:strip_icc():format(webp)/hb-article/Aq3JMTdaWckS-hUNykbG9/original/vd2fnmmpr0wes9znop3kzsa58z5p6rfm.png)
Melihat bercak putih di lidah atau bagian dalam mulut Si Kecil memang bisa membuat Mama bertanya-tanya. Apakah itu hanya sisa ASI atau susu formula, atau justru jamur di mulut bayi?
Kondisi yang dikenal sebagai oral thrush atau kandidiasis oral ini terjadi ketika jamur Candida, terutama Candida albicans, tumbuh berlebihan di dalam rongga mulut.
Bayi termasuk kelompok yang lebih rentan mengalami kondisi ini karena sistem kekebalan tubuhnya masih berkembang.
Artikel lainnya: Penyebab Gusi Bengkak pada Anak, Obat, dan Pantangannya
Seperti Apa Ciri Jamur di Mulut Si Kecil?
Jadi, seperti apa jamur di mulut bayi? Oral thrush biasanya terlihat sebagai bercak atau lapisan putih krem yang menempel cukup kuat pada lidah, gusi, langit-langit mulut, atau bagian dalam pipi.
Bercaknya dapat tampak seperti gumpalan susu atau keju cottage. Pada sebagian bayi, area di sekitar bercak juga dapat terlihat kemerahan dan terasa tidak nyaman.Bukan hanya perubahan pada mulut, Si Kecil juga dapat menunjukkan perubahan perilaku.
Bayi yang mengalami oral thrush mungkin menjadi lebih rewel ketika menyusu, tampak tidak nyaman, atau bahkan enggan menyusu karena adanya rasa sakit atau iritasi di dalam mulut. Pada beberapa bayi, infeksi juga dapat disertai ruam popok yang sulit membaik.
Mama juga mungkin melihat bercak putih pada bibir bagian dalam atau lapisan putih yang menyebar ke beberapa area rongga mulut.
Jika bercak sulit dihilangkan dan tetap terlihat setelah dibersihkan secara lembut, kondisi tersebut lebih mengarah pada oral thrush dibandingkan sekadar sisa susu.
Artikel lainnya: Penyebab Lidah Si Kecil Putih dan Penanganannya
Bedakan Oral Thrush dari Sisa Susu
Bercak putih pada lidah bayi tidak selalu berarti jamur. Sisa ASI atau susu formula juga dapat meninggalkan lapisan putih pada lidah, terutama setelah Si Kecil selesai menyusu.
Sisa susu umumnya lebih tipis dan dapat berkurang atau hilang dengan sendirinya. Sebaliknya, bercak akibat oral thrush biasanya melekat lebih kuat dan tidak mudah terangkat ketika disentuh atau dibersihkan secara lembut.
Mama sebaiknya tidak menggosok bercak putih dengan kuat untuk memastikan apakah itu jamur. Pada oral thrush, bercak yang dipaksa terangkat dapat meninggalkan area yang kemerahan dan terkadang mudah mengalami perdarahan.
Jadi, cukup lakukan pemeriksaan secara lembut dan perhatikan apakah bercak menetap atau justru mudah hilang. Jika Mama masih ragu, dokter dapat membantu memastikan penyebabnya.
Diagnosis oral thrush pada umumnya dilakukan dengan melihat kondisi rongga mulut. Pada keadaan tertentu, tenaga kesehatan dapat mengambil sedikit sampel dari bercak untuk diperiksa lebih lanjut.
Penyebab dan Faktor Risiko Kandidiasis Oral
Lalu, apa penyebab jamur di mulut bayi? Pada dasarnya, Candida merupakan jenis jamur yang dapat hidup secara alami di tubuh.
Masalah muncul ketika pertumbuhannya menjadi berlebihan sehingga menimbulkan infeksi. Bayi lebih mudah mengalami oralthrush karena sistem kekebalan tubuhnya masih berkembang.
1. Sistem kekebalan tubuh bayi masih berkembang
Bayi, terutama yang masih sangat kecil, memiliki sistem pertahanan tubuh yang belum matang sepenuhnya.
Kondisi tersebut membuat tubuh Si Kecil lebih rentan terhadap pertumbuhan berlebihan Candida di dalam mulut. Untuk itu, oral thrush cukup sering ditemukan pada bayi.
Artikel lainnya: Cara Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Anak Sejak Dini Lewat Nutrisi
2. Penggunaan antibiotik
Penggunaan antibiotik pada bayi atau ibu menyusui juga dapat menjadi salah satu faktor yang berhubungan dengan munculnya kandidiasis.
Antibiotik dapat memengaruhi keseimbangan mikroorganisme normal sehingga Candida lebih mudah berkembang. Namun, penggunaan antibiotik tidak selalu berarti bayi pasti akan mengalami oral thrush.
3. Penularan antara Mama dan bayi Saat menyusui
Oral thrush juga dapat berkaitan dengan proses menyusui. Bayi dengan oral thrush dapat menularkan Candida ke puting Mama, kemudian infeksi dapat berpindah kembali dari Mama ke bayi.
Untuk itu, bila Mama menyusui dan mengalami puting yang terasa sangat nyeri, gatal, kemerahan, pecah-pecah, atau terasa terbakar, sebaiknya konsultasikan juga kepada dokter.
4. Kebersihan dot, empeng, dan perlengkapan menyusu
Perlengkapan yang masuk ke mulut bayi, seperti dot, empeng, dan bagian pompa ASI, perlu dibersihkan sesuai petunjuk agar risiko penyebaran infeksi dapat dikurangi.
Terlebih jika bayi atau Mama sedang mengalami thrush, kebersihan perlengkapan menyusu menjadi bagian penting dari perawatan.
Artikel lainnya: Penyebab Sariawan pada Bayi, Ciri, dan Penanganannya
Dampaknya pada Proses Menyusu
Oral thrush ringan mungkin tidak selalu membuat bayi menunjukkan keluhan yang jelas. Namun, pada sebagian bayi, bercak dan iritasi di dalam mulut dapat membuat proses menyusu terasa tidak nyaman. Bayi bisa menjadi lebih rewel, sering melepaskan puting atau dot, atau menolak menyusu.
Beberapa tanda yang bisa Mama perhatikan saat Si Kecil menyusu antara lain:
- Bayi menjadi lebih rewel ketika mulai menyusu.
- Bayi sering melepas puting atau dot.
- Bayi tampak kesakitan atau tidak nyaman saat menyusu.
- Bayi menjadi enggan menyusu.
- Durasi menyusu dapat berubah karena Si Kecil merasa tidak nyaman.
- Pada kondisi yang lebih berat, rasa sakit di mulut dapat membuat bayi mengalami kesulitan makan atau menelan.
Jika bayi masih mau menyusu, Mama umumnya dapat tetap melanjutkan pemberian ASI sambil berkonsultasi mengenai penanganan yang tepat.
Bila Mama juga mengalami keluhan pada payudara atau puting, sampaikan kepada dokter agar kondisi Mama dan bayi dapat dinilai secara bersamaan.
Artikel lainnya: Masalah Menyusui yang Sering Dialami dan Cara Mengatasinya
Bagaimana Dokter Menangani Oral Thrush?
Setelah memastikan bahwa bercak putih pada mulut memang disebabkan oleh oral thrush, dokter dapat memberikan obat antijamur sesuai usia dan kondisi Si Kecil. Jenis obat, dosis, serta lama penggunaannya perlu ditentukan oleh dokter.
Mama sebaiknya tidak memberikan obat antijamur secara sembarangan, termasuk menggunakan obat milik orang dewasa atau sisa resep sebelumnya.
Pada bayi yang mengalami oral thrush dan sedang menyusu langsung, dokter juga dapat mempertimbangkan kondisi Mama.
Jika terdapat tanda infeksi pada puting atau payudara, Mama mungkin memerlukan pengobatan secara bersamaan agar risiko infeksi berulang dapat dikurangi.
Mama mungkin bertanya, apakah jamur di mulut bayi bisa hilang sendiri? Beberapa kasus ringan memang dapat membaik tanpa terapi khusus, tetapi oral thrush juga dapat menimbulkan rasa tidak nyaman dan mengganggu proses menyusu.
Karena itu, bila Mama mencurigai adanya infeksi jamur, terutama jika bayi menjadi rewel atau sulit menyusu, sebaiknya konsultasikan kepada dokter daripada menunggu terlalu lama.
Cara Mengurangi Risiko Kekambuhan
Setelah mendapatkan pengobatan, Mama tetap perlu memperhatikan kebersihan benda-benda yang sering masuk ke mulut Si Kecil. Langkah ini penting karena Candida dapat berpindah antara bayi dan Mama selama proses menyusui.
Beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain:
- Cuci tangan dengan baik sebelum dan setelah merawat atau menyusui Si Kecil.
- Bersihkan dan sterilkan dot, empeng, serta bagian pompa ASI yang digunakan sesuai petunjuk.
- Ganti breast pad secara berkala jika Mama menggunakannya.
- Jaga kebersihan pakaian, bra, handuk, dan benda lain yang bersentuhan dengan area yang mengalami infeksi.
- Jika Mama mengalami gejala thrush pada puting atau payudara, periksakan diri agar dapat ditangani dengan tepat.
- Gunakan obat sesuai dosis dan durasi yang diberikan dokter, meskipun gejala sudah mulai membaik.
Mama juga tidak perlu membersihkan lidah Si Kecil secara berlebihan dengan tujuan mencegah oral thrush.
Membersihkan mulut bayi secara lembut dapat dilakukan bila memang diperlukan, tetapi kebersihan mulut saja tidak dapat mencegah semua kasus thrush karena kondisi ini berkaitan dengan pertumbuhan berlebih Candida.
Artikel lainnya: Rekomendasi Obat Sariawan Anak yang Aman dan Ampuh
Kapan Si Kecil Perlu Diperiksa?
Mama sebaiknya membawa Si Kecil ke dokter bila terdapat bercak putih yang menetap dan sulit dibersihkan, terutama jika bercak juga terlihat di bagian dalam pipi, gusi, atau langit-langit mulut. Pemeriksaan penting untuk memastikan apakah bercak tersebut benar-benar oral thrush atau kondisi lain.
Pemeriksaan juga sebaiknya dilakukan jika Si Kecil menjadi sangat rewel ketika menyusu, menolak menyusu, mengalami kesulitan menelan, atau asupan minumnya berkurang.
Keluhan tersebut dapat menunjukkan bahwa kondisi di dalam mulut sudah mengganggu kenyamanan dan proses makan bayi.
Lalu, apakah jamur di mulut bayi berbahaya? Pada bayi yang sehat, oral thrush umumnya merupakan infeksi yang dapat ditangani dan tidak menyebabkan masalah serius.
Namun, kondisi ini tetap perlu diperhatikan karena dapat membuat bayi tidak nyaman dan mengganggu proses menyusu.
Pada kondisi tertentu, terutama ketika infeksi berat atau daya tahan tubuh terganggu, kandidiasis dapat menjadi lebih serius sehingga membutuhkan evaluasi dokter. Perjalanan menjadi Mama memang penuh dengan pertanyaan kecil yang kadang muncul tiba-tiba.
Kalau Mama ingin punya teman untuk membantu mencari informasi seputar kesehatan kehamilan dan Si Kecil, yuk download aplikasi Hallobumil dan daftarkan diri Mama di aplikasi kehamilan ini untuk menemukan berbagai informasi yang bisa menemani Mama di setiap tahap perjalanan.
Langsung gabung ke komunitas Hallobumil di WhatsApp dan temukan ruang untuk saling berbagi pengalaman seputar kehamilan, menyusui, hingga tumbuh kembang Si Kecil.
Belajar tentang kesehatan Mama dan Si Kecil akan terasa lebih seru kalau dilakukan bersama.
Pantau dan ikuti event kesehatan untuk mendapatkan kesempatan belajar langsung bersama para ahli, sekaligus bertemu dengan Mama lainnya yang sedang menjalani perjalanan serupa.





:strip_icc():format(webp)/hb-article/o7jCGocZocavUFWpZEDx4/original/349apakah-asi-mama-cukup-untuk-si-kecil-by-buritora-shutterstock.jpg)
:strip_icc():format(webp)/hb-article/r4I9cSAfdyIP6TxoGimD3/original/350peran-ayah-saat-ibu-berisitirahat-pasca-melahirkan-by-paulaphoto-shutterstock.jpg)
:strip_icc():format(webp)/hb-article/j90O2i5oTBWo6UpkmCHAh/original/346bagaimana-mengetahui-apakah-bayi-cukup-asi-by-atstock-productions-shutterstock.jpg)
