Apakah Bakuchiol Aman untuk Ibu Menyusui?
:strip_icc():format(webp)/hb-article/JQ9Sd6ZK7nGdTBtKz4_gj/original/5agcr00rhmktuko3ffi3zh3dnljailtk.png)
Banyak ibu menyusui ingin kembali fokus merawat kulit setelah melewati masa kehamilan dan persalinan. Namun, kekhawatiran soal keamanan bahan skincare sering kali membuat ragu. Salah satu bahan yang kini populer adalah bakuchiol.
Akan tetapi, apakah bakuchiol aman untuk busui dan bisa digunakan tanpa rasa khawatir? Untuk menjawabnya, yuk kita baca lebih lanjut lewat ulasan di bawah ini.
Artikel lainnya: Panduan Memilih Skincare Aman untuk Ibu Hamil dan Menyusui
Fakta Keamanan Bakuchiol untuk Busui
Bakuchiol adalah senyawa alami yang berasal dari biji tanaman Psoralea corylifolia, tanaman herbal yang telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional.
Dalam dunia dermatologi modern, bakuchiol dikenal karena kemampuannya membantu memperbaiki tekstur kulit, merangsang produksi kolagen, dan mengurangi tanda penuaan, dengan cara kerja yang mirip retinol namun cenderung lebih lembut. Lantas, apakah bakuchiol aman untuk ibu menyusui?
Berbeda dengan retinol dan turunan vitamin A lainnya yang umumnya tidak dianjurkan untuk ibu hamil dan menyusui, bakuchiol tidak termasuk golongan retinoid.
Inilah alasan utama mengapa banyak ahli kulit menilai bakuchiol relatif lebih aman digunakan selama masa menyusui.
Terlebih lagu, bakuchiol memiliki risiko iritasi yang lebih rendah dan tidak menunjukkan efek sistemik yang berbahaya jika digunakan secara topikal sesuai aturan.
Menurut WebMD, bakuchiol dianggap sebagai alternatif retinol yang lebih ramah untuk kulit sensitif, termasuk pada fase khusus seperti menyusui.
Hingga saat ini, belum ada laporan klinis yang menunjukkan bahwa penggunaan bakuchiol topikal dapat terserap ke dalam ASI dalam jumlah signifikan atau membahayakan bayi.
Meski demikian, penting dipahami bahwa penelitian spesifik tentang bakuchiol pada ibu menyusui memang masih terbatas. Oleh karena itu, Mama tetap perlu berhati-hati.
Selama digunakan secara topikal, tidak diaplikasikan di area payudara, dan sesuai petunjuk, banyak ahli menilai bahwa jawaban dari pertanyaan apakah bakuchiol aman saat menyusui cenderung mengarah ke aman, asalkan dengan penggunaan yang tepat.
Artikel lainnya: Jangan Salah Pilih! Bahan Skincare Berbahaya untuk Ibu Hamil
Manfaat Bakuchiol untuk Ibu Menyusui
Bakuchiol tidak hanya dinilai dari sisi keamanannya, tetapi juga manfaatnya bagi kulit ibu menyusui yang sering mengalami perubahan hormonal.
1. Membantu mengurangi tanda penuaan dini
Perubahan hormon pascamelahirkan dan kurang tidur dapat membuat kulit terlihat kusam, garis halus lebih jelas, dan elastisitas menurun.
Bakuchiol diketahui dapat merangsang produksi kolagen dan membantu memperbaiki struktur kulit. Efek anti-aging bakuchiol dapat membantu menyamarkan garis halus tanpa risiko iritasi tinggi seperti pada retinol.
2. Membantu mengatasi jerawat pascamelahirkan
Tidak sedikit ibu menyusui yang mengalami jerawat akibat fluktuasi hormon. Bakuchiol memiliki sifat antiinflamasi dan antibakteri ringan yang dapat membantu menenangkan kulit dan mengurangi jerawat.
Bahan aktif dengan sifat antiinflamasi cenderung lebih aman untuk kulit sensitif, termasuk kulit ibu menyusui.
3. Mencerahkan dan meratakan warna kulit
Hiperpigmentasi pascapersalinan, seperti flek hitam atau bekas jerawat, juga menjadi keluhan umum. Bakuchiol membantu mempercepat regenerasi sel kulit sehingga warna kulit tampak lebih merata.
Penggunaan rutin bakuchiol dapat membantu meningkatkan kecerahan kulit secara bertahap tanpa membuat kulit kering berlebihan.
4. Lebih ramah untuk kulit sensitif
Kulit ibu menyusui sering kali menjadi lebih sensitif. Dibandingkan retinol, bakuchiol cenderung lebih lembut dan jarang menyebabkan kemerahan atau pengelupasan
Inilah alasan mengapa banyak dermatolog merekomendasikan bakuchiol serum aman untuk ibu menyusu sebagai pilihan yang lebih bersahabat.
Artikel lainnya: 10 Rekomendasi Produk Skincare Lokal yang Aman untuk Ibu Hamil
Tips Penggunaan Bakuchiol yang Aman untuk Busui
Agar manfaat bakuchiol bisa dirasakan secara optimal tanpa menimbulkan kekhawatiran, berikut beberapa tips aman yang bisa diterapkan Mama yang sedang menyusui:
- Pilih produk bakuchiol dengan konsentrasi yang jelas dan terdaftar BPOM.
- Lakukan patch test di area kecil kulit sebelum pemakaian rutin.
- Gunakan sesuai aturan, cukup 1–2 kali sehari.
- Hindari pemakaian di area payudara atau kulit yang berpotensi kontak langsung dengan mulut bayi.
- Gunakan sunscreen di pagi hari karena regenerasi kulit tetap membutuhkan perlindungan UV.
- Hentikan pemakaian jika muncul iritasi dan konsultasikan dengan dokter kulit.
Artikel lainnya: 10 Pilihan Serum Pencerah yang Aman untuk Ibu Hamil
Secara umum, jawaban dari pertanyaan apakah bakuchiol aman untuk busui, cenderung positif, selama digunakan secara topikal, tidak berlebihan, dan mengikuti aturan pakai.
Bakuchiol menawarkan manfaat perawatan kulit yang lembut, efektif, dan relatif aman dibandingkan bahan aktif lain yang perlu dihindari saat menyusui.
Meski demikian, kehati-hatian tetap penting, terutama bagi Mama dengan kulit sangat sensitif atau kondisi kulit tertentu.
Sebagai langkah awal merawat diri dengan aman selama masa menyusui, Mama bisa mulai dengan download aplikasi Hallobumil untuk mendapatkan informasi terpercaya seputar kesehatan Mama dan bayi, sekaligus tips perawatan diri yang aman di masa menyusui.
Jika ingin berbagi pengalaman dan bertanya langsung dengan sesama Mama, Mama juga bisa bergabung kekomunitas Hallobumil.
Manfaatkan juga health tools hitung HPL di Hallobumil untuk memantau perjalanan kehamilan berikutnya dengan lebih terencana dan nyaman sejak dini.
Jangan lewatkan berbagai event Hallobumil yang rutin diadakan. Selain mendapatkan edukasi kesehatan dari ahlinya, Mama juga bisa merasa lebih ditemani dalam setiap fase menjadi seorang ibu.





:strip_icc():format(webp)/hb-article/TmBwmXyvvc5fBmDgsYa09/original/0kram-saat-hamil-ini-solusinya.jpg)
:strip_icc():format(webp)/hb-article/e9NZTASpd1tc42Z4Gx9iu/original/0makanan-pantangan-ibu-hamil.jpg)
:strip_icc():format(webp)/hb-article/43Mtw78Lk1CKWAEEeYQRf/original/0kenaikan-berat-badan-selama-hamil-yang-normal.jpg)
