Kenapa Sering Kentut Saat Hamil? Ini Penjelasannya
:strip_icc():format(webp)/hb-article/gF6gu0pE3XXaNATuNJtrl/original/739week-8-kenapa-sering-kentut-saat-hamil---ini-penjelasannya.jpg)
Perut terasa begah dan frekuensi buang angin yang meningkat sering kali menjadi keluhan selama masa mengandung. Mama mungkin penasaran sebenarnya kenapa ibu hamil sering kentut lebih sering daripada biasanya.
Ternyata, penyebab ibu hamil kentut terus berkaitan erat dengan perubahan hormon dan kondisi fisik rahim yang semakin membesar seiring bertambahnya usia kehamilan. Biar Mama makin paham, simak penjelasan berikut ini!
Penyebab Sering Kentut Saat Hamil
Ada beberapa alasan medis yang menjelaskan mengapa produksi gas di dalam perut meningkat drastis saat sedang mengandung. Berikut adalah beberapa faktor utama yang menjadi pemicunya.
1. Peningkatan hormon progesteron
Selama hamil, tubuh Mama memproduksi hormon progesteron dalam jumlah besar untuk menjaga kondisi rahim tetap rileks bagi janin. Namun, hormon ini juga menyebabkan otot-otot di seluruh saluran pencernaan menjadi lebih santai sehingga proses pengolahan makanan melambat.
Akibatnya, gas lebih mudah menumpuk di saluran cerna dan membuat intensitas buang gas Mama meningkat secara alami. Penumpukan gas inilah yang menjadi salah satu faktor utama di balik keluhan perut kembung pada ibu hamil.
2. Ukuran rahim yang semakin besar
Seiring bertambahnya usia kehamilan, rahim akan terus berkembang untuk memberikan ruang bagi pertumbuhan si Kecil di dalam perut. Tekanan dari rahim yang membesar ini menghimpit area lambung serta usus dan menjadi penyebab ibu hamil kentut terus.
Hal ini mengakibatkan ruang bagi gas di dalam sistem pencernaan menjadi lebih terbatas sehingga gas terdorong keluar lebih sering. Kondisi fisik ini merupakan hal alami yang sulit dihindari namun bisa disiasati dengan posisi tubuh yang tepat saat duduk.
Artikel lainnya: 6 Perubahan Tubuh Selama Kehamilan
3. Melambatnya sistem pencernaan
Metabolisme tubuh ibu hamil cenderung bekerja lebih lambat agar penyerapan nutrisi untuk janin bisa berlangsung secara maksimal. Makanan yang menetap lebih lama di dalam usus akan mengalami proses fermentasi oleh bakteri secara lebih intens dibandingkan saat tidak hamil.
Proses fermentasi yang lama inilah yang pada akhirnya menghasilkan lebih banyak gas di dalam saluran cerna Mama. Inilah mengapa penyebab sering kentut saat hamil sering kali berkaitan erat dengan bagaimana pola kerja sistem pencernaan Mama saat ini.
Apakah Berbahaya?
Sering buang gas pada dasarnya tidak berbahaya bagi keselamatan janin maupun kesehatan Mama. Gas yang terperangkap hanya akan menimbulkan rasa begah, kembung, atau tidak nyaman pada perut bagian bawah.
Namun, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter jika keluhan ini disertai dengan nyeri perut yang sangat hebat, diare terus-menerus, atau adanya bercak darah saat buang air besar.
Apa yang Bisa Mama Lakukan?
Mama sudah tahu alasan kenapa ibu hamil sering kentut. Sekarang, Mama bisa mencari tahu tips untuk mengurangi rasa tidak nyaman akibat gas berlebih:
1. Hindari makan banyak sekaligus
Hindari makan dalam jumlah besar dalam satu waktu agar kerja usus tidak terlalu berat. Makanlah dalam porsi kecil dengan frekuensi yang lebih sering untuk mencegah penumpukan gas.
Artikel lainnya: Panduan Diet untuk Ibu Hamil yang Mengalami Obesitas
2. Makan dan minum secara perlahan
Usahakan untuk makan dan minum pelan-pelan agar udara yang ikut tertelan bisa dikurangi. Cara sederhana ini sangat efektif untuk mencegah perut terasa begah setelah makan.
3. Batasi makanan pemicu gas
Batasi konsumsi makanan seperti brokoli, kubis, kacang, hingga gorengan yang dapat menjadi penyebab sering kentut saat hamil. Memilih jenis makanan yang tepat akan membantu perut Mama terasa lebih nyaman.
4. Hindari minuman bersoda
Hindari konsumsi minuman bersoda dan minuman yang mengandung pemanis buatan karena dapat menambah udara di lambung. Pilihlah minuman yang lebih sehat dan alami untuk menjaga kenyamanan pencernaan.
Artikel lainnya: Minum Soda Saat Hamil, Ini Dampaknya!
5. Cukupi kebutuhan serat
Pastikan Mama mengonsumsi cukup serat dari berbagai buah dan sayuran segar setiap hari. Serat yang terpenuhi akan membantu melancarkan sistem pencernaan dan mencegah sembelit saat hamil.
6. Cukupi konsumsi air mineral
Minumlah air mineral dalam jumlah yang cukup untuk menjaga hidrasi dan kelancaran sirkulasi tubuh. Air membantu mempermudah pengolahan makanan di dalam usus agar tidak menghasilkan gas berlebih.
7. Kendalikan berat badan saat hamil
Jaga kenaikan berat badan agar tetap ideal guna meminimalkan tekanan pada saluran pencernaan Mama. Tekanan yang berkurang akan membuat sistem pencernaan bekerja lebih optimal dan nyaman.
8. Lakukan olahraga yang aman
Lakukan olahraga ringan yang aman untuk ibu hamil seperti yoga hamil atau berenang secara rutin. Aktivitas fisik membantu mendorong pergerakan usus sehingga gas di dalam perut lebih mudah keluar.
Artikel lainnya: Olahraga untuk Ibu Hamil yang Direkomendasikan Medis
Memahami alasan medis di balik kenapa ibu hamil sering kentut bisa membantu Mama menjalani masa mengandung dengan lebih tenang dan percaya diri. Selalu jaga pola makan sehat agar sistem pencernaan tetap nyaman selama masa kehamilan ini.
Mau dapat lebih banyak tips seputar kehamilan? Ayo, gabung Komunitas Hallobumil untuk sharing tips menarik bersama para Mama lainnya!
Jangan lupa download aplikasi Hallobumil untuk memantau tumbuh kembang si Kecil dengan lebih praktis dan manfaatkan juga healthtools hitung HPL agar persiapan kehamilan semakin matang.
Mama juga bisa bertukar cerita, dapat berbagai tips bermanfaat, hingga ikut event Hallobumil yang seru bersama ribuan Mama lainnya!





:strip_icc():format(webp)/hb-article/TmBwmXyvvc5fBmDgsYa09/original/0kram-saat-hamil-ini-solusinya.jpg)
:strip_icc():format(webp)/hb-article/e9NZTASpd1tc42Z4Gx9iu/original/0makanan-pantangan-ibu-hamil.jpg)
:strip_icc():format(webp)/hb-article/43Mtw78Lk1CKWAEEeYQRf/original/0kenaikan-berat-badan-selama-hamil-yang-normal.jpg)