Pentingkah Asam Folat Untuk Mendukung Proses Cepat Hamil?
:strip_icc():format(webp)/hb-article/Sa0rPWUeVgkJhExOSMwaX/original/0ingin-hamil-perhatikan-konsumsi-asam-folat-anda.jpg)
dr. Melyarna Putri
Kehamilan merupakan salah satu pencapaian yang ingin dialami hampir pada setiap wanita. Hampir setiap pasangan baru menikah mendambakan hadirnya seorang buah hati. Namun terkadang, kehamilan yang ditunggu-tunggu tidak selalu datang dengan cepat. Di Amerika Serikat, setidaknya 7,4 juta wanita dan pasangannya memiliki masalah kesuburan.
Terkadang kita pun belum mengetahui kapan waktu yang tepat harus meminta opini dari profesional mengenai kondisi yang kita dan pasangan kita alami. Menurut National Survey of Family Growth (NSFG) menyebutkan, definisi infertilitas adalah apabila sebuah pasangan telah melakukan hubungan seksual dengan durasi 2-3x per minggu, tanpa menggunakan metode kontrasepsi apapun selama berhubungan seksual namun belum terjadi kehamilan dalam jangka waktu 12 bulan. Apabila sebuah pasangan telah mencapai batasan waktu ini, maka sebaiknya pasangan tersebut memeriksakan diri ke dokter untuk dicaritahu lebih lanjut adakah kondisi medis yang mendasari.
Keraguan, rasa malu, dan mungkin takut, tidak jarang menghantui ketika harus memutuskan untuk ke dokter. Padahal faktanya semakin cepat diketahui maka akan semakin cepat diatasi apabila terdapat suatu kondisi medis tertentu. Hal yang harus selalu diingat adalah bahwa fungsi reproduksi khususnya seorang wanita akan menurun seiring dengan usia. Tidak hanya wanita, pada laki-laki pun kesuburan dikatakan semakin menurun sejak usia 30an akhir dan semakin menurun setelah usia 40 tahun. Dengan demikian kemungkinan terjadinya kehamilan akan semakin sulit seiring meningkatnya usia.
Kehamilan sendiri merupakan proses yang membutuhkan persiapan. Namun banyak pasangan tidak menyadari bahwa kehamilan adalah suatu proses yang harus dipersiapkan. Kondisi fisik dan mental seorang calon ibu hamil yang baik akan mendukung kesehatannya selama kehamilan nanti. Kondisi Mama dengan berat badan kurang sebelum dan selama kehamilan dapat menyebabkan Intrauterine Growth Retardation (IUGR) dan bayi dengan berat lahir rendah (<2500 gram).
Nutrisi Mama yang baik selama dan setelah kehamilan juga diperlukan untuk mendukung proses menyusui. Pemberian air susu ibu (ASI) eksklusif direkomendasikan oleh berbagai organisasi kesehatan selama 6 bulan. ASI merupakan sumber makanan terbaik yang dibutuhkan bayi dalam 2 tahun awal kehidupannya. Menurut penelitian Onayade, dkk pemberian ASI yang tidak akurat dapat menyebabkan gizi buruk pada anak di bawah usia 5 tahun dan pertumbuhan yang tidak normal.
Betapa pentingnya peran nutrisi dalam proses mendukung kehamilan dan menyusui bagi seorang wanita, bukan? Untuk itu persiapan kehamilan bagi seorang wanita harus diperhatikan secara cermat. Asam folat merupakan salah satu komponen yang harus dipenuhi dalam persiapan kehamilan. Mengapa demikian?
Pemberian asam folat sebelum kehamilan terbukti memiliki banyak manfaat yang baik tidak saja bagi bayi, namun bagi ibu hamil itu sendiri. Penggunaan asam folat saat perencanaan kehamilan setidaknya 3 bulan sebelum terjadinya kehamilan diketahui dapat menurunkan resiko terjadinya neural tube defect (NTD). Apakah itu NTD?
NTD merupakan suatu kelainan bawaan pada sistem saraf pusat yaitu otak dan sumsum tulang belakang yang disebabkan adanya kegagalan penutupan tabung neural pada saat 21-28 hari setelah terjadinya pembuahan. Kelainan bawaan yang dapat terjadi yaitu spina bifida, ensefalokel, dan anensefali. Spina bifida merupakan kondisi dimana turunnya sebagian otak ke sumsum tulang belakang. Ensefalokel merupakan kondisi di mana turunnya sebagian otak melalui tulang tengkorak. Sedangkan anensefali merupakan kondisi di mana sebagian otak, sumsum tulang belakang, saraf, dan lapisan otak tidak terbentuk dengan sempurna. Ternyata kondisi yang bisa diakibatkan kurangnya asupan asam folat sangat mengerikan bukan?
Wanita pada usia reproduktif dianjurkan mengkonsumsi asam 400 ug per hari. Setelah hamil maka dosisnya dinaikkan hingga 600-1000 mcg per hari. Asam folat juga berfungsi untuk mencegah terjadinya anemia megaloblastik. Selain itu asam folat juga terbukti menurunkan angka kelahiran bayi dengan berat badan lahir rendah, perdarahan selama masa kehamilan, dan angka kematian bayi.
Untuk kesuburan, konsumsi asam folat yang memadai dapat mempengaruhi kesuburan seseorang. Pada kondisi dimana terjadi kekurangan asam folat di dalam tubuh maka akan terjadi penumpukan suatu zat yang dinamakan homosistein. Homosistein inilah yang menyebabkan gangguan pertumbuhan sel, fragmentasi DNA, ekspresi genetik, dan sebagainya. Pada sistem reproduksi seorang wanita, penumpukan homosistein akan mengganggu pematangan sel telur.




Hai Ma, asam folat adalah salah satu jenis vitamin B kompleks yang larut dalam air. Asam folat dapat ditemukan di berbagai jenis makanan, sayuran, dan buah-buahan. Kebutuhan asam folat setiap orang berbeda-beda, tergantung pada usia dan jenis kelamin. ^sr
- 0
Hallo dok, Aku cuma dikasih calcium sama obat penambah darah tampilkan selengkapnya
- 0
Hai Mama, untuk konsumsi obat, vitamin, suplemen dapat disesuaikan dengan saran dokter ya Ma. Sehingga untuk penggunaan nya dapat dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter ya Mama. :) ^sr
- 1

:strip_icc():format(webp)/hb-article/TmBwmXyvvc5fBmDgsYa09/original/0kram-saat-hamil-ini-solusinya.jpg)
:strip_icc():format(webp)/hb-article/e9NZTASpd1tc42Z4Gx9iu/original/0makanan-pantangan-ibu-hamil.jpg)
:strip_icc():format(webp)/hb-article/43Mtw78Lk1CKWAEEeYQRf/original/0kenaikan-berat-badan-selama-hamil-yang-normal.jpg)