Artikel/Kehamilan/Cara Menyusui Bayi Baru Lahir yang Benar

Cara Menyusui Bayi Baru Lahir yang Benar

Tia Reisha | Diterbitkan pada 02 Februari 2026
Ditinjau oleh Tim Ahli Hallobumil
Bagikan
Facebook
Twitter
WhatsApp
copylink
Menyusui bayi dengan benar akan memaksimalkan asupan nutrisi yang masuk ke dalam tubuh si Kecil. Oleh karena itu, penting bagi Mama untuk mempelajari cara menyusui bayi yang baik.
cara-menyusui-bayi-baru-lahir-yang-benar

Memberikan ASI adalah momen spesial untuk membangun ikatan antara Mama dan bayi. Agar si Kecil kenyang dan Mama tetap nyaman, penting untuk mengetahui cara menyusui bayi baru lahir yang tepat sejak awal.

Belajar cara menyusui bayi baru lahir yang benar akan membantu Mama menghindari masalah seperti puting lecet saat menyusui atau bayi rewel karena kurang susu. Yuk, simak panduan lengkapnya di bawah ini!

Posisi Menyusui yang Tepat

Jika posisi menyusui bayi baru lahir sudah benar, bayi akan lebih mudah mengisap ASI dan dan Mama tidak akan merasa pegal. Yuk, cari tahu lima posisi yang paling aman dan nyaman:

1. Posisi menggendong (cradle hold)

Ini adalah posisi menyusui bayi baru lahir yang paling umum digunakan oleh banyak Mama karena cukup sederhana. Posisi ini paling pas dilakukan sambil duduk di kursi dengan sandaran tangan. Caranya:

  • Letakkan kepala si Kecil di lipatan siku tangan Mama.
  • Posisikan perut si Kecil menempel langsung pada perut Mama.
  • Pastikan telinga, bahu, dan panggul si Kecil berada dalam satu garis lurus.

2. Posisi menggendong menyilang (cross-cradle hold)

Posisi ini sangat membantu jika si Kecil masih kesulitan menemukan puting Mama. Dengan posisi cross-cradle hold, Mama punya kontrol lebih besar untuk mengarahkan kepala si Kecil. Caranya:

  • Gunakan tangan yang berlawanan dengan payudara untuk menopang kepala bayi.
  • Letakkan telapak tangan Mama di belakang leher dan telinga si Kecil.
  • Gunakan tangan yang satunya untuk memegang payudara Mama.

3. Posisi mencengkeram bola (football hold)

Untuk Mama dengan payudara besar atau yang melahirkan secara caesar, football hold menjadi pilihan cara menyusui bayi baru lahir yang baik dan benar. Dengan posisi ini, si Kecil tidak menekan bekas operasi di perut. Caranya:

  • Sangga si Kecil di samping tubuh Mama, di bawah lengan (seperti menjepit bola).
  • Pastikan kaki si Kecil mengarah ke punggung Mama.
  • Gunakan telapak tangan untuk menyangga kepala bayi agar sejajar dengan puting.

Artikel lainnya: Masalah Menyusui yang Sering Dialami dan Cara Mengatasinya

4. Posisi tidur menyamping (side-lying)

Mama merasa sangat lelah atau ingin menyusui di malam hari sambil beristirahat? Tidur menyamping adalah posisi menyusui bayi baru lahir yang paling santai. Caranya:

  • Mama dan si Kecil berbaring miring di atas kasur dan saling berhadapan.
  • Gunakan bantal di belakang punggung Mama agar posisi lebih stabil.
  • Pastikan hidung si Kecil sejajar dengan puting Mama agar ia mudah melekat.

5. Posisi bersandar (laid-back breastfeeding)

Laid-back breastfeeding merupakan cara menyusui bayi baru lahir dengan memanfaatkan gravitasi agar si Kecil lebih mudah menempel pada payudara secara alami. Posisi ini sangat membuat Mama rileks. Caranya:

  • Mama bersandar pada bantal dalam posisi setengah berbaring (sudut 45 derajat).
  • Letakkan si Kecil di atas dada atau perut Mama dalam posisi tengkurap.
  • Biarkan si Kecil mencari puting sendiri dengan dukungan tangan Mama.

Artikel lainnya: Posisi Menyusui yang Benar dan Nyaman untuk Mama

Teknik Pelekatan (Latch-On)

Pelekatan atau latch-on adalah posisi menempelnya mulut si Kecil pada payudara Mama untuk menghisap ASI. Cara menyusui bayi baru lahir yang baik dan benar sangat bergantung pada teknik pelekatan ini agar nutrisi terserap maksimal dan Mama tidak merasa sakit.

1. Pastikan posisi sudah nyaman

Mama perlu merasa santai agar aliran ASI lebih lancar dan otot tubuh tidak kaku. Pastikan posisi telinga, bahu, dan pinggul si Kecil sudah berada dalam satu garis lurus.

2. Hadapkan tubuh bayi ke Mama

Posisikan perut si Kecil menempel pada perut Mama agar ia merasa lebih stabil saat menyusu. Pastikan hidung si Kecil berada tepat di depan puting Mama untuk memudahkannya menjangkau payudara.

3. Rangsang refleks mulut bayi

Sentuhkan puting secara lembut pada bibir si Kecil untuk memicu keinginannya mencari puting. Gerakan ini akan membantu si Kecil secara alami membuka mulutnya.

4. Tunggu mulut terbuka lebar

Bawalah kepala si Kecil mendekat ke payudara segera setelah ia membuka mulutnya dengan sangat lebar. Mama harus mendekatkan si Kecil ke dada, bukan sebaliknya menarik payudara ke arah mulutnya.

5. Arahkan puting ke langit-langit mulut

Arahkan puting ke bagian langit-langit mulut si Kecil agar ia bisa menghisap ASI dengan lebih dalam. Teknik ini akan mencegah puting Mama terasa perih atau mengalami luka lecet.

Waktu dan Durasi Menyusui

Bayi baru lahir biasanya perlu menyusu setiap 2 hingga 3 jam sekali. Namun, Mama sebaiknya menyusui sesuai keinginan bayi (on demand) setiap kali ia menunjukkan tanda lapar.

Seiring bertambahnya usia, frekuensi dan menyusu juga akan berubah. Berikut adalah panduan frekuensi menyusui yang bisa dijadikan acuan:

  • Usia 0–1 minggu: Menyusu tiap 2–3 jam sekali (8–12 kali sehari).
  • Usia 1–3 bulan: Menyusu tiap 2,5–3 jam sekali (7–9 kali sehari).
  • Usia 3–4 bulan: Menyusu tiap 3–4 jam sekali (6–8 kali sehari).
  • Usia 4–6 bulan: Menyusu tiap 4 jam sekali (sekitar 6 kali sehari).

Sebaiknya habiskan ASI pada satu sisi payudara sebelum pindah ke sisi lainnya agar bayi mendapat nutrisi lengkap. Mama bisa melihat tanda si Kecil sudah cukup minum ASI jika tubuhnya terlihat rileks, tangan tidak lagi mengepal kuat, dan ia tertidur pulas.

Tips Tambahan Lainnya

Supaya momen menyusui jadi lebih mudah dan menyenangkan, Mama bisa mengikuti beberapa tips sederhana berikut ini:

  • Sering-seringlah memeluk si Kecil dengan sentuhan kulit ke kulit agar hubungan Mama dan si Kecil makin kuat.
  • Jangan buru-buru memakai dot atau botol sampai si Kecil benar-benar lancar menyusu langsung.
  • Pakai baju dan bra khusus menyusui supaya Mama tidak repot saat si Kecil merasa lapar.
  • Pakai bantal bantu menyusui agar tangan dan punggung Mama tidak cepat pegal atau capek.
  • Rajin minum air putih paling sedikit 8 gelas sehari supaya ASI Mama tetap melimpah dan tubuh Mama tidak lemas.
  • Pilih tempat yang sepi atau tenang kalau Mama harus menyusui saat sedang di luar rumah.
  • Selalu sedia kain penutup menyusui agar Mama tetap merasa nyaman di depan banyak orang.

Menerapkan cara menyusui bayi baru lahir yang benar memang butuh waktu dan kesabaran untuk dibiasakan. Jangan ragu untuk meminta bantuan tenaga medis jika Mama merasa kesulitan di awal masa menyusui. 

Menyusui adalah perjalanan luar biasa yang tidak perlu Mama lalui sendirian. Yuk, gabung Komunitas Hallobumil untuk saling berbagi dukungan dan tips seputar mengasuh si Kecil dengan para Mama lainnya!

Jangan lupa juga untuk segera download aplikasi Hallobumil agar Mama bisa memantau tumbuh kembang si Kecil dengan lebih praktis. 

Selain dapat berbagai panduan kesehatan yang lengkap dan terpercaya, Mama juga bisa bertukar cerita, dapat berbagai tips bermanfaat, hingga ikut event Hallobumil yang seru bersama ribuan Mama lainnya!

Jadilah orang tua super! Panduan 1000 Hari Pertama Kehidupan si kecil ada di sini. GRATIS.
image
image
image
image
34
20
Bagikan
Facebook
Twitter
WA
SM

makasih informasinya sangat bermanfaat

  • 3
Admin MIMA

Hai Mama, sama-sama dan jangan lupa di share ya 😊 ^ak

  • 0
RA

makasih infonya🤗

  • 0
Admin MIMA

Hai Mama, sama-sama dan semoga informasinya bermanfaat 😊 ^ak

  • 0
M

Jdgdhdgd

  • 0
Admin MIMA

Hallo Mama, ada yang dapat Mima bantu ? 😊 ^ak

  • 0
M

Jdgdhdgd

  • 0
Admin MIMA

Hallo Mama, ada yang dapat Mima bantu ? 😊 ^ak

  • 0
M

Jdgdhdgd

  • 0
Admin MIMA

Hallo Mama, ada yang dapat Mima bantu ? 😊 ^ak

  • 0

Nikmati Perjalanan Kehamilan Bersama Bumil Lainnya

Gabung dan temui teman, tips, dan cerita inspiratif di komunitas Hallobumil untuk lewati masa hamil dengan penuh dukungan
image