Artikel/Kehamilan/Gatal-Gatal Saat Hamil, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Gatal-Gatal Saat Hamil, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Tia Reisha | Diterbitkan pada 05 Maret 2026
Bagikan
Facebook
Twitter
WhatsApp
copylink
Gatal-gatal saat hamil bisa disebabkan perubahan hormon, kulit kering, atau kondisi tertentu. Kenali penyebabnya dan cara mengatasi gatal saat hamil dengan aman. Simak selengkapnya di sini.
gatal-gatal-saat-hamil-ini-penyebab-dan-cara-mengatasinya

Gatal-gatal saat hamil adalah keluhan yang sangat umum dan biasanya bukan tanda bahaya. Penyebabnya adalah peregangan pada permukaan kulit serta fluktuasi hormon yang signifikan.

Meski normal, rasa gatal yang berlebihan tentu dapat mengganggu kualitas istirahat dan kenyamanan Mama sehari-hari. Oleh karena itu, memahami pemicu dan cara mengatasi gatal-gatal pada ibu hamil sangat dibutuhkan!

Penyebab Gatal-gatal saat Hamil

Munculnya rasa gatal yang intens sering kali membuat Mama bertanya-tanya mengenai kenapa ibu hamil gatal-gatal. Berdasarkan informasi medis, terdapat berbagai faktor internal maupun eksternal yang memengaruhinya.

Berikut adalah 10 penyebab gatal gatal pada ibu hamil yang paling umum terjadi:

  1. Peregangan jaringan kulit: Kulit perut dan payudara yang melar drastis seiring pertumbuhan janin menyebabkan kelembapan alami berkurang dan memicu gatal.
  2. Fluktuasi hormon: Perubahan hormon yang signifikan selama masa kehamilan membuat saraf pada permukaan kulit menjadi jauh lebih sensitif.
  3. Peningkatan aliran darah: Volume darah yang bertambah untuk menunjang janin dapat memicu sensasi hangat dan gatal pada permukaan kulit.
  4. Dehidrasi kulit: Perubahan metabolisme mempercepat hilangnya cairan pada kulit, sehingga kulit menjadi kering, bersisik, dan mudah teriritasi.
  5. PUPPP (pruritic urticarial papules and plaques of pregnancy): PUPPP ditandai dengan munculnya ruam kemerahan yang sangat gatal di area stretch marks pada trimester ketiga.
  6. Prurigo kehamilan: Munculnya bintil kecil menyerupai gigitan serangga akibat reaksi sistem kekebalan tubuh Mama yang menyesuaikan diri dengan kehamilan.
  7. Biang keringat: Suhu tubuh yang meningkat memicu produksi keringat berlebih yang dapat menyumbat pori-pori di area lipatan kulit.
  8. Peningkatan reaksi alergi: Kondisi kulit yang sensitif membuat Mama lebih mudah bereaksi terhadap bahan kimia atau pewangi pada sabun dan detergen.
  9. Kambuhnya eksim: Perubahan sistem kekebalan tubuh selama hamil dapat memicu munculnya kembali gejala eksim bagi Mama yang memiliki riwayat alergi.
  10. Kolestasis intrahepatik: Terganggunya aliran empedu di hati menyebabkan garam empedu menumpuk di bawah jaringan kulit dan memicu gatal yang sangat intens.

Artikel lainnya: 7 Masalah Kulit Ibu Hamil yang Sering Terjadi & Penyebabnya

Cara Mengatasi Gatal-gatal saat Hamil

Mama tidak disarankan untuk menggaruk area yang gatal secara kasar karena dapat memicu iritasi dan luka infeksi. Berikut adalah cara mengatasi gatal-gatal pada ibu hamil secara medis dan mandiri:

1. Menjaga kelembapan kulit secara intensif

Mengoleskan pelembap setelah mandi adalah langkah mendasar untuk membantu memperkuat lapisan kulit yang meregang agar tidak mudah kering dan gatal. Pilih produk yang bebas parfum dan mengandung bahan menenangkan seperti ceramide atau shea butter.

2. Memilih pakaian yang tepat

Pakaian memegang peranan penting dalam kenyamanan kulit Mama selama masa kehamilan. Ini adalah tips pilih pakaian yang bisa meminimalisir gatal-gatal saat hamil:

  • Bahan katun: Gunakan serat alami yang memungkinkan kulit untuk "bernapas".
  • Ukuran longgar: Hindari pakaian ketat yang dapat bergesekan langsung dengan area kulit yang sensitif.
  • Sirkuasi udara: Pastikan pakaian tidak memerangkap panas tubuh agar tidak memicu biang keringat.

3. Melakukan kompres dingin

Untuk meredakan rasa gatal yang muncul tiba-tiba, Mama bisa menggunakan kompres handuk dingin di area yang bermasalah. Suhu rendah efektif untuk menenangkan ujung saraf di kulit dan memberikan efek mati rasa sementara pada rasa gatal.

4. Menghindari air mandi terlalu panas

Air yang terlalu panas dapat meluruhkan minyak alami kulit dan memperparah kondisi kulit kering. Gunakan air suhu ruang atau hangat kuku, serta batasi waktu mandi agar kelembapan kulit tetap terjaga.

5. Menggunakan obat medis sesuai anjuran

Jika langkah mandiri tidak cukup, konsultasikan mengenai penggunaan obat gatal-gatal untuk ibu hamil kepada dokter. Biasanya, dokter akan meresepkan losion calamine atau salep antihistamin dosis rendah yang telah teruji keamanannya bagi perkembangan janin.

6. Memakai humidifier di dalam ruangan

Udara yang kering dapat menarik kelembapan dari kulit Mama dan memperparah rasa gatal. Menggunakan humidifier atau alat pelembap udara di kamar tidur sangat membantu menjaga kelembapan udara. 

Tanda Gatal yang Berbahaya pada Ibu Hamil

Mama perlu waspada apabila rasa gatal terasa sangat hebat di area telapak tangan serta telapak kaki, terutama pada malam hari tanpa disertai ruam. Kondisi ini bisa menjadi indikasi awal kolestasis kehamilan yang memengaruhi fungsi hati.

Segera lakukan pemeriksaan medis jika gatal disertai dengan mata yang tampak menguning, warna urine gelap, atau rasa mual yang ekstrem. Deteksi dini sangat krusial untuk memastikan proses kehamilan tetap berjalan dengan aman.

Gatal-gatal saat hamil memang dapat mengganggu kenyaman sehingga perlu perawatan kulit yang tepat agar rasa tidak nyaman itu dapat diredam. Jagalah kebersihan diri dan hidrasi tubuh agar kulit tetap sehat selama masa penantian buah hati.

Mau dapat informasi lengkap mengenai tips kesehatan selama masa kehamilan? Yuk, gabung Komunitas Hallobumil dan temukan berbagai cerita seru serta dukungan dari Mama lainnya.

Jangan lupa juga untuk segera download aplikasi Hallobumil agar Mama bisa memantau tumbuh kembang si Kecil dengan lebih praktis. 

Selain dapat berbagai panduan kesehatan yang lengkap dan terpercaya, Mama juga bisa bertukar cerita, menghitung HPL, dapat berbagai tips bermanfaat, hingga ikut event Hallobumil yang seru bersama ribuan Mama lainnya!


Jadilah orang tua super! Panduan 1000 Hari Pertama Kehidupan si kecil ada di sini. GRATIS.
image
image
image
image
19
29
Bagikan
Facebook
Twitter
WA
FL

gimana ya caranya agar merasakan kontraksi?

  • 3
Admin MIMA

Hai Mama, untuk merangsang persalinan banyak jalan kaki, senam hamil di bawah bimbingan instruktur ahli, hilangkan rasa cemas, dan berhubungan intim dengan Papa 😊 ^ak

  • 0
J

biar lahiran cepet harus makan apa

  • 2
Admin MIMA

Hai Mama, untuk merangsang persalinan banyak jalan kaki, senam hamil di bawah bimbingan instruktur ahli, hilangkan rasa cemas, dan berhubungan intim dengan Papa 😊 ^ak

  • 0
M

kulit terasa kering dan juga gatal gimana cara mengatasinya tampilkan selengkapnya

  • 1
Admin MIMA

Hai Mama, hal ini dipicu karena perubahan hormon yang menjadikan kulit sensitif. Untuk mengatasinya bisa menggunakan minyak zaitun atau babby oil, gunakan pakaian berbahan katun dan lembut. Jika tidak kunjung membaik sebaiknya periksa dengan dokter :) ^aw

  • 0
RM

Gimna ya caranya kontraksi

  • 1
Admin MIMA

Hai Mama, untuk merangsang persalinan banyak jalan kaki, senam hamil di bawah bimbingan instruktur ahli, hilangkan rasa cemas, dan berhubungan intim dengan Papa 😊 ^ak

  • 0
Apriliana Dewi

kalau saya gatal seluruh badan...kaya kaligata gitu 🥲 harus tampilkan selengkapnya

  • 0

Nikmati Perjalanan Kehamilan Bersama Bumil Lainnya

Gabung dan temui teman, tips, dan cerita inspiratif di komunitas Hallobumil untuk lewati masa hamil dengan penuh dukungan
image