:strip_icc():format(webp)/hb-article/75Tt3aRtnsJmC8DLEiMOE/original/gqcrga1snuckleuwp8bfwi0g060ip1yu.png)
Ibu hamil boleh makan manggis. Buah ini tidak termasuk makanan yang perlu dihindari selama kehamilan dan dapat menjadi salah satu variasi buah dalam pola makan Mama sehari-hari. Yang tetap perlu diperhatikan adalah kebersihan buah, jumlah konsumsinya, serta kondisi kesehatan masing-masing Mama.
Satu hal yang sering tertukar adalah buah manggis utuh berbeda dengan ekstrak kulit manggis yang dijual sebagai suplemen. Keduanya tidak memiliki keamanan yang sama selama kehamilan, dan artikel ini akan membahas perbedaannya.
Artikel lainnya: Jenis Buah dan Sayur yang Baik untuk Ibu Hamil
Apakah Ibu Hamil Boleh Makan Manggis?
Secara umum, ibu hamil boleh mengonsumsi manggis sebagai salah satu pilihan buah. Buah segar termasuk bagian dari pola makan sehat selama kehamilan, dan sebagian besar buah dapat dikonsumsi selama dibersihkan dengan baik sebelum dimakan.
Mama dapat menjadikan manggis sebagai bagian dari menu yang juga mencakup sayuran, sumber protein, biji-bijian, serta makanan lain yang mengandung zat gizi penting untuk kehamilan.
Yang perlu Mama perhatikan adalah kebersihannya. Cuci buah dengan baik sebelum dikupas dan dikonsumsi, karena buah dan sayur yang tidak dicuci dapat membawa tanah atau kotoran yang berpotensi mengandung parasit penyebab toksoplasmosis maupun bakteri penyebab listeriosis.
Keduanya merupakan infeksi yang perlu dihindari selama kehamilan, dan pencegahannya sesederhana mencuci buah dan tangan sebelum mengupas.
Kandungan Gizi Manggis per 100 Gram
Berdasarkan Data Komposisi Pangan Indonesia (Kemenkes), setiap 100 gram daging buah manggis segar mengandung:
- Energi: 63 kkal
- Air: 83 gram
- Karbohidrat: 15,6 gram
- Serat: 1,5 gram
- Protein: 0,6 gram
- Lemak: 0,6 gram
- Kalium: 61,9 miligram
- Kalsium: 8 miligram
- Fosfor: 12 miligram
- Zat besi: 0,8 miligram
- Vitamin C: 5 miligram
Sebagai gambaran, satu buah manggis ukuran sedang hanya menghasilkan sekitar 30–35 gram daging buah. Artinya, angka di atas kurang lebih setara dengan tiga buah manggis.
Manfaat Manggis untuk Ibu Hamil
Manfaat manggis untuk ibu hamil sebaiknya dipahami sebagai kontribusi dari kandungan zat gizi dalam buah dan bagian dari pola makan secara keseluruhan, bukan sebagai khasiat khusus yang dapat menggantikan vitamin prenatal atau pengobatan dari dokter.
Berikut beberapa manfaat manggis yang perlu Mama ketahui:
1. Menambah asupan serat dan mendukung pencernaan
Manggis menyumbang sekitar 1,5 gram serat per 100 gram. Jumlah ini tergolong sedang, tidak setinggi anggapan banyak orang, tetapi tetap berkontribusi pada kebutuhan serat harian yang membantu menjaga kelancaran pencernaan, keluhan yang cukup umum selama kehamilan.
Agar serat bekerja dengan nyaman, Mama tetap perlu mencukupi kebutuhan cairan. Serat tanpa cairan yang cukup justru dapat membuat perut terasa penuh.
2. Mengandung kalium dan mineral lain
Manggis mengandung kalium sekitar 61,9 miligram per 100 gram, ditambah kalsium, fosfor, dan sedikit zat besi. Kalium berperan menjaga keseimbangan cairan tubuh serta mendukung fungsi otot dan saraf.
Jumlahnya memang tidak besar, sehingga manggis lebih tepat diposisikan sebagai pelengkap, bukan sumber utama mineral selama kehamilan.
3. Menyumbang vitamin c, tetapi bukan sumber utamanya
Manggis mengandung sekitar 5 miligram vitamin C per 100 gram. Vitamin C berperan dalam fungsi tubuh sehari-hari dan membantu penyerapan zat besi dari makanan, sehingga bermanfaat bagi Mama yang sedang mengonsumsi tablet tambah darah.
Meski begitu, perlu Mama tahu bahwa kandungan vitamin C manggis tergolong rendah dibandingkan jeruk atau jambu biji yang kandungannya berkali-kali lipat lebih tinggi. Jadi, jangan mengandalkan manggis sebagai sumber vitamin C utama.
4. Mengandung xanthone sebagai senyawa antioksidan
Manggis mengandung xanthone, senyawa bioaktif yang banyak diteliti karena aktivitas antioksidannya. Inilah yang membuat manggis sering disebut sebagai buah istimewa.
Namun ada dua hal penting yang perlu Mama pahami. Pertama, xanthone paling banyak terkonsentrasi pada kulit buah, bukan pada daging buah putih yang biasa dimakan.
Kedua, sebagian besar penelitian mengenai xanthone dilakukan pada ekstrak dengan konsentrasi tinggi, bukan pada buah utuh. Karena itu, bukti mengenai xanthone tidak dapat langsung diartikan sebagai bukti bahwa mengonsumsi buah manggis dapat mencegah atau mengobati penyakit selama kehamilan.
5. Menjadi sumber energi dari karbohidrat alami
Manggis mengandung sekitar 15,6 gram karbohidrat per 100 gram, yang tergolong cukup tinggi untuk ukuran buah. Kandungan ini menyumbang energi, tetapi juga berarti Mama perlu memperhitungkannya dalam total asupan harian, terutama bila memiliki diabetes gestasional.
6. Menjadi alternatif camilan yang lebih baik
Rasa manis alami manggis dapat menjadi pilihan ketika Mama ingin ngemil. Buah utuh umumnya lebih baik dibandingkan camilan kemasan yang tinggi gula tambahan, garam, atau lemak, karena Mama sekaligus mendapatkan serat dan air dari buahnya.
Artikel lainnya: Rekomendasi Camilan Enak dan Sehat untuk Ibu Hamil
Apa Manfaat Manggis untuk Janin?
Manggis tidak memiliki manfaat khusus yang terbukti dapat meningkatkan kecerdasan, menentukan warna kulit, atau menjamin kondisi kesehatan tertentu pada janin.
Manfaat manggis untuk janin lebih tepat dipahami sebagai bagian dari asupan buah dalam pola makan Mama secara keseluruhan. Nutrisi yang mendukung pertumbuhan janin berasal dari keseluruhan pola makan serta suplemen kehamilan yang dianjurkan tenaga kesehatan.
Artikel lainnya: Makanan Ibu Hamil Muda agar Si Kecil Cerdas
Berapa Porsi Aman Manggis untuk Ibu Hamil per Hari?
Belum ada pedoman klinis yang menetapkan jumlah khusus manggis untuk ibu hamil. Namun, anjuran umum konsumsi buah selama kehamilan dapat dijadikan patokan, yaitu sekitar 2–4 porsi buah per hari dari berbagai jenis buah.
Satu porsi buah umumnya setara dengan sekitar 150 gram, atau kurang lebih empat sampai lima buah manggis ukuran sedang. Karena anjurannya mencakup berbagai jenis buah, sebaiknya manggis tidak menghabiskan seluruh jatah porsi buah harian Mama.
ACOG menganjurkan ibu hamil mengonsumsi berbagai jenis makanan dari kelompok makanan utama untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi selama kehamilan.
Mama yang mengalami diabetes gestasional atau memiliki kondisi medis tertentu sebaiknya berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi mengenai porsi buah yang sesuai.
Artikel lainnya: 7 Manfaat Semangka untuk Ibu Hamil, Jarang Diketahui!
Bagaimana Cara Mengonsumsi Manggis yang Benar saat Hamil?
Mama dapat mengonsumsi manggis sebagai buah segar setelah dibersihkan dan dikupas. Beberapa langkah berikut dapat membantu menjaga buah tetap aman dan nyaman dikonsumsi selama kehamilan:
- Pilih manggis yang masih segar. Hindari buah yang tampak berjamur, membusuk, atau memiliki aroma yang tidak biasa.
- Cuci kulit buah sebelum dibuka. Kotoran pada kulit dapat berpindah ke bagian dalam buah saat manggis dikupas.
- Cuci tangan sebelum mengupas buah. Kebiasaan ini membantu menjaga kebersihan makanan sebelum dikonsumsi.
- Konsumsi daging buahnya. Kulit manggis tidak perlu dimakan sebagai bagian dari buah segar.
- Perhatikan kebersihan alat dan tempat penyimpanan. Simpan buah yang sudah dikupas dalam wadah bersih apabila tidak langsung dikonsumsi.
- Pilih buah segar dibandingkan produk olahan. Jus kemasan, sirup, atau makanan olahan berbahan manggis dapat memiliki kandungan gula tambahan yang lebih tinggi.
WHO menekankan pentingnya kebersihan makanan selama kehamilan, termasuk mencuci buah dan sayuran sebelum dikonsumsi serta memperhatikan cara penyimpanannya.
Artikel lainnya: 10 Manfaat Buah Anggur untuk Ibu Hamil dan Kesehatan
Amankah Ekstrak Kulit Manggis untuk Ibu Hamil?
Ekstrak kulit manggis dijual bebas di Indonesia dalam bentuk kapsul, sirop, maupun jus kemasan, sering kali dengan berbagai klaim kesehatan. Produk ini berbeda dari buah manggis yang Mama makan sehari-hari.
Perbedaannya terletak pada konsentrasi. Xanthone terkonsentrasi pada kulit buah, dan proses ekstraksi membuat kadarnya jauh lebih tinggi daripada yang pernah Mama dapatkan dari memakan daging buahnya. Zat yang aman dalam jumlah kecil pada makanan tidak otomatis aman dalam bentuk terkonsentrasi.
Alasan utama ekstrak kulit manggis sebaiknya dihindari selama kehamilan bukan sekadar karena konsentrasinya berbeda, melainkan karena keamanannya pada ibu hamil belum diteliti secara memadai.
Senyawa dalam ekstrak manggis dilaporkan dapat memengaruhi proses pembekuan darah dan berpotensi berinteraksi dengan obat tertentu.
Bila Mama sudah terlanjur mengonsumsinya sebelum mengetahui hal ini, tidak perlu panik. Hentikan konsumsinya, lalu sampaikan kepada dokter atau bidan pada pemeriksaan berikutnya, termasuk jenis produk dan berapa lama Mama mengonsumsinya, agar dapat dievaluasi bersama kondisi kehamilan Mama.
Apa Risiko Konsumsi Manggis Berlebihan pada Bumil?
Manggis dapat menjadi bagian dari pola makan sehat, tetapi konsumsi berlebihan tetap kurang dianjurkan. Asupan buah yang terlalu banyak dalam satu waktu dapat membuat pola makan menjadi kurang seimbang karena Mama mungkin mengurangi konsumsi kelompok makanan lain yang juga dibutuhkan selama kehamilan.
Efek samping manggis untuk bumil tidak selalu dialami setiap Mama. Konsumsi dalam jumlah banyak dapat menyebabkan keluhan pencernaan pada sebagian orang, seperti kembung atau rasa tidak nyaman pada perut, terutama apabila asupan serat meningkat secara tiba-tiba.
Menambah porsi buah secara bertahap dan mencukupi kebutuhan cairan dapat membantu mengurangi keluhan ini.
Adakah Kondisi Ibu Hamil yang Perlu Membatasi Konsumsi Manggis?
Secara umum, tidak ada larangan khusus yang berlaku untuk semua ibu hamil dalam mengonsumsi manggis. Mama tetap perlu memperhatikan kondisi kesehatan masing-masing karena kebutuhan pola makan dapat berbeda selama kehamilan.
Diabetes gestasional
Mama yang mengalami diabetes gestasional perlu memperhatikan jumlah karbohidrat dan total asupan makanan, termasuk buah.
Manggis termasuk buah dengan kandungan karbohidrat yang relatif tinggi, yaitu sekitar 15,6 gram per 100 gram, sehingga porsinya perlu diperhitungkan bersama sumber karbohidrat lain dalam sehari. Manggis tetap dapat dikonsumsi, tetapi porsi dan waktu konsumsinya sebaiknya mengikuti anjuran dokter atau ahli gizi.
Keluhan pencernaan
Mama yang merasa kembung atau mengalami rasa tidak nyaman setelah mengonsumsi manggis dapat menyesuaikan porsinya. Keluhan yang berlangsung terus-menerus sebaiknya dikonsultasikan kepada tenaga kesehatan agar penyebabnya dapat diketahui.
Riwayat alergi terhadap buah
Mama yang pernah mengalami reaksi alergi setelah mengonsumsi makanan tertentu perlu memperhatikan respons tubuh setelah mencoba makanan baru. Reaksi ringan seperti gatal di area mulut atau ruam pada kulit sebaiknya dikonsultasikan ke dokter.
Namun, apabila muncul bengkak pada bibir, lidah, atau wajah, sesak napas, suara serak, atau rasa pusing hebat setelah mengonsumsi manggis, Mama perlu segera mencari pertolongan medis karena tanda-tanda tersebut dapat mengarah pada reaksi alergi berat.
Manggis umumnya aman dikonsumsi selama kehamilan dalam porsi wajar sebagai bagian dari pola makan yang seimbang.
Kandungan gizinya moderat, sehingga manggis paling tepat diposisikan sebagai variasi buah, bukan sebagai sumber nutrisi utama. Mama tetap perlu memperhatikan kebersihan buah serta respons tubuh setelah mengonsumsinya.
Apabila Mama memiliki diabetes gestasional, mengalami keluhan kesehatan, atau tertarik mengonsumsi produk ekstrak manggis, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter atau ahli gizi. Untuk gambaran pola makan kehamilan yang lebih lengkap, Mama dapat membaca panduan menu sehat di bawah ini.
Artikel lainnya: 8 Jenis Makanan Sehat untuk Ibu Hamil yang Dianjurkan Medis
Unduh aplikasi HalloBumil dan daftarkan akun Mama untuk mendapatkan informasi tepercaya seputar kehamilan, nutrisi, dan perkembangan janin sesuai tahap kehamilan Mama. Mama juga bisa memanfaatkan Kalender HPL untuk memperkirakan hari lahir si kecil.
Mama juga dapat bergabung dengan komunitas HalloBumil dan mengikuti berbagai event edukatif untuk berbagi pengalaman serta mendapatkan informasi bermanfaat.






:strip_icc():format(webp)/hb-article/TmBwmXyvvc5fBmDgsYa09/original/0kram-saat-hamil-ini-solusinya.jpg)
:strip_icc():format(webp)/hb-article/e9NZTASpd1tc42Z4Gx9iu/original/0makanan-pantangan-ibu-hamil.jpg)
:strip_icc():format(webp)/hb-article/43Mtw78Lk1CKWAEEeYQRf/original/0kenaikan-berat-badan-selama-hamil-yang-normal.jpg)
