Artikel/Pasca Kehamilan/Variasi Menu MPASI 8 Bulan Beserta Resep dan Cara Membuatnya

Variasi Menu MPASI 8 Bulan Beserta Resep dan Cara Membuatnya

Athika Rahma | Diterbitkan pada 27 Januari 2026
Ditinjau oleh Tim Ahli Hallobumil
Bagikan
Facebook
Twitter
WhatsApp
copylink
Bayi usia 8 bulan sudah bisa mencoba menu MPASI yang lebih bervariasi. Temukan inspirasi menu MPASI 8 bulan lengkap dengan resep, cara membuat, dan tips agar bayi mau makan.
variasi-menu-mpasi-8-bulan-beserta-resep-dan-cara-membuatnya

Memasuki usia 8 bulan, bayi semakin berkembang dan mulai siap mencoba tekstur makanan yang lebih beragam karena kemampuan mengunyah dan menelannya membaik.

ASI atau susu formula tetap menjadi nutrisi utama, tetapi MPASI membantu melengkapi kebutuhan gizi harian sekaligus membentuk kebiasaan makan yang sehat.

Agar Mama lebih memahami menu MPASI 8 bulan apa saja yang aman dicoba, berikut panduan nutrisi, ide menu MPASI 8 bulan, dan hal penting yang perlu diperhatikan.

Nutrisi yang Dibutuhkan Bayi Usia 8 Bulan

Kebutuhan nutrisi bayi usia 8 bulan semakin meningkat seiring pertumbuhan dan aktivitasnya yang bertambah. Variasi menu MPASI 8 bulan bisa lebih menonjolkan beberapa nutrisi seperti:

Protein hewani

Protein hewani merupakan sumber protein berkualitas tinggi yang penting untuk pertumbuhan jaringan tubuh, pembentukan otot, serta perkembangan otak.

Pada usia 8 bulan, bayi sudah dapat dikenalkan dengan menu MPASI 8 bulan yang simple dan terbuat dari daging ayam, daging sapi, ikan, atau telur yang dimasak hingga matang dan diolah dengan tekstur lembut. Protein hewani juga kaya akan zat besi dan zinc yang mendukung daya tahan tubuh bayi.

Protein nabati

Selain protein hewani, protein nabati dapat menjadi pelengkap nutrisi. Bahan seperti tahu, tempe, kacang merah, atau lentil dapat diolah menjadi MPASI yang lembut dan mudah dicerna.

Protein nabati membantu menambah variasi menu sekaligus mengenalkan bayi pada berbagai sumber protein sejak dini.

Karbohidrat

Karbohidrat berfungsi sebagai sumber energi utama untuk mendukung aktivitas dan pertumbuhan bayi. Pada usia 8 bulan, bayi sudah dapat menerima berbagai sumber karbohidrat seperti nasi, kentang, ubi, jagung, oatmeal, atau pasta yang dimasak hingga lunak. Karbohidrat kompleks membantu menjaga energi bayi tetap stabil sepanjang hari.

Lemak sehat

Lemak sehat sangat penting untuk perkembangan otak dan sistem saraf. Lemak juga membantu penyerapan vitamin yang larut dalam lemak, seperti vitamin A, D, E, dan K.

Sumber lemak sehat yang dapat ditambahkan ke MPASI antara lain alpukat, santan, minyak zaitun, atau lemak alami dari ikan dan daging.

Serat

Serat berperan dalam menjaga kesehatan pencernaan bayi. Sayuran dan buah-buahan yang telah dimasak lembut, seperti wortel, brokoli, labu, pepaya, dan pir, dapat membantu memenuhi kebutuhan serat. Asupan serat yang cukup membantu mencegah masalah pencernaan bayi, seperti konstipasi.

Vitamin dan mineral

Vitamin dan mineral mendukung berbagai fungsi tubuh bayi. Vitamin A penting untuk kesehatan mata dan sistem imun, vitamin C membantu penyerapan zat besi, sedangkan vitamin B kompleks berperan dalam metabolisme energi.

Mineral seperti kalsium mendukung pertumbuhan tulang dan gigi, sementara zat besi berperan penting dalam pembentukan sel darah merah.

Ide Menu untuk MPASI Bayi Usia 8 Bulan

Pada usia 8 bulan, bayi sudah mulai belajar mengunyah sehingga Mama bisa memberikan MPASI dengan tekstur puree kasar atau mashed. Berikut beberapa resep menu MPASI 8 bulan yang seimbang untuk Si Kecil dan mudah dibuat di rumah.

1. Bubur nasi ayam sayur

Menu ini mengandung karbohidrat dari nasi sebagai sumber energi utama, serta protein hewani dari ayam yang membantu pertumbuhan otot dan jaringan tubuh bayi.

Tambahan sayur seperti wortel, labu, atau bayam dapat memberikan vitamin A untuk kesehatan mata anak, vitamin C untuk daya tahan tubuh, serta serat yang membantu pencernaan.

Agar gizinya makin lengkap, Mama juga bisa menambahkan sedikit lemak sehat seperti minyak zaitun atau minyak kelapa untuk membantu penyerapan vitamin larut lemak.

Bahan:

  • ½ hingga 1 centong nasi putih.
  • 40 gr dada ayam tanpa kulit.
  • ½ buah wortel.
  • ½ buah labu.
  • 1 genggam bayam.
  • Air matang secukupnya untuk melarutkan.

Cara membuat:

  • Rebus ayam, wortel, labu, dan bayam hingga semuanya matang dan empuk.
  • Setelah itu, haluskan atau tekan dengan sendok sesuai tekstur yang diinginkan bayi.
  • Mama bisa menambahkan sedikit minyak zaitun atau minyak kelapa untuk menambah lemak sehat sebelum disajikan.

2. Puree alpukat dan pisang

Puree ini cocok disiapkan sebagai sarapan atau camilan bergizi karena alpukat kaya lemak sehat (asam lemak tak jenuh) yang membantu perkembangan otak, serta mengandung vitamin E dan folat yang mendukung pertumbuhan sel.

Sementara itu, pisang menjadi sumber karbohidrat alami untuk energi, sekaligus mengandung vitamin B6 yang membantu metabolisme dan kalium untuk menjaga fungsi otot serta keseimbangan cairan tubuh.

Bahan:

  • ½ hingga 1 buah alpukat matang.
  • ½ hingga 1 buah pisang matang.

Cara membuat:

  • Kupas alpukat dan pisang, lalu haluskan hingga lembut.
  • Jika tekstur terlalu kental, Mama dapat menambahkan sedikit ASI atau air matang.
  • Sajikan segera agar warna dan rasa tetap segar.

3. Oatmeal buah

Oatmeal buah merupakan sumber karbohidrat kompleks yang membantu memberi energi lebih stabil, sekaligus mengandung serat yang baik untuk mendukung pencernaan bayi.

Oatmeal juga memiliki sedikit protein nabati serta beberapa vitamin B yang berperan dalam metabolisme, sedangkan buah seperti pisang, apel, atau pepaya menambah vitamin C untuk daya tahan tubuh dan membantu penyerapan zat besi.

Bahan:

  • Oatmeal khusus bayi secukupnya.
  • ½ hingga 1 buah Apel atau pir.
  • Air atau ASI untuk melarutkan.

Cara membuat:

  • Masak oatmeal dengan air atau ASI hingga lunak.
  • Rebus buah hingga empuk, lalu haluskan dan campurkan ke dalam oatmeal.
  • Aduk rata dan sajikan dalam kondisi hangat.

4. Telur orak-arik dengan sayur lembut

Telur merupakan sumber protein lengkap yang mudah diolah karena telur mengandung asam amino esensial untuk mendukung pertumbuhan otot dan jaringan tubuh bayi, sekaligus kaya kolin yang baik untuk perkembangan otak.

Tambahan sayur lembut seperti wortel, bayam, atau brokoli membantu melengkapi menu dengan vitamin A (dari wortel), vitamin C dan K (dari brokoli), serta folat dan zat besi (dari bayam) untuk mendukung daya tahan tubuh.

Bahan:

  • 1 butir telur ayam.
  • 1 genggam sayuran seperti bayam atau brokoli yang sudah direbus.
  • Minyak sehat seperti minyak zaitun secukupnya untuk menumis.

Cara membuat:

  • Kocok telur, lalu masak dengan api kecil hingga matang.
  • Tambahkan sayuran yang sudah direbus dan cincang halus.
  • Tekan atau haluskan sesuai kemampuan makan bayi sebelum disajikan.

5. Puree jagung manis dan hati ayam

Puree ini merupakan pilihan menu MPASI 8 bulan yang kaya nutrisi karena jagung manis memberi karbohidrat kompleks dan vitamin B, serta mengandung serat yang membantu pencernaan bayi.

Hati ayam merupakan sumber protein hewani berkualitas tinggi, kaya zat besi dan vitamin A yang mendukung perkembangan otak dan daya tahan tubuh, serta menyediakan vitamin B12 yang penting untuk pembentukan sel darah.

Bahan:

  • 1 buah jagung manis pipil.
  • 30–40 gram hati ayam kampung (tanpa kulit, agar tidak terlalu pahit).

Cara membuat:

  • Kukus jagung manis hingga benar-benar lunak.
  • Kukus hati ayam sampai matang sempurna.
  • Blender jagung dan hati ayam bersama sedikit air matang atau ASI hingga menjadi puree yang halus.
  • Sajikan setelah suhunya sesuai untuk bayi.

Artikel lainnya: Mengenal MPASI Menu Lengkap

Hal Lain yang Perlu Diperhatikan

Selain nutrisi dan ide menu MPASI 8 bulan, ada beberapa hal penting yang perlu Mama perhatikan saat memberikan MPASI untuk bayi usia 8 bulan:

  • Tekstur makanan ditingkatkan secara bertahap dari halus ke lebih kasar.
  • Frekuensi makan umumnya 2–3 kali sehari dengan 1–2 kali camilan.
  • ASI atau susu formula tetap diberikan sesuai kebutuhan bayi.
  • Hindari penambahan gula, garam, dan penyedap rasa.
  • Perkenalkan satu jenis makanan baru dalam beberapa hari.
  • Jaga kebersihan tangan, bahan makanan, dan peralatan makan.

Artikel lainnya: Tahapan Tekstur MPASI Sesuai Usia Bayi

Usia 8 bulan merupakan fase yang menyenangkan sekaligus menantang dalam perjalanan MPASI. Pada tahap ini, bayi mulai mengenal lebih banyak rasa dan tekstur, serta belajar mengembangkan kemampuan makannya.

Jika Mama butuh panduan dan inspirasi MPASI, unduh aplikasi Hallobumil sekarang juga dan bergabung dengan komunitas Hallobumil. Mama bisa mendapatkan informasi tepercaya, tips praktis, serta dukungan dari sesama Mama selama menjalani fase MPASI!

Mama juga bisa bertukar cerita, dapat berbagai tips bermanfaat, hingga ikut event Hallobumil yang seru bersama ribuan Mama lainnya! Semua mudah hanya dalam satu genggaman Mama!

Jadilah orang tua super! Panduan 1000 Hari Pertama Kehidupan si kecil ada di sini. GRATIS.
image
image
image
image
0
0
Bagikan
Facebook
Twitter
WA
Belum ada komentar.
Login atau daftar dulu yuk ma biar bisa komen

Login/daftar yuk Ma

Tumbuh Bersama di 1000 Hari Pertama Si Kecil

Komunitas hangat untuk dapatkan tips, cerita inspiratif, dan teman baru pada 1000 hari pertama si kecil bersama Hallobumil
image