Artikel/Kehamilan/Mengenal Couvade Syndrome, Ketika Suami Ikut “Hamil”

Mengenal Couvade Syndrome, Ketika Suami Ikut “Hamil”

Siti Nurmayani Putri | Diterbitkan pada 09 April 2026
Ditinjau oleh dr. Junita Tarigan
Bagikan
Facebook
Twitter
WhatsApp
copylink
Pernahkah Papa tiba-tiba mual atau ngidam saat Mama sedang hamil? Kondisi ini dikenal sebagai Couvade Syndrome. Yuk, kenali penyebab suami ikut merasakan gejala kehamilan dan cara mengatasinya.
mengenal-couvade-syndrome-ketika-suami-ikut-hamil

Couvade syndrome adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan kondisi ketika seorang pria, biasanya suami, mengalami gejala fisik dan emosional yang mirip dengan kehamilan pasangannya.

Fenomena ini sering disebut juga sebagai kehamilan simpatik, karena suami seolah “ikut merasakan” perubahan yang dialami istri. Meski terdengar tidak biasa, kondisi seperti suami ikut mual saat istri hamil atau ikut ngidam ternyata cukup umum terjadi dan memiliki penjelasan ilmiah.

Mari cari tahu selengkapnya apa itu couvade syndrome dan penyebabnya dengan membaca artikel di bawah ini sampai habis. 

Apa Itu Couvade Syndrome?

Secara sederhana, couvade syndrome adalah kondisi psikologis yang menyebabkan pria mengalami gejala menyerupai kehamilan ketika pasangannya sedang hamil.

Istilah “couvade” sendiri berasal dari bahasa Prancis yang berarti “menetas” atau “mengerami”, menggambarkan keterlibatan emosional yang mendalam dari seorang calon Papa.

Fenomena ini bukanlah penyakit medis, melainkan respons emosional dan psikologis terhadap kehamilan pasangan.

Dalam banyak kasus, couvade syndrome muncul pada trimester pertama dan bisa meningkat menjelang persalinan. Hal ini menunjukkan adanya ikatan emosional yang kuat antara suami dan istri selama masa kehamilan.

Penyebab Sindrom Couvade

Penyebab sindrom couvade belum diketahui secara pasti, tetapi para ahli meyakini bahwa kondisi ini dipengaruhi oleh kombinasi faktor psikologis dan hormonal.

Salah satu faktor utama adalah empati yang tinggi dari suami terhadap kondisi istri. Ketika melihat pasangan mengalami perubahan fisik dan emosional, suami bisa secara tidak sadar “meniru” gejala tersebut. Selain itu, perubahan hormon juga diduga berperan.

Penelitian yang dilakukan oleh National Institute of Health menunjukkan bahwa calon Papa bisa mengalami perubahan kadar hormon seperti prolaktin dan kortisol, yang berhubungan dengan stres dan peran sebagai orang tua. Hal ini dapat memicu gejala fisik seperti mual atau perubahan nafsu makan.

Faktor lain yang turut memengaruhi adalah kecemasan menjelang menjadi Papa, perubahan peran dalam keluarga, serta kurangnya kesiapan mental menghadapi kehadiran bayi. Semua ini dapat memperkuat munculnya gejala couvade syndrome.

Gejala Couvade Syndrome

Gejala couvade syndrome dapat bervariasi pada setiap individu, tetapi umumnya menyerupai tanda-tanda kehamilan yang dialami Mama. Berikut beberapa gejala yang sering muncul:

  • Mual dan muntah (mirip morning sickness).
  • Perubahan nafsu makan.
  • Suami ikut ngidam saat istri hamil.
  • Suami ikut mual saat istri hamil.
  • Kenaikan atau penurunan berat badan.
  • Nyeri perut atau kram ringan.
  • Gangguan tidur (insomnia).
  • Perubahan suasana hati (mood swing).
  • Kecemasan berlebih.
  • Mudah lelah.

Gejala-gejala ini biasanya muncul tanpa adanya kondisi medis tertentu, sehingga lebih berkaitan dengan kondisi psikologis. Intensitasnya pun bisa ringan hingga cukup mengganggu aktivitas sehari-hari.

Cara Mengatasi Sindrom Couvade

Meskipun tidak berbahaya, gejala couvade syndrome tetap perlu dikelola dengan baik agar tidak mengganggu keseharian. Berikut beberapa cara yang dapat Papa lakukan:

1. Mengelola stres dengan baik

Stres adalah salah satu pemicu utama kehamilan simpatik. Oleh karena itu, penting bagi calon Papa untuk belajar mengelola stres, misalnya dengan relaksasi, meditasi, atau olahraga ringan. Aktivitas ini dapat membantu menstabilkan emosi dan mengurangi gejala fisik.

2. Meningkatkan komunikasi dengan pasangan

Komunikasi yang terbuka antara suami dan istri sangat penting. Dengan saling berbagi perasaan dan kekhawatiran, beban emosional dapat berkurang dan hubungan menjadi lebih harmonis selama masa kehamilan.

3. Mencari informasi seputar kehamilan

Memahami proses kehamilan dapat membantu suami merasa lebih siap dan percaya diri. Dengan pengetahuan yang cukup, kecemasan dapat berkurang sehingga gejala couvade syndrome juga bisa diminimalkan.

4. Menjalani gaya hidup sehat

Mengatur pola makan, tidur cukup, dan rutin berolahraga dapat membantu menjaga keseimbangan tubuh dan pikiran. Gaya hidup sehat juga dapat mengurangi gejala seperti mual dan kelelahan.

5. Konsultasi dengan tenaga profesional

Jika gejala dirasa cukup mengganggu, tidak ada salahnya untuk berkonsultasi dengan psikolog atau dokter. Penanganan yang tepat dapat membantu mengatasi kondisi ini dengan lebih efektif.

Meskipun bukan kondisi medis yang berbahaya, penting untuk memahami penyebab, gejala, serta mengetahui cara mengatasi couvade syndrome agar tidak mengganggu keseharian. Dukungan emosional dan komunikasi yang baik menjadi kunci utama dalam menghadapi kondisi ini.

Kalau Mama dan pasangan sedang menjalani kehamilan dan ingin lebih siap menghadapi berbagai perubahan, baik fisik maupun emosional, yuk manfaatkan fitur hitung HPLHallobumil untuk memantau perkiraan hari lahir si kecil secara lebih akurat. Dengan begitu, persiapan bisa dilakukan lebih matang dan tenang.

Selain itu, jangan ragu untuk download aplikasi Hallobumil yang bisa jadi teman setia selama masa kehamilan. Di sana, Mama dan Papa bisa mendapatkan informasi terpercaya, tips harian, hingga panduan menghadapi perubahan seperti couvade syndrome ini.

Biar makin seru, Mama juga bisa gabung ke komunitas WhatsApp Hallobumil. Di sana, banyak orang tua lain yang berbagi pengalaman, termasuk cerita unik tentang suami ikut mual saat istri hamil atau suami ikut ngidam saat istri hamil, jadi tidak merasa sendirian.

Jangan lewatkan juga berbagai event seru dari Hallobumil yang bisa menambah wawasan sekaligus mempererat bonding antara Mama dan Papa selama masa kehamilan.

Jadilah orang tua super! Panduan 1000 Hari Pertama Kehidupan si kecil ada di sini. GRATIS.
image
image
image
image
6
2
Bagikan
Facebook
Twitter
WA
R

suami ngidam nya bucin sama istri nya yang lagi hamil

  • 0
Admin MIMA

Hai Mama, terima kasih sharingnya. Salam hangat untuk keluarga di rumah ya Ma :) ^sr

  • 0

Nikmati Perjalanan Kehamilan Bersama Bumil Lainnya

Gabung dan temui teman, tips, dan cerita inspiratif di komunitas Hallobumil untuk lewati masa hamil dengan penuh dukungan
image