Artikel/Pasca Kehamilan/Kapan Usia Ideal Anak Belajar Musik?

Kapan Usia Ideal Anak Belajar Musik?

Athika Rahma | Diterbitkan pada 23 Desember 2025
Ditinjau oleh dr. Marlene Abigail
Bagikan
Facebook
Twitter
WhatsApp
copylink
Belajar musik bisa dimulai sejak dini dengan cara yang menyenangkan. Ketahui usia terbaik anak mulai belajar musik, manfaatnya bagi perkembangan, dan alat musik yang sesuai tahap tumbuh kembangnya.
kapan-usia-ideal-anak-belajar-musik

Mengenalkan musik sejak dini bisa menjadi salah satu cara bagi Mama untuk meningkatkan kemampuan kognitif, motorik, bahasa, dan sosial anak.

Artikel ini akan membahas manfaat belajar musik, usia anak belajar musik yang tepat, tanda kesiapan anak, anak belajar alat musik apa dulu, tips mengenalkan musik, hingga kapan Mama sebaiknya berkonsultasi.

Manfaat Belajar Musik untuk Anak

Belajar musik membawa dampak positif yang luas bagi anak. Salah satu manfaat utamanya adalah meningkatkan kecerdasan kognitif. Anak yang terbiasa bermain musik cenderung memiliki daya ingat yang lebih baik, kemampuan berpikir logis, dan fokus yang lebih tinggi.

Selain itu, musik juga membantu perkembangan bahasa, karena anak belajar mengenali nada, ritme, dan kata-kata melalui lagu.

Tidak kalah penting, musik mendukung perkembangan motorik halus dan motorik kasar. Misalnya, menekan tuts piano atau memukul drum melatih koordinasi tangan dan jari. Sementara menari mengikuti irama lagu bisa memperkuat keseimbangan dan koordinasi tubuh.

Musik juga berperan dalam perkembangan sosial dan emosional. Anak yang bermain musik bersama teman belajar bekerja sama, berbagi, dan mengekspresikan perasaan mereka. Musik bisa menjadi media untuk menyalurkan emosi secara positif, menenangkan, dan membangun rasa percaya diri.

Kapan Anak Bisa Mulai Belajar Musik?

Mama mungkin bertanya, “Kapan anak mulai belajar musik?” Mengenalkan musik pada anak bisa dilakukan sejak usia dini.

Namun, cara mengenalkan dan alat musik yang digunakan harus disesuaikan dengan tahapan usia agar anak nyaman dan belajar secara alami. Berikut panduan menurut kelompok usia:

Usia 0–2 tahun: Pengenalan musik melalui stimulasi

Pada tahap ini, anak belum siap untuk pelajaran musik formal. Namun, Mama bisa mulai mengenalkan musik secara informal dan menyenangkan. Misalnya melalui bernyanyi, mendengarkan lagu, atau menari bersama anak. 

Kegiatan ini membantu anak mengenal ritme, nada, dan suara sejak dini, sekaligus meningkatkan perkembangan pendengaran dan koordinasi. Jenis alat musik untuk anak yang cocok digunakan ialah:

  • Marakas atau alat musik genggam ringan.
  • Drum kecil atau alat pukul sederhana.
  • Xylophone pendidikan dengan warna-warni menarik.
  • Piano mainan dengan tombol berwarna.

Usia 3–5 tahun: Belajar ritme dan alat musik sederhana

Di usia prasekolah, anak mulai bisa memahami ritme dasar dan mencoba memainkan alat musik sederhana. Mama bisa mengenalkan mereka pada permainan yang meniru ketukan atau lagu pendek. Aktivitas musik di tahap ini tetap harus menyenangkan dan interaktif agar anak tidak cepat bosan.

Stimulasi musik untuk anak yang bisa Mama coba ialah:

  • Ukulele ukuran anak dengan senar lebih sedikit.
  • Piano mini atau keyboard anak.
  • Seruling atau recorder untuk pengenalan alat tiup ringan.
  • Drum & perkusi sederhana seperti shaker atau tamborin.

Usia 6 tahun ke atas: Mulai les alat musik formal

Ketika anak memasuki usia sekitar 6 tahun, biasanya mereka sudah memiliki kemampuan motorik halus dan fokus yang cukup untuk mengikuti pelajaran musik formal. Di tahap usia ideal anak belajar musik ini, Mama bisa mempertimbangkan les musik anak usia dini dengan guru yang profesional. 

Anak dapat mulai mempelajari teknik dasar alat musik, membaca notasi sederhana, dan mengembangkan kemampuan musikalnya lebih serius.

Alat musik yang cocok untuk anak usia ini diantaranya:

  • Piano standar atau keyboard.
  • Gitar ukuran anak.
  • Biola.
  • Drum set anak.

Artikel lainnya: Yuk, Pilih Permainan Sesuai Usia Anak agar Tumbuh Kembangnya Makin Optimal!

Tanda Anak Sudah Siap Belajar Musik

Tidak semua anak siap belajar musik formal pada usia yang sama. Beberapa tanda bahwa anak siap antara lain:

  • Tertarik pada musik: Anak antusias mendengarkan lagu atau mencoba alat musik.
  • Meniru suara atau lagu: Anak ikut bernyanyi atau meniru ritme yang mereka dengar.
  • Fokus pada aktivitas: Anak dapat menyimak atau mengikuti kegiatan musik beberapa menit tanpa terganggu.
  • Koordinasi dasar cukup baik: Anak mampu memegang alat musik dan mengatur gerakan sederhana.

Jika anak menunjukkan tanda-tanda ini, Mama bisa mulai memperkenalkan pelajaran musik yang lebih terstruktur, sambil tetap menjaga suasana belajar tetap menyenangkan.

Tips Mengenalkan Musik ke Anak

Agar pengalaman belajar musik menyenangkan dan efektif, Mama bisa mencoba beberapa cara mengenalkan musik ke anak berikut:

  • Bernyanyi bersama anak secara rutin. Lagu sederhana bisa menjadi kegiatan bonding yang menyenangkan.
  • Memperkenalkan berbagai genre musik agar anak mengenal ragam suara dan nada.
  • Gunakan alat musik yang sesuai dengan usia dan kemampuan anak.
  • Libatkan anak dalam kegiatan musik kelompok seperti paduan suara anak atau kelas musik.
  • Lakukan sesi latihan singkat namun konsisten. Hindari memaksa anak untuk latihan terlalu lama agar mereka tetap menikmati proses belajar.
  • Berikan pujian dan dorongan positif setiap kali anak mencoba hal baru dalam musik.

Pendekatan yang menyenangkan akan membuat anak lebih kreatif, termotivasi, dan terbuka untuk mengeksplorasi musik secara mandiri.

Kapan Perlu Berkonsultasi?

Mama bisa mempertimbangkan untuk berkonsultasi dengan guru musik atau ahli perkembangan anak jika:

  • Anak menunjukkan minat tinggi tetapi kesulitan mengikuti pelajaran.
  • Mama khawatir tentang perkembangan motorik atau pendengaran anak.
  • Mama ingin memilih program musik yang paling sesuai dengan karakter dan kebutuhan anak.

Belajar musik adalah perjalanan yang menyenangkan bagi anak. Dengan pendekatan yang tepat, musik bisa menjadi media untuk mengembangkan kreativitas, motorik, bahasa, dan sosial anak secara menyeluruh.

Simak tips dukung tumbuh kembang si Kecil lainnya di aplikasi Hallobumil, ya, Ma! Jangan lupa gabung komunitasnya untuk dapat insight terbaru dari sesama Mama.

Dapatkan informasi terpercaya seputar parenting digital dan perkembangan anak langsung dari ahlinya di halaman event Hallobumil. Semua mudah dalam satu genggaman!

Jadilah orang tua super! Panduan 1000 Hari Pertama Kehidupan si kecil ada di sini. GRATIS.
image
image
image
image
0
0
Bagikan
Facebook
Twitter
WA
Belum ada komentar.
Login atau daftar dulu yuk ma biar bisa komen

Login/daftar yuk Ma

Tumbuh Bersama di 1000 Hari Pertama Si Kecil

Komunitas hangat untuk dapatkan tips, cerita inspiratif, dan teman baru pada 1000 hari pertama si kecil bersama Hallobumil
image