Artikel/Pasca Kehamilan/Anak Belum Vaksin MR? Ini Risiko dan Cara Melakukan Imunisasi Kejar

Anak Belum Vaksin MR? Ini Risiko dan Cara Melakukan Imunisasi Kejar

Tim Ahli Hallobumil | Diterbitkan pada 11 Maret 2026
Ditinjau oleh Tim Ahli Hallobumil
Bagikan
Facebook
Twitter
WhatsApp
copylink
Jika anak belum mendapatkan vaksin MR sesuai jadwal, Mama masih bisa melakukan imunisasi kejar. Simak risiko jika anak tidak vaksin MR serta cara melakukannya dengan aman.
anak-belum-vaksin-mr-ini-risiko-dan-cara-melakukan-imunisasi-kejar

Pemberian vaksin pada anak adalah salah satu cara terbaik untuk melindungi mereka dari penyakit berbahaya. Salah satu vaksin yang tidak boleh dilewatkan adalah vaksin MR (Measles-Rubella), yang memberikan perlindungan terhadap dua penyakit menular yaitu campak dan rubella.

Namun, sering kali ada anak yang terlambat mendapatkan vaksin MR, baik karena alasan kesehatan, kekhawatiran orang tua, atau karena tidak mendapat jadwal vaksinasi yang tepat.

Tapi Mama, jangan sepelekan vaksin MR, ya! Jika anak belum mendapatkan vaksin MR sesuai jadwal, masih ada kesempatan untuk melakukan imunisasi kejar. Imunisasi ini sangat penting agar Si Kecil terlindungi dari risiko penularan campak dan rubella.

Dalam artikel ini, kita akan membahas lebih lanjut mengenai vaksin MR, risiko yang bisa terjadi jika anak tidak mendapat vaksin, serta bagaimana cara melakukan imunisasi kejar agar perlindungan kesehatan Si Kecil tetap optimal.

Apa Itu Vaksin MR?

Vaksin MR adalah vaksin kombinasi yang melindungi anak dari dua penyakit menular, yaitu campak (measles) dan rubella (campak Jerman). Vaksin ini diberikan untuk mencegah kedua penyakit yang bisa menyebabkan komplikasi serius, bahkan kematian pada anak-anak yang tidak divaksinasi.

Vaksin MR biasanya diberikan pada anak-anak usia 9 bulan hingga 5 tahun. Namun, jika anak belum menerima vaksin ini pada usia yang ditentukan, imunisasi kejar dapat dilakukan hingga usia 15 tahun.

Vaksin MR diberikan dalam bentuk suntikan dan dapat memberikan perlindungan jangka panjang terhadap kedua penyakit tersebut.

Risiko Jika Anak Belum Mendapatkan Vaksin MR

Jika anak belum mendapatkan vaksin MR, mereka berisiko terkena campak atau rubella, yang keduanya memiliki dampak kesehatan yang cukup serius. Berikut ini adalah beberapa risiko yang harus Mama ketahui jika anak terlambat mendapatkan vaksin MR:

1. Risiko campak pada anak

Campak adalah penyakit virus yang sangat menular dan dapat menyebabkan komplikasi serius, seperti pneumonia, diare berat, hingga radang otak (ensefalitis).

Anak yang terkena campak juga dapat menularkan virus ini ke orang lain, yang bisa menyebabkan wabah di lingkungan sekitar. Tanpa vaksin MR, anak-anak berisiko tinggi untuk terinfeksi campak, terutama jika mereka berada di tempat umum yang ramai.

2. Risiko rubella (campak jerman)

Rubella biasanya tidak berbahaya bagi anak-anak yang sehat, tetapi dapat menyebabkan masalah serius jika seorang wanita hamil terinfeksi rubella pada trimester pertama.

Infeksi rubella selama kehamilan bisa menyebabkan cacat lahir, seperti gangguan pendengaran, masalah jantung, atau kerusakan pada otak janin. Oleh karena itu, sangat penting untuk mencegah rubella melalui vaksin MR.

3. Menular ke anak lain yang rentan

Anak yang tidak divaksinasi berisiko menularkan virus campak dan rubella kepada teman-teman atau saudara-saudaranya yang mungkin lebih rentan terhadap komplikasi serius.

Ini sangat berbahaya bagi anak-anak yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah, seperti anak dengan penyakit kronis atau yang sedang menjalani pengobatan tertentu.

Apa Itu Imunisasi Kejar?

Imunisasi kejar adalah program vaksinasi yang ditujukan bagi anak-anak yang terlambat mendapatkan vaksinasi sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Meskipun vaksinasi dilakukan terlambat, anak-anak tetap bisa mendapatkan perlindungan dari penyakit menular melalui imunisasi kejar. Imunisasi kejar tidak hanya untuk vaksin MR, tetapi juga untuk vaksin lainnya yang terlewat, seperti vaksin DTP, polio, dan hepatitis B.

Untuk vaksin MR, imunisasi kejar dapat dilakukan untuk anak yang belum mendapat vaksin MR sesuai jadwal atau anak yang terlambat mendapat vaksin pada usia yang telah ditentukan.

Imunisasi kejar ini sangat penting untuk memastikan anak terlindungi dari penyakit berbahaya yang bisa dicegah melalui vaksin.

Cara Melakukan Imunisasi Kejar MR pada Anak

Jika Si Kecil belum mendapatkan vaksin MR pada waktunya, jangan khawatir! Berikut adalah langkah-langkah yang dapat Mama lakukan untuk melakukan imunisasi kejar MR pada anak:

1. Konsultasikan ke dokter atau puskesmas

Langkah pertama adalah berkonsultasi dengan dokter atau pergi ke puskesmas terdekat. Mereka akan melakukan pemeriksaan dan memberi tahu apakah anak sudah cukup umur untuk menerima vaksin MR atau apakah ada kondisi kesehatan tertentu yang perlu diperhatikan sebelum vaksinasi.

2. Tentukan jadwal imunisasi

Setelah berkonsultasi dengan dokter, Mama akan diberikan jadwal imunisasi MR sesuai dengan usia anak. Biasanya, vaksin MR dapat diberikan hingga anak berusia 15 tahun. Namun, semakin cepat vaksin diberikan, semakin baik.

3. Pastikan anak sehat

Sebelum menerima vaksin MR, pastikan anak dalam kondisi sehat dan tidak sedang menderita penyakit akut. Jika anak sedang sakit atau demam, vaksinasi mungkin perlu ditunda.

4. Ikuti proses vaksinasi

Vaksin MR diberikan melalui suntikan di lengan atau paha anak. Proses ini biasanya cepat dan hanya sedikit menimbulkan rasa sakit.

Setelah vaksinasi, anak mungkin akan mengalami sedikit demam atau kemerahan di tempat suntikan, namun ini adalah efek samping yang normal dan akan hilang dalam beberapa hari.

5. Lakukan pemantauan setelah vaksinasi

Setelah vaksinasi, penting untuk memantau anak selama 30 menit untuk memastikan tidak ada reaksi alergi yang parah. Beberapa anak mungkin merasa sedikit lelah atau demam ringan, tetapi ini adalah efek samping yang biasa dan biasanya hilang dalam waktu singkat.

Apakah Imunisasi MR Aman untuk Anak?

Imunisasi MR sangat aman untuk anak. Vaksin ini telah melalui berbagai uji klinis untuk memastikan keamanan dan efektivitasnya. Seperti vaksin lainnya, vaksin MR juga memiliki efek samping, namun umumnya efek sampingnya ringan dan sementara, seperti demam ringan atau nyeri pada tempat suntikan.

Vaksin MR memiliki manfaat yang jauh lebih besar daripada risikonya, karena dapat melindungi anak dari dua penyakit berbahaya yang dapat menyebabkan komplikasi serius.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), vaksin MR adalah salah satu vaksin paling efektif yang telah terbukti mengurangi jumlah kasus campak dan rubella di seluruh dunia.

Kapan Mama Harus Membawa Anak untuk Imunisasi MR?

Idealnya, vaksin MR diberikan pada usia 9 bulan dan 18 bulan. Namun, jika anak Mama belum mendapatkan vaksin MR pada usia tersebut, vaksin dapat dilakukan kapan saja sebelum anak berusia 15 tahun.

Jika anak terlambat vaksin, Mama bisa langsung membawa anak ke puskesmas atau klinik untuk melakukan imunisasi kejar.

Jangan menunggu lebih lama, karena semakin cepat anak mendapatkan vaksin MR, semakin baik perlindungan yang didapat. Pastikan anak menerima vaksin ini untuk melindungi dirinya dan orang lain dari penularan penyakit campak dan rubella.

Ma, vaksin MR adalah vaksin yang sangat penting untuk melindungi anak dari penyakit menular yang bisa berbahaya. Jika Si Kecil belum mendapatkan vaksin MR sesuai jadwal, lakukan imunisasi kejar agar anak tetap terlindungi.

Imunisasi kejar aman dan efektif, dan Mama dapat melakukan vaksinasi kapan saja sebelum anak berusia 15 tahun. Segera konsultasikan ke dokter atau puskesmas terdekat untuk memastikan Si Kecil mendapatkan vaksin MR yang dibutuhkan.

Ma, Jangan ragu untuk bergabung dengan komunitas Hallobumil dan dapatkan informasi lebih lanjut tentang kesehatan anak dan parenting.

Ikuti event-event menarik kami, dan download aplikasi Hallobumil di App Store atau Play Store untuk memantau perkembangan Si Kecil secara mudah dan praktis.

Jadilah orang tua super! Panduan 1000 Hari Pertama Kehidupan si kecil ada di sini. GRATIS.
image
image
image
image
0
0
Bagikan
Facebook
Twitter
WA
Belum ada komentar.
Login atau daftar dulu yuk ma biar bisa komen

Login/daftar yuk Ma

Tumbuh Bersama di 1000 Hari Pertama Si Kecil

Komunitas hangat untuk dapatkan tips, cerita inspiratif, dan teman baru pada 1000 hari pertama si kecil bersama Hallobumil
image