Panduan Perawatan Gigi Ibu Hamil yang Aman
:strip_icc():format(webp)/hb-article/jytpAPq7t1VifcE2azZi5/original/una330a7g6kqxk1qf6713vd5o1b2fza0.png)
Banyak ibu hamil fokus pada nutrisi dan kesehatan tubuh, tetapi lupa bahwa mulut juga membutuhkan perhatian khusus.
Padahal, perubahan hormonal selama kehamilan bisa meningkatkan risiko sakit gigi ibu hamil, gusi berdarah, dan infeksi. Dengan memahami perawatan gigi ibu hamil, Mama bisa menjalani kehamilan dengan lebih nyaman tanpa gangguan dari masalah mulut.
Cari tahu selengkapnya cara menjaga kesehatan gigi saat hamil dengan membaca artikel di bawah ini sampai habis.
Artikel lainnya: Sebelum Program Hamil, Yuk Cek Kesehatan Gigi Dulu, Ma!
Mengapa Kesehatan Gigi dan Mulut Penting Selama Kehamilan?
Saat hamil, tubuh Mama akan mengalami perubahan hormon, hal ini dapat mempengaruhi kondisi gusi dan mulut.
Hormon seperti estrogen dan progesteron membuat gusi menjadi lebih sensitif dan rentan radang, sehingga risiko radang gusi atau Gingivitis kehamilan meningkat.
Jika tidak dijaga, peradangan di mulut bisa membuat bakteri masuk ke aliran darah dan berdampak lebih luas, bahkan berisiko mempengaruhi kehamilan.
Tak hanya itu, Centers of Disease Control and Prevention juga mengungkapkan bahwa kondisi mulut dan gigi Mama juga bisa memengaruhi kesehatan mulut anak yang akan lahir.
Bila Mama memiliki banyak karies atau infeksi gigi, bayi berisiko memperoleh bakteri penyebab gigi berlubang. Oleh sebab itu, melakukan perawatan mulut ibu hamil adalah bagian penting dari persiapan kelahiran sehat, bukan sekadar soal gigi saja.
Artikel lainnya: 5 Obat Sakit Gigi Ibu Hamil yang Aman dan Ampuh
Masalah Gigi dan Mulut Umum yang Dialami Ibu Hamil
Banyak ibu hamil yang awalnya tidak pernah punya masalah gigi justru mulai mengalami keluhan seperti gigi ngilu, gusi membengkak, atau gigi berlubang.
Kondisi-kondisi ini sebenarnya umum terjadi dan bisa dicegah bila Bumil menjaga kesehatan mulut dengan benar. Berikut beberapa masalah yang paling sering dialami selama kehamilan:
- Gingivitis kehamilan (radang gusi): Perubahan hormon dapat membuat gusi lebih sensitif, tampak merah, gampang berdarah saat sikat gigi, atau terasa nyeri. Ini adalah masalah yang sangat umum pada ibu hamil. Jika tidak diatasi, gingivitis dapat berkembang menjadi infeksi yang lebih serius.
- Gusi mudah bengkak dan muncul benjolan kecil (Epulis Gravidarum): Sebagian ibu hamil mengalami pertumbuhan jaringan kecil pada gusi akibat peningkatan hormon. Biasanya tidak berbahaya dan bisa hilang setelah melahirkan, tetapi tetap perlu dipantau agar tidak mengganggu saat makan atau menyikat gigi.
- Gigi lebih mudah berlubang: Meningkatnya frekuensi makan, ngemil manis, serta muntah akibat morning sickness dapat membuat enamel gigi terkikis dan meningkatkan risiko karies. Ini membuat sakit gigi ibu hamil lebih sering terjadi.
- Gigi terasa lebih sensitif atau ngilu: Asam lambung yang meningkat saat hamil dapat mengikis lapisan enamel sehingga gigi mudah terasa ngilu saat makan atau minum sesuatu yang panas, dingin, atau manis.
- Penumpukan plak dan bau mulut: Rasa malas menyikat gigi karena mual membuat sisa makanan menumpuk lebih cepat. Tanpa perawatan mulut ibu hamil yang rutin, plak akan menebal dan berisiko menimbulkan bau mulut.
- Peradangan jaringan penyangga gigi (Periodontitis): Jika gingivitis dibiarkan, radang dapat berkembang menjadi periodontitis, infeksi pada jaringan penyangga gigi. Kondisi ini berhubungan dengan risiko kelahiran prematur sehingga sangat penting untuk mendapatkan penanganan dokter gigi untuk ibu hamil bila muncul tanda-tandanya.
Jika dirawat sejak awal, sebagian besar masalah ini dapat dicegah melalui pemeriksaan rutin, sikat gigi teratur, dan kebiasaan makan yang sehat.
Bila Bumil mengalami gejala yang makin mengganggu, jangan ragu untuk melakukan scaling gigi saat hamil atau konsultasi ke dokter gigi untuk memastikan kondisi tetap aman.
Artikel lainnya: Bleaching Gigi Saat Hamil, Waspadai Risikonya
Tips Perawatan Gigi dan Mulut Harian yang Aman
Untuk mencegah terjadinya masalah mulut bagi ibu hamil, terdapat beberapa cara yang bisa dilakukan, yakni menjaga kesehatan gigi saat hamil tidak harus sulit.
Dengan kebiasaan kecil yang dilakukan setiap hari, Bumil bisa mengurangi risiko gusi bengkak, gigi berlubang, hingga sakit gigi ibu hamil. Kebiasaan sederhana berikut sangat membantu menjaga kesehatan mulut ibu hamil:
1. Sikat gigi dua kali sehari dengan pasta gigi berfluoride
Langkah paling dasar sekaligus paling penting adalah menyikat gigi dua kali sehari, pagi dan malam sebelum tidur.
Pilih pasta gigi berfluoride karena fluoride membantu memperkuat enamel gigi dan mencegah gigi berlubang, salah satu masalah yang sering muncul akibat morning sickness atau konsumsi makanan manis.
Ini bagian penting dari perawatan gigi ibu hamil karena gusi Bumil lebih sensitif selama hamil sehingga menyikat gigi dengan lembut sangat dianjurkan.
2. Gunakan benang gigi (dental floss)
Plak dan sisa makanan yang menempel di sela-sela gigi tidak bisa dijangkau oleh sikat gigi saja. Oleh sebab itu, penggunaan benang gigi setiap hari membantu membersihkan area kecil yang sering menjadi awal munculnya karies dan radang gusi.
Kebiasaan ini sederhana, tetapi sangat efektif menjaga kesehatan gigi saat hamil, terutama untuk mencegah gingivitis kehamilan.
3. Kumur dengan air putih atau larutan soda kue setelah muntah
Jika Mama sering muntah di trimester pertama, asam lambung dapat merusak enamel gigi. Agar tidak memperparah kondisi, jangan langsung menyikat gigi setelah muntah.
Sebaiknya berkumur dulu dengan air putih atau larutan soda kue (½ sendok teh baking soda dalam segelas air) untuk menetralkan asam. Cara ini membantu menjaga perawatan mulut ibu hamil dan melindungi enamel dari kerusakan yang tidak disadari.
4. Hindari merokok dan mengonsumsi alkohol
Merokok dan alkohol tidak hanya berbahaya bagi janin, tetapi juga memperburuk kondisi gusi, menyebabkan bau mulut, dan meningkatkan risiko infeksi.
Selama hamil, kebiasaan ini sebaiknya benar-benar dihindari agar kesehatan gigi saat hamil tetap optimal. Selain itu, kebanyakan dokter gigi untuk ibu hamil selalu menyarankan untuk tidak terpapar asap rokok karena dapat memicu peradangan pada jaringan mulut.
5. Hindari makanan & minuman manis
Makanan dan minuman manis adalah penyebab utama gigi berlubang. Selama hamil, keinginan ngemil biasanya meningkat, dan tanpa disadari Mama menjadi lebih sering makan kudapan manis.
Bila dilakukan terus-menerus, risiko karies meningkat dan bisa memicu sakit gigi ibu hamil. Solusinya, pilih camilan sehat seperti buah segar, yoghurt plain, atau kacang tanpa gula, serta tetap menjaga perawatan gigi ibu hamil dengan menyikat gigi setelah makan malam.
Artikel lainnya: Cara Mengatasi Sakit Gigi pada Bumil yang Efektif
Kapan Harus Mengunjungi Dokter Gigi?
Bumil disarankan tidak menunda periksa ke dokter gigi hanya karena sedang hamil. Banyak ibu hamil mengira perawatan gigi berbahaya, padahal sebagian besar prosedur, termasuk pembersihan karang gigi atau scaling gigi saat hamil, aman dilakukan terutama pada trimester kedua.
Segera temui dokter gigi untuk ibu hamil jika Bumil mengalami keluhan seperti gusi bengkak yang tak kunjung membaik, gusi berdarah terus-menerus, nyeri gigi, bau mulut yang makin parah, atau tanda-tanda infeksi seperti bengkak pada pipi dan nyeri berdenyut.
Pemeriksaan sejak dini dapat mencegah komplikasi yang lebih besar dan membantu menjaga kesehatan gigi saat hamil tetap optimal.
Jika sebelumnya Bumil memiliki riwayat masalah gigi seperti karies, tambalan rusak, atau gigi sensitif, pemeriksaan rutin sangat dianjurkan.
Dokter dapat memberikan perawatan mulut ibu hamil yang aman dan disesuaikan dengan kondisi kehamilan.
Bahkan bila Mama tidak memiliki keluhan sekalipun, satu kali kunjungan untuk pembersihan dan pemeriksaan menyeluruh bisa membantu mencegah munculnya masalah baru selama kehamilan yang penuh perubahan.
Untuk menjaga kesehatan gigi saat hamil secara menyeluruh, Mama bisa memanfaatkan berbagai dukungan yang tersedia.
Coba ikuti webinar Hallobumil yang menghadirkan para ahli kesehatan, termasuk dokter kandungan dan dokter gigi.
Mama juga dapat bergabung ke komunitas Hallobumil agar bisa berbagi pengalaman, bertanya langsung kepada tenaga kesehatan, dan mendapatkan tips harian dari Mama lainnya.
Jangan lupa manfaatkan Health Tools Hallobumil, termasuk kalkulator hitung HPL (Hari Perkiraan Lahir), untuk memantau kehamilan dengan lebih terarah.
Supaya semua informasi dan fasilitas tetap mudah diakses kapan pun, segera download aplikasi Hallobumil agar Mama bisa menjaga kesehatan dirinya dan si kecil dengan lebih percaya diri selama sembilan bulan perjalanan kehamilan ini.




saya sedang mengalami sakit gigi, sudah konsul dengan dokter tampilkan selengkapnya
- 0

:strip_icc():format(webp)/hb-article/TmBwmXyvvc5fBmDgsYa09/original/0kram-saat-hamil-ini-solusinya.jpg)
:strip_icc():format(webp)/hb-article/e9NZTASpd1tc42Z4Gx9iu/original/0makanan-pantangan-ibu-hamil.jpg)
:strip_icc():format(webp)/hb-article/43Mtw78Lk1CKWAEEeYQRf/original/0kenaikan-berat-badan-selama-hamil-yang-normal.jpg)