Artikel/Pasca Kehamilan/Penyebab Ambeien setelah Melahirkan yang Perlu Mama Ketahui

Penyebab Ambeien setelah Melahirkan yang Perlu Mama Ketahui

Tia Reisha | Diterbitkan pada 02 April 2026
Ditinjau oleh Tim Ahli Hallobumil
Bagikan
Facebook
Twitter
WhatsApp
copylink
Pemberian imunisasi pada bulan pertama kelahiran sangat penting untuk membangun kekebalan tubuh bayi. Pelajari jenis vaksin wajib seperti Hepatitis B, Polio, dan BCG beserta panduan jadwal amannya.
penyebab-ambeien-setelah-melahirkan

Apakah saat ini Mama sedang panik karena menemukan benjolan yang terasa nyeri di area anus? Tidak perlu malu, yuk cari tahu dulu berbagai penyebab ambeien setelah melahirkan agar Mama tahu langkah apa yang harus diambil.

Ambeien atau wasir pasca persalinan sebenarnya adalah kondisi pembengkakan pembuluh darah di area rektum dan anus. Mari kita bahas lebih lanjut kenapa bisa ambeien setelah melahirkan. 

1. Mengejan Saat Persalinan

Salah satu penyebab wasir setelah melahirkan yang paling umum adalah proses mengejan saat persalinan normal pervaginam. Saat Mama mengerahkan seluruh tenaga untuk mendorong bayi keluar, tekanan yang sangat kuat terjadi di area panggul dan rektum.

Tekanan intens yang terjadi secara terus-menerus ini membuat pembuluh darah di sekitar anus menjadi tegang dan membengkak. Pembengkakan inilah yang akhirnya memicu munculnya benjolan wasir yang terasa nyeri setelah proses persalinan selesai.

2. Tekanan Rahim Selama Hamil

Ambeien pasca persalinan sering kali merupakan kondisi lanjutan yang sebenarnya sudah mulai terbentuk sejak masa kehamilan. Seiring bertambahnya usia kandungan, ukuran janin dan rahim Mama tentu akan semakin membesar dari waktu ke waktu.

Beban rahim yang berat ini memberikan tekanan terus-menerus pada pembuluh darah besar di perut bagian bawah serta panggul. Akibatnya, aliran darah di area tersebut menjadi tidak lancar sehingga pembuluh darah di sekitar anus rentan mengalami pembengkakan.

3. Peningkatan Hormon Progesteron

Selama masa kehamilan hingga masa nifas, tubuh Mama memproduksi hormon progesteron dalam jumlah yang jauh lebih tinggi. Hormon ini sebenarnya memiliki fungsi utama yang sangat baik, yaitu untuk merelaksasi otot-otot rahim agar kehamilan tetap terjaga. 

Namun, efek relaksasi tersebut ternyata juga ikut memengaruhi dinding pembuluh darah di seluruh tubuh Mama, termasuk di area rektum. Pembuluh darah yang lebih rileks dan melebar ini menjadi lebih mudah membengkak saat terkena tekanan, sehingga menjadi penyebab ambeien setelah melahirkan.

Perubahan hormon ini sebenarnya tidak bisa dihindari. Kabar baiknya, Mama dapat membantu melancarkan sirkulasi darah dengan rutin melakukan latihan dasar panggul atau senam Kegel.

4. Sembelit atau Konstipasi

Sembelit merupakan keluhan pencernaan yang sangat sering dialami oleh para Mama, baik saat hamil maupun setelah melahirkan. Rasa takut atau trauma untuk buang air besar setelah persalinan, terutama jika ada jahitan di perineum, sering kali membuat Mama tanpa sadar menahan kotoran. 

Kotoran yang tertahan ini akan mengeras dan membuat Mama harus mengejan lebih keras saat berada di toilet. Proses mengejan saat sembelit inilah yang memberikan tekanan ekstra pada rektum dan pada akhirnya memicu atau memperparah kondisi ambeien.

Jadi, usahakan untuk menjaga nutrisi selama kehamilan agar mencegah konstipasi. Mama bisa memperbanyak konsumsi makanan tinggi serat seperti buah dan sayur, serta minum air putih yang cukup setiap hari.

5. Peningkatan Volume Darah

Selama masa kehamilan hingga menjelang waktu persalinan, volume darah di dalam tubuh Mama dapat meningkat hingga lima puluh persen. Peningkatan volume darah yang cukup drastis ini sangat diperlukan untuk memastikan kebutuhan nutrisi janin terpenuhi dengan baik.

Akan tetapi, darah ekstra ini menambah beban kerja pembuluh darah, terutama di area bawah tubuh yang harus memompa darah kembali ke jantung. Kondisi pembuluh darah yang bekerja ekstra keras ini membuatnya sangat rentan mengalami peregangan dan pembengkakan di area rektum.

6. Gaya Hidup Kurang Aktif

Setelah melewati proses persalinan, Mama tentu membutuhkan banyak waktu istirahat dan cenderung lebih sering duduk atau berbaring saat menyusui si Kecil.

Meskipun istirahat sangat penting untuk pemulihan, gaya hidup yang minim gerak ini ternyata bisa menghambat kelancaran sirkulasi darah di area panggul. 

Aliran darah yang tidak lancar di bagian bawah tubuh akan memberikan beban serta tekanan tambahan pada pembuluh darah di sekitar rektum. Kondisi tersebut ternyata bisa menjadi penyebab ambeien setelah melahirkan.

Selain perlu tahu apa penyebab ambeien setelah melahirkan, perlu dipahami jugai bahwa kondisi ini umumnya tidak berbahaya. Wasir dapat menyusut dengan sendirinya dalam beberapa minggu seiring berjalannya waktu dan berkurangnya hormon kehamilan.

Mama bisa meredakan gejalanya dengan memperbanyak minum air putih, mengonsumsi makanan tinggi serat, serta berendam di air hangat (sitz bath).

Namun, jika ambeien terasa sangat nyeri, berdarah hebat, atau tidak kunjung membaik, jangan ragu untuk segera berkonsultasi dengan dokter ya, Ma.

Proses kehamilan dan persalinan memang membawa banyak perubahan pada tubuh. Dengan mengenali berbagai penyebab ambeien setelah melahirkan, mulai dari tekanan saat mengejan hingga perubahan hormon, Mama bisa lebih tenang dan fokus pada pemulihan.

Punya pertanyaan lain seputar pemulihan pasca melahirkan atau tumbuh kembang si Kecil? Yuk, gabung Komunitas Hallobumil untuk bertanya, share pengalaman, dan mendapatkan dukungan dari sesama Mama.

Jangan lupa juga download aplikasi Hallobumil untuk mendapatkan informasi kehamilan dan parenting terlengkap, langsung di genggaman Mama!

Selain dapat berbagai panduan kesehatan yang lengkap dan terpercaya, Mama juga bisa bertukar cerita, dapat berbagai tips bermanfaat, hingga ikut event Hallobumil yang seru bersama ribuan Mama lainnya!

Jadilah orang tua super! Panduan 1000 Hari Pertama Kehidupan si kecil ada di sini. GRATIS.
image
image
image
image
0
0
Bagikan
Facebook
Twitter
WA
Belum ada komentar.
Login atau daftar dulu yuk ma biar bisa komen

Login/daftar yuk Ma

Tumbuh Bersama di 1000 Hari Pertama Si Kecil

Komunitas hangat untuk dapatkan tips, cerita inspiratif, dan teman baru pada 1000 hari pertama si kecil bersama Hallobumil
image