Nutrisi Penting untuk Otak Bayi di 2 Tahun Pertama
:strip_icc():format(webp)/hb-article/wy8W6xNst8O3eOFNPZcOl/original/wzib7d8o91om5wl4gzra7lx1jswgx2rs.png)
Periode emas perkembangan otak bayi berlangsung sejak lahir hingga usia 2 tahun. Pada masa ini, otak Si Kecil berkembang sangat cepat dan membentuk jutaan koneksi saraf setiap harinya.
Untuk itulah, pemberian nutrisi untuk otak bayi jadi salah satu faktor penting yang dapat memengaruhi kemampuan belajar, daya ingat, hingga kecerdasannya di masa depan.
Dua tahun pertama kehidupan disebut sebagai masa paling kritis karena sekitar 80% perkembangan otak terjadi pada periode ini.
Jika kebutuhan nutrisi otak anak 0-2 tahun tidak terpenuhi dengan baik, perkembangan fungsi otak dapat terhambat dan berdampak pada kemampuan kognitif, bahasa, maupun sosial emosional anak saat tumbuh besar nanti.
Artikel lainnya: Tahapan Tumbuh Kembang Anak Usia 1 hingga 3 Tahun
Selain ASI eksklusif, Mama dan Papa juga perlu memperhatikan asupan makanan untuk kecerdasan bayi.
Semakin optimal nutrisi yang diberikan selama periode emas perkembangan otak bayi, semakin besar pula peluang Si Kecil tumbuh menjadi anak yang aktif, sehat, dan cerdas. Berikut nutrisi penting yang bisa meningkatkan kecerdasan anak:
1. DHA
DHA atau docosahexaenoicacid merupakan salah satu nutrisi untuk otak bayi yang paling terkenal. Kandungan ini termasuk asam lemak omega-3 yang membantu pembentukan struktur otak dan retina mata. DHA juga mendukung kemampuan belajar, daya ingat, dan fokus anak sejak dini.
Bayi bisa mendapatkan DHA dari ASI, ikan salmon, tuna, sarden, telur, maupun susu pertumbuhan yang diperkaya DHA. Mengingat tubuh tidak memproduksi DHA dalam jumlah cukup, maka asupan dari makanan sangat dibutuhkan.
Artikel lainnya: DHA untuk Anak: Nutrisi Penting untuk Kecerdasan Otak
2. Protein
Protein berfungsi sebagai bahan pembangun sel, termasuk sel otak bayi. Nutrisi ini membantu pertumbuhan jaringan tubuh dan mendukung pembentukan neurotransmitter yang berperan dalam proses berpikir dan belajar.
Sumber protein yang baik untuk bayi antara lain telur, ikan, ayam, daging, tahu, tempe, dan kacang-kacangan. Protein sebaiknya diberikan dalam jumlah cukup sesuai usia Si Kecil.
3. Zat Besi
Zat besi penting untuk membantu pengiriman oksigen ke otak. Kekurangan zat besi pada bayi dapat menyebabkan anak sulit fokus, mudah lelah, bahkan menghambat perkembangan kognitifnya.
Makanan kaya zat besi yang baik untuk bayi meliputi hati ayam, daging merah, bayam, brokoli, dan sereal fortifikasi zat besi.
Artikel lainnya: Buah yang Bagus untuk Kecerdasan Otak Anak
4. Kolin
Kolin membantu pembentukan memori dan fungsi saraf otak. Nutrisi ini juga berperan dalam mendukung perkembangan sistem saraf pusat bayi selama periode emas perkembangan otak bayi. Sumber kolin dapat ditemukan pada telur, hati sapi, ikan, ayam, dan susu.
5. Omega-3
Selain DHA, omega-3 secara umum juga mendukung fungsi otak dan perkembangan saraf anak. Nutrisi ini membantu meningkatkan kemampuan berpikir dan mendukung suasana hati anak.
Makanan untuk kecerdasan bayi yang kaya omega-3 antara lain ikan laut, chia seed, flaxseed, dan walnut.
6. Asam Folat
Asam folat membantu pembentukan sel otak dan sistem saraf bayi. Nutrisi ini sangat penting sejak masa kehamilan hingga awal kehidupan anak. Asam folat bisa diperoleh dari sayuran hijau, alpukat, jeruk, kacang merah, dan brokoli.
Artikel lainnya: Mengenal Bifidogenic Factor: Kunci Pencernaan Sehat Si Kecil
7. Yodium
Yodium membantu produksi hormon tiroid yang berperan penting dalam perkembangan otak. Kekurangan yodium dapat menyebabkan gangguan kecerdasan dan pertumbuhan anak. Sumber yodium dapat ditemukan pada garam beryodium, ikan laut, rumput laut, dan produk susu.
8. Zinc
Zinc atau seng berperan dalam mendukung fungsi otak dan sistem imun anak. Nutrisi ini membantu proses belajar serta perkembangan motorik Si Kecil. Makanan tinggi zinc meliputi daging sapi, telur, seafood, susu, dan kacang-kacangan.
Artikel lainnya: Peran Zinc untuk Tumbuh Kembang dan Imunitas Anak
9. Vitamin B Kompleks
Vitamin B kompleks membantu produksi energi dan mendukung kerja saraf otak. Nutrisi ini juga membantu menjaga konsentrasi dan perkembangan mental anak. Makanan yang mengandung vitamin B banyak ditemukan pada telur, susu, ikan, daging, serta biji-bijian utuh.
10. Vitamin D
Vitamin D tidak hanya baik untuk tulang, tetapi juga membantu perkembangan fungsi otak bayi. Kekurangan vitamin D dikaitkan dengan gangguan perkembangan kognitif pada anak.
Untuk mendapatkan asupan vitamin D, Mama bisa mengajak anak untuk berjemur di sinar matahari pagi dan mengonsumsi ikan berlemak, telur, serta susu fortifikasi.
11. Probiotik dan Prebiotik
Kesehatan usus ternyata juga berhubungan dengan perkembangan otak. Probiotik dan prebiotik membantu menjaga keseimbangan bakteri baik di saluran cerna yang berpengaruh terhadap mood, konsentrasi, dan daya tahan tubuh anak.
Probiotik bisa ditemukan pada yogurt dan kefir, sedangkan sumber prebiotik terdapat pada pisang, bawang, apel, dan oatmeal.
Nah, itu dia nutrisi penting untuk otak bayi yang wajib dipenuhi oleh Mama. Mengingat periode emas perkembangan otak bayi hanya terjadi sekali, orang tua perlu memastikan asupan nutrisi otak anak 0-2 tahun terpenuhi secara optimal setiap hari melalui makanan bergizi dan pola makan seimbang.
Ingin memantau tumbuh kembang Si Kecil dengan lebih praktis? Yuk, download aplikasi HalloBumil dan registrasi sekarang untuk mendapatkan berbagai tips parenting, informasi nutrisi anak, hingga panduan tumbuh kembang yang mudah dipahami para orang tua baru.
Mama juga bisa bergabung ke komunitas WhatsApp HalloBumil untuk berbagi pengalaman bersama sesama orang tua dan ikuti juga berbagai eventHalloBumil bersama dokter dan pakar kesehatan yang membahas nutrisi, stimulasi, hingga parenting modern secara interaktif dan menyenangkan.
Pertanyaan Populer




Tumbuh Bersama di 1000 Hari Pertama Si Kecil


:strip_icc():format(webp)/hb-article/o7jCGocZocavUFWpZEDx4/original/349apakah-asi-mama-cukup-untuk-si-kecil-by-buritora-shutterstock.jpg)
:strip_icc():format(webp)/hb-article/r4I9cSAfdyIP6TxoGimD3/original/350peran-ayah-saat-ibu-berisitirahat-pasca-melahirkan-by-paulaphoto-shutterstock.jpg)
:strip_icc():format(webp)/hb-article/j90O2i5oTBWo6UpkmCHAh/original/346bagaimana-mengetahui-apakah-bayi-cukup-asi-by-atstock-productions-shutterstock.jpg)
