Artikel/Pasca Kehamilan/Pantangan Penyakit Campak pada Anak yang Perlu Diketahui

Pantangan Penyakit Campak pada Anak yang Perlu Diketahui

Siti Nurmayani Putri | Diterbitkan pada 23 April 2026
Ditinjau oleh Tim Ahli Hallobumil
Bagikan
Facebook
Twitter
WhatsApp
copylink
Proses pemulihan campak butuh perawatan tepat. Agar si kecil cepat sembuh dan terhindar dari komplikasi, Mama perlu tahu apa saja pantangan penyakit campak pada anak. Cek selengkapnya di sini!
pantangan-penyakit-campak-pada-anak

Pantangan penyakit campak pada anak penting untuk diketahui oleh orang tua agar proses penyembuhan berjalan lebih cepat dan mencegah komplikasi.

Campak merupakan infeksi virus yang ditandai dengan demam, batuk, pilek, serta munculnya ruam merah di seluruh tubuh.

Dalam kondisi ini, daya tahan tubuh anak menurun sehingga perawatan harus lebih ekstra, termasuk memahami apa saja yang tidak boleh dilakukan saat anak campak. Berikut pantangan penyakit campak pada anak yang perlu Mama ketahui:

1. Keluar Rumah

Anak yang sedang mengalami campak sebaiknya tidak keluar rumah terlebih dahulu, terutama saat masih dalam fase demam dan ruam aktif.

Kondisi tubuh yang sedang lemah membuat anak lebih rentan terhadap paparan lingkungan luar yang dapat memperburuk gejala.

Selain itu, campak sangat mudah menular melalui udara. Membatasi aktivitas di luar rumah tidak hanya melindungi anak, tetapi juga mencegah penularan ke orang lain di sekitarnya.

2. Menggaruk Ruam

Ruam campak sering menimbulkan rasa gatal yang membuat anak ingin menggaruk. Namun, hal ini termasuk pantangan penyakit campak pada anak karena dapat memperparah iritasi kulit.

Menggaruk juga berisiko menyebabkan luka terbuka yang dapat terinfeksi bakteri. Untuk itu, penting menjaga kuku anak tetap pendek dan bersih agar kulit tetap terlindungi.

3. Tidak Menjaga Kebersihan Tubuh

Masih banyak anggapan bahwa anak campak tidak boleh mandi, padahal kebersihan tubuh tetap harus dijaga. Tidak membersihkan tubuh justru dapat memperparah kondisi kulit dan meningkatkan risiko infeksi.

Mandi dengan air hangat dapat membantu menjaga kebersihan sekaligus memberikan rasa nyaman pada anak. Pastikan dilakukan dengan cara yang lembut agar tidak mengiritasi kulit, ya, Ma!

4. Terpapar Udara Dingin Berlebihan

Anak yang sedang campak sebaiknya tidak terpapar udara dingin secara berlebihan, seperti dari AC atau angin malam. Suhu dingin dapat memperburuk gejala batuk dan pilek yang dialami.

Menjaga suhu ruangan tetap nyaman akan membantu tubuh anak lebih cepat pulih. Gunakan pakaian yang cukup hangat tanpa membuat si Kecil merasa gerah.

5. Konsumsi Makanan Berminyak dan Junk Food

Makanan berminyak dan junk food termasuk makanan yang tidak boleh untuk anak campak karena sulit dicerna dan dapat memperburuk kondisi tubuh. Nutrisi yang tidak seimbang juga dapat menghambat proses pemulihan.

Sebaiknya berikan makanan yang lebih sehat seperti sup, buah, dan makanan tinggi vitamin untuk membantu meningkatkan daya tahan tubuh anak.

6. Memberikan Makanan yang Memicu Alergi

Ketika anak mengalami campak, penting untuk menghindari makanan yang berpotensi memicu alergi. Reaksi alergi dapat memperparah ruam dan rasa gatal pada kulit.

Setiap anak memiliki sensitivitas yang berbeda, sehingga orang tua perlu lebih selektif dalam memilih makanan selama masa pemulihan.

7. Kurang Minum Cairan

Anak campak sering mengalami demam tinggi yang berisiko menyebabkan dehidrasi. Oleh karena itu, kurang minum cairan termasuk hal yang tidak boleh dilakukan saat anak campak.

Pastikan anak mendapatkan cukup cairan seperti air putih, ASI, atau sup hangat untuk membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh.

8. Tidak Memberikan Nutrisi Seimbang

Nutrisi yang cukup sangat penting untuk membantu tubuh melawan infeksi. Kekurangan nutrisi dapat memperlambat proses penyembuhan dan meningkatkan risiko komplikasi.

Pemberian makanan bergizi seimbang seperti protein, vitamin, dan mineral sangat dianjurkan untuk mendukung pemulihan anak.

9. Kontak dengan Orang yang Sedang Sakit

Anak yang sedang campak sebaiknya tidak berinteraksi dengan orang yang sedang sakit. Sistem imun yang lemah membuat anak lebih mudah terkena infeksi tambahan.

Membatasi kontak dengan orang lain juga membantu mencegah penyebaran virus campak ke lingkungan sekitar.

10. Mengabaikan Istirahat yang Cukup

Istirahat yang cukup sangat penting untuk proses pemulihan anak campak. Kurangnya istirahat dapat membuat tubuh semakin lemah dan memperpanjang masa sakit.

Pastikan anak mendapatkan waktu tidur yang cukup dan mengurangi aktivitas berat agar energi tubuh dapat difokuskan untuk melawan infeksi.

11. Memberikan Obat Tanpa Anjuran Dokter

Memberikan obat tanpa konsultasi dokter termasuk pantangan penyakit campak pada anak. Tidak semua obat aman digunakan, terutama pada kondisi tubuh yang sedang lemah.

Penggunaan obat yang tidak tepat dapat menimbulkan efek samping dan memperburuk kondisi anak. Oleh karena itu, selalu konsultasikan dengan tenaga medis sebelum memberikan obat.

Merawat anak yang sedang sakit memang butuh perhatian ekstra, tetapi Mama tidak harus menjalani semuanya sendirian. Yuk, manfaatkan berbagai fitur yang bisa membantu Mama lebih siap menghadapi kondisi kesehatan si kecil.

Mulai dari download aplikasi Hallobumil untuk mendapatkan informasi kesehatan terpercaya, hingga akses berbagai panduan praktis yang relevan dengan kebutuhan Mama dan anak.

Selain itu, Mama juga bisa bergabung ke komunitas Hallobumil di WhatsApp untuk berbagi pengalaman langsung dengan sesama orang tua dan mengikuti berbagai event Hallobumil yang edukatif dan interaktif.

Semua ini bisa menjadi langkah sederhana namun berarti untuk memastikan kesehatan anak selalu terjaga, termasuk saat menghadapi penyakit seperti campak.

Jadilah orang tua super! Panduan 1000 Hari Pertama Kehidupan si kecil ada di sini. GRATIS.
image
image
image
image
0
0
Bagikan
Facebook
Twitter
WA
Belum ada komentar.
Login atau daftar dulu yuk ma biar bisa komen

Login/daftar yuk Ma

Tumbuh Bersama di 1000 Hari Pertama Si Kecil

Komunitas hangat untuk dapatkan tips, cerita inspiratif, dan teman baru pada 1000 hari pertama si kecil bersama Hallobumil
image