Artikel/Kehamilan/Penyebab Berat Badan Janin Kurang dan Cara Mengatasinya

Penyebab Berat Badan Janin Kurang dan Cara Mengatasinya

Siti Nurmayani Putri | Diterbitkan pada 28 April 2026
Ditinjau oleh Tim Ahli Hallobumil
Bagikan
Facebook
Twitter
WhatsApp
copylink
Pertumbuhan janin yang lebih kecil dari usia kehamilan memerlukan penanganan terarah. Pahami berbagai penyebab berat badan janin kurang serta panduan pemenuhan nutrisi agar bayi lahir dengan sehat.
penyebab-dan-cara-mengatasi-berat-badan-janin-kurang

Kehamilan adalah masa penting untuk memastikan tumbuh kembang janin berjalan optimal. Namun, tidak sedikit ibu hamil yang mendapatkan hasil pemeriksaan bahwa berat badan janin tidak sesuai usia.

Kondisi ini sering menimbulkan kekhawatiran pada Mama. Memahami penyebab BB janin kurang menjadi langkah awal agar kondisi ini bisa ditangani dengan tepat dan tidak berdampak pada kesehatan bayi di kemudian hari.

Berapa Berat Badan Janin yang Dianggap Kurang?

Berat badan janin dikatakan kurang jika ukurannya berada di bawah persentil ke-10 dibandingkan usia kehamilan.

Kondisi ini dikenal sebagai Intrauterine Growth Restriction (IUGR) atau pertumbuhan janin terhambat. Diagnosis biasanya ditegakkan melalui pemeriksaan USG yang menunjukkan berat janin kurang saat USG dibanding standar normal.

Setiap usia kehamilan memiliki standar berat badan janin tertentu. Misalnya, pada usia kehamilan 32 minggu, berat janin normal berkisar 1,7–2 kg.

Jika jauh di bawah angka tersebut, maka bisa dikategorikan sebagai berat badan janin tidak sesuai usia dan perlu pemantauan lebih lanjut.

Penyebab Berat Badan Janin Kurang

Ada banyak faktor yang dapat menjadi penyebab berat badan janin kurang, baik dari kondisi Mama, plasenta, maupun janin itu sendiri. Berikut beberapa di antaranya:

  • Asupan nutrisi Mama kurang (bisa diintervensi): Kurangnya konsumsi protein, zat besi, dan kalori dapat menyebabkan janin tidak mendapatkan nutrisi yang cukup untuk tumbuh optimal.
  • Masalah pada plasenta (terbatas intervensi): Plasenta yang tidak berfungsi optimal menghambat aliran oksigen dan nutrisi ke janin, sehingga menjadi salah satu faktor penyebab pertumbuhan janin terhambat.
  • Hipertensi atau preeklamsia pada Mama (bisa dikontrol): Tekanan darah tinggi dapat mengganggu aliran darah ke plasenta, sehingga janin kekurangan nutrisi.
  • Infeksi selama kehamilan (bisa ditangani): Infeksi seperti TORCH dapat memengaruhi perkembangan janin dan menjadi janin kecil penyebab yang cukup serius.
  • Kebiasaan merokok atau konsumsi alkohol (bisa dihindari): Zat berbahaya dari rokok dan alkohol dapat menghambat pertumbuhan janin.
  • Kondisi genetik atau kelainan bawaan (tidak bisa diintervensi langsung): Beberapa kondisi genetik menyebabkan janin tumbuh lebih kecil dari normal.
  • Kehamilan kembar (terbatas intervensi): Janin kembar sering berbagi nutrisi sehingga salah satu atau keduanya bisa mengalami pertumbuhan yang lebih lambat.

Memahami mana penyebab yang bisa diintervensi sangat penting agar penanganan bisa lebih efektif.

Cara Memantau Berat Badan Janin

Pemantauan rutin menjadi kunci untuk mengetahui kondisi janin sejak dini. Salah satu cara utama adalah melalui pemeriksaan USG yang dapat mengukur ukuran kepala, perut, dan panjang tulang janin. Dari data tersebut, dokter akan memperkirakan berat badan janin.

Selain USG, dokter juga akan memantau tinggi fundus uteri (TFU) dan pergerakan janin. Jika ditemukan adanya berat badan janin tidak sesuai usia, maka pemantauan akan dilakukan lebih sering untuk memastikan tidak terjadi komplikasi.

Risiko Kesehatan Jangka Panjang bagi Bayi dengan IUGR

Bayi dengan IUGR memiliki risiko kesehatan yang lebih tinggi, baik saat lahir maupun di masa depan. Salah satu risiko utama adalah berat badan lahir rendah (BBLR) yang dapat menyebabkan gangguan pernapasan.

Dalam jangka panjang, bayi dengan riwayat IUGR juga berisiko mengalami gangguan perkembangan, diabetes, hingga penyakit jantung di usia dewasa. Hal ini menunjukkan bahwa penyebab BB janin kurang tidak boleh dianggap sepele.

Penanganan yang Bisa Mama Lakukan

Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk membantu meningkatkan berat badan janin:

  • Perbaiki pola makan: Konsumsi makanan tinggi protein, zat besi, dan asam folat sangat penting untuk mendukung pertumbuhan janin.
  • Istirahat cukup: Istirahat yang cukup membantu meningkatkan aliran darah ke janin.
  • Kontrol rutin ke dokter: Pemantauan rutin membantu mendeteksi masalah sejak dini dan memastikan penanganan tepat.
  • Kelola penyakit yang dimiliki: Jika memiliki hipertensi atau diabetes, penting untuk mengontrolnya agar tidak memperburuk kondisi janin.
  • Hindari rokok dan alkohol: Menghindari paparan zat berbahaya sangat penting untuk menjaga kesehatan janin.

Berat badan janin yang kurang bisa disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari nutrisi Mama hingga kondisi medis tertentu. Dengan memahami penyebab berat badan janin kurang dan melakukan pemantauan rutin, risiko komplikasi bisa diminimalkan.

Penanganan yang tepat dan gaya hidup sehat selama kehamilan sangat berperan dalam mendukung pertumbuhan janin yang optimal.

Kalau Mama ingin lebih siap menghadapi kehamilan dengan informasi yang praktis dan terpercaya, tidak ada salahnya mulai eksplorasi fitur yang mendukung perjalanan ini.

Mulai dari bergabung dalam komunitas Hallobumil yang aktif berbagi pengalaman. Diskusi ringan hingga tanya jawab seputar kehamilan sering kali membantu menemukan solusi yang mungkin belum terpikirkan sebelumnya.

Mama bisa juga cari tahu kapan perkiraan lahir Si Kecil dengan Kalkulator HPL online Hallobumil. Tinggal masukkan tanggal haid terakhir, langsung dapat perkirannya!

Tidak ketinggalan, mengikuti berbagai event edukatif Hallobumil seputar kehamilan juga bisa jadi cara menyenangkan untuk belajar langsung dari para ahli.

Jika ingin lebih praktis, Mama juga bisa download aplikasi Hallobumil untuk akses informasi, tools kesehatan, dan dukungan komunitas dalam satu tempat.

Jadilah orang tua super! Panduan 1000 Hari Pertama Kehidupan si kecil ada di sini. GRATIS.
image
image
image
image
15
32
Bagikan
Facebook
Twitter
WA
PF

belum tau berat bayi sekarang

  • 1
Admin MIMA

Hai Mama, untuk usia kehamilan Mama saat ini berapa minggu Ma? 😊 ^ak

  • 0
JJ

waktu USG di usia 14 minggu TBBA 97 gram apakah normal dok?

  • 0
Admin MIMA

Hai Mama, apakah yang dimaksudkan adalah taksiran berat janin? 😊 ^ak

  • 0
LM

sekarang usia kandungan 35minggu tapi BB cuma 60

  • 0
Admin MIMA

Hai Mama, sebelumnya berat badan Mama sebelum hamil berapa kg dan tinggi badan Mama berapa cm Ma? 😊 ^ak

  • 0
V

27w bb 1150g kata bidan kelbihan

  • 0
Admin MIMA

Hai Mama, rata-rata berat janin pada usia kehamilan 27-28 minggu adalah 1000 gram dan untuk berat badan janin saat ini tergolong berlebih. Pastikan Mama rutin melakukan pemeriksaan kehamilan dengan dokter atau bidan ya 😊 ^ak

  • 0
S

UK 30 Week bbj 1200 gram baby twins dengan berat yg sama apa tampilkan selengkapnya

  • 0
Admin MIMA

Hai Mama, rata-rata berat janin pada usia kehamilan 30-31 minggu adalah 1460 gram dan tergolong kurang dari normal. Pastikan Mama rutin melakukan pemeriksaan kehamilan dengan dokter 😊 ^ak

  • 0

Nikmati Perjalanan Kehamilan Bersama Bumil Lainnya

Gabung dan temui teman, tips, dan cerita inspiratif di komunitas Hallobumil untuk lewati masa hamil dengan penuh dukungan
image