:strip_icc():format(webp)/hb-article/PjOW7oxPSFBclor2D7rvy/original/hyaec0o7kbqyubdpgnu0iyh0410k16bn.png)
Mendapatkan hasil tes kehamilan positif tentu menjadi momen yang membahagiakan. Namun, pada sebagian kasus, kehamilan ternyata tidak berkembang sebagaimana mestinya karena mengalami hamil kosong atau blighted ovum.
Kondisi ini sering kali tetap menimbulkan gejala layaknya kehamilan normal sehingga cukup sulit dikenali tanpa pemeriksaan dokter.
Yuk, kenali ciri-ciri, penyebab, cara diagnosis, hingga penanganan hamil kosong agar Mama bisa mendapatkan penanganan yang tepat sejak dini.
Apa Itu Hamil Kosong (Blighted Ovum)?
Hamil kosong atau blighted ovum adalah kondisi ketika kantung kehamilan (gestational sac) sudah terbentuk di dalam rahim, tetapi embrio tidak berkembang atau berhenti berkembang sejak sangat awal. Akibatnya, kehamilan tidak dapat berlanjut meskipun hasil test pack tetap menunjukkan positif.
Mengapa test pack tetap positif? Hal ini terjadi karena kantung kehamilan dan jaringan plasenta awal di dalam rahim tetap memproduksi hormon kehamilan (hCG), sehingga tubuh Mama mengira bahwa proses kehamilan berjalan normal.
Hamil kosong merupakan salah satu penyebab keguguran pada trimester pertama yang paling sering ditemukan. Pada banyak kasus, Mama baru mengetahui kondisi ini setelah menjalani pemeriksaan USG karena gejalanya yang sangat mirip dengan kehamilan normal.
Artikel lainnya: Ini Ciri-Ciri Hamil Muda yang Perlu Diketahui
Apa Saja Ciri-Ciri Hamil Kosong yang Perlu Diwaspadai?
Pada awal kehamilan, kondisi ini sering kali mengecoh. Hal ini karena tubuh masih menghasilkan hormon hCG sehingga beberapa tanda kehamilan normal tetap muncul.
Tanda kehamilan yang tetap muncul:
- Hasil test pack tetap positif.
- Terlambat menstruasi.
- Mual dan muntah pada awal kehamilan.
- Payudara terasa lebih sensitif atau nyeri.
Tanda bahaya yang perlu diwaspadai:
- Muncul flek atau perdarahan dari vagina.
- Kram atau nyeri di perut bagian bawah.
- Gejala kehamilan tiba-tiba berkurang atau menghilang secara mendadak dan di usia kehamilan yang sangat awal (berbeda dengan mual normal yang mereda secara bertahap di akhir trimester pertama).
Banyak Mama mencari tahu cara mengetahui hamil kosong tanpa USG. Sayangnya, hingga saat ini belum ada cara yang dapat memastikan hamil kosong hanya dari pantauan gejala fisik atau test pack karena tanda-tandanya sangat menyerupai kehamilan normal.
Diagnosis tetap memerlukan pemeriksaan dokter dan USG. Meski begitu, dokter terkadang menggunakan pemeriksaan kadar hormon hCG berseri (tes darah berulang) sebagai pelengkap USG untuk memantau apakah ada lonjakan hormon yang normal pada perkembangan kehamilan awal.
Artikel lainnya: USG di Puskesmas: Syarat, Biaya, dan Prosedur
Apa Penyebab Terjadinya Hamil Kosong?
Satu hal yang paling penting untuk ditekankan, sebagian besar penyebab hamil kosong bukan berasal dari aktivitas sehari-hari yang terlalu padat, makanan tertentu yang dikonsumsi, atau kesalahan Mama selama hamil.
Kondisi ini umumnya terjadi secara spontan akibat gangguan pada perkembangan embrio sejak awal pembuahan. Berikut beberapa pemicunya:
- Kelainan kromosom pada embrio. Ini merupakan penyebab hamil kosong yang paling sering ditemukan. Kelainan kromosom ini umumnya terjadi secara acak (random) dan spontan saat pembelahan sel awal, bukan berarti ada masalah genetik keturunan dari keluarga yang akan selalu terulang.
- Kualitas sel telur atau sperma. Sel telur maupun kualitas sperma dari pihak Ayah yang kurang optimal dapat meningkatkan risiko terjadinya blighted ovum. Kondisi ini biasanya terjadi secara alami dan sulit dicegah.
- Faktor usia. Risiko kelainan kromosom cenderung meningkat pada kehamilan di usia 35 tahun ke atas baik dari pihak Mama maupun Ayah. Namun, hamil kosong juga sangat bisa terjadi pada Mama yang masih berusia lebih muda.
- Faktor kesehatan tertentu. Pada sebagian kecil kasus, ada dugaan gangguan hormon atau kelainan bentuk rahim. Namun, tidak sedikit kasus hamil kosong yang tidak diketahui penyebab pastinya. Pemeriksaan medis mendalam terkait penyebabnya biasanya baru akan disarankan oleh dokter jika Mama telah mengalami keguguran secara berulang.
Artikel lainnya: IUFD: Kondisi Janin Meninggal dalam Kandungan
Bagaimana Cara Dokter Mendiagnosis Hamil Kosong?
Karena gejalanya menyerupai kehamilan normal, hamil kosong tidak dapat dipastikan hanya dari keluhan yang dirasakan Mama. Pemeriksaan USG menjadi cara paling akurat untuk melihat apakah kantung kehamilan sudah berisi embrio atau belum.
Apabila hasil USG menunjukkan kantung kehamilan sudah mencapai ukuran tertentu (biasanya diameter rata-rata lebih dari 25 mm) tetapi belum tampak ada struktur embrio maupun denyut jantung janin, dokter biasanya akan menyarankan USG ulang sekitar 7–14 hari kemudian.
Pemeriksaan ulang ini adalah prosedur standar yang sangat wajar dilakukan dan bukan berarti dokter ragu. Masa observasi ini sangat penting untuk memastikan usia kehamilan dan menghindari kesalahan diagnosis, terutama jika siklus haid Mama sebelumnya tidak teratur sehingga janin sebenarnya masih terlalu kecil untuk terlihat.
Artikel lainnya: Inilah Batas Usia Kesuburan Wanita untuk Promil yang Aman
Bagaimana Penanganan Blighted Ovum?
Penanganan hamil kosong akan disesuaikan dengan kondisi Mama serta hasil pemeriksaan dokter. Tujuannya adalah mengeluarkan jaringan kehamilan dengan aman sekaligus mencegah komplikasi.
- Menunggu jaringan keluar secara alami. Pada beberapa kasus, dokter dapat menyarankan observasi agar jaringan kehamilan luruh dan keluar dengan sendirinya seperti menstruasi lebat. Proses ini bisa memakan waktu beberapa minggu. Selama di rumah, Mama harus segera ke rumah sakit jika mengalami perdarahan hebat (menghabiskan satu pembalut penuh dalam waktu kurang dari satu jam), nyeri kram panggul yang sangat hebat, demam tinggi, atau keluar cairan berbau busuk dari vagina yang menjadi tanda infeksi.
- Menggunakan obat. Dokter dapat meresepkan obat medis untuk membantu merangsang pengeluaran jaringan kehamilan dari rahim. Obat ini akan memicu kontraksi pada rahim, sehingga Mama bersiaplah akan merasakan kram perut yang cukup kuat disertai perdarahan seperti menstruasi lebat.
- Prosedur kuret. Apabila jaringan kehamilan belum keluar seluruhnya lewat dua cara di atas atau terjadi perdarahan yang cukup banyak dan berbahaya, dokter dapat menyarankan tindakan operasi kecil berupa kuret (dilation and curettage). Prosedur ini bertujuan membersihkan sisa jaringan di dalam dinding rahim secara tuntas.
Selain memikirkan penanganan fisik, dukungan emosional juga tidak kalah krusial. Merasa berduka atas kehilangan kehamilan meski usianya masih sangat awal adalah hal yang amat wajar.
Mama berhak bersedih dan tidak perlu ragu untuk mencari dukungan dari pasangan, keluarga, maupun tenaga kesehatan profesional untuk memulihkan diri.
Artikel lainnya: Kuret Adalah Prosedur Rahim yang Perlu Diketahui, Ini Penjelasannya!
Peluang Hamil Kembali setelah Hamil Kosong
Mengalami hamil kosong bukan berarti Mama tidak bisa memiliki kehamilan yang sehat di kemudian hari. Sebagian besar wanita tetap memiliki peluang yang sangat baik untuk hamil kembali karena blighted ovum umumnya tidak berulang.
Banyak Mama juga bertanya, hamil kosong berapa lama prosesnya hingga selesai dan kapan boleh mencoba lagi?
Proses pengeluaran jaringan berbeda pada setiap orang, tergantung usia kehamilan dan metode penanganan. Dokter akan memantau proses pemulihan hingga rahim benar-benar bersih.
Untuk program kehamilan berikutnya, secara umum dokter biasanya menyarankan Mama untuk menunggu 1 hingga 3 siklus menstruasi normal sebelum mencoba hamil kembali.
Waktu jeda ini memastikan ketebalan dinding rahim sudah pulih sempurna dan memudahkan perhitungan usia kehamilan selanjutnya.
Hamil kosong bukanlah akhir dari harapan. Berikan waktu bagi diri Mama untuk pulih sepenuhnya, baik secara fisik maupun emosional, sebelum kembali melangkah merencanakan kehadiran buah hati.
Artikel lainnya: 4 Tips untuk Merencanakan Kehamilan
Masih punya pertanyaan atau ingin berbagi pengalaman seputar kehamilan? Yuk, dapatkan tips dan dukungan emosional tepercaya dengan gabung Komunitas HalloBumil supaya Mama bisa berdiskusi langsung dengan para ahli atau Mama saling menguatkan dengan anggota lainnya.
Jangan lupa juga download aplikasi HalloBumil dan daftarkan akun Mama untuk mendapatkan informasi kehamilan dan pascakeguguran yang lengkap.
Mama juga bisa membaca berbagai tips medis bermanfaat, hingga ikut event HalloBumil kesehatan bersama ahlinya.






:strip_icc():format(webp)/hb-article/TmBwmXyvvc5fBmDgsYa09/original/0kram-saat-hamil-ini-solusinya.jpg)
:strip_icc():format(webp)/hb-article/e9NZTASpd1tc42Z4Gx9iu/original/0makanan-pantangan-ibu-hamil.jpg)
:strip_icc():format(webp)/hb-article/43Mtw78Lk1CKWAEEeYQRf/original/0kenaikan-berat-badan-selama-hamil-yang-normal.jpg)
