loading

Cara Mengatasi Cegukan pada Si Kecil, Mama Tidak Perlu Panik

Bagikan
Facebook
Twitter
WhatsApp
copylink
Cegukan adalah respons alami tubuh yang umum dialami bayi. Pahami penjelasan medis mengenai penyebab dan panduan cara mengatasi cegukan pada si kecil agar Mama dapat menanganinya dengan tenang.
cara-mengatasi-cegukan-pada-anak

Cegukan merupakan kondisi yang cukup sering dialami Si Kecil, terutama pada beberapa bulan pertama kehidupannya. Kondisi ini umumnya tidak berbahaya dan dapat berhenti dengan sendirinya tanpa memerlukan pengobatan khusus.

Meski begitu, mengetahui cara menghilangkan cegukan pada Si Kecil dapat membantu Mama membuat Si Kecil merasa lebih nyaman, terutama jika cegukan muncul setelah menyusu. Mama dapat mencoba beberapa langkah sederhana sebagai cara mengatasi Si Kecil cegukan di rumah:

1. Hentikan Menyusu atau Makan Sejenak

Saat Si Kecil mulai cegukan ketika menyusu, Mama dapat menghentikan proses menyusu selama beberapa menit. Jeda singkat ini memberi kesempatan untuk diafragma untuk kembali rileks sehingga cegukan dapat berkurang secara alami.

Mama tidak perlu terburu-buru melanjutkan pemberian ASI atau susu formula. Amati terlebih dahulu apakah cegukan mulai mereda. Setelah kondisi Si Kecil lebih nyaman, proses menyusu dapat dilanjutkan secara perlahan.

Langkah sederhana ini sering menjadi cara mengatasi cegukan pada Si Kecil yang mudah dilakukan, terutama jika cegukan muncul akibat Si Kecil minum terlalu cepat atau perutnya terasa penuh.

Artikel lainnya: Bagaimana Mengetahui Apakah Si Kecil Cukup ASI?

2. Sendawakan Bayi

Membantu Si Kecil bersendawa merupakan salah satu cara yang efektif untuk mengurangi udara yang tertelan saat menyusu. Udara yang keluar melalui sendawa dapat mengurangi tekanan pada lambung sekaligus membantu diafragma kembali bekerja secara normal.

Mama dapat menggendong Si Kecil dalam posisi tegak di bahu, kemudian menepuk atau mengusap punggungnya secara perlahan hingga Si Kecil bersendawa. Cara ini dapat dilakukan setiap selesai menyusu atau di sela-sela waktu menyusu jika diperlukan.

Kebiasaan menyendawakan Si Kecil secara rutin juga menjadi salah satu cara meredakan cegukan pada Si Kecil sekaligus membantu mengurangi risiko gumoh setelah menyusu.

3. Susui Bayi dengan Posisi yang Lebih Tegak

Posisi menyusu yang tepat dapat membantu mengurangi udara yang masuk ke saluran pencernaan Si Kecil. Saat kepala Si Kecil berada sedikit lebih tinggi daripada perutnya, aliran ASI atau susu menjadi lebih nyaman sehingga proses menelan berlangsung lebih baik.

Mama dapat memangku Si Kecil dengan posisi setengah duduk atau sedikit tegak selama menyusu. Posisi tersebut juga membantu proses pencernaan sehingga Si Kecil tidak mudah mengalami cegukan setelah selesai makan.

Kebiasaan memperbaiki posisi menyusu termasuk cara menghilangkan cegukan Si Kecil yang dapat diterapkan setiap hari sebagai langkah pencegahan.

Artikel lainnya: Posisi Menyusui yang Benar dan Nyaman untuk Mama

4. Berikan Susu Secara Perlahan

Bayi yang menyusu terlalu cepat cenderung lebih banyak menelan udara. Kondisi ini dapat meningkatkan tekanan pada lambung dan memicu munculnya cegukan.

Mama dapat memberikan jeda singkat ketika melihat Si Kecil menyusu dengan sangat cepat. Jika menggunakan botol susu, pilih dot yang memiliki aliran sesuai dengan usia Si Kecil agar susu tidak keluar terlalu deras.

Pemberian susu secara perlahan menjadi salah satu cara menghentikan cegukan Si Kecil karena membantu mengurangi udara yang masuk selama proses menyusu serta membuat Si Kecil lebih nyaman.

6. Pastikan Pelekatan Menyusu Sudah Tepat

Pelekatan yang baik saat menyusu memungkinkan Si Kecil mengisap ASI secara optimal tanpa banyak menelan udara. Bibir Si Kecil sebaiknya membuka lebar dan menutupi sebagian besar area areola, bukan hanya puting.

Pelekatan yang kurang tepat sering membuat Si Kecil lebih sering melepaskan isapan dan kembali mengisap udara. Kondisi tersebut dapat memicu cegukan maupun gumoh setelah menyusu.

Mama dapat meminta bantuan konselor laktasi atau tenaga kesehatan apabila mengalami kesulitan memperbaiki pelekatan. Langkah ini merupakan salah satu cara hilangkan cegukan pada Si Kecil yang juga mendukung keberhasilan pemberian ASI secara optimal.

Artikel lainnya: Bayi Bingung Puting? Ini Cara Ampuh Mengatasinya

7. Periksa Dot dan Botol Susu

Bayi yang minum menggunakan botol berisiko menelan lebih banyak udara apabila ukuran dot tidak sesuai atau posisi botol kurang tepat. Udara yang masuk bersama susu dapat membuat lambung terasa lebih penuh sehingga cegukan lebih mudah terjadi.

Mama dapat memilih dot dengan aliran yang sesuai usia Si Kecil. Pastikan pula bagian dot selalu terisi susu selama proses menyusu agar udara tidak ikut terisap. Botol susu yang memiliki sistem antikolik juga dapat menjadi pilihan untuk membantu mengurangi udara yang tertelan.

banner

Langkah sederhana ini dapat menjadi cara mengatasi cegukan pada Si Kecil 0-6 bulan, terutama untuk Si Kecil yang lebih sering minum ASI perah atau susu formula menggunakan botol.

8. Gendong Bayi dalam Posisi Tegak Setelah Menyusu

Setelah selesai menyusu, usahakan Si Kecil tidak langsung dibaringkan. Posisi tegak membantu udara yang masih berada di dalam lambung keluar lebih mudah melalui sendawa sekaligus mendukung proses pencernaan.

Mama dapat menggendong Si Kecil selama sekitar 20–30 menit sambil mengusap punggungnya dengan lembut. Cara ini juga membantu mengurangi kemungkinan gumoh yang sering muncul setelah Si Kecil selesai menyusu.

Selain membantu meredakan cegukan, kebiasaan ini membuat Si Kecil merasa lebih nyaman sebelum kembali beristirahat.

9. Gosok atau Tepuk Punggung Bayi dengan Lembut

Sentuhan lembut dari Mama dapat membantu Si Kecil merasa lebih tenang ketika mengalami cegukan. Usapan perlahan pada punggung atau tepukan ringan juga dapat merangsang Si Kecil untuk bersendawa.

Mama tidak perlu menepuk punggung Si Kecil terlalu kuat. Gerakan yang lembut dan berirama sudah cukup membantu mengeluarkan udara dari lambung tanpa membuat Si Kecil merasa tidak nyaman. Apabila Si Kecil tampak tenang, cegukan umumnya akan berkurang secara bertahap dalam beberapa menit.

Artikel lainnya: Bayi Suka Merengek, Bagaimana Mengatasinya?

10. Berikan Empeng Jika Bayi Sudah Menggunakannya

Pada Si Kecil yang memang sudah terbiasa menggunakan empeng, Mama dapat memberikannya saat cegukan muncul. Gerakan mengisap dipercaya dapat membantu diafragma menjadi lebih rileks sehingga cegukan perlahan mereda.

Meski demikian, perlu diketahui bahwa manfaat empeng untuk menghentikan cegukan belum didukung bukti ilmiah yang kuat.

Cara ini mungkin membantu sebagian Si Kecil, tetapi hasilnya dapat berbeda pada setiap anak. Pastikan empeng yang digunakan selalu bersih dan sesuai dengan usia Si Kecil agar tetap aman digunakan.

11. Tetap Tenang dan Tunggu Hingga Cegukan Berhenti Sendiri

Sebagian besar cegukan pada Si Kecil akan berhenti dengan sendirinya dalam beberapa menit. Kondisi ini umumnya tidak menimbulkan rasa sakit maupun mengganggu tumbuh kembang Si Kecil.

Mama cukup mengamati kondisi Si Kecil sambil memastikan ia tetap nyaman dan dapat menyusu seperti biasa. Hindari rasa khawatir yang berlebihan karena cegukan merupakan bagian normal dari perkembangan sistem pencernaan Si Kecil.

Apabila cegukan berlangsung singkat dan Si Kecil tetap aktif, kondisi tersebut biasanya tidak memerlukan penanganan khusus.

Artikel lainnya: Kenali Masalah Pencernaan Bayi dan Cara Menanganinya

Walaupun cegukan umumnya normal, ada beberapa kondisi yang memerlukan pemeriksaan lebih lanjut oleh dokter.

Mama dapat segera berkonsultasi apabila cegukan berlangsung sangat lama, muncul sangat sering hingga mengganggu waktu menyusu atau tidur, atau disertai muntah berulang dalam jumlah banyak.

Pemeriksaan juga dianjurkan jika Si Kecil tampak kesulitan bernapas, berat badan tidak bertambah sesuai usianya, atau menunjukkan tanda-tanda tidak nyaman secara terus-menerus.

Dokter akan membantu mencari penyebab yang mendasari sekaligus menentukan apakah diperlukan penanganan lebih lanjut.

Cegukan pada Si Kecil umumnya merupakan kondisi normal yang akan mereda dengan sendirinya seiring perkembangan sistem pencernaannya.

Mama dapat membantu mengurangi cegukan melalui cara-cara sederhana, seperti memperbaiki posisi menyusu, membantu Si Kecil bersendawa, dan menggendongnya dalam posisi tegak setelah menyusu.

Jika cegukan berlangsung tidak biasa atau disertai keluhan lain, segera konsultasikan dengan dokter agar Si Kecil mendapatkan penanganan yang tepat.

Yuk, unduh aplikasi HalloBumil dan daftarkan akun untuk mendapatkan informasi tepercaya seputar kesehatan Si Kecil, kehamilan, dan tumbuh kembang Si Kecil yang telah disusun bersama para ahli.

Bergabung juga dengan komunitas HalloBumil agar Mama dapat berbagi pengalaman dengan sesama orang tua serta mengikuti berbagai event edukatif yang bermanfaat.

Pertanyaan Populer

Jadilah orang tua super! Panduan 1000 Hari Pertama Kehidupan si kecil ada di sini. GRATIS.
image
image
image
image
0
0
Bagikan
Facebook
Twitter
WA
Belum ada komentar.
Login atau daftar dulu yuk ma biar bisa komen

Login/daftar yuk Ma

Tumbuh Bersama di 1000 Hari Pertama Si Kecil

Komunitas hangat untuk dapatkan tips, cerita inspiratif, dan teman baru pada 1000 hari pertama si kecil bersama Hallobumil
image