Anak Masih Cadel? Kenali Penyebab, Latihan, dan Waktu Tepat untuk Ditangani
:strip_icc():format(webp)/hb-article/Xt7S7ktlOQ_0iefLm1TP9/original/775week-49-day-4-cadel-pada-anak-apakah-bisa-diatasi.jpg)
Setiap anak memiliki keunikan dalam proses belajar bicara, seperti kondisi cadel, yaitu kesulitan melafalkan beberapa huruf tertentu dengan jelas.
Meski sering dianggap wajar pada usia tertentu, cadel tetap perlu diperhatikan agar tidak memengaruhi kemampuan komunikasi anak di kemudian hari.
Artikel ini akan membahas apa itu cadel, penyebabnya, cadel normal atau tidak, cara mengatasi di rumah, hingga tips parenting untuk mendukung anak cadel.
Artikel lainnya: Memahami Gangguan Bicara pada Anak
Apa Itu Cadel pada Anak?
Cadel adalah kondisi di mana anak mengalami kesulitan melafalkan beberapa huruf atau bunyi tertentu. Bunyi yang paling sering terdengar cadel adalah huruf “S”, “Z”, dan “R”. Misalnya, anak mengucapkan kata “susu” menjadi “tutu” atau “r” menjadi “l”.
Fenomena ini biasanya muncul ketika anak sedang belajar berbicara dan meniru pola bicara dari lingkungan sekitarnya. Namun, cadel bukan hanya sekadar kebiasaan salah bicara.
Dalam beberapa kasus, cadel dapat dipengaruhi oleh faktor fisik, seperti posisi lidah atau rahang, maupun faktor neurologis.
Secara umum, anak cadel huruf R, Z, maupun S merupakan bagian dari perkembangan bahasa anak, tetapi perlu diperhatikan agar tidak berlarut-larut.
Usia Berapa Anak Biasanya Berhenti Cadel?
Banyak anak mengalami fase cadel, seperti sulit mengucapkan huruf R, ketika mereka baru belajar berbicara. Fase ini biasanya menghilang secara alami seiring bertambahnya usia dan perkembangan kemampuan bicara anak.
Secara garis besar, usia anak berhenti cadel ialah:
- Pengucapan huruf “S” biasanya mulai jelas pada usia sekitar 4–4,5 tahun.
- Pengucapan huruf “R” dan beberapa huruf lain yang lebih kompleks biasanya mulai tepat pada usia sekitar 5 tahun.
Jika anak Mama masih cadel setelah usia tersebut, bukan berarti ada masalah serius, tetapi Mama bisa mulai memperhatikan lebih teliti dan mempertimbangkan stimulasi atau bantuan profesional. Pendeteksian lebih awal membantu anak berkembang dengan percaya diri dalam berkomunikasi.
Artikel lainnya: Kenali Tanda Speech Delay pada Anak Sejak Dini
Penyebab Anak Cadel
Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan anak cadel, antara lain:
- Faktor anatomi lidah (tongue-tie atau ankyloglossia): Jika frenulum lidah terlalu pendek, gerakan lidah anak terbatas sehingga kesulitan mengucapkan huruf tertentu dengan jelas.
- Struktur rahang atau mulut: Bentuk rahang atau gigi yang tidak proporsional bisa memengaruhi cara anak mengeluarkan suara. Misalnya, gigi yang terlalu maju atau terlalu mundur dapat membuat bunyi tertentu sulit diucapkan.
- Belajar pola bicara yang salah: Anak sering meniru cara bicara orang di sekitarnya. Jika lingkungan atau orang di sekitarnya mengucapkan kata-kata dengan cadel, anak bisa ikut meniru tanpa disadari.
- Kebiasaan menggunakan dot atau mengisap jari: Penggunaan dot terlalu lama atau kebiasaan mengisap jari dapat mendorong lidah ke posisi yang kurang ideal untuk bicara, sehingga memengaruhi pengucapan huruf tertentu.
- Faktor perkembangan atau neurologis: Dalam beberapa kasus, cadel bisa terkait dengan perkembangan saraf atau kondisi kesehatan tertentu. Meski jarang, faktor ini perlu diperhatikan terutama jika cadel disertai kesulitan bicara lain.
Cara Mengatasi Anak Cadel di Rumah
Mama bisa melakukan beberapa cara mengatasi anak cadel di rumah:
- Memberikan contoh bicara yang jelas: Pastikan Mama mengucapkan kata-kata dengan benar dan jelas saat berbicara dengan anak. Anak cenderung meniru model bicara orang tua, sehingga cara melatih pelafalan anak yang tepat sangat membantu.
- Latihan motorik mulut: Aktivitas seperti meniup balon, meniup gelembung sabun, atau minum dengan sedotan dapat melatih otot lidah, bibir, dan pipi. Otot yang lebih kuat membantu anak mengontrol suara lebih baik.
- Latihan posisi lidah dan artikulasi: Latih pengucapan huruf yang sulit di depan cermin. Mama bisa membimbing anak dengan lembut, mengoreksi pengucapan sambil tetap memberi semangat.
- Bermain sambil belajar: Gunakan permainan, lagu, atau cerita untuk melatih pengucapan. Aktivitas ini membuat latihan lebih menyenangkan dan tidak terasa seperti kewajiban.
- Koreksi dengan lembut: Saat anak salah mengucapkan kata, ulangi dengan pengucapan yang benar tanpa menegur atau memaksa. Konsistensi dan kesabaran Mama sangat berpengaruh.
Artikel lainnya: https://hallobumil.com/pasca-kehamilan/kapan-anak-harus-mulai-berbicara
Kapan Anak Perlu Diperiksa ke Ahli?
Meskipun cadel sering dianggap wajar, ada beberapa tanda yang menunjukkan anak perlu diperiksa oleh profesional:
- Cadel bertahan setelah usia 4–5 tahun meski sudah diberikan latihan di rumah.
- Anak sulit dipahami oleh orang lain, sehingga komunikasi menjadi terbatas.
- Ada dugaan faktor anatomi atau neurologis yang memengaruhi kemampuan bicara.
- Upaya di rumah tidak membuahkan hasil atau anak mulai merasa frustrasi saat berbicara.
Konsultasi dengan terapis wicara atau dokter spesialis anak dapat memberikan panduan latihan yang tepat, serta menentukan apakah ada intervensi lain yang diperlukan.
Terapi wicara anak cadel yang profesional biasanya fokus pada teknik pengucapan, latihan motorik mulut, dan stimulasi bahasa secara menyenangkan.
Tips Parenting untuk Mendukung Anak Cadel
Selain latihan, dukungan psikologis dari orang tua juga sangat penting. Beberapa tips yang bisa Mama terapkan antara lain:
- Sabar dan positif: Berikan pujian untuk setiap usaha anak, meski pengucapannya belum sempurna. Hal ini meningkatkan motivasi anak.
- Latihan rutin yang menyenangkan: Jadikan latihan bagian dari permainan atau kegiatan sehari-hari agar anak tidak merasa terbebani.
- Gunakan bahasa yang jelas: Saat berbicara dengan anak, ucapkan kata-kata dengan jelas sebagai model bicara yang baik.
- Libatkan seluruh keluarga: Bernyanyi, bercerita, atau membaca buku bersama dapat melatih kosakata dan artikulasi, sekaligus mempererat ikatan keluarga.
- Fokus pada kemampuan komunikasi secara keseluruhan: Ingatkan diri Mama bahwa kemampuan bicara anak tidak hanya tentang cadel, tetapi juga tentang bagaimana anak menyampaikan maksudnya.
Cadel pada anak adalah hal yang cukup umum dalam perkembangan bahasa, dan banyak anak akan membaik seiring bertambahnya usia. Yang terpenting adalah kesabaran, stimulasi yang tepat, dan dukungan positif dari orang tua.
Jika Mama merasa cadel anak menghambat kemampuan bicara atau komunikasi, tidak ada salahnya berkonsultasi dengan profesional dan mendapatkan terapi anak cadel.
Yuk, simak tips kesehatan si Kecil lainnya di aplikasi Hallobumil! Gabung juga dengan komunitas Hallobumil untuk informasi lebih lengkap dan up-to-date dari sesama Mama.
Dapatkan informasi terpercaya seputar parenting digital dan perkembangan anak langsung dari ahlinya di halaman event Hallobumil. Semua mudah dalam satu genggaman!





:strip_icc():format(webp)/hb-article/o7jCGocZocavUFWpZEDx4/original/349apakah-asi-mama-cukup-untuk-si-kecil-by-buritora-shutterstock.jpg)
:strip_icc():format(webp)/hb-article/r4I9cSAfdyIP6TxoGimD3/original/350peran-ayah-saat-ibu-berisitirahat-pasca-melahirkan-by-paulaphoto-shutterstock.jpg)
:strip_icc():format(webp)/hb-article/j90O2i5oTBWo6UpkmCHAh/original/346bagaimana-mengetahui-apakah-bayi-cukup-asi-by-atstock-productions-shutterstock.jpg)
