Artikel/Kehamilan/Mitos dan Fakta Menebak Jenis Kelamin Janin

Mitos dan Fakta Menebak Jenis Kelamin Janin

Tim Ahli Hallobumil | Diterbitkan pada 07 Desember 2020
Ditinjau oleh Tim Ahli Hallobumil
Bagikan
Facebook
Twitter
WhatsApp
copylink
Jenis kelamin janin yang ada di dalam kandungan kerap membuat penasaran. Terkait hal ini, mitos pun turut beredar luas di masyarakat. Yuk, ketahui mitos dan fakta menebak jenis kelamin oleh dr. Grace Valentine, Sp.OG di sini.
mitos-dan-fakta-menebak-jenis-kelamin-janin

dr. Grace Valentine, Sp.OG

Jenis kelamin Si Kecil yang ada di dalam kandungan tentunya merupakan sebuah hal yang sering membuat pasangan suami istri dan keluarga penasaran. Banyak mitos-mitos yang dipercaya dapat memberikan petunjuk terkait jenis kelamin Si Kecil yang ada di dalam kandungan.

Mari kita bahas mitos tersebut satu per satu.

1. Bentuk Perut

Mitos: Konon, bentuk perut maju atau arah perut membuncit ke atas menandakan jenis kelamin bayi yang ada di dalam kandungan adalah bayi laki-laki. Sedangkan jika perut melebar atau bentuk perut rendah, maka bayi tersebut berjenis kelamin perempuan.

Fakta: Bentuk perut yang terjadi selama kehamilan bergantung pada tonus otot perut dan posisi janin di dalam kandungan. Faktor ini, bersama dengan bentuk tubuh dan kenaikan berat badan selama kehamilan, menentukan bentuk perut Mama.

2. Denyut Jantung Si Kecil

Mitos: Bila denyut jantung Si Kecil lebih dari 140 denyut per menit, maka Si Kecil tersebut berjenis kelamin perempuan.

Fakta: Hingga saat ini belum ada studi yang menunjukkan bahwa denyut jantung Si Kecil dapat digunakan untuk menentukan jenis kelamin Si Kecil. Denyut jantung janin bervariasi, tergantung pada usia kehamilan dan pergerakan janin di dalam kandungan.

3. Mengidam

Mitos: Menurut kabar, wanita hamil yang mengidam makanan manis akan memiliki janin berjenis kelamin laki-laki. Nah, jika wanita hamil mengidam makanan asam, maka jenis kelamin janin tersebut adalah perempuan.

Fakta: Rasa mengidam makanan manis atau makanan rasa apapun disebabkan oleh perubahan hormonal yang terjadi selama kehamilan, yang meningkatkan sensitivitas indra perasa ibu hamil.

4. Morning Sickness

Mitos: Bila ibu hamil mengalami morning sickness, maka Si Kecil yang ada di dalam kandungannya berjenis kelamin perempuan.

Fakta: Mitos ini mungkin mengandung fakta di dalamnya. Studi menunjukkan bahwa wanita dengan morning sickness yang hebat (hyperemesis gravidarum) lebih cenderung memiliki jenis kelamin perempuan. Mengapa demikian? Kadar hormon kehamilan (hCG), yang memicu morning sickness, cenderung lebih tinggi pada ibu hamil yang mengandung anak perempuan. Namun semua wanita hamil dapat mengalami morning sickness, bahkan bila Si Kecil yang dikandung berjenis kelamin laki-laki.

5. Kulit Tubuh Mama

Mitos: Bila ibu hamil memiliki kulit yang lembut dan halus (glowing) maka ia akan melahirkan anak perempuan. Akan tetapi, bila kulit ibu hamil tersebut seperti kasar dan kering atau kusam, maka Si Kecil yang ada di dalam kandungannya berjenis kelamin laki-laki.

Fakta: Hingga saat ini belum ada studi yang menunjukkan jenis kulit ibu hamil dapat menjadi indikator jenis kelamin Si Kecil yang ada di dalam kandungannya. Perubahan kulit pada kehamilan yang sering terjadi adalah hiperpigmentasi. Perubahan ini terjadi pada 90% wanita hamil. Hiperpigmentasi sering muncul di muka dan leher berupa bercak kehitaman, hal ini sering disebut melasma gravidarum. Perubahan ini umumnya akan hilang atau memudar setelah persalinan.

Adakah cara akurat untuk menentukan jenis kelamin Si Kecil?

Dengan perkembangan teknologi yang ada saat ini, jenis kelamin Si Kecil dapat ditentukan sejak di dalam kandungan dengan pemeriksaan ultrasonografi (USG). Pemeriksaan ini dapat dilakukan untuk mengetahui jenis kelamin sejak usia kehamilan 18-20 minggu. Keakuratan pemeriksaan ini mencapai 80-90%, bergantung pada posisi Si Kecil.

Selain itu, Amniosentesis dan Sampling Vilus Korialis juga dapat digunakan untuk mengetahui jenis kelamin Si Kecil dengan akurasi yang tinggi. Namun, pemeriksaan ini bersifat invasif sehingga hanya dilakukan untuk mendeteksi kelainan genetik atau kromosom pada Si Kecil.

Tes DNA Si Kecil yang diambil dari darah Mama juga dapat digunakan untuk mengetahui jenis kelamin Si Kecil. Namun, pemeriksaan ini membutuhkan biaya yang besar. Pemeriksaan ini hanya dapat dilakukan di laboratorium yang sangat terbatas, tidak komersil.

Jadilah orang tua super! Panduan 1000 Hari Pertama Kehidupan si kecil ada di sini. GRATIS.
image
image
image
image
39
6
Bagikan
Facebook
Twitter
WA
KP

udah 20 minggu tp masih mual muntah😭😭

  • 4
VS

hamil anak kedua diusia kandungan baru 20mggu knp janin jara tampilkan selengkapnya

  • 3
RN

aku jenis perut nya melebar ke samping kiri kanan

  • 1
Admin MIMA

Hai Mama, terima kasih atas sharingnya. Semoga sehat selalu :) ^ak

  • 1
PH

aku perut nya melebar ke samping kiri kanan itu cewek atau c tampilkan selengkapnya

  • 1
Admin MIMA

Hai Mama, jenis kelamin tidak dapat dipastikan melalui bentuk perut ya, untuk menentukan jenis kelamin sebaiknya Mama lakukan pemeriksaan dengan dokter kandungan:) ^lm

  • 0

Nikmati Perjalanan Kehamilan Bersama Bumil Lainnya

Gabung dan temui teman, tips, dan cerita inspiratif di komunitas Hallobumil untuk lewati masa hamil dengan penuh dukungan
image