapnya

  • 2
Admin MIMA

Hai Mama, flek yang terjadi selama hamil normal ya. Selama darah yang keluar sedikit, tidak berlangsung lama, dan tidak disertai dengan kram perut. Hal itu karena kelelahan atau stress. Jika berlangsung lama bisa segera konsultasi dokter ya. :) ^sm

  • 0
A

hai mama,saya pendarahan seperti head banyak di kehamilan ke tampilkan selengkapnya

  • 1
FM

Aku juga sama bercak darah

  • 1
Admin MIMA

Hai Mama, flek yang terjadi selama hamil normal ya. Selama darah yang keluar sedikit, tidak berlangsung lama, dan tidak disertai dengan kram perut. Hal itu karena kelelahan atau stress. Jika berlangsung lama bisa segera konsultasi dokter ya. :) ^sm

  • 0

Nikmati Perjalanan Kehamilan Bersama Bumil Lainnya

Gabung dan temui teman, tips, dan cerita inspiratif di komunitas Hallobumil untuk lewati masa hamil dengan penuh dukungan
image