Suntik KB 3 Bulan: Cara Kerja, Kelebihan, & Kekurangannya
:strip_icc():format(webp)/hb-article/BNMqgCzK80fYf437ELO_1/original/h4ts3ndw9qa44t0gkcj5cekwgw22m4n6.png)
Suntik KB 3 bulan merupakan salah satu metode kontrasepsi hormonal yang cukup populer di Indonesia. Metode ini banyak dipilih karena praktis, tidak perlu diminum setiap hari, serta memiliki tingkat keberhasilan yang tinggi dalam mencegah kehamilan.
Meski demikian, sebelum memutuskan menggunakannya, penting bagi setiap perempuan untuk memahami cara kerja suntik KB 3 bulan, waktu efektivitasnya, serta kelebihan kekurangan suntik KB 3 bulan agar bisa menyesuaikan dengan kondisi tubuh masing-masing.
Artikel lainnya: Suntik KB 1 Bulan: Cara Kerja, Kelebihan & Kekurangannya
Apa Itu Suntik KB 3 Bulan?
Suntik KB 3 bulan adalah alat kontrasepsi suntik yang mengandung hormon progesteron (medroxyprogesteroneacetate/DMPA). Suntikan ini diberikan setiap 12 minggu sekali oleh tenaga kesehatan untuk mencegah terjadinya kehamilan.
Hormon progesteron dalam suntik KB bekerja dengan beberapa mekanisme utama, antara lain menghambat pelepasan sel telur (ovulasi), menebalkan lendir serviks sehingga sperma sulit masuk ke rahim, serta menipiskan lapisan dinding rahim sehingga sel telur yang telah dibuahi sulit menempel. Inilah yang disebut sebagai cara kerja suntik KB 3 bulan.
Perbedaan utama dengan suntik KB 1 bulan dan 2 bulan
Perbedaan utama suntik KB 3 bulan dengan suntik KB 1 bulan dan 2 bulan terletak pada kandungan hormon dan frekuensi penyuntikan.
Suntik KB 1 bulan mengandung kombinasi hormon estrogen dan progesteron sehingga harus dilakukan setiap 4 minggu, sedangkan suntik KB 3 bulan hanya mengandung progesteron dan cukup disuntikkan setiap 12 minggu.
Untuk suntik KB 2 bulan, penggunaannya relatif lebih jarang dan umumnya tidak sepopuler dua jenis lainnya di Indonesia.
Dari sisi efek samping, jenis kontrasepsi ini lebih sering dikaitkan dengan haid tidak teratur setelah suntik KB 3 bulan, terutama pada bulan-bulan awal pemakaian.
Artikel lainnya: Suntik KB 2 Bulan: Cara Kerja, Kelebihan & Kekurangannya
Kapan Suntik KB 3 Bulan Mulai Efektif Mencegah Kehamilan?
Banyak perempuan bertanya kapan suntik KB 3 bulan efektif dalam mencegah kehamilan. Jika suntikan pertama dilakukan pada 1–7 hari pertama haid, maka perlindungan terhadap kehamilan bisa langsung efektif.
Namun, jika suntikan dilakukan di luar waktu tersebut, biasanya dibutuhkan metode kontrasepsi tambahan seperti kondom selama 7 hari pertama setelah penyuntikan.
Efektivitas suntik KB 3 bulan sangat bergantung pada ketepatan jadwal suntikan ulang. Jika terlambat lebih dari 2 minggu dari jadwal seharusnya, risiko kehamilan dapat meningkat.
Keunggulan Suntik KB 3 Bulan
Suntik KB 3 bulan menjadi pilihan banyak perempuan karena menawarkan berbagai keunggulan yang mendukung perencanaan kehamilan secara praktis dan efektif.
1. Efektivitasnya tinggi mencegah kehamilan
Salah satu keunggulan utama suntik KB 3 bulan adalah efektivitasnya yang sangat tinggi. Jika digunakan dengan benar dan tepat waktu, tingkat keberhasilannya mencapai lebih dari 99% dalam mencegah kehamilan.
Hal ini membuat metode ini menjadi pilihan favorit bagi perempuan yang menginginkan kontrasepsi jangka menengah tanpa harus repot setiap hari.
2. Praktis digunakan
Suntik KB 3 bulan tergolong sangat praktis karena hanya perlu dilakukan empat kali dalam setahun. Pengguna tidak perlu mengingat konsumsi harian seperti pil KB, sehingga cocok bagi perempuan dengan aktivitas padat atau yang sering lupa minum obat.
3. Aman untuk ibu menyusui
Keunggulan lainnya, suntik KB 3 bulan aman digunakan oleh ibu menyusui karena tidak mengandung hormon estrogen yang dapat memengaruhi produksi ASI. Oleh karena itu, metode ini sering direkomendasikan untuk ibu setelah melahirkan.
4. Tidak memengaruhi hubungan seksual
Penggunaan suntik KB 3 bulan tidak mengganggu kenyamanan saat berhubungan intim. Tidak ada alat yang perlu dipasang atau dilepas, serta tidak memengaruhi sensasi seksual pasangan.
Artikel lainnya: Setelah Suntik Kb 1 Bulan, Bolehkah Langsung Berhubungan?
Kekurangan dan Efek Samping Suntik KB 3 Bulan
Meski memiliki banyak manfaat, suntik KB 3 bulan juga tidak lepas dari kekurangan dan efek samping yang perlu dipahami sebelum menggunakannya. Berikut sejumlah efek samping suntik KB 3 bulan yang bisa terjadi:
1. Perubahan pola menstruasi
Efek samping suntik KB 3 bulan yang paling sering terjadi adalah perubahan siklus haid. Banyak pengguna mengalami haid tidak teratur setelah suntik KB 3 bulan, mulai dari bercak ringan, haid berkepanjangan, hingga tidak haid sama sekali (amenore)
Kondisi ini umumnya tidak berbahaya, tetapi bisa menimbulkan kekhawatiran bagi sebagian perempuan.
2. Sakit kepala dan nyeri payudara
Sebagian pengguna juga mengeluhkan sakit kepala dan nyeri payudara, terutama pada awal pemakaian. Efek ini terjadi akibat penyesuaian tubuh terhadap hormon progesteron tambahan.
3. Peningkatan berat badan dan perubahan mood
Isu suntik KB 3 bulan bikin gemuk cukup sering dibicarakan. Beberapa Mama melaporkan adanya peningkatan berat badan akibat peningkatan nafsu makan dan perubahan metabolisme.
Selain itu, perubahan mood seperti mudah marah atau lebih sensitif juga bisa terjadi pada sebagian pengguna.
4. Muncul masalah kulit jerawat
Perubahan hormon akibat suntik KB 3 bulan dapat memicu munculnya jerawat pada sebagian perempuan, terutama yang memiliki kulit sensitif terhadap perubahan hormonal.
5. Penurunan kepadatan tulang dalam jangka panjang
Penggunaan suntik KB 3 bulan dalam jangka panjang dikaitkan dengan penurunan kepadatan tulang. Oleh karena itu, metode ini biasanya tidak disarankan digunakan terus-menerus selama bertahun-tahun tanpa evaluasi medis.
Artikel lainnya: 3 Tanda KB Implan Berhasil yang Perlu Mama Ketahui
Siapa yang Cocok Menggunakan Suntik KB 3 Bulan?
Suntik KB 3 bulan cocok untuk perempuan yang menginginkan kontrasepsi praktis, tidak ingin repot minum pil setiap hari, serta ibu menyusui yang membutuhkan metode KB aman.
Namun, metode ini kurang disarankan bagi perempuan dengan riwayat osteoporosis, gangguan perdarahan yang tidak jelas sebabnya, atau yang berencana hamil dalam waktu dekat karena kesuburan bisa membutuhkan waktu beberapa bulan untuk kembali normal setelah penghentian suntikan.
Setelah memahami secara menyeluruh tentang suntik KB 3 bulan, kini saatnya Mama melangkah lebih percaya diri dalam merencanakan kesehatan reproduksi.
Untuk mendapatkan informasi yang lebih lengkap dan terpercaya, Mama bisa mengunduh aplikasi Hallobumil yang menyediakan edukasi seputar KB, kehamilan, serta berbagai fitur pendukung kesehatan wanita.
Jangan ragu juga untuk bergabung ke komunitas Hallobumil agar bisa berbagi pengalaman dan bertanya langsung dengan sesama Mama maupun tenaga kesehatan.
Lengkapi perencanaan kehamilan dengan memanfaatkan health tools Kalkulator Masa Subur, serta ikuti berbagai event Hallobumil bersama para ahli untuk menambah wawasan dan memastikan setiap keputusan kesehatan yang Mama ambil benar-benar tepat dan sesuai dengan kebutuhan tubuh





:strip_icc():format(webp)/hb-article/o7jCGocZocavUFWpZEDx4/original/349apakah-asi-mama-cukup-untuk-si-kecil-by-buritora-shutterstock.jpg)
:strip_icc():format(webp)/hb-article/r4I9cSAfdyIP6TxoGimD3/original/350peran-ayah-saat-ibu-berisitirahat-pasca-melahirkan-by-paulaphoto-shutterstock.jpg)
:strip_icc():format(webp)/hb-article/j90O2i5oTBWo6UpkmCHAh/original/346bagaimana-mengetahui-apakah-bayi-cukup-asi-by-atstock-productions-shutterstock.jpg)
