Artikel/Pasca Kehamilan/Panduan Tekstur MPASI Bayi 10 Bulan, Aturan Pemberian, dan Cara Meningkatkannya

Panduan Tekstur MPASI Bayi 10 Bulan, Aturan Pemberian, dan Cara Meningkatkannya

Tia Reisha | Diterbitkan pada 26 Januari 2026
Ditinjau oleh Tim Ahli Hallobumil
Bagikan
Facebook
Twitter
WhatsApp
copylink
Memasuki usia 10 bulan, bayi mulai belajar mengunyah. Tekstur MPASI pun harus lebih kasar dari sebelumnya. Yuk, pelajari tekstur MPASI 10 bulan, contoh menu, dan tips penyajiannya.
panduan-tekstur-mpasi-bayi-10-bulan-aturan-pemberian-dan-cara-meningkatkannya

Memasuki usia 10 bulan, kemampuan makan Si Kecil biasanya sudah semakin berkembang, mulai dari mengunyah hingga memegang makanan sendiri. Di fase ini, Mama perlu lebih cermat menyesuaikan tekstur mpasi 10 bulan agar Si Kecil bisa tetap nyaman dan tertarik saat makan.

Tekstur makanan yang terlalu halus bisa membuat Si Kecil kurang terstimulasi, sementara tekstur yang terlalu kasar juga berisiko jika belum siap.

Karena itu, penting bagi Mama memahami aturan pemberian MPASI di usia ini sekaligus cara meningkatkan teksturnya secara bertahap. Yuk, simak panduan lengkapnya agar Si Kecil makan lebih lahap.

Detail Tekstur MPASI 10 Bulan

Memasuki usia ini, kemampuan makan bayi biasanya sudah jauh berkembang dibandingkan awal MPASI. Tekstur MPASI 10 bulan tidak lagi berupa bubur saring, melainkan makanan yang lebih padat untuk melatih gusi, rahang, dan koordinasi mulut Si Kecil.

1. Makanan cincang halus

Makanan cincang halus menjadi tahap awal yang aman untuk tekstur MPASI bayi usia 10 bulan. Tekstur ini dibuat dengan memotong bahan makanan sangat kecil agar mudah dikunyah meski gigi bayi belum tumbuh sempurna.

2. Makanan cincang kasar

Selanjutnya, Mama bisa mulai mengenalkan makanan cincang kasar dengan ukuran potongan sedikit lebih besar. Tekstur ini membantu melatih kekuatan rahang dan menjadi bagian penting dari tekstur MPASI anak 10 bulan yang sedang belajar mengunyah lebih aktif.

3. Tekstur lunak yang mudah dihancurkan

Makanan seperti tahu, tempe, atau sayuran kukus termasuk tekstur lunak yang mudah dihancurkan dengan gusi. Pilihan ini cocok sebagai variasi tekstur makanan MPASI 10 bulan agar Si Kecil terbiasa dengan sensasi berbeda saat makan.

4. Nasi tim atau nasi lembek

Nasi tim atau nasi lembek merupakan contoh tekstur transisi dari bubur ke makanan keluarga. Tekstur ini membantu bayi belajar mengunyah secara bertahap tanpa membuatnya kaget dengan makanan yang terlalu keras.

5. Finger food untuk bayi 10 bulan

Di usia ini, Si Kecil juga sudah bisa dikenalkan finger food sederhana yang lunak dan aman digenggam. Selain melatih anak makan mandiri, finger food juga mendukung koordinasi tangan dan mulut saat Si Kecil makan.

Aturan Pemberian Tekstur MPASI 10 Bulan

Agar proses makan berjalan aman dan menyenangkan, pemberian tekstur perlu mengikuti beberapa aturan dasar. Pendekatan yang tepat akan membantu Mama menjalani cara naik tekstur MPASI 10 bulan tanpa stres.

Jadwal makan yang teratur

Di usia 10 bulan, bayi umumnya sudah memiliki pola makan yang lebih terstruktur. Mama bisa mulai membiasakan rutinitas makan harian agar Si Kecil mengenali rasa lapar dan kenyang secara alami. Waktu makan sebaiknya dibatasi sekitar 30 menit agar bayi tidak lelah atau kehilangan minat makan.

Contoh jadwal makan bayi 10 bulan:

  • 06.00 (ASI)
  • 08.00 (makan pagi)
  • 10.00 (camilan)
  • 12.00 (makan siang)
  • 14.00 (ASI)
  • 16.00 (camilan)
  • 18.00 (makan malam)
  • 21.00 (ASI, jika perlu)

Jadwal ini bersifat fleksibel dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan serta rutinitas harian Si Kecil.

Porsi makan

Porsi makan bayi usia 10 bulan umumnya sekitar ½ mangkok ukuran 250 ml per kali makan. Makan utama dapat diberikan 3 kali sehari, dengan camilan sehat 1–2 kali di sela waktu makan.

Mama tidak perlu memaksa bayi menghabiskan makanan jika ia terlihat kenyang atau mulai menolak. Memberi ruang pada bayi untuk mengenali sinyal tubuhnya sendiri penting agar proses makan tetap menyenangkan dan tidak menjadi tekanan.

Variasi menu dan nutrisi

Menu MPASI 10 bulan sebaiknya mengandung kombinasi karbohidrat, protein hewani, lemak, serta serat dalam jumlah yang sesuai. Mama bisa mengganti sumber protein secara bergantian, seperti ayam, ikan, telur, atau daging, agar kebutuhan gizinya tercukupi.

Variasi menu juga membantu bayi terbiasa dengan berbagai rasa dan tekstur makanan MPASI 10 bulan, sehingga ia lebih siap saat teksturnya terus ditingkatkan. Selain itu, variasi menu mencegah bayi mudah bosan dan mendukung asupan nutrisi yang lebih seimbang.

Beberapa makanan yang sebaiknya tetap dihindari pada usia ini antara lain:

  • Madu, karena berisiko menyebabkan botulisme.
  • Ikan dengan kandungan merkuri tinggi, seperti hiu atau marlin.
  • Garam berlebih, karena fungsi ginjal bayi belum matang.
  • Gula tambahan dan makanan manis, sebaiknya gunakan rasa manis alami dari buah.

Kebersihan pemberian MPASI

Kebersihan perlu diperhatikan saat menyiapkan MPASI, karena makanan sudah tidak lagi halus. Pastikan tangan, peralatan makan, dan bahan makanan dalam kondisi bersih sebelum digunakan.

MPASI sebaiknya disajikan dalam keadaan segar dan area makan bayi tetap bersih agar proses makan aman dan nyaman.

Tips Meningkatkan Tekstur MPASI 10 Bulan

Menaikkan tekstur MPASI tidak harus terburu-buru. Dengan pendekatan yang tepat, proses ini bisa terasa lebih tenang dan menyenangkan bagi Mama maupun Si Kecil.

1. Cek kesiapan Si Kecil terhadap tekstur baru

Bayi yang siap biasanya sudah mampu duduk stabil, memasukkan makanan ke mulut, dan mencoba mengunyah. Tanda-tanda ini membantu Mama menentukan kapan tekstur MPASI bayi usia 10 bulan bisa ditingkatkan.

2. Kombinasikan tekstur dalam satu menu

Menggabungkan beberapa tekstur dalam satu menu membantu Si Kecil beradaptasi lebih fleksibel. Cara ini juga membuat pengalaman makan terasa lebih menarik.

3. Potong makanan dengan ukuran aman

Ukuran potongan makanan berperan besar dalam mencegah risiko tersedak. Pastikan makanan cukup kecil dan lunak saat dikenalkan sebagai bagian dari tekstur makanan MPASI 10 bulan.

4. Latih Si Kecil makan mandiri secara bertahap

Memberi kesempatan Si Kecil makan sendiri membantu meningkatkan kepercayaan diri dan keterampilan motorik halusnya. Mama bisa mulai dengan finger food yang aman dan mudah digenggam.

5. Bersabar dan konsisten

Proses adaptasi tekstur membutuhkan waktu dan kesabaran. Konsistensi Mama dalam menerapkan cara naik tekstur MPASI 10 bulan akan membantu Si Kecil belajar dengan lebih nyaman.

Memahami tekstur MPASI 10 bulan membantu Mama mendampingi Si Kecil belajar makan dengan lebih aman dan nyaman.

Di usia ini, Si Kecil sudah siap dikenalkan pada tekstur yang lebih beragam, mulai dari cincang halus hingga finger food, selama diberikan secara bertahap dan sesuai dengan kemampuan mengunyahnya.

Dengan memperhatikan respon Si Kecil, konsisten menaikkan tekstur, dan tetap mendampingi saat makan, proses MPASI bisa menjadi momen belajar yang menyenangkan.

Yuk, terus dukung perkembangan makan Si Kecil dengan tekstur yang tepat agar ia semakin siap menuju makanan keluarga.

Dapatkan berbagai tips dan informasi seputar kehamilan, menyusui, serta tumbuh kembang Si Kecil langsung dari Mama lainnya dengan bergabung di Komunitas Hallobumil.

Jangan lupa unduh aplikasi Hallobumil agar Mama dapat memantau tumbuh kembang Si Kecil, membaca artikel kesehatan terbaru, serta mendapatkan tips menarik lainnya.

Mama juga bisa bertukar cerita, dapat berbagai tips bermanfaat, hingga ikut event Hallobumil yang seru bersama ribuan Mama lainnya!

Jadilah orang tua super! Panduan 1000 Hari Pertama Kehidupan si kecil ada di sini. GRATIS.
image
image
image
image
0
0
Bagikan
Facebook
Twitter
WA
Belum ada komentar.
Login atau daftar dulu yuk ma biar bisa komen

Login/daftar yuk Ma

Tumbuh Bersama di 1000 Hari Pertama Si Kecil

Komunitas hangat untuk dapatkan tips, cerita inspiratif, dan teman baru pada 1000 hari pertama si kecil bersama Hallobumil
image