Pregnancy Glow, Mitos atau Fakta?
:strip_icc():format(webp)/hb-article/j6j_hIgTAxHEzBwEKax4g/original/579week-192-pregnancy-glow-mitos-atau-fakta.jpg)
Anindita Budhi, S.Psi
Saat hamil, pernahkah orang lain berkomentar, “Hamil ini Mama lebih cantik deh!” atau “Hamil sekarang kenapa mukamu banyak jerawat ya?” atau “Kehamilan ini bikin kamu lebih glowing, kayaknya anakmu perempuan!”
Fenomena pregnancy glow kerap dialami ibu hamil. Namun, masih jadi pertanyaan apakah fenomena ini benar ada atau hanya mitos belaka? Beberapa penjelasan medis seputar penampilan ibu hamil yang terlihat lebih cantik dan berkilau memang ditemukan. Yuk, simak penjelasannya berikut.
Penyebab Pregnancy Glow
Sebelum membahas alasan medis di baliknya, banyak orang berpendapat bahwa pregnancy glow muncul karena perasaan bahagia sang ibu hamil. Beberapa meyakini hal itu disebabkan oleh jenis kelamin Si Kecil.
Meskipun begitu, ternyata ada penjelasan medis mengapa kulit ibu hamil tampak lebih berkilau dan cerah. Beberapa di antaranya adalah:
1. Fluktuasi hormon yang dikeluarkan tubuh selama kehamilan. Pelepasan hormon estrogen, progesteron, dan HCG diyakini berperan dalam menciptakan penampilan cantik ibu hamil.
2. Peningkatan aliran darah yang terjadi seiring fluktuasi hormon tadi. Tubuh Mama memproduksi lebih banyak darah karena rahim dan organ vital lainnya membutuhkan support ekstra untuk pertumbuhan Si Kecil. Nah, volume aliran darah itu tampak pada pembuluh darah sehingga membuat kulit tampak merona.
3. Produksi minyak dari kelenjar sebum meningkat karena fluktuasi hormon. Peningkatan volume darah juga membuat sekresi minyak meningkat. Pada sebagian ibu hamil yang memiliki kulit berminyak atau kombinasi, bisa memunculkan jerawat. Namun, situasi ini juga mampu membuat kulit wajah Mama tampak bercahaya.
4. Peregangan kulit juga memiliki andil dalam membuat kulit Mama bercahaya.
5. Ruam panas atau heat flashes juga dapat memberi efek bersinar pada kulit, meski kadang membuat kulit Mama terasa lebih panas dari normal.
Namun, pada sebagian ibu hamil dengan kondisi kulit khusus, seperti eksim, pengaruh hormon kehamilan justru bisa memperburuk keadaan. Bagian kulit yang terdampak lebih memerah dari biasanya sehingga terlihat jelas.
Tidak Semua Ibu Hamil Mengalami Pregnancy Glow
Setiap ibu hamil bisa mengalaminya dalam rentang waktu berbeda. Kebanyakan ibu hamil dapat mengalaminya pada trimester kedua. Namun, sama seperti segala perubahan yang terjadi selama mengandung, pregnancy glow ini juga akan memudar usai melahirkan. Perubahan pada kulit Mama pun tidak berlangsung permanen.
Satu hal yang perlu diingat, tidak semua ibu hamil akan mengalami pregnancy glow. Jika Mama termasuk dalam kelompok ini, tenang saja, semua masih normal.
Bagaimanapun juga kondisi kulit setiap individu berbeda-beda. Itulah mengapa kulit Mama dapat merespons berbeda pula pada tiap perubahan yang dialami tubuh. Bahkan, bisa saja Mama mengalami pregnancy glow saat hamil pertama, tetapi tidak pada hamil kedua.
Demikian juga dengan pendapat soal pregnancy glow memengaruhi jenis kelamin Si Kecil.
Tidak ada penelitian ilmiah yang berhasil membuktikan hal tersebut. Mengalami pregnancy glow atau tidak, silakan tunggu hingga usia kehamilan 16 minggu untuk mengetahui jenis kelamin Si Kecil. Tentu hasil USG bisa lebih membuktikan apa jenis kelamin Si Kecil.
Pada akhirnya, apa pun situasi yang Mama alami, tetap lakukan perawatan wajah dan kulit simpel saat mengandung.
Perhatikan pula jenis produk perawatan kulit yang boleh dipakai, mengingat ada beberapa kandungan zat dalam kosmetik atau skincare yang tidak aman bagi ibu hamil. Atur pula pola makan dengan mengonsumsi semua bahan makanan secara seimbang supaya kesehatan kulit terjaga.
Jangan lupa juga, selalu diskusikan dengan dokter mengenai berbagai masalah yang Mama temui selama kehamilan.





:strip_icc():format(webp)/hb-article/TmBwmXyvvc5fBmDgsYa09/original/0kram-saat-hamil-ini-solusinya.jpg)
:strip_icc():format(webp)/hb-article/e9NZTASpd1tc42Z4Gx9iu/original/0makanan-pantangan-ibu-hamil.jpg)
:strip_icc():format(webp)/hb-article/43Mtw78Lk1CKWAEEeYQRf/original/0kenaikan-berat-badan-selama-hamil-yang-normal.jpg)
