9 Minuman Pereda Mual Saat Hamil yang Segar & Ampuh
:strip_icc():format(webp)/hb-article/yVz-YrLPhE-u5jrtU3xvJ/original/685week-140-aneka-minuman-pereda-mual-saat-hamil.jpg)
Mual saat hamil adalah keluhan yang sangat umum terjadi, terutama pada trimester pertama. Banyak Mama merasakan sensasi tidak nyaman ini sejak pagi hari, bahkan bisa berlangsung sepanjang hari.
Kondisi yang dikenal sebagai morning sickness ini sering kali membuat Mama kehilangan nafsu makan, sulit minum, hingga terasa lemas.
Karena itu, menemukan pilihan minuman pereda mual saat hamil yang aman, alami, dan efektif menjadi langkah penting untuk membantu Mama tetap nyaman dan terhidrasi.
Artikel lainnya: Amankah Jus dan Minuman Kemasan untuk Ibu Hamil?
Kenapa Mama Sering Mengalami Mual Saat Hamil (Morning Sickness)?
Mual dan kadang muntah adalah hal yang sangat umum dialami banyak perempuan di awal kehamilan. Sebagian besar ibu hamil merasakan sensasi mual, terutama di trimester pertama.
Penyebab mual bisa terjadi karena perubahan hormon di tubuh, peningkatan sensitivitas terhadap bau dan rasa, perubahan pada sistem pencernaan, serta tubuh yang beradaptasi dengan tumbuhnya janin. Kondisi ini dikenal sebagai morning sickness, meskipun tidak selalu terjadi hanya di pagi hari.
Gejala ini bisa berat bagi sebagian Mama karena bisa menyebabkan nafsu makan berkurang, sulit makan ataupun minum, tubuh mudah lemas, serta risiko dehidrasi saat hamil jika muntah terus-menerus.
Oleh karena itu, mencari cara yang aman dan alami untuk meredakan mual, termasuk lewat minuman sehat bisa sangat membantu.
Minuman Pereda Mual Saat Hamil yang Ampuh
Berikut sejumlah minuman yang sering direkomendasikan sebagai cara mengatasi mual hamil alami:
1. Air jahe
Air jahe (atau teh jahe) adalah salah satu pilihan paling populer. Akar jahe mengandung zat aktif, seperti gingerol dan shogaol yang dipercaya membantu menenangkan perut, memperlancar pencernaan, dan mempercepat pengosongan lambung. Efek itulah yang berpotensi meredakan rasa mual pada ibu hamil.
Mengutip dari Healthline, konsumsi jahe dalam jumlah wajar (sekitar 1 gram per hari) relatif aman dan dapat membantu mengurangi gejala mual atau morning sickness tanpa risiko komplikasi besar.
Cara membuatnya cukup mudah, cukup iris atau parut jahe segar, seduh dengan air hangat, lalu diseduh sebagai teh. Bila ingin, bisa tambahkan sedikit madu agar teh jahe untuk mual hamil terasa lebih enak.
2. Air lemon
Air lemon hangat atau lemon water juga sering direkomendasikan bagi ibu hamil yang mengalami mual. Aroma dan rasa asam yang lembut dari lemon bisa membantu menenangkan perut dan mempercepat pencernaan, sehingga mual bisa mereda.
Vitamin C dalam lemon juga bermanfaat untuk menjaga daya tahan tubuh. Namun, jika Mama memiliki masalah lambung seperti maag atau asam lambung, sebaiknya asupan air lemon untuk morning sickness diperhatikan, karena sifat asamnya bisa memicu sensasi tidak nyaman di perut.
Artikel lainnya: Heartburn Saat Hamil? Cek Penyebab dan Solusinya
3. Teh peppermint
Teh peppermint atau air daun mint bisa menjadi pilihan saat perut terasa tidak nyaman. Peppermint memiliki sifat menenangkan otot-otot saluran pencernaan, sehingga bisa membantu meredakan spasme perut, kembung, dan mual.
Aromanya yang segar pun kadang membantu mengurangi rasa mual akibat bau atau pencernaan yang tidak sehat.
Namun, meskipun umumnya aman, beberapa ahli menyarankan agar konsumsi teh peppermint dibatasi, misalnya tidak terlalu sering dalam sehari terutama jika Mama mudah mengalami refluks asam lambung.
4. Teh chamomile
Teh chamomile termasuk teh herbal yang terkadang disebut sebagai minuman lembut dan menenangkan untuk ibu hamil yang mual.
Aroma lembut dan efek menenangkan teh chamomile bisa membantu Mama rileks. Pasalnya, stres atau kecemasan kadang memperparah rasa mual.
Meski demikian, penting untuk memperhatikan toleransi tubuh, karena tiap individu berbeda, jika terasa tidak nyaman, bisa langsung berhenti konsumsi.
5. Air kelapa muda
Air kelapa muda adalah minuman alami yang tidak hanya melepas dahaga, tetapi juga membantu menjaga keseimbangan cairan dan elektrolit tubuh, terutama penting jika Mama sering muntah atau kesulitan makan dan minum.
Mengingat rasa air kelapa relatif netral dan teksturnya ringan, air kelapa sering lebih mudah ditoleransi ibu hamil dibandingkan minuman berat. Jika merasa mual, air kelapa untuk mual hamil bisa menjadi opsi menyegarkan sekaligus menenangkan perut.
6. Air putih
Tak kalah penting, air putih adalah minuman dasar yang paling aman dan utama. Mual dan muntah bisa menyebabkan tubuh kekurangan cairan. Saat tubuh Mama dehidrasi, ini bisa memperparah mual.
Oleh karena itu, memastikan asupan air putih cukup adalah kunci dalam cara mengatasi mual hamil alami. Air putih tawar, hangat atau dingin sesuai kenyamanan, bisa membantu menenangkan perut dan menjaga tubuh tetap terhidrasi dengan baik.
Artikel lainnya: Bolehkah Bumil Minum Larutan Cap Kaki Tiga? Cek Faktanya!
7. Jus Buah Segar (Non-Asam)
Jus buah segar, terutama buah yang tidak terlalu asam bisa menjadi pilihan minuman sehat ibu hamil. Jus buah kaya akan cairan dan vitamin, membantu gizi tetap terpenuhi walau nafsu makan berkurang.
Namun, penting untuk memilih buah yang tidak terlalu asam agar tidak memicu iritasi lambung. Hindari jus buah dengan rasa sangat tajam atau keasaman tinggi jika lambung sensitif.
8. Kaldu bening hangat
Kaldu bening, baik itu kaldu ayam atau sayur yang ringan dan hangat bisa menjadi alternatif hidrasi dan nutrisi ketika makan terasa berat.
Mengonsumsi kaldu membantu menenangkan perut, sementara kandungan garam dan nutrisi ringan bisa membantu menggantikan elektrolit yang hilang jika terjadi muntah. Kaldu ringan cenderung lebih mudah diterima perut dibanding makanan berat, sehingga cocok saat mual melanda.
9. Minuman elektrolit
Saat mual diiringi muntah atau tubuh terasa lemas, asupan elektrolit penting untuk menjaga keseimbangan cairan dan metabolisme tubuh.
Minuman elektrolit, berupa air kelapa, atau larutan ringan elektrolit alami bisa membantu menggantikan mineral yang hilang, serta mendukung hidrasi.
Pastikan Mama mengonsumsinya dengan hati-hati. Hindari minuman elektrolit yang terlalu manis, berkafein, atau berkarbonasi berat, karena bisa memicu perut makin sensitif.
Artikel lainnya: Apakah Bumil Boleh Minum Pocari Sweat? Cek Plus Minusnya
Minuman yang Sebaiknya Dihindari Saat Mual
Meski banyak minuman bermanfaat, ada juga jenis minuman yang sebaiknya dihindari, terutama jika Mama sedang sering mual atau sensitif terhadap lambung. Berikut sederet minuman yang sebaiknya dihindari saat mual::
- Minuman dengan kadar asam tinggi, seperti jus buah citrus pekat serta minuman jeruk atau jeruk lemon dalam jumlah besar yang bisa memicu iritasi lambung atau heartburn.
- Minuman manis berlebihan, karena gula banyak bisa membuat perut terasa tidak nyaman.
- Minuman berkafein atau berkarbonasi keras, karena bisa memperburuk mual atau mempercepat dehidrasi.
Tips Tambahan untuk Mengatasi Mual Saat Hamil
Selain memilih minuman yang tepat, ada beberapa cara tambahan yang bisa membantu meredakan mual atau morning sickness secara alami, yaitu:
- Minum sedikit-sedikit, tetapi sering, seperti beberapa teguk setiap 15–30 menit, daripada minum banyak sekaligus.
- Konsumsi minuman hangat atau suhu ruangan terlebih dahulu. Suhu ekstrem (terlalu dingin atau terlalu panas) kadang memicu sensasi tidak nyaman.
- Hindari minum sekaligus dengan makan besar, terkadang lebih baik minum beberapa waktu sebelum atau setelah makan, tergantung toleransi perut.
- Pastikan tubuh tetap cukup istirahat. Stres dan kelelahan bisa memperburuk gejala mual.
- Hindari bau tajam dari makanan atau lingkungan, karena ibu hamil bisa lebih sensitif terhadap bau. Pastikan makan dalam porsi kecil tapi sering jika memungkinkan.
Artikel lainnya: Amankah Ondansetron untuk Ibu Hamil? Cek Dulu Dosisnya
Dengan memilih minuman yang tepat dan memadukannya dengan makanan untuk mual hamil, seperti biskuit, roti tawar, pisang, atau kentang, Mama bisa menjalani hari dengan lebih nyaman.
Jika Mama ingin mendapatkan informasi lengkap seputar kehamilan dan tips nyaman menghadapi mual, bisa langsung download aplikasiHallobumil untuk mengikuti panduan kehamilan harian dan menggunakan fitur Health Tools seperti hitung HPL.
Mama juga bisa bergabung dengan komunitas WhatsApp Hallobumil agar bisa berbagi pengalaman dengan Mama lainnya yang sedang menghadapi tantangan serupa.
Selain itu, jangan lewatkan berbagai event Hallobumil bersama para ahli untuk konsultasi langsung mengenai kesehatan kehamilan.




Alhamdulillah nak,mama Udha bisa masuk nasi walau porsi sedi tampilkan selengkapnya
- 6
Hai Mama, aamiin Ma. Mima doakan semoga Mama dan jani selalu sehat ya Ma. :) ^sr
- 0
Alhamdulillah udah masuk 14 Minggu rasa mual atau bab susah tampilkan selengkapnya
- 6
Hai Mama, syukurlah Mama jika demikian Mima senang mendengarnya. Semoga Mama dan janin selalu sehat ya. :) ^sr
- 0
Alhamdulillah 14 Minggu ini udah doyan makan nasi, mual nya tampilkan selengkapnya
- 5
Hai Mama, syukurlah Mama jika demikian Mima senang mendengarnya. Semoga Mama dan janin selalu sehat ya. :) ^sr
- 0
d usia 14 minggu aku mual² terus pdhl sblmnya mual hanya sek tampilkan selengkapnya
- 4
Hai Mama, biasanya rasa mual dan muntah akan berkurang atau mulai hilang setelah trimester pertama, namun hal ini dapat berbeda-beda pada setiap individu. Tetap semangat ya Ma 💪🏻 😊 ^sr
- 0

:strip_icc():format(webp)/hb-article/TmBwmXyvvc5fBmDgsYa09/original/0kram-saat-hamil-ini-solusinya.jpg)
:strip_icc():format(webp)/hb-article/e9NZTASpd1tc42Z4Gx9iu/original/0makanan-pantangan-ibu-hamil.jpg)
:strip_icc():format(webp)/hb-article/43Mtw78Lk1CKWAEEeYQRf/original/0kenaikan-berat-badan-selama-hamil-yang-normal.jpg)