loading

Ciri Infeksi Jahitan Pasca Melahirkan Normal, Mama Harus Waspada!

Bagikan
Facebook
Twitter
WhatsApp
copylink
Jahitan setelah melahirkan normal perlu dirawat agar tetap bersih dan terhindar dari infeksi. Kenali ciri infeksi, gejala yang perlu diwaspadai, serta kapan Mama perlu memeriksakan diri.
ciri-infeksi-jahitan-pasca-melahirkan-normal

Jahitan setelah persalinan normal membutuhkan perawatan yang tepat agar proses pemulihan berjalan nyaman dan optimal.

Mama dapat mengenali ciri infeksi jahitan pasca melahirkan normal melalui perubahan pada rasa nyeri, kondisi kulit, cairan dari luka, hingga suhu tubuh. Pengetahuan ini membantu Mama menentukan perawatan yang tepat dan mengetahui kapan perlu mendapatkan pemeriksaan medis.

Derajat Robekan Perineum

Robekan perineum dapat terjadi saat persalinan normal ketika jaringan di antara vagina dan anus meregang atau mengalami robekan. Tingkat robekan berbeda-beda sehingga kebutuhan perawatan dan proses pemulihannya juga dapat berbeda.

RCOG membagi derajat robekan perineum menjadi empat tingkat berdasarkan jaringan yang terdampak.

  • Derajat 1: Robekan hanya mengenai kulit perineum. Sebagian robekan derajat ini dapat sembuh tanpa jahitan apabila tepi luka dapat menyatu dengan baik.
  • Derajat 2: Robekan mengenai kulit dan otot perineum. Kondisi ini biasanya membutuhkan jahitan untuk membantu memperbaiki jaringan.
  • Derajat 3: Robekan mencapai otot sfingter anus. Penanganannya memerlukan perbaikan khusus oleh tenaga kesehatan.
  • Derajat 4: Robekan meluas hingga lapisan anus atau rektum. Kondisi ini membutuhkan penanganan dan pemantauan lebih lanjut.

Episiotomi juga dapat menghasilkan luka yang perlu dijahit, tetapi prosedurnya berbeda dari robekan perineum spontan. Tingkat luka membantu tenaga kesehatan menentukan perawatan yang sesuai setelah persalinan.

Artikel lainnya: Penyebab Kontraksi Rahim Setelah Melahirkan dan Cara Mengatasinya

Apa Ciri Infeksi Jahitan Pasca Melahirkan Normal?

Luka jahitan setelah persalinan normal membutuhkan waktu untuk pulih sehingga rasa perih, nyeri ringan, atau sedikit tidak nyaman masih dapat Mama rasakan.

Kondisi luka biasanya perlu diperhatikan dari waktu ke waktu, terutama jika keluhan justru semakin berat setelah sebelumnya mulai membaik. Beberapa perubahan berikut dapat menjadi tanda infeksi atau gangguan penyembuhan yang perlu diperiksakan kepada dokter atau bidan.

1. Nyeri semakin bertambah

Nyeri ringan pada area jahitan dapat muncul selama proses pemulihan, terutama saat duduk, berjalan, buang air kecil, atau buang air besar.

Kondisi yang perlu diperhatikan adalah nyeri yang semakin kuat, menetap, atau kembali memburuk setelah sebelumnya terasa lebih baik. Keluhan tersebut dapat berkaitan dengan infeksi atau gangguan pada proses penyembuhan luka.

2. Kemerahan di sekitar luka

Kulit di sekitar jahitan dapat terlihat sedikit berbeda selama masa awal pemulihan. Kemerahan yang semakin luas atau disertai rasa panas, nyeri, dan pembengkakan perlu diperiksakan karena dapat menunjukkan adanya peradangan atau infeksi. Mama dapat mengamati perubahan warna kulit tanpa perlu sering menyentuh area luka.

3. Bengkak pada area jahitan

Sedikit pembengkakan dapat muncul setelah persalinan karena jaringan perineum mengalami tekanan dan peregangan.

Pembengkakan yang semakin besar, terasa panas, atau disertai nyeri yang bertambah perlu mendapatkan perhatian medis. Kondisi tersebut dapat menjadi salah satu tanda adanya infeksi pada luka.

4. Keluar cairan atau nanah

Cairan yang keluar dari luka perlu diperhatikan berdasarkan warna, jumlah, dan baunya. Cairan yang tampak seperti nanah, terutama jika berwarna kekuningan atau kehijauan dan disertai nyeri maupun kemerahan, dapat mengarah pada infeksi. Mama sebaiknya tidak memencet atau mencoba mengeluarkan cairan dari luka sendiri.

Artikel lainnya: Perubahan Hormon Setelah Melahirkan dan Cara Menstabilkannya

5. Muncul bau tidak biasa

Bau yang tidak biasa dari area jahitan dapat menjadi salah satu tanda adanya infeksi, terutama jika muncul bersama cairan dari luka.

Perubahan tersebut berbeda dari bau darah nifas yang memang dapat muncul selama masa setelah persalinan. Mama dapat menyampaikan perubahan bau kepada dokter atau bidan agar kondisi luka dapat diperiksa secara langsung.

6. Demam

Demam setelah persalinan perlu diperhatikan karena dapat menjadi tanda infeksi, termasuk infeksi pada luka perineum.

Mama sebaiknya segera menghubungi tenaga kesehatan jika demam muncul bersama nyeri yang semakin berat, kemerahan, pembengkakan, atau keluarnya cairan dari jahitan. Pemeriksaan membantu menentukan sumber demam dan penanganan yang sesuai.

7. Luka tampak terbuka

banner

Luka jahitan yang tampak menganga atau terbuka kembali perlu diperiksa oleh tenaga kesehatan. Kondisi ini dikenal sebagai perineal wound breakdown dan dapat berkaitan dengan infeksi atau perdarahan di bawah jahitan.

Mama juga perlu segera diperiksa jika luka terbuka disertai nyeri yang meningkat, perdarahan baru, cairan seperti nanah, atau bau tidak biasa.

RCOG menyebutkan bahwa nyeri yang meningkat, kemerahan dan pembengkakan, keluarnya cairan seperti nanah, bau tidak biasa, demam, serta luka yang terbuka kembali merupakan tanda yang perlu mendapatkan pemeriksaan.

Rasa gatal atau sedikit perih saja belum tentu menunjukkan infeksi karena jaringan memang dapat terasa berbeda selama penyembuhan. Perubahan yang semakin berat atau muncul bersamaan dengan beberapa tanda di atas sebaiknya tidak ditunda untuk diperiksakan.

Artikel lainnya: Penyebab Perdarahan Postpartum setelah Melahirkan

Apa Penyebab Jahitan Pasca Melahirkan Bisa Terinfeksi?

Infeksi dapat terjadi ketika bakteri masuk ke area luka selama proses penyembuhan. Penyebab infeksi jahitan pasca melahirkan juga dapat berkaitan dengan luka yang terbuka kembali atau adanya perdarahan di bawah jahitan.

Beberapa kondisi yang perlu diperhatikan meliputi:

  • Luka mengalami infeksi sehingga proses penyembuhan terganggu.
  • Jahitan mengalami tekanan akibat penumpukan darah di bawah luka.
  • Luka terbuka kembali setelah sebelumnya dijahit.
  • Kebersihan area perineum kurang terjaga.
  • Kondisi kesehatan tertentu dapat memengaruhi proses penyembuhan luka.

RCOG menjelaskan bahwa infeksi atau perdarahan di bawah jahitan dapat menyebabkan luka perineum mengalami wound breakdown, yaitu luka terbuka kembali sebelum sembuh sepenuhnya.

Cara Merawat Jahitan untuk Mencegah Infeksi

Perawatan sehari-hari membantu menjaga area luka tetap bersih selama proses pemulihan. Cara merawat jahitan pasca melahirkan dapat dilakukan melalui beberapa kebiasaan sederhana berikut:

  • Cuci tangan sebelum dan sesudah mengganti pembalut atau membersihkan area perineum.
  • Bersihkan area perineum menggunakan air secara rutin.
  • Hindari menggosok area jahitan karena dapat menyebabkan iritasi.
  • Keringkan area tersebut secara perlahan setelah dibersihkan.
  • Ganti pembalut nifas secara teratur.
  • Gunakan pakaian dalam yang bersih dan nyaman.
  • Hindari penggunaan sabun, krim, minyak, atau produk tertentu pada luka kecuali dianjurkan tenaga kesehatan.
  • Minum cukup air dan konsumsi makanan bergizi untuk mendukung proses pemulihan tubuh.
  • Cegah sembelit agar Mama tidak perlu mengejan terlalu kuat saat buang air besar.
  • Ikuti petunjuk penggunaan obat atau perawatan yang diberikan dokter atau bidan.

Mama juga dapat memperhatikan kondisi jahitan setiap hari tanpa perlu terlalu sering menyentuh atau memeriksa luka. Perubahan yang terasa berbeda dari hari sebelumnya dapat menjadi informasi penting ketika Mama berkonsultasi kepada tenaga kesehatan.

Artikel lainnya: Panduan Perawatan Luka Perineum Usai Melahirkan Agar Mama Cepat Pulih

Kapan Harus Segera ke Dokter?

Mama sebaiknya segera menghubungi dokter atau bidan jika muncul perubahan yang mengarah pada infeksi atau gangguan penyembuhan luka. Pemeriksaan lebih cepat membantu tenaga kesehatan menentukan penyebab keluhan dan memberikan perawatan yang sesuai.

Beberapa kondisi yang perlu segera diperiksakan meliputi:

  • Demam setelah persalinan.
  • Nyeri pada jahitan semakin berat.
  • Kemerahan atau pembengkakan semakin bertambah.
  • Keluar nanah atau cairan yang tidak biasa.
  • Muncul bau tidak biasa dari area jahitan.
  • Terjadi perdarahan baru dari luka.
  • Luka tampak terbuka atau jahitan pasca melahirkan lepas.
  • Mama merasa kondisi tubuh semakin tidak nyaman atau kurang sehat.
  • Mama mengalami gangguan dalam mengontrol buang air besar atau buang angin, terutama setelah robekan derajat 3 atau 4.
  • Tinja atau gas keluar melalui vagina.

RCOG menyarankan pemeriksaan jika terdapat tanda infeksi seperti nyeri yang meningkat, kemerahan, pembengkakan, keluarnya cairan seperti nanah, bau tidak biasa, atau demam. Luka yang terbuka kembali juga perlu dinilai oleh tenaga kesehatan untuk menentukan penanganan selanjutnya.

Berapa Lama Jahitan Perineum Sembuh?

Proses penyembuhan jahitan dapat berbeda pada setiap Mama, terutama berdasarkan kedalaman luka dan kondisi jaringan.

Pertanyaan “kapan jahitan melahirkan sembuh?” tidak memiliki satu jawaban yang berlaku untuk semua Mama karena robekan yang lebih dalam membutuhkan waktu pemulihan lebih panjang.

RCOG menyebutkan bahwa jahitan pada robekan perineum umumnya menggunakan benang yang dapat larut sendiri. Rasa nyeri atau tidak nyaman dapat berlangsung selama beberapa minggu, sedangkan pemulihan robekan yang lebih berat membutuhkan pemantauan lanjutan.

Mama dapat berfokus pada perubahan kondisi luka dari waktu ke waktu. Rasa tidak nyaman yang perlahan berkurang biasanya berbeda dari nyeri yang semakin kuat atau muncul kembali setelah sebelumnya membaik.

Jahitan setelah persalinan normal perlu dirawat secara rutin agar area luka tetap bersih dan proses penyembuhan dapat berlangsung optimal.

Mama dapat mengenali tanda yang perlu diperiksa, seperti nyeri yang semakin berat, kemerahan dan bengkak, cairan seperti nanah, bau tidak biasa, demam, atau luka yang terbuka kembali.

Yuk, unduh aplikasi Hallobumil dan daftarkan akun Mama untuk mendapatkan informasi seputar masa nifas, perawatan setelah persalinan, dan perkembangan Si Kecil sesuai tahapannya.

Mama juga dapat bergabung dengan komunitas Hallobumil dan mengikuti berbagai event edukatif untuk mendapatkan informasi serta berbagi pengalaman bersama Mama lainnya.

Jadilah orang tua super! Panduan 1000 Hari Pertama Kehidupan si kecil ada di sini. GRATIS.
image
image
image
image
0
0
Bagikan
Facebook
Twitter
WA
Belum ada komentar.
Login atau daftar dulu yuk ma biar bisa komen

Login/daftar yuk Ma

Tumbuh Bersama di 1000 Hari Pertama Si Kecil

Komunitas hangat untuk dapatkan tips, cerita inspiratif, dan teman baru pada 1000 hari pertama si kecil bersama Hallobumil
image