Artikel/Pasca Kehamilan/Langkah Aman Mencuci Botol Susu Bayi agar Terhindar dari Kuman

Langkah Aman Mencuci Botol Susu Bayi agar Terhindar dari Kuman

Athika Rahma | Diterbitkan pada 21 November 2025
Ditinjau oleh dr. Marlene Abigail
Bagikan
Facebook
Twitter
WhatsApp
copylink
Botol susu bayi perlu dicuci dengan benar agar tidak jadi sarang bakteri. Yuk, pelajari langkah aman membersihkan dan mensterilkan botol susu bayi agar tetap higienis dan aman digunakan setiap hari.
cara-tepat-membersihkan-botol-susu-bayi

Banyak Mama yang sudah rutin mencuci botol, tetapi kadang masih ada langkah yang terlewat atau dilakukan tanpa disadari kurang tepat. Artikel ini memberikan panduan lengkap mulai dari cara mencuci botol susu bayi hingga kapan harus menggantinya.

Mengapa Kebersihan Botol Susu Bayi Sangat Penting?

Botol susu yang bersih bukan hanya soal penampilan, tetapi berhubungan langsung dengan kenyamanan dan keamanan si Kecil.

Susu, baik ASI maupun formula, memiliki kandungan nutrisi yang padat sehingga mudah menjadi tempat berkembangnya bakteri bila dibiarkan terlalu lama di dalam botol.

Sistem kekebalan tubuh bayi masih berkembang, sehingga tubuh mereka lebih sensitif terhadap kuman. Botol susu yang tidak dibersihkan dengan benar dapat meningkatkan risiko gangguan pencernaan.

Di sisi lain, peraturan kesehatan di Indonesia juga menekankan pentingnya membersihkan peralatan makan dan minum bayi dengan sabun, air mengalir, dan proses sterilisasi. Artinya, cara mencuci botol susu bayi yang benar, melainkan bagian penting dari standar perawatan bayi.

Lantas, berapa kali mencuci botol bayi supaya higienis? Botol bayi sebaiknya dicuci setiap kali selesai digunakan, tanpa menunggu susu mengering atau menempel.

Setelah dicuci, biarkan botol mengering, lalu lakukan sterilisasi sesuai kebutuhan, terutama untuk bayi baru lahir atau bayi yang sistem imunnya masih sensitif.

Peralatan yang Diperlukan untuk Mencuci Botol Susu

Agar proses pencucian lebih optimal, Mama perlu menyiapkan beberapa peralatan pendukung, seperti:

  1. Sikat botol atau spons khusus botol susu: Sikat dengan bentuk panjang ini digunakan untuk membersihkan bagian dalam botol secara lebih efektif.
  2. Sikat dot: Bentuknya lebih kecil sehingga dapat menjangkau struktur dot yang lebih detail.
  3. Sabun untuk mencuci botol susu bayi: Biasanya lebih lembut, bebas pewangi kuat, dan aman untuk membersihkan sisa susu.
  4. Baskom bersih untuk merendam: Baskom berguna untuk merendam botol dalam air sabun sebelum disikat.
  5. Air mengalir yang bersih: Digunakan untuk bilasan awal dan bilasan akhir.
  6. Alat steril seperti panci rebus, sterilizer uap, atau larutan sterilisasi: Mama bisa memilih metode sterilisasi yang paling nyaman digunakan di rumah.
  7. Penjepit steril: Membantu mengangkat botol setelah proses sterilisasi tanpa menyentuhnya langsung dengan tangan.
  8. Rak pengering botol: Tempat yang bersih dan terbuka untuk mengeringkan botol setelah dicuci atau disterilkan.

Cara Mencuci Botol Susu Bayi yang Benar

Setelah selesai memberikan susu, botol sebaiknya segera dicuci agar sisa susu tidak mengering dan menempel. Berikut cara membersihkan botol susu bayi yang disarankan:

  1. Cuci tangan terlebih dahulu: Tangan yang bersih membantu mencegah perpindahan kuman ke botol.
  2. Lepaskan semua bagian botol: Mulai dari botol, tutup, cincin, hingga dot. Dengan memisahkan semuanya, Mama dapat membersihkan setiap sudut botol dengan lebih efektif.
  3. Bilas sisa susu di bawah air mengalir: Bilasan awal membantu menghilangkan bagian sisa susu yang mudah lepas.
  4. Rendam dalam air sabun hangat: Gunakan baskom bersih sebagai wadah merendam botol dan seluruh bagiannya. Mama bisa saja mencuci botol susu tanpa sabun kimia, namun hasil cucinya tidak akan sebersih dengan sabun khusus cuci botol.
  5. Sikat semua bagian botol: Gunakan sikat botol untuk membersihkan bagian dalam botol. Untuk dot, gunakan sikat khusus agar bagian dalam dan lubangnya dapat dibersihkan dengan lebih menyeluruh. Jangan lupa menyikat area ulir pada tutup dan cincin botol. Cara membersihkan dot bayi dengan air panas ini akan membuat botol menjadi lebih higienis.
  6. Bilas kembali dengan air mengalir: Hilangkan sisa sabun agar botol benar-benar bersih.
  7. Keringkan dengan udara: Letakkan botol di rak pengering tanpa dilap menggunakan kain, karena kain bisa membawa serat atau kuman yang tidak terlihat.

Artikel Lainnya: Cara Memandikan Bayi Baru Lahir dengan Aman dan Benar

Cara Mensterilkan Botol Susu Bayi Setelah Dicuci

Setelah botol dalam keadaan bersih, langkah berikutnya adalah mensterilkannya. Proses sterilisasi membantu mengurangi bakteri yang mungkin belum sepenuhnya hilang ketika dicuci. Mama bisa memilih cara mensterilkan botol susu bayi berikut:

1. Metode merebus

Mama bisa mensterilkan botol dengan cara sederhana, yaitu merebusnya. Masukkan botol dan seluruh bagiannya ke dalam panci berisi air, lalu pastikan semuanya terendam tanpa ada gelembung udara yang terjebak.

Rebus selama kurang lebih lima menit. Setelah itu, biarkan botol tetap berada di dalam air panas untuk steril botol sampai suhunya turun dan aman untuk diangkat.

2. Sterilisasi uap (steam)

Jika Mama menggunakan sterilizer uap, susun botol dan bagiannya sesuai petunjuk alat agar uap panas dapat menjangkau seluruh permukaan. Jalankan proses sterilisasi hingga alat selesai bekerja. Setelah itu, biarkan botol dingin di dalam alat sebelum Mama mengeluarkannya.

3. Sterilisasi menggunakan larutan kimia

Metode ini cocok ketika Mama bepergian atau tidak bisa menggunakan panas. Cukup rendam botol dalam larutan sterilisasi sesuai petunjuk produk, lalu tunggu hingga waktu yang dianjurkan tercapai. Setelah proses selesai, botol sudah siap digunakan kembali sesuai panduan larutan tersebut.

Apa pun metodenya, kunci pentingnya adalah menjaga agar tangan atau alat yang digunakan untuk mengambil botol tetap bersih, sehingga proses sterilisasi tidak sia-sia karena kontaminasi baru.

Tips Menjaga Botol Susu Tetap Higienis

Beberapa tips mencuci botol susu bayi di bawah ini dapat membantu menjaga kebersihan botol secara terus-menerus, seperti:

  • Bersihkan botol segera setelah selesai digunakan.
  • Pisahkan peralatan mencuci botol dari peralatan mencuci piring sehari-hari.
  • Simpan botol yang sudah disterilkan di tempat tertutup dan bersih.
  • Pastikan tempat penyimpanan tidak lembap agar botol tetap kering.
  • Periksa kondisi botol secara rutin, terutama bagian ulir dan dasar botol.
  • Bila bepergian, tetap lakukan bilasan awal dan bersihkan setibanya di rumah.

Artikel Lainnya: Cara Merawat Kulit Bayi Agar Selalu Halus dan Sehat

Kapan Botol Susu Perlu Diganti?

Botol susu sebaiknya diganti ketika mulai menunjukkan tanda-tanda berikut:

  1. Retak, tergores atau berkerak: Goresan kecil dapat menjadi tempat bakteri berkumpul. Begitu juga jika botol susu berkerak, yang mana bisa menjadi sarang kuman. Bila Mama melihat tanda-tanda ini, lebih aman mengganti botol.
  2. Warnanya berubah atau menguning: Perubahan warna pada botol plastik dapat menandakan bahwa bahan botol mulai melemah.
  3. Dot melebar atau berubah bentuk: Dot yang terlalu lembek atau bentuknya berubah dapat memengaruhi aliran susu.
  4. Penggunaan jangka panjang: Walaupun terlihat baik, botol yang sudah dipakai dalam waktu lama lebih rentan mengalami penurunan kualitas.

Menjaga kebersihan botol susu adalah langkah sederhana namun penting dalam menjaga kesehatan si Kecil.

Dengan memilih peralatan yang tepat, mencuci botol dengan benar, mensterilkannya secara rutin, serta mengganti botol ketika perlu, Mama sudah melakukan bagian penting dalam mendukung tumbuh kembang bayi.

Yuk, unduh aplikasinya sekarang dan gabung dengan komunitas Hallobumil, Mama juga bisa bertukar cerita, dapat berbagai tips bermanfaat seputar tumbuh kembang anak, hingga ikut event Hallobumil yang seru bersama ribuan Mama lainnya!

Jadilah orang tua super! Panduan 1000 Hari Pertama Kehidupan si kecil ada di sini. GRATIS.
image
image
image
image
4
2
Bagikan
Facebook
Twitter
WA
N

Artikel bagus sekali 😍

  • 0
Admin MIMA

Hai Mama, terima kasih atas responnya dan jangan lupa untuk share ya Ma. :) ^sm

  • 1
AF

anak ku alhamdulillah full dbf

  • 0
Admin MIMA

Hai Mama, terima kasih ya atas sharing nya. Semoga Mama dan Si Kecil sehat selalu ya. :) ^sr

  • 0

Tumbuh Bersama di 1000 Hari Pertama Si Kecil

Komunitas hangat untuk dapatkan tips, cerita inspiratif, dan teman baru pada 1000 hari pertama si kecil bersama Hallobumil
image