Artikel/Pasca Kehamilan/Pil KB Andalan: Cara Kerja, Aturan Minum, & Efek Sampingnya

Pil KB Andalan: Cara Kerja, Aturan Minum, & Efek Sampingnya

Siti Nurmayani Putri | Diterbitkan pada 31 Desember 2025
Ditinjau oleh Tim Ahli Hallobumil
Bagikan
Facebook
Twitter
WhatsApp
copylink
Pil KB Andalan adalah salah satu pilihan kontrasepsi yang populer dan terjangkau di Indonesia. Sebelum mulai, kenali varian produknya, panduan minum, dan efek samping yang perlu Mama waspadai.
pil-kb-andalan-cara-kerja-aturan-minum-efek-sampingnya

Pil KB Andalan merupakan salah satu kontrasepsi oral yang banyak digunakan oleh perempuan Indonesia karena praktis, mudah didapat, dan relatif terjangkau.

Meski terdengar sederhana, penggunaan pil KB tetap memerlukan pemahaman yang benar agar efektivitasnya optimal dan risiko efek samping bisa diminimalkan.

Untuk itu, ada baiknya Mama mempelajari serba-serbi Pil KB Andalan sebelum mengonsumsinya. Yuk, cari tahu selengkapnya lewat artikel berikut ini.

Mengenal Pil KB Andalan

Pil KB Andalan adalah alat kontrasepsi hormonal berbentuk pil yang diminum setiap hari untuk mencegah kehamilan.

Produk ini mengandung hormon sintetis yang menyerupai hormon alami dalam tubuh perempuan, yaitu estrogen dan/atau progesteron, tergantung jenisnya.

Di Indonesia, harga pil KB Andalan relatif terjangkau dan bisa dibeli di apotek maupun fasilitas kesehatan tanpa prosedur rumit, sehingga menjadi pilihan populer bagi pasangan usia subur.

Cara Kerja Pil KB Andalan Mencegah Kehamilan

Sebagai kontrasepsi oral, pil KB Andalan bekerja dengan beberapa mekanisme sekaligus. Pertama, hormon di dalam pil akan menghambat pelepasan sel telur (ovulasi).

Kedua, pil ini menebalkan lendir serviks sehingga sperma sulit mencapai sel telur. Ketiga, pil mengubah lapisan dinding rahim sehingga tidak ideal untuk implantasi.

Kombinasi mekanisme ini membuat peluang kehamilan menjadi sangat kecil jika pil diminum secara teratur dan benar.

Jenis-Jenis Pil KB Andalan (Singkat)

Secara umum, jenis pil KB Andalan terbagi menjadi dua. Pertama adalah pil kombinasi yang mengandung estrogen dan progesteron, biasanya dikonsumsi oleh perempuan yang tidak sedang menyusui.

Kedua adalah pil progesteron saja (mini pill) yang sering direkomendasikan sebagai pil KB Andalan untuk ibu menyusui karena tidak mengganggu produksi ASI. Pemilihan jenis pil sebaiknya disesuaikan dengan kondisi kesehatan dan anjuran tenaga medis.

Dosis dan Cara Penggunaan Pil KB Andalan yang Benar

Penggunaan pil KB Andalan harus dilakukan dengan disiplin agar efektivitasnya tetap tinggi. Kesalahan waktu minum atau lupa minum pil dapat meningkatkan risiko kehamilan. Oleh karena itu, memahami cara minum pil KB Andalan yang benar menjadi hal yang sangat penting.

Kapan memulai minum pil

Pil KB Andalan biasanya mulai diminum pada hari pertama hingga hari kelima menstruasi. Jika diminum pada hari pertama haid, perlindungan terhadap kehamilan bisa langsung efektif. Namun bila dimulai di hari lain, dianjurkan menggunakan kontrasepsi tambahan selama 7 hari pertama.

Aturan minum harian

Pil KB Andalan diminum satu tablet setiap hari pada jam yang sama. Konsistensi waktu minum sangat berpengaruh terhadap efektivitas kontrasepsi oral ini.

Untuk memudahkan, banyak pengguna memilih waktu tertentu seperti setelah makan malam atau sebelum tidur.

Apa yang harus dilakukan jika lupa minum pil

Jika Mama lupa minum satu pil dan baru ingat kurang dari 24 jam, segera minum pil tersebut dan lanjutkan seperti biasa.

Namun jika lupa lebih dari satu pil atau terlambat lebih dari 48 jam, gunakan kontrasepsi tambahan dan ikuti petunjuk pada kemasan atau konsultasikan ke tenaga kesehatan.

Efek Samping yang Mungkin Dialami

Seperti kontrasepsi hormonal lainnya, efek samping pil KB Andalan bisa berbeda pada setiap orang. Efek yang umum meliputi mual, pusing, nyeri payudara, flek di luar jadwal haid, dan perubahan suasana hati.

Biasanya efek ini bersifat sementara dan akan berkurang setelah tubuh beradaptasi. Namun jika keluhan berat atau berkepanjangan, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter.

Interaksi Obat dan Kontraindikasi

Pil KB Andalan dapat berinteraksi dengan obat tertentu seperti antibiotik tertentu, obat epilepsi, dan jamu herbal yang dapat menurunkan efektivitasnya.

Selain itu, pil ini tidak dianjurkan bagi perempuan dengan riwayat penyakit tertentu seperti gangguan pembekuan darah, kanker payudara, atau tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol. Pemeriksaan dan konsultasi sebelum menggunakan pil KB sangat disarankan.

Ingin lebih yakin memilih kontrasepsi yang sesuai dengan kondisi tubuh Mama? Download aplikasi Hallobumil untuk mendapatkan informasi kesehatan reproduksi yang tepercaya dan mudah dipahami.

Jangan lupa, gabung ke komunitas Hallobumil, tempat berbagi pengalaman seputar KB, kehamilan, dan parenting bersama sesama perempuan.

Mama juga bisa mengikuti event Hallobumil bersama dokter dan pakar kesehatan, agar semakin percaya diri mengambil keputusan terbaik terkait kontrasepsi dan kesehatan keluarga.

Jadilah orang tua super! Panduan 1000 Hari Pertama Kehidupan si kecil ada di sini. GRATIS.
image
image
image
image
0
0
Bagikan
Facebook
Twitter
WA
Belum ada komentar.
Login atau daftar dulu yuk ma biar bisa komen

Login/daftar yuk Ma

Tumbuh Bersama di 1000 Hari Pertama Si Kecil

Komunitas hangat untuk dapatkan tips, cerita inspiratif, dan teman baru pada 1000 hari pertama si kecil bersama Hallobumil
image