Cara Memandikan Bayi Baru Lahir dengan Aman dan Benar
:strip_icc():format(webp)/hb-article/pcoj9NilCbeZGe7nyUfnR/original/qql6egm4eoztvcdq7jxmmze06rjl56w9.png)
Memandikan bayi baru lahir sering menjadi momen yang membuat Mama sedikit cemas, terutama jika masih belum terbiasa. Tubuh Si Kecil yang masih kecil dan sensitif membuat Mama perlu lebih hati-hati saat memandikannya.
Padahal, dengan cara yang tepat, kegiatan ini bisa menjadi momen bonding yang hangat antara Mama dan bayi. Yuk, Ma, pelajari cara memandikan bayi baru lahir dengan aman dan benar agar Si Kecil tetap nyaman dan Mama pun lebih percaya diri.
Seberapa Sering Bayi Baru Lahir Perlu Dimandikan?
Bayi baru lahir sebenarnya tidak perlu dimandikan setiap hari, Ma. Umumnya, bayi cukup dimandikan 2–3 kali dalam seminggu selama area tubuhnya tetap bersih.
Kulit bayi masih sangat sensitif, sehingga mandi terlalu sering justru bisa membuat kulitnya kering. Yang terpenting, Mama tetap membersihkan area lipatan, wajah, dan area popok setiap hari.
Artikel lainnya: Cara Merawat Kulit Bayi Agar Selalu Halus dan Sehat
Kapan Waktu Terbaik untuk Memandikan Bayi Baru Lahir?
Waktu terbaik untuk memandikan bayi adalah saat Si Kecil dalam kondisi tenang dan tidak terlalu lapar atau mengantuk. Mama bisa memilih waktu pagi atau sore hari, tergantung rutinitas harian.
Pastikan juga suhu ruangan hangat agar bayi tidak kedinginan. Dengan memilih waktu yang tepat, cara memandikan bayi baru lahir bisa terasa lebih nyaman untuk Mama dan Si Kecil.
Persiapan Mandi
Sebelum mulai memandikan bayi, ada beberapa hal yang perlu Mama siapkan agar prosesnya berjalan aman dan lancar.
Perlengkapan:
Siapkan perlengkapan seperti handuk lembut, waslap, sabun khusus bayi, pakaian bersih, dan popok. Letakkan semua perlengkapan dalam jangkauan agar Mama tidak perlu meninggalkan bayi saat mandi.
Suhu Air:
Gunakan air hangat dengan suhu sekitar 36–37°C. Mama bisa mengeceknya dengan siku atau pergelangan tangan untuk memastikan air tidak terlalu panas atau dingin.
Metode:
Untuk bayi baru lahir, Mama bisa menggunakan metode sponge bath atau mandi lap, terutama jika tali pusar belum lepas. Metode ini membantu menjaga area pusar tetap kering.
Artikel lainnya: Tips Cerdik Memilih Perlengkapan Bayi Baru Lahir
Cara Memandikan Bayi Baru Lahir yang Belum Puput Pusar
Saat tali pusar belum lepas, Mama perlu lebih berhati-hati agar area tersebut tetap kering dan bersih. Berikut langkah-langkah yang bisa dilakukan:
- Siapkan semua perlengkapan mandi di tempat yang mudah dijangkau.
- Letakkan bayi di alas datar yang aman dan nyaman.
- Bersihkan wajah bayi terlebih dahulu menggunakan waslap basah tanpa sabun.
- Lanjutkan membersihkan tubuh bayi secara perlahan dengan waslap.
- Hindari menyiram atau merendam tubuh bayi dalam air.
- Jaga agar area tali pusar tetap kering selama proses mandi.
- Keringkan tubuh bayi dengan handuk lembut secara perlahan.
Langkah ini merupakan bagian penting dari cara memandikan bayi baru lahir yang belum puput pusar agar tetap aman dan higienis.
Artikel lainnya: Tips Merawat Tali Pusat dan Pusar Si Kecil yang Baru Lahir
Cara Memandikan Bayi Baru Lahir yang Sudah Lepas Tali Pusar
Jika tali pusar sudah lepas, Mama bisa mulai memandikan bayi dengan cara direndam di bak mandi khusus bayi. Berikut langkah-langkahnya:
- Isi bak mandi dengan air hangat secukupnya.
- Pegang bayi dengan satu tangan menopang kepala dan leher.
- Masukkan bayi perlahan ke dalam air, mulai dari kaki.
- Gunakan tangan atau waslap untuk membersihkan tubuh bayi.
- Bersihkan bagian kepala terakhir agar bayi tidak kedinginan.
- Angkat bayi dengan hati-hati setelah selesai mandi.
- Segera keringkan tubuh bayi dengan handuk lembut.
Dengan mengikuti langkah ini, Mama bisa menerapkan cara memandikan bayi baru lahir yang benar dengan lebih percaya diri.
Artikel lainnya: Tips Babyproofing untuk Si Kecil yang Mulai Aktif
Tips Lain yang Perlu Mama Perhatikan
- Pastikan Mama selalu mendampingi bayi selama mandi.
- Jangan meninggalkan bayi sendirian, meski hanya sebentar.
- Gunakan sabun khusus bayi yang lembut dan tidak mengiritasi kulit.
- Hindari mandi terlalu lama, cukup 5–10 menit saja.
- Segera keringkan dan pakaikan baju setelah mandi.
- Perhatikan reaksi bayi, hentikan jika ia terlihat tidak nyaman.
Dengan memahami langkah-langkah di atas, Mama bisa menjalani cara memandikan bayi baru lahir yang baik dan benar dengan lebih tenang. Momen mandi pun bisa menjadi waktu bonding yang hangat dan menyenangkan bersama Si Kecil.
Punya pertanyaan lain seputar parenting atau tumbuh kembang Si Kecil? Yuk, gabung Komunitas Hallobumil untuk bertanya, share pengalaman, dan mendapatkan dukungan dari sesama Mama.
Jangan lupa juga download aplikasi Hallobumil untuk mendapatkan informasi kehamilan dan parenting terlengkap, langsung di genggaman Mama!
Selain dapat berbagai panduan kesehatan yang lengkap dan terpercaya, Mama juga bisa bertukar cerita, dapat berbagai tips bermanfaat, hingga ikut event Hallobumil yang seru bersama ribuan Mama lainnya!





:strip_icc():format(webp)/hb-article/o7jCGocZocavUFWpZEDx4/original/349apakah-asi-mama-cukup-untuk-si-kecil-by-buritora-shutterstock.jpg)
:strip_icc():format(webp)/hb-article/r4I9cSAfdyIP6TxoGimD3/original/350peran-ayah-saat-ibu-berisitirahat-pasca-melahirkan-by-paulaphoto-shutterstock.jpg)
:strip_icc():format(webp)/hb-article/j90O2i5oTBWo6UpkmCHAh/original/346bagaimana-mengetahui-apakah-bayi-cukup-asi-by-atstock-productions-shutterstock.jpg)
