Makan Gorengan Saat Hamil, Boleh atau Berbahaya? Ini Penjelasan Lengkapnya
:strip_icc():format(webp)/hb-article/H5d2X0FPGDFamaR4P9USh/original/9b53ifz3tiyr04qoyju6ipc7phs1umvd.png)
Kehamilan sering kali membuat selera makan berubah. Ada ibu hamil yang jadi gemar makanan asam, pedas, bahkan tidak sedikit yang ngidam gorengan. Namun, muncul pertanyaan, bolehkah ibu hamil makan gorengan?
Seperti yang Mama ketahui, gorengan yang lezat memiliki kandungan lemak jenuh dan kalori tinggi. Oleh karenanya, mari cari tahu dampak makan gorengan saat hamil lewat ulasan berikut ini.
Artikel lainnya: Inilah Pola Makan Ibu Hamil yang Benar, Jangan Sembarangan!
Bahaya kebanyakan makan gorengan saat hamil
Secara umum, ibu hamil membutuhkan nutrisi seimbang, yakni protein, karbohidrat kompleks, lemak sehat, vitamin, dan mineral.
Sementara itu, gorengan cenderung tinggi lemak jenuh dan kalori, tetapi rendah nutrisi penting. Jika dikonsumsi berlebihan, terdapat beberapa bahaya makan gorengan saat hamil yang perlu Mama waspadai, berikut di antaranya:
1. Meningkatkan risiko kenaikan berat badan berlebihan
Selama kehamilan, kenaikan berat badan memang normal. Namun, jika terlalu berlebihan, risiko komplikasi seperti tekanan darah tinggi bisa meningkat.
Menurut Centers for Disease Control and Prevention, kelebihan berat badan saat hamil dapat meningkatkan risiko komplikasi pada Mama dan bayi.
Makanan tinggi lemak dan kalori seperti gorengan bisa berkontribusi terhadap lonjakan berat badan jika dikonsumsi terlalu sering.
2. Meningkatkan risiko diabetes gestasional
Gorengan sering kali dibuat dari tepung olahan dan digoreng dalam minyak. Kombinasi karbohidrat sederhana dan lemak jenuh bisa memengaruhi kadar gula darah.
Pola makan tinggi kalori dan rendah nutrisi bisa berkontribusi terhadap gangguan metabolisme selama kehamilan. Efek makan gorengan saat hamil bisa mengakibatkan risiko diabetes gestasional.
3. Gangguan pencernaan dan asam lambung
Ibu hamil sering mengalami heartburn atau rasa panas di dada akibat perubahan hormon dan tekanan rahim yang membesar. Kebanyakan makan gorengan saat hamil yang mengandung lemak ini bisa memperparah kondisi tersebut.
Ketika mengonsumsi makanan tinggi lemak, ini dapat memperlambat pengosongan lambung dan memperparah refluks asam selama kehamilan.
Artikel lainnya: Bolehkah Ibu Hamil Makan Durian? Ini Kata Ahli
4. Paparan lemak trans dari minyak berulang pakai
Minyak yang digunakan berulang kali dapat menghasilkan lemak trans dan senyawa berbahaya akibat proses oksidasi. Lemak trans diketahui dapat meningkatkan risiko peradangan dan gangguan kardiovaskular.
Oleh karenanya, konsumsi lemak trans sebaiknya dibatasi seminimal mungkin karena berdampak buruk bagi kesehatan jantung.
5. Risiko kualitas nutrisi janin
Janin membutuhkan asupan nutrisi optimal untuk tumbuh kembangnya. Jika Mama terlalu sering mengonsumsi makanan rendah nutrisi seperti gorengan, asupan zat gizi penting seperti zat besi, asam folat, dan protein bisa kurang optimal.
Padahal, nutrisi Mama selama kehamilan berperan penting dalam perkembangan janin, termasuk perkembangan otak dan organ vital.
Tips Aman konsumsi gorengan untuk ibu hamil
Supaya lebih aman mengonsumsi gorengan saat hamil, terdapat beberapa tips yang bisa Mama coba, yaitu:
1. Perhatikan porsi
Kunci utama adalah mengonsumsi gorengan tidak setiap hari. Batasi hanya sesekali, misalnya seminggu sekali dalam jumlah kecil. Ibu hamil disarankan menjaga pola makan seimbang dan membatasi makanan tinggi lemak serta gula agar berat badan tetap ideal.
2. Pilih jenis gorengan yang lebih sehat
Tidak semua gorengan sama. Hindari gorengan dengan isian olahan tinggi sodium seperti sosis atau bakso. Lebih baik pilih gorengan berbahan dasar sayuran seperti tempe atau tahu, karena masih mengandung protein nabati.
Protein dan serat dibutuhkan untuk Mama karena dapat menunjang pertumbuhan janin dan kesehatan pencernaan.
Artikel lainnya: Bolehkah Makan Pedas Saat Hamil?
3. Perhatikan kualitas minyak
Jika ingin makan gorengan saat hamil, lebih aman membuatnya sendiri di rumah dengan minyak baru dan tidak digunakan berulang kali.
Hindari membeli gorengan yang terlihat digoreng dengan minyak sangat gelap atau berbusa. Penggunaan minyak goreng berulang kali dapat menghasilkan zat berbahaya bagi tubuh.
4. Kombinasikan dengan makanan bergizi
Jika sudah makan gorengan, imbangi dengan konsumsi buah, sayur, dan air putih yang cukup agar keseimbangan nutrisi tetap terjaga. Perlu diketahui, makan seimbang selama kehamilan penting untuk mendukung kesehatan Mama dan bayi.
5. Perhatikan kondisi kesehatan pribadi
Jika memiliki riwayat diabetes gestasional, kolesterol tinggi, atau tekanan darah tinggi, sebaiknya Mama lebih ketat membatasi makanan berlemak. Konsultasikan dengan dokter kandungan mengenai pola makan yang sesuai.
Kalau masih sering galau soal pilihan makanan selama hamil, yuk download aplikasi Hallobumil untuk mendapatkan panduan nutrisi harian yang praktis dan sesuai trimester.
Selain itu, gabung juga ke komunitas WhatsApp Hallobumil supaya bisa sharing pengalaman dan tanya langsung dengan sesama ibu hamil.
Mama juga bisa memanfaatkan health tools untuk menghitung HPL agar makin siap menyambut kelahiran si kecil. Jangan lupa ikuti event edukatif Hallobumil bersama para ahli supaya makin paham cara menjaga kehamilan tetap sehat.





:strip_icc():format(webp)/hb-article/TmBwmXyvvc5fBmDgsYa09/original/0kram-saat-hamil-ini-solusinya.jpg)
:strip_icc():format(webp)/hb-article/e9NZTASpd1tc42Z4Gx9iu/original/0makanan-pantangan-ibu-hamil.jpg)
:strip_icc():format(webp)/hb-article/43Mtw78Lk1CKWAEEeYQRf/original/0kenaikan-berat-badan-selama-hamil-yang-normal.jpg)
