Pil KB Andalan Biru vs Hijau: Apa Bedanya & Pilih Mana?
:strip_icc():format(webp)/hb-article/E6PtHmLgCuTyWLewuIAI_/original/9ut2zreax7auwi1y4myh0v0vfw7qb9yd.png)
Pil KB masih menjadi salah satu metode kontrasepsi yang paling banyak digunakan oleh perempuan Indonesia karena praktis dan mudah didapatkan.
Salah satu merek yang cukup populer adalah Pil KB Andalan, yang tersedia dalam dua varian warna, yaitu biru dan hijau.
Meski sama-sama berfungsi untuk mencegah kehamilan, perbedaan pil KB Andalan biru dan hijau sering kali masih membingungkan, terutama bagi Mama yang baru pertama kali menggunakan pil KB. Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.
Artikel lainnya: Kenali Jenis-Jenis Kontrasepsi serta Kelebihan dan Kekurangannya
Perbedaan Pil KB Andalan Biru vs Hijau
Pil KB Andalan biru dan hijau termasuk dalam dua jenis pil kontrasepsi oral yang berbeda. Perbedaan ini memengaruhi cara kerja pil KB di dalam tubuh, tingkat kecocokan, hingga risiko efek samping yang mungkin dirasakan. Berikut perbedaannya:
1. Kandungan hormon
Pil KB Andalan Biru merupakan pil kombinasi yang mengandung dua jenis hormon, yaitu estrogen (etinilestradiol) dan progestin (levonorgestrel).
Kombinasi kedua hormon ini bekerja secara sinergis untuk mencegah ovulasi dan menyiapkan kondisi rahim agar tidak mendukung kehamilan.
Karena mengandung estrogen, pil KB andalan kombinasi ini umumnya membantu membuat siklus haid lebih teratur.Sementara itu, Pil KB Andalan Hijau adalah pil yang mengandung hormon progestin saja (mini pill).
Tak jarang, ini dijadikan pil KB andalan laktasi karena tidak mengandung estrogen, sehingga aman untuk ibu menyusui atau wanita yang tidak bisa menggunakan hormon estrogen karena kondisi medis tertentu, seperti riwayat migrain berat atau tekanan darah tinggi.
2. Cara kerja
Secara umum, cara kerja pil KB adalah dengan mencegah terjadinya kehamilan melalui beberapa mekanisme.
Pada Pil KB Andalan Biru, hormon estrogen dan progestin bekerja dengan menekan pelepasan sel telur (ovulasi), mengentalkan lendir serviks agar sperma sulit masuk, serta menipiskan dinding rahim sehingga pembuahan sulit terjadi.
Pil KB Andalan Hijau bekerja sedikit berbeda. Karena hanya mengandung progestin, pil ini tidak selalu menghentikan ovulasi. Fokus utamanya adalah mengentalkan lendir serviks dan menipiskan lapisan endometrium.
Oleh karena itu, pil ini harus diminum pada jam yang sama setiap hari. Keterlambatan beberapa jam saja dapat menurunkan efektivitas pil KB dan meningkatkan risiko kehamilan.
Artikel lainnya: Minum Pil KB Tapi Tetap Hamil, Kok Bisa? Ini 5 Penyebabnya
3. Kelebihan
Kelebihan Pil KB Andalan Biru adalah tingkat efektivitasnya yang tinggi bila diminum dengan benar. Selain itu, pil kombinasi ini sering membantu mengurangi nyeri haid, membuat siklus menstruasi lebih teratur, serta menurunkan risiko jerawat dan kista ovarium pada sebagian wanita.
Pil KB Andalan Hijau memiliki keunggulan karena aman digunakan oleh ibu menyusui dan wanita yang sensitif terhadap estrogen. Risiko gangguan produksi ASI juga lebih kecil, sehingga sering menjadi pilihan utama pascamelahirkan.
4. Kekurangan dan efek samping
Meski efektif, Pil KB Andalan Biru dapat menimbulkan efek samping. Sejumlah efek samping pil KB andalan biru yaitu mual, nyeri payudara, sakit kepala, dan pada kasus tertentu meningkatkan risiko pembekuan darah, terutama pada perokok atau wanita usia di atas 35 tahun. Inilah sebabnya konsultasi medis sangat dianjurkan sebelum penggunaan.
Pil KB Andalan Hijau juga memiliki kekurangan berupa jadwal minum yang sangat ketat. Lupa minum pil KB bisa hamillebih sering terjadi pada jenis ini.
Efek samping pil KB andalan hijau yang mungkin muncul antara lain flek atau perdarahan tidak teratur, terutama pada awal pemakaian.
Artikel lainnya: Rekomendasi Pil KB yang Bagus: Pilihan Aman dan Efektif
Mana yang Sebaiknya Mama Pilih?
Memilih Pil KB Andalan Biru dan Hijau sebaiknya tidak hanya berdasarkan rekomendasi teman atau pengalaman orang lain. Setiap tubuh wanita berbeda, sehingga respons terhadap hormon juga tidak sama.
Konsultasi dengan dokter atau bidan sangat penting untuk menilai kondisi kesehatan, riwayat penyakit, status menyusui, hingga kemungkinan interaksi obat pil KB yang sedang dikonsumsi.
Beberapa obat, seperti antibiotik tertentu, obat antikejang, dan jamu herbal tertentu, dapat menurunkan efektivitas pil KB. Hal inilah yang sering menjadi penyebab kegagalan pil KB dan memicu kehamilan yang tidak direncanakan.
Selain kondisi kesehatan dan kecocokan hormon, sebagian mama juga mempertimbangkan harga pil KB Andalan yang relatif terjangkau dan mudah ditemukan di apotek maupun fasilitas kesehatan.
Jika mama mengalami keterlambatan haid atau gejala kehamilan, tidak ada salahnya melakukan tes kehamilan saat minum pil KB untuk memastikan kondisi sejak dini, terutama bila ada riwayat lupa minum pil atau konsumsi obat tertentu.
Mama ingin lebih yakin dalam memilih kontrasepsi yang sesuai? Yuk, download aplikasi Hallobumil untuk mendapatkan informasi kesehatan reproduksi yang tepercaya dan mudah dipahami.
Agar tidak bingung sendiri, mama juga bisa gabung ke komunitas Hallobumil, tempat berbagi pengalaman seputar KB, kehamilan, dan kesehatan wanita bersama mama lainnya.
Jangan lupa, manfaatkan health tools Kalkulator Masa Subur di Hallobumil untuk membantu mama memahami siklus dan rencana kehamilan dengan lebih baik.
Jangan lewatkan juga kesempatan berharga untuk mengikuti event Hallobumil bersama para ahli, di mana mama bisa bertanya langsung soal KB, hormon, dan kesehatan reproduksi secara aman dan nyaman.





:strip_icc():format(webp)/hb-article/o7jCGocZocavUFWpZEDx4/original/349apakah-asi-mama-cukup-untuk-si-kecil-by-buritora-shutterstock.jpg)
:strip_icc():format(webp)/hb-article/r4I9cSAfdyIP6TxoGimD3/original/350peran-ayah-saat-ibu-berisitirahat-pasca-melahirkan-by-paulaphoto-shutterstock.jpg)
:strip_icc():format(webp)/hb-article/j90O2i5oTBWo6UpkmCHAh/original/346bagaimana-mengetahui-apakah-bayi-cukup-asi-by-atstock-productions-shutterstock.jpg)
