Pil KB Andalan: Cara Kerja, Aturan Minum, & Efek Sampingnya
:strip_icc():format(webp)/hb-article/7hCZ_L1iCqR70DKegOVGZ/original/4w5c7zepktricmfomqf306jxgohb7l52.png)
Pil KB Andalan merupakan salah satu kontrasepsi oral yang banyak digunakan oleh perempuan Indonesia karena praktis, mudah didapat, dan relatif terjangkau.
Meski terdengar sederhana, penggunaan pil KB tetap memerlukan pemahaman yang benar agar efektivitasnya optimal dan risiko efek samping bisa diminimalkan.
Untuk itu, ada baiknya Mama mempelajari serba-serbi Pil KB Andalan sebelum mengonsumsinya. Yuk, cari tahu selengkapnya lewat artikel berikut ini.
Artikel lainnya: Kenali Jenis-Jenis Kontrasepsi serta Kelebihan dan Kekurangannya
Mengenal Pil KB Andalan
Pil KB Andalan adalah alat kontrasepsi hormonal berbentuk pil yang diminum setiap hari untuk mencegah kehamilan.
Produk ini mengandung hormon sintetis yang menyerupai hormon alami dalam tubuh perempuan, yaitu estrogen dan/atau progesteron, tergantung jenisnya.
Di Indonesia, harga pil KB Andalan relatif terjangkau dan bisa dibeli di apotek maupun fasilitas kesehatan tanpa prosedur rumit, sehingga menjadi pilihan populer bagi pasangan usia subur.
Cara Kerja Pil KB Andalan Mencegah Kehamilan
Sebagai kontrasepsi oral, pil KB Andalan bekerja dengan beberapa mekanisme sekaligus. Pertama, hormon di dalam pil akan menghambat pelepasan sel telur (ovulasi).
Kedua, pil ini menebalkan lendir serviks sehingga sperma sulit mencapai sel telur. Ketiga, pil mengubah lapisan dinding rahim sehingga tidak ideal untuk implantasi.
Kombinasi mekanisme ini membuat peluang kehamilan menjadi sangat kecil jika pil diminum secara teratur dan benar.
Artikel lainnya: Pil KB Andalan Biru vs Hijau: Apa Bedanya & Pilih Mana?
Jenis-Jenis Pil KB Andalan (Singkat)
Secara umum, jenis pil KB Andalan terbagi menjadi dua. Pertama adalah pil kombinasi yang mengandung estrogen dan progesteron, biasanya dikonsumsi oleh perempuan yang tidak sedang menyusui.
Kedua adalah pil progesteron saja (mini pill) yang sering direkomendasikan sebagai pil KB Andalan untuk ibu menyusui karena tidak mengganggu produksi ASI. Pemilihan jenis pil sebaiknya disesuaikan dengan kondisi kesehatan dan anjuran tenaga medis.
Artikel lainnya: Rekomendasi Pil KB yang Bagus: Pilihan Aman dan Efektif
Dosis dan Cara Penggunaan Pil KB Andalan yang Benar
Penggunaan pil KB Andalan harus dilakukan dengan disiplin agar efektivitasnya tetap tinggi. Kesalahan waktu minum atau lupa minum pil dapat meningkatkan risiko kehamilan. Oleh karena itu, memahami cara minum pil KB Andalan yang benar menjadi hal yang sangat penting.
Kapan memulai minum pil
Pil KB Andalan biasanya mulai diminum pada hari pertama hingga hari kelima menstruasi. Jika diminum pada hari pertama haid, perlindungan terhadap kehamilan bisa langsung efektif. Namun bila dimulai di hari lain, dianjurkan menggunakan kontrasepsi tambahan selama 7 hari pertama.
Aturan minum harian
Pil KB Andalan diminum satu tablet setiap hari pada jam yang sama. Konsistensi waktu minum sangat berpengaruh terhadap efektivitas kontrasepsi oral ini.
Untuk memudahkan, banyak pengguna memilih waktu tertentu seperti setelah makan malam atau sebelum tidur.
Apa yang harus dilakukan jika lupa minum pil
Jika Mama lupa minum satu pil dan baru ingat kurang dari 24 jam, segera minum pil tersebut dan lanjutkan seperti biasa.
Namun jika lupa lebih dari satu pil atau terlambat lebih dari 48 jam, gunakan kontrasepsi tambahan dan ikuti petunjuk pada kemasan atau konsultasikan ke tenaga kesehatan.
Artikel lainnya: 8 Tips Cepat Hamil Setelah Stop Minum Pil KB
Efek Samping yang Mungkin Dialami
Seperti kontrasepsi hormonal lainnya, efek samping pil KB Andalan bisa berbeda pada setiap orang. Efek yang umum meliputi mual, pusing, nyeri payudara, flek di luar jadwal haid, dan perubahan suasana hati.
Biasanya efek ini bersifat sementara dan akan berkurang setelah tubuh beradaptasi. Namun jika keluhan berat atau berkepanjangan, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter.
Interaksi Obat dan Kontraindikasi
Pil KB Andalan dapat berinteraksi dengan obat tertentu seperti antibiotik tertentu, obat epilepsi, dan jamu herbal yang dapat menurunkan efektivitasnya.
Selain itu, pil ini tidak dianjurkan bagi perempuan dengan riwayat penyakit tertentu seperti gangguan pembekuan darah, kanker payudara, atau tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol. Pemeriksaan dan konsultasi sebelum menggunakan pil KB sangat disarankan.
Ingin lebih yakin memilih kontrasepsi yang sesuai dengan kondisi tubuh Mama? Download aplikasi Hallobumil untuk mendapatkan informasi kesehatan reproduksi yang tepercaya dan mudah dipahami.
Jangan lupa, gabung ke komunitas Hallobumil, tempat berbagi pengalaman seputar KB, kehamilan, dan parenting bersama sesama perempuan.
Mama juga bisa mengikuti event Hallobumil bersama dokter dan pakar kesehatan, agar semakin percaya diri mengambil keputusan terbaik terkait kontrasepsi dan kesehatan keluarga.





:strip_icc():format(webp)/hb-article/o7jCGocZocavUFWpZEDx4/original/349apakah-asi-mama-cukup-untuk-si-kecil-by-buritora-shutterstock.jpg)
:strip_icc():format(webp)/hb-article/r4I9cSAfdyIP6TxoGimD3/original/350peran-ayah-saat-ibu-berisitirahat-pasca-melahirkan-by-paulaphoto-shutterstock.jpg)
:strip_icc():format(webp)/hb-article/j90O2i5oTBWo6UpkmCHAh/original/346bagaimana-mengetahui-apakah-bayi-cukup-asi-by-atstock-productions-shutterstock.jpg)
