Bolehkah Ibu Hamil Minum Obat Pereda Mual?
:strip_icc():format(webp)/hb-article/g14ejRBskCwXbcgLnlf34/original/233bolehkah-ibu-hamil-minum-obat-pereda-mual.jpg)
dr. Venny Beauty
Mual dan muntah pada awal kehamilan merupakan keluhan yang umum dirasakan oleh para calon ibu. Kendati sangat wajar terjadi, bila muntah yang dialami cukup berat hingga mengganggu nutrisi harian, ibu hamil harus mendapatkan penanganan khusus.
Tidak hanya dapat menimbulkan dehidrasi pada Mama, mual muntah yang berat juga dapat membahayakan janin dalam kandungan akibat kekurangan asupan nutrisi.
Salah satu cara yang umumnya dilakukan untuk mengatasi keluhan tersebut adalah pemberian obat mual. Tapi tunggu dulu, pemberian obat ini tidak boleh dilakukan sembarangan. Pasalnya, tidak semua obat aman untuk dikonsumsi oleh ibu hamil.
Ibu hamil yang mengalami mual muntah berat disarankan untuk berkonsultasi langsung dengan dokter kandungan. Dokter akan menjalankan pemeriksaan menyeluruh dan menentukan jenis obat mual muntah yang tepat beserta dosisnya. Hal ini pun dilakukan dengan pemantauan ketat.
Apakah harus mengonsumsi obat mual?
Tidak semua ibu hamil dengan keluhan mual dan muntah diharuskan mengonsumsi obat.
Bila keluhan mual muntah masih ringan, Mama dapat mencoba cara lain terlebih dahulu, seperti pengaturan pola makan (konsumsi makanan dengan porsi kecil tetapi sering, menghindari makanan pedas dan asam) dan cukup beristirahat.
Selain cara-cara tersebut, Mama juga dapat mengonsumsi vitamin B6. Vitamin B6 ini terbukti mampu mengurangi keluhan mual dan muntah pada awal kehamilan. Vitamin ini banyak terkandung dalam daging, ayam, ikan, sereal, dan kacang- kacangan.
Jika mual muntah dirasakan sangat berat, seperti muntah setiap kali makan, berat badan turun, hingga lemas dan tidak bisa beraktivitas, sebaiknya Mama segera berobat ke Dokter. Jangan sampai mual muntah menyebabkan dehidrasi serta malah membahayakan Mama dan Si Kecil.