Artikel/Pasca Kehamilan/Cara Menyapih Anak dengan Tepat dan Tanpa Drama

Cara Menyapih Anak dengan Tepat dan Tanpa Drama

Athika Rahma | Diterbitkan pada 06 Januari 2026
Ditinjau oleh Tim Ahli Hallobumil
Bagikan
Facebook
Twitter
WhatsApp
copylink
Menyapih bisa jadi proses penuh tantangan. Artikel ini menjelaskan langkah mudah menyapih anak, tanda kesiapan, metode gentle weaning, serta cara mengurangi rewel agar prosesnya lebih nyaman.
cara-menyapih-anak-dengan-tepat-dan-tanpa-drama

Menyapih anak menandai transisi dari ASI atau susu sebagai sumber utama nutrisi menjadi makanan pendamping yang lebih beragam.

Namun bagi Mama, menyapih bisa menjadi momen yang membingungkan dan penuh tantangan, apalagi jika anak belum sepenuhnya siap.

Artikel ini akan membahas pengertian menyapih, tanda kesiapan anak, cara menyapih anak yang umum dilakukan, serta tips praktis agar prosesnya lebih lancar.

Apa Itu Menyapih dan Kapan Waktu yang Tepat?

Menyapih adalah proses ketika anak berhenti menerima ASI atau susu dari payudara dan mulai beralih ke makanan pendamping atau susu dari botol atau cangkir.

Tahapan ini penting karena anak mulai belajar makan sendiri, mengenal berbagai rasa makanan, serta menyesuaikan diri dengan pola makan keluarga. Selain aspek nutrisi, menyapih juga berperan dalam membangun kemandirian anak secara emosional.

Penting bagi Mama untuk memahami bahwa menyapih bukan hanya soal menghentikan menyusu, tetapi juga menyiapkan anak secara bertahap agar transisi ini tidak membuatnya stres atau merasa kehilangan kenyamanan.

Tanda anak siap disapih

Setiap anak memiliki waktu kesiapan yang berbeda, tetapi umumnya ada beberapa tanda bahwa anak sudah mulai siap disapih:

  • Minat menyusu berkurang: Anak mulai jarang meminta menyusu atau menyusu lebih singkat dibanding sebelumnya.
  • Mulai tertarik pada makanan lain: Anak menunjukkan rasa ingin mencoba makanan atau minuman selain ASI.
  • Bisa beraktivitas lebih lama tanpa menyusu: Anak mulai bisa bermain atau melakukan aktivitas lain tanpa terus-menerus meminta ASI.
  • Respons positif terhadap pengalihan perhatian: Saat Mama mengalihkan perhatian dengan mainan, buku, atau kegiatan seru, anak dapat teralihkan dari menyusu.

Usia ideal untuk mulai menyapih

Mama mungkin bertanya, “Kapan waktu yang tepat untuk menyapih anak?” Tidak ada batasan usia yang pasti karena setiap anak berbeda. Namun, beberapa pedoman dapat menjadi acuan:

  • WHO merekomendasikan pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan pertama, kemudian dilanjutkan dengan makanan pendamping sambil tetap menyusui hingga usia sekitar 2 tahun atau lebih, sesuai kesiapan Mama dan anak.
  • American Academy of Pediatrics (AAP) juga menganjurkan menyusui minimal selama satu tahun dan diteruskan selama Mama dan anak merasa nyaman.

Artikel lainnya: Si Kecil Suka Pilih-Pilih Makanan? Ini Penyebab dan Tips mengatasinya

Metode Menyapih Anak yang Umum Dipakai

Ada beberapa cara menyapih anak dengan mudah yang umum digunakan:

Gentle weaning: menyapih perlahan

Gentle weaning adalah metode menyapih secara bertahap. Mama dapat mengurangi frekuensi atau durasi menyusu sedikit demi sedikit, misalnya mulai dengan mengganti satu sesi menyusu dengan susu dari botol atau cangkir, lalu secara bertahap mengurangi sesi lainnya.

Keunggulan cara menyapih anak 1 tahun ini adalah anak dapat menyesuaikan diri secara emosional dan fisik tanpa merasa terkejut. Mama juga dapat memperkenalkan makanan atau minuman baru dengan lebih mudah, karena anak sudah terbiasa menerima variasi rasa.

Menyapih langsung (cold turkey)

Metode menyapih langsung atau cold turkey berarti menghentikan menyusu secara mendadak tanpa pengurangan bertahap.

Beberapa orang tua memilih cara ini karena merasa lebih praktis atau anak sudah siap secara mental, tetapi biasanya metode ini menimbulkan reaksi emosional lebih kuat pada anak.

Anak mungkin menjadi rewel, cemas, atau sulit tidur karena kehilangan kebiasaan menyusu secara tiba-tiba. Mama juga mungkin merasakan perubahan emosi karena harus menghadapi tangisan atau penolakan anak.

Oleh karena itu, cara menyapih anak 2 tahun ini sebaiknya dilakukan dengan perencanaan matang dan dukungan dari anggota keluarga.

Mana yang lebih baik?

Tidak ada metode yang mutlak lebih baik. Gentle weaning umumnya lebih direkomendasikan karena memberikan waktu bagi anak untuk menyesuaikan diri.

Sementara cold turkey bisa dipilih jika ada alasan tertentu, misalnya anak sudah menunjukkan kesiapan tinggi atau alasan medis yang memerlukan penghentian segera.

Kunci utamanya adalah menyesuaikan metode dengan kesiapan anak dan kondisi Mama, serta memastikan proses menyapih dilakukan dengan penuh kesabaran dan konsistensi.

Cara Menyapih Anak Agar Tidak Rewel

Agar proses menyapih lebih lancar, Mama bisa menerapkan beberapa strategi praktis:

  • Mulai dari sesi menyusu yang paling mudah dikurangi: Cara mengurangi freksuensi menyusu ini misalnya sesi pagi atau sebelum tidur diganti dengan minum susu dari botol atau cangkir.
  • Alihkan perhatian anak: Gunakan mainan, buku, atau kegiatan seru untuk mengalihkan fokus anak dari menyusu.
  • Perkenalkan minum dari botol atau cangkir: Lakukan secara bertahap dan beri kesempatan anak mencoba.
  • Ciptakan suasana nyaman: Lakukan proses menyapih pada waktu anak tenang, misalnya setelah tidur siang atau setelah aktivitas yang menyenangkan.
  • Tetap beri perhatian dan kasih sayang: Peluk, gendong, atau ajak berbicara agar anak merasa aman meskipun tidak menyusu.

Tantangan yang Sering Terjadi Saat Menyapih

Menyapih tidak selalu mudah, dan Mama mungkin sering mengeluh kenapa anak susah disapih. Beberapa tantangan yang sering terjadi antara lain:

  • Rewel dan cemas: Anak bisa merasa kehilangan kenyamanan atau rutinitas yang biasa membuatnya tenang.
  • Perubahan pola tidur: Beberapa anak mungkin sulit tidur atau sering terbangun karena sebelumnya terbiasa menyusu sebelum tidur.
  • Kesulitan adaptasi pada makanan baru: Anak perlu waktu untuk menerima rasa dan tekstur makanan pendamping ASI.
  • Tegangan emosional antara Mama dan anak: Ketika proses menyapih dilakukan terlalu cepat, bisa muncul stres dan frustrasi.

Artikel lainnya: Apa Saja Variasi MPASI Buat Si Kecil Usia 7 Bulan , Cek disini Ma!

Tips Tambahan Agar Proses Menyapih Lebih Mudah

Berikut beberapa tips menyapih anak yang bisa membantu Mama:

  • Lakukan secara bertahap dan konsisten: Kurangi sesi menyusu sedikit demi sedikit dan tetap pada jadwal yang sama setiap hari.
  • Libatkan anak dalam proses: Ajak anak memilih gelas atau botol baru sehingga ia merasa terlibat dan lebih antusias.
  • Berikan pujian atau reward sederhana: Misalnya tepuk tangan, pelukan, atau cerita favorit setiap kali anak berhasil melewati sesi menyapih.
  • Tetap tenang dan sabar: Emosi Mama memengaruhi anak, jadi sebisa mungkin jaga ketenangan saat anak rewel.
  • Kenalkan makanan dan minuman baru dengan cara menyenangkan: Variasikan rasa dan tekstur agar anak tertarik mencoba, bukan merasa terpaksa.

Kapan Harus Konsultasi dengan Dokter?

Beberapa kondisi memerlukan perhatian tenaga medis agar menyapih tetap aman dan sehat:

  • Jika anak kehilangan berat badan atau tidak mau makan setelah menyapih.
  • Bila Mama ragu anak mendapatkan cukup nutrisi dari makanan pendamping.
  • Ketika proses menyapih menimbulkan tekanan emosional yang sulit ditangani sendiri.

Konsultasi dengan dokter atau ahli gizi anak membantu Mama menentukan strategi menyapih yang tepat, memastikan nutrisi anak tetap terpenuhi, dan memberikan dukungan tambahan saat menghadapi tantangan.

Menyapih adalah proses penting dalam tumbuh kembang anak, tetapi setiap anak dan Mama memiliki ritme yang berbeda. Kesabaran dan kasih sayang adalah kunci utama agar anak merasa aman dan tetap mendapatkan nutrisi yang cukup.

Supaya Mama mendapatkan lebih banyak edukasi untuk menyapih anak, yuk, gabung komunitas Hallobumil dan Jangan lewatkan juga webinar Hallobumil bersama para ahli yang sering diadakan. Yuk, cek eventnya sekarang! download aplikasinya semua mudah hanya dalam satu genggaman.

Jadilah orang tua super! Panduan 1000 Hari Pertama Kehidupan si kecil ada di sini. GRATIS.
image
image
image
image
0
0
Bagikan
Facebook
Twitter
WA
Belum ada komentar.
Login atau daftar dulu yuk ma biar bisa komen

Login/daftar yuk Ma

Tumbuh Bersama di 1000 Hari Pertama Si Kecil

Komunitas hangat untuk dapatkan tips, cerita inspiratif, dan teman baru pada 1000 hari pertama si kecil bersama Hallobumil
image