Artikel/Kehamilan/Keringat Berlebih Saat Hamil Trimester 3, Berbahayakah?

Keringat Berlebih Saat Hamil Trimester 3, Berbahayakah?

Siti Nurmayani Putri | Diterbitkan pada 28 April 2026
Ditinjau oleh Tim Ahli Hallobumil
Bagikan
Facebook
Twitter
WhatsApp
copylink
Peningkatan metabolisme menjelang persalinan membuat tubuh Mama cepat gerah. Pahami fakta medis di balik keringat berlebih saat hamil trimester 3, kapan harus waspada, dan cara mengatasinya.
keringat-berlebih-menjelang-persalinan-apakah-normal-atau-perlu-khawatir

Keringat berlebih saat hamil trimester 3 adalah kondisi yang cukup umum dialami oleh banyak ibu hamil. Memasuki akhir kehamilan, tubuh mengalami berbagai perubahan signifikan, mulai dari peningkatan hormon hingga beban metabolisme yang semakin tinggi.

Hal ini membuat Mama lebih mudah merasa panas dan berkeringat, bahkan saat tidak melakukan aktivitas berat.

Kondisi ini sering kali disebut juga sebagai hiperhidrosis saat hamil, dan biasanya tidak berbahaya selama tidak disertai gejala lain yang mengkhawatirkan.

Mengapa Ibu Hamil Lebih Banyak Berkeringat di Trimester 3

Penyebab keringat berlebih ibu hamil di trimester ketiga umumnya berkaitan dengan perubahan hormonal. Hormon estrogen dan progesteron yang meningkat dapat memengaruhi sistem pengatur suhu tubuh, sehingga tubuh lebih cepat memproduksi keringat untuk menyesuaikan suhu.

Selain itu, volume darah yang meningkat selama kehamilan membuat jantung bekerja lebih keras. Hal ini meningkatkan suhu tubuh inti sehingga tubuh merespons dengan mengeluarkan keringat lebih banyak.

Inilah alasan mengapa keringat saat hamil tua sering terasa lebih intens dibanding trimester sebelumnya.Faktor lain yang memicu adalah bertambahnya berat badan dan ukuran janin.

Tubuh bekerja ekstra untuk menopang kehamilan, sehingga metabolisme meningkat dan menghasilkan lebih banyak panas. Kondisi ini memicu keluarnya keringat sebagai mekanisme alami tubuh untuk mendinginkan diri.

Apakah Keringat Berlebih Saat Hamil Normal

Secara umum, keringat berlebih saat hamil trimester 3 adalah hal yang normal. Ini merupakan bagian dari adaptasi tubuh terhadap perubahan fisik dan hormonal selama kehamilan. Selama tidak disertai gejala lain seperti demam tinggi atau pusing berat, kondisi ini tidak perlu dikhawatirkan.

Namun, penting bagi Mama untuk tetap memperhatikan kondisi tubuh. Keringat yang keluar berlebihan di malam hari (night sweats) juga cukup umum terjadi akibat perubahan hormon yang memengaruhi sistem saraf otonom.

Meskipun normal, rasa tidak nyaman yang ditimbulkan bisa mengganggu kualitas tidur dan aktivitas sehari-hari. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara mengelolanya dengan tepat.

Tanda Keringat Berlebih yang Perlu Diwaspadai

Walaupun umumnya normal, ada beberapa kondisi keringat berlebih yang perlu diwaspadai. Jika keringat disertai dengan demam, bisa jadi itu tanda adanya infeksi dalam tubuh. Infeksi pada ibu hamil perlu segera ditangani karena dapat berdampak pada kesehatan Mama dan janin.

Keringat berlebih juga perlu diperhatikan jika disertai dengan jantung berdebar, tremor, atau penurunan berat badan drastis. Hal ini bisa mengarah pada gangguan tiroid seperti hipertiroidisme.

Selain itu, jika Mama merasa lemas berlebihan, pusing, atau bahkan pingsan, kondisi ini bisa berkaitan dengan dehidrasi atau tekanan darah rendah. Segera konsultasikan ke dokter untuk memastikan penyebabnya.

Cara Mengatasi Keringat Berlebih Saat Hamil Trimester 3

Ada beberapa cara mengatasi keringat berlebih hamil yang bisa dilakukan agar Mama tetap nyaman. Salah satunya adalah mengenakan pakaian berbahan katun yang menyerap keringat dan tidak membuat gerah.

Mama juga disarankan untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi dengan minum air putih yang cukup. Cairan yang cukup membantu tubuh mengatur suhu dengan lebih baik.

Menghindari ruangan panas dan memastikan sirkulasi udara yang baik juga sangat penting. Gunakan kipas angin atau AC jika diperlukan untuk membantu menjaga suhu tubuh tetap stabil.

Selain itu, mandi dengan air hangat (bukan panas) dapat membantu menyegarkan tubuh dan mengurangi produksi keringat. Mama juga bisa menggunakan bedak khusus atau deodoran yang aman untuk ibu hamil jika diperlukan.

Apakah Keringat Berlebih Berdampak pada Janin?

Keringat berlebih saat hamil trimester 3 umumnya tidak berdampak langsung pada janin. Kondisi ini lebih berkaitan dengan sistem pengaturan suhu tubuh Mama, bukan gangguan pada perkembangan bayi.

Namun, jika keringat berlebih menyebabkan dehidrasi pada Mama, maka hal ini bisa memengaruhi kondisi cairan ketuban dan kesehatan Mama secara keseluruhan. Oleh karena itu, menjaga asupan cairan sangat penting selama kehamilan.

Selama Mama menjaga pola hidup sehat, makan bergizi, dan cukup minum, kondisi ini tidak perlu menjadi kekhawatiran besar. Tetap lakukan kontrol rutin ke dokter untuk memastikan kehamilan berjalan dengan baik.

Keringat berlebih saat hamil trimester 3 merupakan kondisi yang umum dan biasanya tidak berbahaya. Penyebab utamanya adalah perubahan hormon, peningkatan metabolisme, dan suhu tubuh yang lebih tinggi.

Meski begitu, Mama tetap perlu waspada jika muncul gejala lain yang tidak biasa. Dengan menerapkan cara mengatasi keringat berlebih hamil yang tepat, Mama bisa tetap nyaman menjalani masa akhir kehamilan.

Kalau ingin memantau perkembangan kehamilan dengan lebih praktis, coba download aplikasi Hallobumil. Banyak fitur yang bisa bantu Mama memahami perubahan tubuh, termasuk soal keringat saat hamil tua.

Coba juga sharing langsung dengan sesama ibu hamil dengan bergabung ke komunitas WhatsApp Hallobumil. Di sana Mama bisa bertanya dan berbagi pengalaman, termasuk soal hiperhidrosis saat hamil yang mungkin juga dirasakan Mama lain.

Mama juga bisa cari tahu kapan perkiraan lahir Si Kecil dengan Kalkulator HPL Hallobumil. Tinggal masukkan tanggal haid terakhir, langsung dapat perkirannya!

Untuk mendapat insight langsung dari para ahli, yuk ikuti berbagai eventHallobumil. Mulai dari webinar sampai kelas kehamilan, semuanya dirancang untuk menemani perjalananmu hingga persalinan.

Jadilah orang tua super! Panduan 1000 Hari Pertama Kehidupan si kecil ada di sini. GRATIS.
image
image
image
image
7
3
Bagikan
Facebook
Twitter
WA
AP

tapi aku gak suka mandi air hangat malah tambah gera huhu

  • 3
Admin MIMA

Hai Ma, mandi air hangat bisa membuat tubuh lebih relaks sekaligus meredakan nyeri otot loh Ma.. untuk suhu kepanasan nya dapat disesuaikan dengan keinginan Mama dan mandi air hangat tidak perlu lama-lama ya Ma. :) ^sr

  • 0
DA

Aku mandi 3 kali sehari, kl engga gobyoss krna non AC

  • 0
Admin MIMA

Hai Mama, terima kasih ya atas sharing nya. Semoga Mama selalu sehat ya Ma. :) ^sr

  • 0
SA

auto rajin mandi pas tm3😂

  • 0
Admin MIMA

Hai Mama, terima kasih ya atas sharing nya. Semoga Mama selalu sehat ya Ma. :) ^sr

  • 0

Nikmati Perjalanan Kehamilan Bersama Bumil Lainnya

Gabung dan temui teman, tips, dan cerita inspiratif di komunitas Hallobumil untuk lewati masa hamil dengan penuh dukungan
image