Ciri-Ciri DBD pada Anak yang Perlu Diwaspadai
:strip_icc():format(webp)/hb-article/zFVgoRd9aNjAaAaH81CRi/original/u0bnul91bujyuarzh4z6fsrg3eix66va.png)
Ciri-ciri DBD pada anak sering kali tidak langsung terlihat jelas di awal. Banyak orang tua mengira kondisi ini hanyalah demam biasa, padahal gejala DBD pada anak bisa berkembang dengan cepat dan berisiko tinggi jika tidak ditangani dengan tepat.
Oleh karena itu, memahami tanda-tanda awal sangat penting agar orang tua tidak terlambat mengambil tindakan.Selain itu, gejala demam berdarah pada anak juga bisa berbeda-beda pada setiap anak.
Ada yang menunjukkan tanda ringan di awal, namun memburuk dalam waktu singkat. Dengan mengenali ciri demam berdarah pada anak secara menyeluruh, Mama dan Papa bisa lebih waspada dan sigap dalam memberikan penanganan yang dibutuhkan.
1. Demam Tinggi Mendadak
Ciri-ciri DBD pada anak yang paling umum adalah demam tinggi yang muncul secara tiba-tiba. Suhu tubuh anak bisa langsung melonjak hingga 39–40°C tanpa disertai gejala flu seperti batuk atau pilek.
Kondisi ini sering membuat Mama terkejut karena anak sebelumnya tampak sehat.Demam ini biasanya berlangsung selama beberapa hari dan sulit turun meskipun sudah diberikan obat penurun panas.
Pada beberapa kasus, suhu tubuh bisa naik turun atau tetap tinggi sepanjang hari. Pola demam seperti ini merupakan salah satu gejala demam berdarah pada anak yang perlu diwaspadai sejak dini.
Artikel lainnya: Cara Mengatasi Demam pada Anak Secara Aman dan Efektif
2. Nyeri Tubuh
Gejala DBD pada anak sering disertai dengan nyeri tubuh yang cukup mengganggu. Si Kecil bisa terlihat lebih rewel, malas bergerak, atau bahkan menangis saat diminta berjalan karena tubuh terasa tidak nyaman.Nyeri ini bisa terjadi pada otot, sendi, hingga tulang.
Bahkan, demam berdarah sering disebut sebagai “breakbone fever” karena rasa nyerinya yang cukup intens. Ini merupakan salah satu ciri demam berdarah pada anak yang membuat kondisi anak tampak sangat lemah.
3. Sakit Kepala Hebat
Sakit kepala merupakan salah satu ciri-ciri DBD pada anak yang cukup sering muncul, terutama pada fase awal penyakit. Anak biasanya mengeluhkan nyeri di bagian dahi atau seluruh kepala, yang bisa mengganggu aktivitas sehari-hari.
Pada anak yang masih kecil, gejala ini mungkin tidak bisa diungkapkan dengan jelas. Namun, Mama bisa mengenalinya dari perilaku anak yang lebih sensitif terhadap cahaya atau suara, serta terlihat tidak nyaman sepanjang hari.
Artikel lainnya: Ini Cara Merawat Anak Saat Sakit, Agar Si Kecil Cepat Sembuh
4. Nyeri di Belakang Mata
Nyeri di belakang mata merupakan ciri khas dari gejala demam berdarah pada anak. Rasa nyeri ini biasanya muncul saat anak menggerakkan mata atau melihat ke arah tertentu.
Meskipun terdengar sepele, gejala ini cukup spesifik dan jarang ditemukan pada demam biasa. Oleh karena itu, jika anak mengeluhkan nyeri di area mata bersamaan dengan demam tinggi, Mama perlu lebih waspada terhadap kemungkinan DBD, ya!
5. Mual dan Muntah
Ciri-ciri DBD pada anak juga bisa ditandai dengan gangguan pencernaan seperti mual dan muntah. Anak mungkin menolak makan atau minum karena merasa perutnya tidak nyaman.
Jika kondisi ini berlangsung terus-menerus, anak berisiko mengalami dehidrasi. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk memastikan asupan cairan tetap tercukupi, terutama saat anak sedang mengalami gejala DBD pada anak.
6. Ruam atau Bintik Merah pada Kulit
Munculnya bintik merah pada kulit merupakan salah satu ciri demam berdarah pada anak yang cukup mudah dikenali. Bintik ini biasanya terlihat di lengan, kaki, atau bagian tubuh lainnya.
Bintik merah ini tidak hilang saat ditekan karena disebabkan oleh perdarahan kecil di bawah kulit. Jika Mama menemukan tanda ini, sebaiknya segera konsultasikan ke tenaga medis untuk pemeriksaan lebih lanjut.
7. Mimisan atau Gusi Berdarah
Gejala demam berdarah pada anak juga dapat berupa perdarahan ringan seperti mimisan atau gusi berdarah. Kondisi ini terjadi akibat penurunan trombosit dalam darah.
Meskipun terlihat ringan, perdarahan ini bisa menjadi tanda bahwa kondisi DBD mulai memburuk. Oleh karena itu, orang tua perlu segera membawa anak ke dokter jika gejala ini muncul.
8. Nyeri Perut
Nyeri perut, terutama di bagian kanan atas, sering menjadi tanda lanjutan dari ciri-ciri DBD pada anak. Anak mungkin mengeluh sakit atau tampak tidak nyaman saat perutnya disentuh.
Gejala ini bisa berkaitan dengan pembesaran organ hati akibat infeksi virus dengue. Jika nyeri perut disertai muntah terus-menerus, ini bisa menjadi tanda bahaya yang memerlukan penanganan segera.
Artikel lainnya: Penyakit Umum pada Anak dan Cara Mengatasinya
9. Anak Terlihat Sangat Lemas
Anak dengan DBD biasanya tampak sangat lemas dan tidak bertenaga. Mereka cenderung lebih banyak tidur dan tidak tertarik bermain seperti biasanya.
Kondisi ini terjadi karena tubuh sedang melawan infeksi virus dengue. Jika anak terlihat semakin lemas dari hari ke hari, ini bisa menjadi tanda bahwa gejala DBD pada anak semakin berkembang.
10. Penurunan Nafsu Makan
Ciri-ciri DBD pada anak juga ditandai dengan menurunnya nafsu makan. Anak mungkin hanya makan sedikit atau bahkan menolak makan sama sekali.
Jika kondisi ini tidak segera diatasi, anak bisa mengalami kekurangan nutrisi yang memperlambat proses pemulihan. Oleh karena itu, penting untuk tetap memberikan asupan makanan dan cairan secara bertahap.
11. Tangan dan Kaki Terasa Dingin
Pada fase yang lebih serius, gejala demam berdarah pada anak dapat ditandai dengan tangan dan kaki yang terasa dingin. Ini merupakan tanda adanya gangguan sirkulasi darah.
Kondisi ini sering muncul saat memasuki fase kritis DBD dan membutuhkan penanganan medis segera. Jika disertai dengan lemas ekstrem atau penurunan kesadaran, segera bawa anak ke rumah sakit.
Ciri-ciri DBD pada anak sangat beragam dan bisa berkembang dengan cepat. Dengan memahami gejala DBD pada anak sejak dini, orang tua dapat mengambil langkah cepat untuk mencegah komplikasi yang lebih berbahaya.
Supaya tidak panik saat anak menunjukkan gejala demam berdarah pada anak, pastikan Mama punya akses informasi yang tepat. Download aplikasi Hallobumil untuk panduan kesehatan yang praktis dan terpercaya.
Butuh tempat berbagi dan bertanya seputar ciri demam berdarah pada anak? Yuk, gabung ke komunitas WhatsApp Hallobumil dan temukan support system yang relevan.
Jangan ketinggalan, ikuti juga berbagai event Hallobumil yang menghadirkan pembahasan menarik dan aplikatif untuk orang tua masa kini.





:strip_icc():format(webp)/hb-article/o7jCGocZocavUFWpZEDx4/original/349apakah-asi-mama-cukup-untuk-si-kecil-by-buritora-shutterstock.jpg)
:strip_icc():format(webp)/hb-article/r4I9cSAfdyIP6TxoGimD3/original/350peran-ayah-saat-ibu-berisitirahat-pasca-melahirkan-by-paulaphoto-shutterstock.jpg)
:strip_icc():format(webp)/hb-article/j90O2i5oTBWo6UpkmCHAh/original/346bagaimana-mengetahui-apakah-bayi-cukup-asi-by-atstock-productions-shutterstock.jpg)
