Artikel/Kehamilan/Tips Memilih Pengasuh Anak yang Baik

Tips Memilih Pengasuh Anak yang Baik

Tim Ahli Hallobumil | Diterbitkan pada 16 Desember 2020
Ditinjau oleh Tim Ahli Hallobumil
Bagikan
Facebook
Twitter
WhatsApp
copylink
Memilih pengasuh anak yang tepat adalah hal yang cukup sulit bagi orang tua. Anda tak perlu khawatir, ini tips memilih pengasuh anak yang aman dan tepercaya.
tips-memilih-pengasuh-anak-yang-baik

Anindita Budhi, S.Psi

Ketika Mama harus kembali bekerja di kantor, salah satu urusan yang paling menyita perhatian adalah siapa yang akan mengasuh Si Kecil. Terlebih jika Papa Mama sama-sama bekerja kantoran, mau tak mau pengasuhan anak perlu didelegasikan kepada orang lain.

Ketika orang tua atau keluarga dekat tidak ada yang bisa menjaga Si Kecil, solusi berikutnya adalah mencari pengasuh.

Namun, memilih pengasuh anak tak berbeda dengan mencari jodoh. Perlu penjajakan, membangun kedekatan, hingga kesepakatan soal banyak hal. Dibilang susah ya tidak, tetapi tidak gampang juga mendapat pengasuh yang langsung sreg di hati. Itulah kenapa “drama” pengasuh anak kadang bisa lebih mendebarkan daripada sinetron.

Tips Memilih Pengasuh Anak
Supaya dapat mengurangi stres dan beban pikiran saat harus memilih pengasuh anak, Mama bisa menerapkan beberapa tips berikut.

1. Cari Rekomendasi dari Keluarga, Teman, Tetangga, atau Rekan Kerja
Tanpa rekomendasi, Mama ibarat mencari jarum di tumpukan jerami. Memulai dari nol tak akan membuat hasil pencarian lebih baik. Persingkat waktu dengan meminta rekomendasi dari keluarga, teman, tetangga, atau rekan kerja.

Paling tidak Mama tahu kandidat pengasuh itu diperoleh dari orang yang dikenal, bukan sembarang orang asing yang belum familier.

2. Pilih Yayasan Penyalur Bereputasi Baik
Sebagai alternatif, Mama bisa mengontak yayasan penyalur pengasuh anak atau babysitter. Sama seperti poin terdahulu, lebih baik jika Mama sudah mengantongi nama yayasan hasil rekomendasi orang dekat. Cek juga bagaimana reputasi yayasan tersebut dari testimoni para pengguna jasanya.

Selain itu, pastikan tenaga kerja yang disediakan penyalur berkualitas. Caranya, dengan menawarkan opsi Mama dapat mengganti pengasuh jika tidak sesuai dengan harapan Mama sebelum membuat kesepakatan bersama yayasan.

3. Amati Penampilannya
Kesan pertama seperti apa yang pertama kali terbentuk ketika melihat calon pengasuh? Bagaimana penampilannya, apakah bersih dan rapi? Seperti apa cara ia membawakan diri, misalnya sopan santun dan caranya berbicara.

Perhatikan pula cara ia merespons dan menjawab pertanyaan Mama. Meski penampilan kadang bisa menipu, tetapi minimal Mama bisa menilai apakah ia menunjukkan dirinya sendiri atau tidak.

4. Lakukan Sesi Wawancara Singkat
Mirip pelamar kerja di perusahaan, ya? Tentu saja! Mama akan menitipkan seseorang yang sangat berharga kepada orang lain. Maka, wawancara singkat perlu dilakukan.

Catat beberapa pertanyaan yang perlu disampaikan, seperti pengalaman kerja, latar belakang keluarga, apakah pernah mengasuh anak-anak, hingga pengetahuan dasar mengenai pengasuhan anak.

Boleh juga Mama menanyakan latar belakang pendidikannya untuk mengetahui apakah ia punya rencana masa depan tertentu.

5. Cek Pula Riwayat Kesehatannya
Jika Mama hendak mempekerjakan pengasuh dari yayasan, minta izin kepada yayasan apakah mungkin calon pengasuh ini menjalani tes kesehatan.

Jika Mama mencari sendiri, tanyakan secara detail riwayat kesehatannya. Boleh juga lakukan cek kesehatan pada calon pengasuh. Ini hal penting yang tak boleh dilewatkan, mengingat beberapa penyakit bisa menular dengan mudah ke Si Kecil, seperti penyakit paru dan kulit.

6. Percaya pada Intuisi
Pelajari bagaimana respons diri Mama saat pertama kali bertemu calon pengasuh. Amati pula seperti apa respons Si Kecil ketika dipegang calon pengasuh pertama kali.

Intuisi Mama bisa bekerja ampuh untuk menilai apakah calon pengasuh ini bisa berjodoh atau tidak dengan Mama. Kalau intuisi Mama berkata tidak, percaya saja. Boleh jadi “jodoh” pengasuh anak untuk Mama masih menunggu di luar sana.

Itu dia tips memilih pengasuh anak yang mungkin bisa membantu Mama. Setelah mendapatkan pengasuh yang tepat, baik, dan sesuai kriteria, jangan lupa membuat kesepakatan soal gaji dan jam kerja. Apabila semua jelas dan transparan di awal, baik Mama dan pengasuh anak tentu akan sama-sama nyaman menjalani peran masing-masing. Setuju?

Jadilah orang tua super! Panduan 1000 Hari Pertama Kehidupan si kecil ada di sini. GRATIS.
image
image
image
image
15
7
Bagikan
Facebook
Twitter
WA
SW

horee

  • 0
Admin MIMA

Hai Mama, jangan lupa untuk baca artikel Hallobumil yang lainnya ya. :) ^sr

  • 1
JP

waww

  • 0
Admin MIMA

Hai Mama, jangan lupa untuk baca artikel Hallobumil yang lainnya ya. :) ^sr

  • 1
Y

Yeay

  • 0
Admin MIMA

Hai Mama, jangan lupa untuk baca artikel Hallobumil yang lainnya ya. :) ^sr

  • 0
I

oh oke deh

  • 0

Nikmati Perjalanan Kehamilan Bersama Bumil Lainnya

Gabung dan temui teman, tips, dan cerita inspiratif di komunitas Hallobumil untuk lewati masa hamil dengan penuh dukungan
image