:strip_icc():format(webp)/hb-article/R40-igW5E6XiabsPmD-oI/original/4ax62y3k45so0mf6ql1gzadac8dzmw4m.png)
Anggur untuk ibu hamil dapat menjadi salah satu pilihan buah yang menyegarkan sekaligus bernutrisi selama masa kehamilan. Buah ini kaya akan vitamin C, vitamin K, kalium, serat, karbohidrat alami, air, serta antioksidan seperti flavonoid dan polifenol.
Merujuk pada Tabel Komposisi Pangan Indonesia (TKPI), dalam 100 gram anggur umumnya memuat sekitar 80 gram air, 16 gram karbohidrat, 1,2 gram serat, 191 mg kalium, dan 3 mg vitamin C. Berbagai nutrisi anggur untuk ibu hamil tersebut membantu memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral harian.
Meski demikian, anggur sebaiknya tetap dikonsumsi bersama aneka buah, sayur, protein, dan sumber karbohidrat lain agar kebutuhan gizi Mama terpenuhi secara lebih optimal.
Artikel lainnya: Jenis Buah dan Sayur yang Baik untuk Ibu Hamil
Bolehkah Ibu Hamil Makan Anggur?
Apabila Mama bertanya, bolehkah ibu hamil makan anggur, jawabannya adalah boleh. Anggur sangat aman dikonsumsi selama dicuci dengan bersih, dimakan secukupnya, dan menjadi bagian dari pola makan sehat yang beragam.
Teksturnya yang renyah dan rasanya yang manis-asam sering kali juga bisa membantu mengurangi rasa mual yang kerap muncul di awal kehamilan.
Manfaat Buah Anggur untuk Ibu Hamil
Berikut ini adalah ragam manfaat buah anggur untuk mendukung kesehatan Mama selama hamil:
1. Membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh
Kandungan air pada anggur mencapai sekitar 80 persen, sehingga buah ini sangat baik untuk membantu memenuhi kebutuhan cairan harian.
Asupan cairan yang cukup berperan penting dalam menjaga volume ketuban dan sirkulasi darah selama kehamilan. Mengonsumsi buah yang kaya air juga menjadi variasi menyegarkan agar Mama tidak bosan jika hanya minum air putih.
2. Membantu penyerapan zat besi
Anggur menyediakan asupan vitamin C (sekitar 3 mg per 100 gram). Walaupun kandungan vitamin C-nya tidak setinggi jeruk atau jambu biji, vitamin C pada anggur tetap berkontribusi dalam mengoptimalkan penyerapan zat besi dari makanan nabati maupun suplemen.
Penyerapan zat besi yang maksimal sangat penting untuk membentuk sel darah merah dan mencegah anemia selama hamil.
Artikel lainnya: Zat Besi, Nutrisi Penting Selama Kehamilan
3. Menjadi sumber antioksidan pelindung sel
Anggur mengandung berbagai senyawa antioksidan alami seperti polifenol, flavonoid, dan resveratrol (terutama pada anggur merah dan ungu). Senyawa-senyawa ini membantu melindungi sel tubuh Mama dan janin dari stres oksidatif akibat radikal bebas.
Sebagai catatan, dapatkan kebaikan resveratrol langsung dari konsumsi buah anggur utuh, bukan dari suplemen resveratrol dosis tinggi yang keamanannya untuk ibu hamil belum sepenuhnya teruji.
4. Membantu menjaga tekanan darah tetap stabil
Dengan kandungan kalium sekitar 191 mg per 100 gramnya, anggur dapat membantu menyeimbangkan kadar cairan dalam tubuh, mendukung kinerja otot, serta meringankan beban kerja pembuluh darah.
Hal ini berkontribusi menjaga tekanan darah tetap berada dalam kisaran normal. Tentu saja, Mama tetap wajib menjalani pemeriksaan kehamilan secara rutin untuk memantau tekanan darah guna mencegah risiko komplikasi.
Artikel lainnya: Berapa Tekanan Darah Normal Ibu Hamil?
5. Membantu mengurangi risiko sembelit
Sembelit merupakan keluhan yang sangat sering dialami selama kehamilan akibat perubahan hormon. Kandungan serat pada anggur dapat membantu menambah massa feses dan membuatnya lebih lunak sehingga saluran pencernaan menjadi lebih lancar.
6. Membantu memenuhi kebutuhan energi
Anggur mengandung karbohidrat dan gula alami (sekitar 16 gram per 100 gram). Hal ini menjadikan anggur sebagai camilan penambah energi yang cepat diserap tubuh ketika Mama sedang merasa lelah atau lemas dalam menjalani rutinitas sehari-hari.
Artikel lainnya: Rekomendasi Camilan Enak dan Sehat untuk Ibu Hamil
7. Mendukung kesehatan tulang dan pembekuan darah
Anggur menyimpan nutrisi penting lainnya, yaitu vitamin K. Tubuh sangat membutuhkan vitamin K untuk menjaga kepadatan struktur tulang sekaligus memastikan kelancaran proses pembekuan darah yang normal, sebuah mekanisme penting menjelang proses persalinan nanti.
8. Membantu pembentukan kolagen
Asupan vitamin C dari anggur juga memicu tubuh dalam pembentukan jaringan kolagen. Protein kolagen memegang peran vital untuk memelihara elastisitas kulit Mama yang terus meregang seiring membesarnya perut, serta merangsang perbaikan dan pertumbuhan jaringan ikat yang sehat.
Artikel lainnya: 7 Masalah Kulit Ibu Hamil yang Sering Terjadi & Penyebabnya
9. Membantu meredakan kram otot
Selain kalium, anggur juga mengandung mineral magnesium meski dalam jumlah kecil. Kombinasi mineral alami ini sangat bermanfaat untuk membantu meringankan dan mencegah keluhan kram otot, terutama kram pada area betis yang sering mengganggu kenyamanan tidur Mama di malam hari.
10. Menjaga kesehatan mata
Anggur, khususnya anggur dengan kulit berwarna gelap, mengandung senyawa lutein dan zeaxanthin. Kedua jenis antioksidan ini dikenal sangat baik untuk memelihara kesehatan mata Mama selama masa kehamilan, serta turut melindungi sel-sel mata dari kerusakan akibat radikal bebas.
11. Melawan peradangan dalam tubuh
Kandungan antosianin dan polifenol pada buah anggur memiliki sifat anti-inflamasi (antiradang) yang kuat. Mengonsumsinya dapat membantu tubuh meredakan peradangan ringan serta mengurangi rasa tidak nyaman akibat pembengkakan (edema) yang kerap terjadi ketika memasuki kehamilan trimester akhir.
12. Mendukung kekebalan tubuh alami
Selain mengandalkan vitamin C, kulit anggur dilengkapi dengan senyawa antimikroba alami dan berbagai mikronutrien pendukung. Perpaduan nutrisi ini saling bekerja sama untuk menjaga fungsi sistem imun agar tetap tangguh, sehingga Mama tidak mudah jatuh sakit di tengah perjalanan kehamilan.
Berapa Porsi Anggur yang Aman untuk Ibu Hamil?
Tidak ada batas pedoman klinis khusus mengenai jumlah mutlak anggur yang boleh dimakan setiap harinya. Secara umum, porsi buah untuk ibu hamil disesuaikan dengan anjuran konsumsi harian, yaitu sekitar 2 hingga 4 porsi buah beraneka ragam setiap hari. Satu porsi anggur kira-kira setara dengan 10 hingga 15 butir buah ukuran sedang.
Apabila Mama memiliki kondisi diabetes gestasional atau kondisi medis yang mengharuskan pemantauan asupan gula, Mama perlu berhati-hati.
Karena kandungan gula alami anggur cukup tinggi, sebaiknya konsultasikan porsi amannya dengan dokter atau ahli gizi agar gula darah tetap terkendali dengan baik.
Artikel lainnya: Inilah Pola Makan Ibu Hamil yang Benar, Jangan Sembarangan!
Cara Aman Mengonsumsi Anggur saat Hamil
Ukurannya yang kecil membuat anggur sangat praktis dibawa sebagai bekal sehat saat bekerja atau bepergian. Namun sebelum dikonsumsi, perhatikan langkah-langkah keamanan pangan berikut:
- Cuci dengan air mengalir: Selalu cuci bersih anggur di bawah kucuran air mengalir yang bersih. Langkah ini krusial untuk meluruhkan debu, sisa bahan kimia pestisida, serta mencegah paparan bakteri Listeria atau parasit Toxoplasma yang dapat membahayakan kehamilan.
- Simpan di wadah tertutup: Jika dibawa sebagai bekal, letakkan anggur yang sudah bersih ke dalam kotak bekal yang kedap udara dan simpan di suhu dingin agar kesegarannya tetap terjaga.
Anggur merupakan buah padat gizi yang dapat melengkapi pola makan sehat Mama selama kehamilan. Pemeriksaan kandungan secara rutin serta variasi pola makan yang seimbang akan membantu memastikan tumbuh kembang Si Kecil berjalan dengan optimal hingga proses persalinan tiba.
Yuk, unduh aplikasi Hallobumil dan daftarkan akun Mama untuk mendapatkan informasi tepercaya seputar kehamilan, nutrisi, dan tumbuh kembang Si Kecil yang telah disusun bersama para ahli. Mama juga bisa memanfaatkan berbagai health tools praktis seperti Kalender HPL di aplikasi ini.
Jangan lupa Bergabung juga dengan Komunitas Hallobumil agar Mama dapat berbagi pengalaman berharga dengan sesama ibu hamil, sekaligus mengikuti berbagai event edukatif kesehatan yang sangat bermanfaat!






:strip_icc():format(webp)/hb-article/TmBwmXyvvc5fBmDgsYa09/original/0kram-saat-hamil-ini-solusinya.jpg)
:strip_icc():format(webp)/hb-article/e9NZTASpd1tc42Z4Gx9iu/original/0makanan-pantangan-ibu-hamil.jpg)
:strip_icc():format(webp)/hb-article/43Mtw78Lk1CKWAEEeYQRf/original/0kenaikan-berat-badan-selama-hamil-yang-normal.jpg)
