:strip_icc():format(webp)/hb-article/mP09-LZXs3I5VFCC1GDqJ/original/45885.jpg)
Manfaat probiotik untuk anak semakin banyak dibahas karena bakteri baik ini dipercaya dapat membantu menjaga kesehatan saluran cerna sekaligus mendukung daya tahan tubuh Si Kecil.
Tidak hanya tersedia dalam bentuk suplemen, probiotik juga bisa ditemukan pada beberapa makanan fermentasi seperti yogurt, kefir, dan tempe.
Pada anak-anak, keseimbangan bakteri baik di usus sangat penting karena saluran cerna berperan besar dalam penyerapan nutrisi dan pembentukan sistem imun.
Ketika jumlah bakteri baik terganggu, anak bisa lebih mudah mengalami diare, sembelit, perut kembung, atau bahkan lebih rentan sakit. Oleh sebab itu, probiotik untuk pencernaan anak sering digunakan sebagai pendukung kesehatan sehari-hari.
Apa Itu Probiotik dan Bagaimana Cara Kerjanya pada Anak
Sebelumnya, Mama perlu tahu bahwa probiotik adalah mikroorganisme hidup atau bakteri baik yang memberikan manfaat kesehatan bila dikonsumsi dalam jumlah cukup. Jenis probiotik yang paling sering digunakan adalah Lactobacillus dan Bifidobacterium.
Bakteri baik ini bekerja dengan membantu menjaga keseimbangan flora usus sehingga bakteri jahat tidak berkembang berlebihan.
Pada anak, probiotik membantu proses pencernaan makanan, penyerapan nutrisi, serta menjaga lapisan usus tetap sehat. Selain itu, sebagian besar sistem imun tubuh berada di saluran cerna.
Oleh karena itu, probiotik juga dianggap penting bagi imunitas anak untuk membantu tubuh melawan infeksi ringan seperti flu atau gangguan pencernaan akibat virus dan bakteri.
Artikel lainnya: Bifidobacterium: Bakteri Baik Paling Dominan di Usus Si Kecil
Manfaat Probiotik untuk Anak Berdasarkan Penelitian
Berbagai penelitian menunjukkan bahwa manfaat probiotik untuk anak tidak hanya terbatas pada kesehatan pencernaan saja, tetapi juga dapat membantu menjaga daya tahan tubuh dan mendukung tumbuh kembang Si Kecil secara keseluruhan.
1. Menjaga kesehatan pencernaan
Manfaat probiotik untuk anak yang paling dikenal adalah menjaga kesehatan saluran cerna. Probiotik membantu menyeimbangkan jumlah bakteri baik dan bakteri jahat di usus sehingga risiko diare, sembelit, dan perut kembung dapat berkurang.
Anak yang sistem pencernaannya sehat biasanya juga memiliki nafsu makan dan penyerapan nutrisi yang lebih baik.
Artikel lainnya: Hubungan Kesehatan Usus dan Imunitas Anak: 70% Sistem Imun
2. Membantu mengurangi diare akibat antibiotik
Penggunaan antibiotik dapat membunuh bakteri baik di usus sehingga anak berisiko mengalami diare. Pemberian probiotik dapat membantu memulihkan keseimbangan bakteri usus lebih cepat dan mengurangi risiko diare akibat antibiotik.
3. Mendukung daya tahan tubuh
Probiotik untuk imunitas anak bekerja dengan menjaga mikrobiota usus agar tetap sehat. Ketika saluran cerna berada dalam kondisi baik, respons imun tubuh juga dapat bekerja lebih optimal sehingga si Kecil tidak mudah sakit.
4. Membantu mengurangi risiko alergi tertentu
Beberapa studi menunjukkan probiotik dapat membantu mengatur respons imun tubuh sehingga berpotensi mengurangi gejala alergi tertentu seperti eksim atopik pada sebagian anak.
Namun, efeknya bisa berbeda pada setiap anak dan tetap memerlukan pendampingan dokter, ya, Ma.
5. Mendukung Gut-Brain Axis
Usus dan otak memiliki hubungan yang dikenal sebagai gut-brain axis. Kondisi usus yang sehat dapat membantu anak merasa lebih nyaman, memiliki suasana hati lebih baik, dan mendukung tumbuh kembang secara keseluruhan.
Artikel lainnya: Prebiotik untuk Bayi: Manfaat, Sumber, dan Cara Memberikannya
Sumber Makanan Probiotik untuk Anak
Makanan probiotik untuk anak sebenarnya cukup mudah ditemukan. Berikut beberapa pilihan yang umum dikonsumsi:
1. Yogurt
Yogurt mengandung bakteri baik seperti Lactobacillus yang baik untuk pencernaan. Pilih yogurt plain tanpa tambahan gula berlebihan agar lebih sehat untuk anak.
Artikel lainnya: Yogurt untuk Si Kecil: Kapan Boleh Diberikan dan Apa Manfaatnya?
2. Tempe
Tempe merupakan makanan fermentasi khas Indonesia yang mengandung probiotik alami dan protein tinggi sehingga baik untuk tumbuh kembang anak.
3. Kefir
Kefir adalah minuman fermentasi susu yang kaya akan probiotik. Rasanya sedikit asam sehingga dapat dikenalkan perlahan sesuai usia anak.
4. Keju fermentasi
Beberapa jenis keju juga mengandung bakteri baik yang bermanfaat bagi kesehatan usus anak. Oleh karena itu, Mama bisa menambahkan keju sebagai sumber probiotik untuk anak.
Artikel lainnya: Daftar Buah yang Baik untuk Bantu Atasi Sembelit Bayi
Kapan Anak Perlu Suplemen Probiotik
Tidak semua anak harus mengonsumsi suplemen probiotik setiap hari. Namun, ada beberapa kondisi kapan anak perlu probiotik, misalnya saat mengalami diare, setelah mengonsumsi antibiotik, sering sembelit, atau memiliki gangguan pencernaan tertentu.
Selain itu, dokter terkadang menyarankan probiotik untuk anak dengan kondisi tertentu seperti kolik, intoleransi laktosa, atau gangguan keseimbangan flora usus. Pemilihan jenis probiotik sebaiknya disesuaikan dengan usia dan kebutuhan anak.
Efek Samping Probiotik pada Anak
Secara umum, probiotik untuk anak tergolong aman bila dikonsumsi sesuai anjuran. Namun, beberapa anak mungkin mengalami efek samping probiotik anak berupa perut kembung, gas berlebih, atau diare ringan di awal penggunaan. Keluhan ini biasanya bersifat sementara.
Pada anak dengan daya tahan tubuh sangat lemah atau memiliki penyakit tertentu, pemberian probiotik sebaiknya lebih berhati-hati dan harus berdasarkan anjuran dokter.
Perlukah Konsultasi Dokter sebelum Memberi Probiotik?
Meski banyak dijual bebas, pemberian probiotik untuk anak sebaiknya tetap dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter, terutama bila anak memiliki alergi, gangguan imun, atau sedang menjalani pengobatan tertentu.
Nantinya, dokter dapat membantu menentukan jenis probiotik, dosis, serta lama penggunaan yang sesuai.
Masih ingin tahu lebih banyak soal kesehatan pencernaan dan tumbuh kembang Si Kecil? Yuk, download aplikasiHalloBumil untuk mendapatkan berbagai informasi parenting, nutrisi, hingga tips kesehatan anak yang praktis dan mudah dipahami setiap hari.
Jika ingin sharing pengalaman dengan sesama orang tua tentang probiotik untuk anak atau masalah GTM dan pencernaan Si Kecil, Mama juga bisa gabung ke komunitas WhatsApp HalloBumil dan ikut diskusi seru bersama parents lainnya.
Bagi Mama yang sedang menantikan kelahiran buah hati berikutnya, jangan lupa manfaatkan fitur health tools untuk hitung HPL (Hari Perkiraan Lahir) agar bisa memantau perjalanan kehamilan dengan lebih praktis dan terencana. Daftar langsung melalui HalloBumil.
Supaya makin update soal kesehatan Mama dan anak, Mama juga bisa mengikuti berbagai event menarik dari HalloBumil yang menghadirkan edukasi bersama dokter dan expert parenting secara online maupun offline.





:strip_icc():format(webp)/hb-article/o7jCGocZocavUFWpZEDx4/original/349apakah-asi-mama-cukup-untuk-si-kecil-by-buritora-shutterstock.jpg)
:strip_icc():format(webp)/hb-article/r4I9cSAfdyIP6TxoGimD3/original/350peran-ayah-saat-ibu-berisitirahat-pasca-melahirkan-by-paulaphoto-shutterstock.jpg)
:strip_icc():format(webp)/hb-article/j90O2i5oTBWo6UpkmCHAh/original/346bagaimana-mengetahui-apakah-bayi-cukup-asi-by-atstock-productions-shutterstock.jpg)
