Artikel/Kehamilan/Kenaikan Berat Badan Selama Hamil yang Normal

Kenaikan Berat Badan Selama Hamil yang Normal

Tim Ahli Hallobumil | Diterbitkan pada 04 Desember 2020
Ditinjau oleh Tim Ahli Hallobumil
Bagikan
Facebook
Twitter
WhatsApp
copylink
“Kalau lagi hamil, makannya harus banyak, kan makan buat berdua, buat ibunya dan buat bayinya.“ Ketahulah, hal ini tidak benar.
kenaikan-berat-badan-selama-hamil-yang-normal

dr. Melyarna Putri

Sekilas mendengar kalimat tersebut, mungkin menyisakan pertanyaan mendasar pada diri Mama.  Memang benar bahwa wanita yang sedang hamil sebagian gizinya akan digunakan untuk pertumbuhan Si Kecil yang sedang dikandungnya. Masalahnya, berapa banyak kenaikan berat yang masih wajar selama hamil?

Pandangan masyarakat umum ini sangat perlu untuk diluruskan. Terkadang pandangan masyarakat yang salah terhadap hal ini menyebabkan wanita hamil menjadi makan secara berlebihan. Hal ini menyebabkan peningkatan berat badan secara berlebihan yang berujung pada masalah kesehatan lain selama kehamilan dan setelah kehamilan.

Menurut Institute of Medicines (IOM) Amerika Serikat, anjuran kenaikan berat badan dilihat berdasarkan kondisi status gizi wanita tersebut sebelum hamil.

  • Apabila sebelum hamil memiliki status gizi berat badan kurang ( IMT < 18.5 kg/m2) maka kenaikan berat badan yang dianjurkan adalah 12.5-18 kg
  • Apabila sebelum hamil memiliki status gizi berat badan normal ( IMT 18.5 kg/m2-24.9 kg/m2) maka kenaikan berat badan yang dianjurkan adalah sekitar 11.5-16 kg
  • Apabila sebelum hamil memilki status berat badan berlebih (IMT 25 kg/m2-29.9 kg/m2) maka kenaikan berat badan yang dianjurkan adalah 7-11.5 kg
  • Apabila sebelum hamil memiliki status gizi berat badan sangat berlebih (IMT >30 kg/m2) maka kenaikan berat badan yang dianjurkan adalah 5-9 kg.

Peningkatan berat badan yang berlebihan selama kehamilan, alih-alih untuk menyejahterakan Si Kecil yang dikandung, yang terjadi malah sebaliknya. Peningkatan berat badan berlebihan selama hamil akan dapat menyebabkan kejang, gula darah rendah, sindrom aspirasi mekonium (kerusakan paru-paru akibat Si Kecil menelan kotorannya sendiri ketika masih di dalam kandungan), dan nilai APGAR (suatu nilai yang ditentukan untuk melihat kesejahteraan bayi baru lahir) yang rendah pada bayi baru lahir.

Peningkatan berat badan  berlebih  juga memberikan dampak terhadap kesehatan Mama selama kehamilan.  Wanita dengan berat  badan sangat berlebih yang memiliki kenaikan berat badan dalam rentang dianjurkan selama kehamilan akan menurunkan risiko preeklampsia, melahirkan dengan alat bantu, operasi sesar dan berat badan lahir bayi besar. Sebaliknya, peningkatan berat badan berlebih selama hamil akan meningkatkan risiko operasi sesar.

Lalu, bagaimana menjaga agar kenaikan berat badan selama hamil tidak berlebihan? Benar bahwa setiap wanita hamil membutuhkan “tambahan” dalam porsi makan mereka sehari-hari yaitu sebesar 340-450 kkal menurut US healthy eating guideline.

Kebutuhan makanan wanita saat hamil harus pas, cukup, dan sesuai anjuran, tidak lebih dan tidak kurang. Nutrisi yang kurang selama kehamilan juga memiliki dampak yang tidak diinginkan yaitu nutrisi kurang selama kehamilan dikatakan berkaitan dengan kelainan Si Kecil saat lahir, kehamilan prematur, berat badan lahir Si Kecil yang rendah, dan berat badan berlebih pasca melahirkan.

Jadilah orang tua super! Panduan 1000 Hari Pertama Kehidupan si kecil ada di sini. GRATIS.
image
image
image
image
130
39
Bagikan
Facebook
Twitter
WA
HM

knp ya tiap hamil BB ngak pernah naik 🥹 malah makin turun s tampilkan selengkapnya

  • 3
Admin MIMA

Hai Ma, penyebabnya ada beberapa faktor seperti asupan nutrisi, faktor aktifitas dan kesehatan. Tips: terapkan pola makan yang baik, makan utama 3 kali sehari dan selingan, hindari aktifitas fisik yang berlebih, dan istirahat yang cukup. Semangat Mama ^sr

  • 0
VP

aku mah pas tadi siang USG kantung rahim enya ada tapi janin tampilkan selengkapnya

  • 1
Admin MIMA

Hai Ma, normalnya kantung janin sudah dapat terlihat pada usia kehamilan 4-5 minggu Ma, namun janin sendiri umumnnya baru terlihat secara sempurna pada usia kehamilan 9-12 minggu. Semangat Mama. :) ^sr

  • 0
IS

awal BB belum hamil 55 sekrng hamil 9 Minggu udah 58

  • 1
Admin MIMA

Hai Ma, berikut standar kenaikan berat badan per trimester ya: Trimester I : 1-2,5 kg/3 bulan, Trimester II : pertambahan berat badan rata-rata 0,35 – 0,4 kg/minggu, Trimester III: pertambahan BB 1 kg/bulan. Semangat Mama. :) ^sr

  • 0
R

mkanan atw minuman pengganti susu apa y dok ....karna saya g tampilkan selengkapnya

  • 1
Admin MIMA

Hai Mama, selama hamil nggak wajib kok minum susu Ma, yang penting asupan makan Mama sudah tercukupi dari makanan yang terdiri dari karbohidrat (nasi,oat, jagung), protein (ikan,telur, daging), lemak (alpukat, minyak), sayuran dan buah. :) ^lm

  • 3
N

aku berat badan malah turun 🥲

  • 0
Admin MIMA

Hai Ma, penyebabnya ada beberapa faktor seperti asupan nutrisi, faktor aktifitas dan kesehatan. Tips: terapkan pola makan yang baik, makan utama 3 kali sehari dan selingan, hindari aktifitas fisik yang berlebih, dan istirahat yang cukup. Semangat Mama ^sr

  • 0

Nikmati Perjalanan Kehamilan Bersama Bumil Lainnya

Gabung dan temui teman, tips, dan cerita inspiratif di komunitas Hallobumil untuk lewati masa hamil dengan penuh dukungan
image