:strip_icc():format(webp)/hb-article/w0zmnZg4wedqkoex5zeva/original/wspu8pjtg2cxblwqjh6v3phuadcapjfq.png)
Stroller bayi merupakan perlengkapan yang dirancang untuk membantu orang tua membawa Si Kecil dengan lebih nyaman saat bepergian.
Selain memudahkan mobilitas, penggunaan stroller bayi yang sesuai usia dan dilakukan dengan benar juga dapat membuat bayi tetap nyaman saat berjalan-jalan di luar rumah maupun saat beraktivitas bersama keluarga.
Meski terlihat sederhana, tidak semua stroller cocok digunakan sejak bayi baru lahir. Oleh karena itu, penting bagi Mama memahami stroller bayi dipakai umur berapa dan mengenal berbagai jenis stroller bayi sebelum memutuskan membeli.
Dengan begitu, stroller dapat memberikan manfaat optimal sekaligus tetap aman bagi tumbuh kembang Si Kecil.
Artikel lainnya: 4 Tips Cermat Memilih Car Seat untuk Si Kecil
Apa Itu Stroller Bayi dan Apa Manfaatnya?
Apa itu stroller bayi? Stroller bayi adalah kereta dorong yang dirancang untuk membantu orang tua membawa bayi atau balita dengan lebih nyaman saat bepergian.
Perlengkapan ini umumnya dilengkapi tempat duduk, sabuk pengaman, roda, pegangan dorong, serta kanopi untuk melindungi bayi dari sinar matahari. Kini, stroller tersedia dalam berbagai model dengan fitur yang dapat disesuaikan dengan usia dan kebutuhan Si Kecil.
Manfaat stroller bayi bukan hanya memudahkan mobilitas orang tua, tetapi juga memberikan tempat yang nyaman bagi bayi saat berjalan-jalan.
Selain itu, mengajak bayi keluar rumah menggunakan stroller dapat menjadi kesempatan untuk memberikan stimulasi visual dan mengenalkan lingkungan sekitar.
Meski begitu, stroller sebaiknya tidak dijadikan tempat tidur utama bayi dalam waktu lama karena bayi tetap membutuhkan tempat tidur yang datar dan aman.
Artikel lainnya: Tips Cerdik Memilih Perlengkapan Bayi Baru Lahir
Mulai Usia Berapa Bayi Bisa Memakai Stroller?
Pertanyaan stroller bayi dipakai umur berapa cukup sering diajukan oleh kebanyakan Mama. Pada dasarnya, bayi baru lahir sudah dapat menggunakan stroller apabila modelnya memiliki fitur full recline atau sandaran yang dapat direbahkan hampir datar sehingga kepala, leher, dan punggung bayi tetap tersangga dengan baik.
Sementara itu, stroller dengan posisi duduk tegak umumnya baru digunakan ketika bayi sudah mampu menopang kepala dan lehernya sendiri, yaitu sekitar usia 6 bulan.
Lalu, stroller bayi dipakai sampai umur berapa? Umumnya stroller dapat digunakan hingga anak berusia sekitar 3–4 tahun atau sesuai batas berat badan yang ditentukan oleh produsen.
Agar tetap aman, selalu gunakan sabuk pengaman, aktifkan rem saat stroller berhenti, dan hindari menggantung barang berat pada pegangan stroller karena dapat meningkatkan risiko stroller terbalik.
Artikel lainnya: Apakah Peralatan Untuk Bayi Harus BPA-free?
Apa Saja Jenis Stroller Bayi yang Tersedia?
Mama akan menemukan berbagai jenis stroller bayi yang dirancang untuk kebutuhan yang berbeda. Memahami karakteristik masing-masing dapat membantu memilih rekomendasi stroller bayi yang paling sesuai dengan usia anak, gaya hidup keluarga, serta frekuensi penggunaan sehari-hari.
Berikut beberapa jenis stroller bayi yang paling umum digunakan beserta keunggulannya sehingga Mama dan Papa dapat mempertimbangkan pilihan yang paling tepat sebelum membeli.
1. Standard stroller
Standard stroller merupakan jenis stroller bayi yang paling banyak digunakan karena memiliki ukuran yang cukup nyaman dengan fitur lengkap, seperti sandaran yang dapat diatur, kanopi, keranjang penyimpanan, dan sabuk pengaman. Model ini cocok digunakan untuk aktivitas sehari-hari maupun berjalan-jalan bersama keluarga.
Meski ukurannya relatif lebih besar dibanding stroller ringan, standard stroller menawarkan kenyamanan dan kestabilan yang baik. Jenis ini menjadi pilihan tepat bagi orang tua yang mencari stroller untuk penggunaan jangka panjang.
Artikel lainnya: Daftar Perlengkapan Mudik Bayi yang Harus Disiapkan
2. Travel system stroller
Travel system merupakan kombinasi stroller dengan infantcarseat sehingga bayi dapat dipindahkan dari mobil ke stroller tanpa perlu dibangunkan. Jenis ini sangat praktis bagi keluarga yang sering bepergian menggunakan kendaraan pribadi.
Agar tetap aman, pastikan car seat dan stroller yang digunakan memang kompatibel sesuai petunjuk produsen. Dengan begitu, bayi dapat tetap nyaman selama perjalanan tanpa mengurangi aspek keselamatan.
3. Lightweight atau umbrella stroller
Lightweight stroller atau umbrella stroller memiliki bobot yang ringan dan mudah dilipat sehingga praktis dibawa saat bepergian, naik transportasi umum, maupun saat liburan. Ukurannya yang ringkas juga memudahkan penyimpanan di bagasi kendaraan.
Namun, tidak semua umbrella stroller cocok digunakan sejak bayi baru lahir karena beberapa model memiliki sandaran yang tidak dapat direbahkan sepenuhnya. Oleh sebab itu, selalu perhatikan rekomendasi usia sebelum membeli, ya, Ma!
4. Jogging stroller
Jogging stroller dirancang khusus untuk orang tua yang ingin tetap aktif berolahraga sambil membawa Si Kecil. Jenis stroller ini memiliki roda berukuran besar dan sistem suspensi yang membantu menjaga kestabilan saat melewati jalan yang tidak rata.
Meski demikian, jogging stroller sebaiknya baru digunakan setelah bayi memiliki kontrol kepala dan leher yang baik. Pastikan juga stroller memang dirancang khusus untuk aktivitas berlari agar tetap aman digunakan.
5. Double stroller
Double stroller memiliki dua tempat duduk sehingga cocok digunakan untuk bayi kembar atau dua anak dengan usia yang berdekatan. Modelnya tersedia dalam susunan berdampingan maupun depan-belakang sesuai kebutuhan keluarga.
Meskipun lebih besar dibanding stroller biasa, double stroller membantu orang tua membawa dua anak sekaligus dengan lebih praktis.
Sebelum memilihnya, pastikan ukurannya sesuai dengan kebutuhan mobilitas sehari-hari dan mudah disimpan di kendaraan.
Stroller bayi merupakan perlengkapan yang dapat membantu Mama membawa Si Kecil dengan lebih nyaman saat beraktivitas. Agar manfaatnya optimal, pilihlah stroller sesuai usia, berat badan, dan kebutuhan keluarga.
Sedang mempersiapkan berbagai kebutuhan untuk menyambut kelahiran Si Kecil? Selain memilih stroller yang tepat, Mama dan Papa juga bisa mendapatkan berbagai informasi seputar kehamilan, tumbuh kembang anak, hingga tips parenting dengan download aplikasi HalloBumil dan registrasi di aplikasi kehamilan ini.
Beragam artikel dan fitur kesehatan siap membantu setiap langkah perjalanan menjadi orang tua. Memilih perlengkapan bayi sering kali menimbulkan banyak pertanyaan.
Agar tidak bingung, yuk bergabung ke Komunitas HalloBumil di WhatsApp untuk saling berdiskusi dengan sesama orang tua. Ikuti juga berbagai event kesehatan untuk menambah wawasan seputar kehamilan, persalinan, hingga perawatan bayi.




:strip_icc():format(webp)/hb-article/o7jCGocZocavUFWpZEDx4/original/349apakah-asi-mama-cukup-untuk-si-kecil-by-buritora-shutterstock.jpg)
:strip_icc():format(webp)/hb-article/r4I9cSAfdyIP6TxoGimD3/original/350peran-ayah-saat-ibu-berisitirahat-pasca-melahirkan-by-paulaphoto-shutterstock.jpg)
:strip_icc():format(webp)/hb-article/j90O2i5oTBWo6UpkmCHAh/original/346bagaimana-mengetahui-apakah-bayi-cukup-asi-by-atstock-productions-shutterstock.jpg)
