:strip_icc():format(webp)/hb-article/9JgLQOFmUk_8EBdmw99Ha/original/2250888033001489163701-cegah-penyakit-ini-dengan-minum-air-putih-setiap-pagijpg.jpg)
dr. Theresia Rina Yunita
Wanita yang sedang hamil membutuhkan lebih banyak cairan dibandingkan saat tidak hamil. Air berperan penting dalam perkembangan Si Kecil. Air juga membentuk cairan amnion.
Dehidrasi pada kehamilan dapat memicu kelainan pada perkembangan Si Kecil seperti:
- Neural tube defect
- Kelahiran prematur
- Rendahnya cairan amnion. Cairan ini berfungsi melindungi Si Kecil dari berbagai infeksi. Jika cairan amnion sedikit selain berisiko terinfeksi penyakit, biasanya dokter akan memutuskan untuk melahirkan Si Kecil. Hal ini berbahaya ketika Si Kecil masih belum cukup bulan atau prematur.
- Cacat lahir
- Produksi ASI yang sedikit
- Kontraksi palsu. Dehidrasi dapat memicu kontraksi palsu yang dapat menyebabkan nyeri hebat.
Bagaimana mencegahnya?
- Minum banyak air putih minimal 8-12 gelas per hari.
- Hindari minuman yang mengandung kafein, karena kafein akan meningkatkan pengeluaran cairan melalui urin. Minuman berkafein seperti kopi, teh, dan minuman bersoda.
- Hindari aktivitas fisik yang memicu pengeluaran keringat berlebih seperti olahraga berat atau pekerjaan rumah tangga tanpa diimbangi konsumsi air putih yang cukup.
- Gunakan pakaian yang tipis dan nyaman.
- Hindari berada di ruangan yang bersuhu panas sehingga memicu pengeluaran keringat berlebih.




:strip_icc():format(webp)/hb-article/TmBwmXyvvc5fBmDgsYa09/original/0kram-saat-hamil-ini-solusinya.jpg)
:strip_icc():format(webp)/hb-article/e9NZTASpd1tc42Z4Gx9iu/original/0makanan-pantangan-ibu-hamil.jpg)
:strip_icc():format(webp)/hb-article/43Mtw78Lk1CKWAEEeYQRf/original/0kenaikan-berat-badan-selama-hamil-yang-normal.jpg)