Sepatu Hak Tinggi untuk Ibu Hamil
:strip_icc():format(webp)/hb-article/J8PU-ZoQIAvGXHL7XV0w3/original/1970556830001487356175-topicarticlesepatuvskaki.jpg)
dr. Dyan Mega Inderawati
Urusan penampilan sering kali membuat ibu hamil pusing tujuh keliling, termasuk saat hendak membeli sepatu. Mulai dari ukuran sepatu hingga ketinggian hak kerap membuat sang Mama galau dalam menentukan sepatu mana yang harus dipilihnya. Prinsip utamanya adalah: buat diri Mama senyaman dan seaman mungkin.
Memilih sepatu saat hamil
Selain baju, pemilihan sepatu yang tepat juga wajib dilakukan Mama. Faktanya, menginjak akhir trimester kedua, sebagian ibu hamil mengeluhkan bengkak di kakinya. Selama tensi darah sang Mama normal, bengkak ringan ini wajar terjadi. Bengkak tersebut disebabkan adanya bendungan aliran darah di sekitar kaki akibat rahim yang semakin membesar. Agar tetap nyaman selama hamil, usahakan memilih sepatu yang sedikit lebih besar dan bila memungkinkan, terbuka di bagian sisinya.
Bagaimana dengan hak di sepatu?
Secara umum, penggunaan sepatu hak tinggi tidak dianjurkan selama kehamilan, usia berapapun kandungan Mama. Ingatlah berat badan Mama akan terus bertambah dan pusat gravitasi akan berubah seiring dengan penambahan berat badan ini. Perubahan tersebut dapat membuat Mama menjadi kurang seimbang saat berjalan. Bayangkan bila sang ibu harus mengenakan sepatu hak tinggi, risiko terjatuh akan semakin meningkat. Tidak hanya berbahaya bagi keselamatan sang Mama, namun juga bagi Si Kecil yang dikandungnya.
Di samping itu, perubahan struktur sendi kaki saat kehamilan juga menjadi pertimbangan mengapa penggunaan sepatu hak tinggi tidak dianjurkan untuk ibu hamil. Kehamilan membuat jaringan di sekitar tumit menjadi lebih renggang sehingga lebih mudah mengalami cedera. Penggunaan sepatu hak tinggi akan semakin menambah risiko cedera yang dapat terjadi.
Dengan berbagai pertimbangan tersebut, alangkah baik bila selama masa kehamilan, Mama memilih sepatu yang tidak memiliki hak. Dengan demikian, Mama nyaman, Si Kecil pun aman.




Hai Mama, sepatu pantofel tidak disarankan untuk ibu hamil ya karena dapat berakibat pada perubahan struktur sendi kaki, memberikan tekanan lebih pada panggul dan punggung dan beresiko cidera. Mama bisa menggunakan sepatu yang lebih nyaman ya. :) ^sm
- 0
Hai Mam, Gerakan janin umumnya mulai terasa jelas antara usia 16–20 minggu, atau bahkan mendekati 25 minggu ya :) ^sr
- 0
aku sering ngerasa sakit perut bagian bawah kenapa ya Bu bid tampilkan selengkapnya
- 0

:strip_icc():format(webp)/hb-article/TmBwmXyvvc5fBmDgsYa09/original/0kram-saat-hamil-ini-solusinya.jpg)
:strip_icc():format(webp)/hb-article/e9NZTASpd1tc42Z4Gx9iu/original/0makanan-pantangan-ibu-hamil.jpg)
:strip_icc():format(webp)/hb-article/43Mtw78Lk1CKWAEEeYQRf/original/0kenaikan-berat-badan-selama-hamil-yang-normal.jpg)
