Artikel/Pasca Kehamilan/Bayi Suka Merengek, Bagaimana Mengatasinya?

Bayi Suka Merengek, Bagaimana Mengatasinya?

Siti Nurmayani Putri | Diterbitkan pada 02 Maret 2026
Ditinjau oleh Anindita Budhi, S.Psi
Bagikan
Facebook
Twitter
WhatsApp
copylink
Bayi sering merengek bisa disebabkan lapar, lelah, atau tidak nyaman. Cari tahu berbagai penyebab umum serta tips praktis untuk menenangkan dan mengatasi bayi yang rewel dengan tepat.
bayi-suka-merengek-bagaimana-mengatasinya

Bayi yang tiba-tiba menangis atau merengek sering membuat orang tua bingung, terutama jika terjadi berulang tanpa sebab yang jelas. Padahal, merengek adalah cara bayi berkomunikasi sebelum ia mampu berbicara.

Lewat tangisan, ia memberi tahu bahwa ada kebutuhan yang belum terpenuhi, mulai dari lapar, tidak nyaman, hingga sekadar ingin dipeluk.

Memahami cara mengatasi bayi merengek sangat penting agar Mama dan Papa bisa merespons dengan tepat. Ini dia tipsnya:

1. Gendong Bayi

Menggendong adalah cara paling sederhana sekaligus efektif untuk menenangkan bayi. Kontak fisik membuat bayi merasa aman karena ia terbiasa dengan kehangatan dan detak jantung Mama sejak dalam kandungan. Sentuhan lembut dapat membantu menurunkan stres dan membuatnya lebih tenang.

Jika bayi merengek saat tidur, coba angkat dan gendong sebentar hingga ia kembali rileks. Setelah itu, letakkan perlahan agar ia tidak terbangun kembali.

2. Alihkan Perhatiannya

Pada dasarnya, bayi mudah terdistraksi oleh hal baru. Saat ia mulai rewel, coba alihkan perhatian dengan mainan berwarna cerah, suara lembut, atau ajak berbicara. Perubahan suasana juga bisa membantu memperbaiki mood-nya.

Menggendong sambil berjalan santai di sekitar rumah atau menunjukkan benda-benda menarik sering menjadi cara mengatasi bayi rewel yang cukup ampuh, terutama jika ia hanya merasa bosan.

3. Periksa Popok dan Pakaian

Popok basah atau pakaian yang terlalu ketat bisa membuat bayi tidak nyaman. Kulit bayi masih sangat sensitif sehingga sedikit rasa lembap saja dapat membuatnya merengek.

Jika bayi merengek saat tidur, pastikan popok dalam keadaan kering dan pakaian tidak membuatnya kepanasan. Kenyamanan fisik adalah langkah dasar dalam cara mengatasi bayi merengek.

4. Pastikan Bayi Tidak Lapar

Lapar adalah penyebab paling umum bayi menangis. Perhatikan tanda awal seperti mengisap jari, membuka mulut, atau mencari puting. Jangan menunggu hingga bayi menangis keras.

Jika bayi merengek saat menyusu, periksa posisi pelekatan. Bisa jadi ia kurang nyaman atau ada udara yang membuat perutnya kembung.

5. Ciptakan Suasana Tenang

Lingkungan yang terlalu ramai dan bising dapat membuat bayi overstimulasi. Cahaya terlalu terang atau suara keras juga bisa membuatnya sulit tidur.

Coba Mama redupkan lampu, kecilkan suara televisi, dan ciptakan suasana yang tenang. Cara ini efektif untuk membantu bayi yang sering merengek saat malam hari.

6. Ayun dengan Lembut

Gerakan ritmis menyerupai kondisi di dalam rahim ternyata bisa membantu bayi merasa nyaman. Mengayun perlahan, menimang, atau menggunakan stroller dapat membantu menenangkan sistem sarafnya.

Namun, pastikan gerakan tetap lembut dan tidak berlebihan demi menjaga keamanan bayi, ya, Ma.

7. Mandikan dengan Air Hangat

Air hangat membantu merilekskan otot dan memberikan efek menenangkan. Mandi hangat juga bisa menjadi bagian dari rutinitas sebelum tidur agar bayi lebih nyenyak. Cara ini sering membantu jika bayi merengek saat tidur karena tubuhnya terasa tidak nyaman.

8. Lakukan Pijat Bayi

Pijatan lembut dapat membantu mengurangi kembung dan membuat bayi lebih rileks. Selain itu, pijat bayi mempererat ikatan emosional antara orang tua dan anak.

Gunakan minyak khusus bayi dan lakukan dengan tekanan ringan. Jika dilakukan rutin, pijat dapat menjadi bagian dari cara menenangkan bayi merengek yang efektif.

9. Waspadai Tanda Sakit atau Kolik

Jika bayi menangis terus-menerus lebih dari tiga jam sehari dan sulit ditenangkan, kemungkinan ia mengalami kolik. Kondisi ini umum terjadi pada bayi usia awal bulan dan biasanya membaik seiring waktu.

Namun, jika tangisan disertai demam, muntah, atau tidak mau menyusu, segera konsultasikan ke dokter. Bisa jadi ada kondisi medis tertentu yang perlu penanganan.

10. Buat Rutinitas Tidur yang Teratur

Bayi yang kelelahan justru lebih mudah rewel dan sulit tidur. Membuat jadwal tidur yang konsisten membantu tubuh bayi mengenali waktu istirahatnya.

Mulailah dengan rutinitas sederhana seperti mandi hangat, pijat ringan, menyusu, lalu tidur di waktu yang sama setiap hari. Rutinitas yang konsisten menjadi bagian penting dalam cara mengatasi bayi rewel, terutama jika ia sering bayi merengek saat tidur.

Bayi merengek adalah hal wajar karena itulah cara mereka berkomunikasi. Kunci utama dalam cara mengatasi bayi merengek adalah mengenali penyebabnya terlebih dahulu. Dengan respons yang cepat dan penuh kasih, bayi akan merasa lebih aman dan tenang.

Menghadapi bayi rewel memang menguras energi, tetapi Mama harus tetap sabar. Konsistensi dalam menerapkan cara menenangkan bayi merengek akan membantu orang tua lebih percaya diri dalam merawat si kecil.

Ingin tahu lebih banyak tips parenting dan tumbuh kembang bayi? Yuk, download aplikasi Hallobumil untuk mendapatkan informasi terpercaya yang praktis dalam genggaman.

Mama juga bisa gabung ke komunitas WhatsApp Hallobumil agar bisa berbagi pengalaman seputar bayi merengek saat tidur maupun bayi merengek saat menyusu dengan sesama orang tua.

Jangan lupa ikuti berbagai event edukatif dari Hallobumil supaya Mama makin siap menghadapi berbagai fase tumbuh kembang si kecil, termasuk saat harus menghadapi bayi rewel setiap harinya.

Jadilah orang tua super! Panduan 1000 Hari Pertama Kehidupan si kecil ada di sini. GRATIS.
image
image
image
image
3
0
Bagikan
Facebook
Twitter
WA
Belum ada komentar.
Login atau daftar dulu yuk ma biar bisa komen

Login/daftar yuk Ma

Tumbuh Bersama di 1000 Hari Pertama Si Kecil

Komunitas hangat untuk dapatkan tips, cerita inspiratif, dan teman baru pada 1000 hari pertama si kecil bersama Hallobumil
image