Mimisan Saat Hamil, Penyebab dan Cara Mengatasinya
:strip_icc():format(webp)/hb-article/CLQ6qxheEG_bR8-M_ToL1/original/528mimisan-saat-hamil-penyebab-dan-cara-mengatasinya-by-comzeal-images-shutterstock.jpg)
dr. Junita Tarigan
Mimisan saat hamil cukup umum terjadi. Keluhan ini dapat dialami kapan saja, seperti saat tidur atau beraktivitas. Mama mungkin akan merasakan cairan mengalir ke bagian belakang tenggorokan sebelum darah keluar dari cuping hidung.
Meski terlihat menyeramkan, mimisan secara umum tidak berbahaya. Lalu, mengapa mimisan bisa terjadi pada ibu hamil? Dan bagaimana cara untuk menanganinya?
Penyebab mimisan saat hamil
Ada beragam hal yang dapat memicu terjadinya mimisan pada ibu hamil. Berikut ini penyebab mimisan saat hamil:
- Perubahan hormon
Pada saat kehamilan, aktivitas hormon estrogen dan progesteron akan meningkatkan sistem sirkulasi untuk memenuhi kebutuhan Si Kecil dalam kandungan. Hal ini kemudian akan meningkatkan aliran darah dan peredaran pembuluh darah. - Perubahan pada rongga hidung
Perubahan lainnya yang dapat terjadi selama kehamilan adalah perubahan pada rongga hidung. Dalam keadaan normal, rongga hidung memiliki banyak pembuluh darah kecil dan semakin meningkat lagi selama kehamilan. Akibatnya, pembuluh darah jadi lebih rapuh sehingga lebih mudah terluka dan mimisan. - Sedang sakit
Penyakit seperti pilek, infeksi sinus, atau alergi juga dapat menyebabkan mimisan. Hal ini dikarenakan, bagian dalam hidung Mama sedang iritasi selama infeksi virus sehingga jadi lebih mudah mengalami perdarahan. - Cuaca
Mimisan sering kali terjadi pada iklim kering. Sebab saat udara kering, bagian dalam hidung juga bisa kering sehingga mudah menyebabkan mimisan.
Itulah alasan mengapa mimisan bisa terjadi pada Mama. Bahkan, ibu hamil lebih sering mengalami mimisan dibandingkan dengan perempuan yang tidak hamil. Mama tidak perlu khawatir jika mengalami mimisan saat hamil, selama tidak terjadi kehilangan darah yang banyak dan keluhan dapat diatasi sendiri di rumah.
Cara mengatasi mimisan saat hamil
Beberapa tindakan dapat Mama lakukan untuk mengatasi mimisan saat kehamilan ini, yaitu:
- Duduk atau berdiri dengan posisi kepala yang tegak.
- Melakukan penekanan ringan pada kedua cuping hidung ke arah tengah. Penekanan ini dapat dilakukan selama 10-15 menit dan diulang kembali jika perdarahan tidak berhenti.
- Jika aliran darah cukup banyak, sebaiknya Mama sedikit lebih membungkukkan kepala agar tidak menelan darah yang keluar.
Penting untuk diperhatikan bahwa saat mimisan, Mama tidak disarankan untuk berbaring atau menengadahkan kepala ke belakang. Cara ini bisa saja membuat darah tertelan sehingga Mama jadi mual dan muntah. Risiko menghirup darah secara tak sengaja juga bisa terjadi.
Mama harus segera memeriksakan diri ke dokter jika mimisan tersebut disertai dengan beberapa kondisi tertentu, seperti:
- Mama merasa lemas, pusing, dan ingin pingsan
- Mama sering mengalami mimisan
- Mama memiliki riwayat penyakit tekanan darah tinggi
- Mama mengalami mimisan setelah terjadi benturan pada kepala
- Mama merasakan sakit dada
- Aliran darah sangat banyak
- Mimisan tetap berlangsung setelah melakukan beberapa langkah di atas
Mencegah mimisan saat hamil
Kondisi mimisan dapat dicegah. Tips ini dapat Mama lakukan untuk menghindari terjadinya mimisan:
- Minum cukup air agar selaput lendir tetap lembap.
- Hindari membuang ingus terlalu kencang.
- Jika bersin, bukalah mulut Mama.
- Pasang humidifier di dalam rumah.
- Jauhkan diri dari asap rokok.
- Gunakan lubrikan, seperti petroleum jelly, atau semprotan hidung untuk mencegah hidung kering.
Kendati mimisan yang terjadi saat hamil sering menimbulkan rasa tidak nyaman, Mama tidak perlu khawatir. Dengan melakukan perawatan yang tepat di rumah, kondisi ini dapat teratasi dan tidak menimbulkan ancaman pada Si Kecil.




di minggu 8 ini saya suka sakit perut nya kdang sakit sebela tampilkan selengkapnya
- 5
Hai Mama, mengenai keluhan tersebut tidak dapat Mima pastikan. Nyeri perut kemungkinan dapat disebabkan oleh gangguan pencernaan. Namun juga bisa disebabkan oleh hal lain seperti kelelahan, stres, konsumsi obat tertentu Ma. Semoga membantu:) ^lm
- 0
Dok dikehamilan 8week ini saya tidak merasakan gerakan ya do tampilkan selengkapnya
- 3
Hai Mama, biasanya Mama mulai bisa merasakan gerakan janin setelah usia 16-22 minggu, tapi ada juga yang baru ngerasain waktu usia hamil 25 minggu. Hal ini disebabkan oleh ketebalan kulit perut dan sensitivitas Mama sendiri. Semoga membantu:) ^lm
- 0
Aku mabok nya parah kak ,,, muntah muntah pusing buat berdir tampilkan selengkapnya
- 3
Hai Mama, hal tersebut normal karena perubahan hormonal saat hamil. Mama bisa makan sedikit tapi sering, konsumsi biskuit ditambah susu, istirahat yang cukup, minum air putih yang cukup, dan periksa ke dokter jika tidak membaik π ^ak
- 0
dok saya usia udh 8 week pas USG blm ada janinnya baru ada k tampilkan selengkapnya
- 3
Hai Mama, janin sendiri umumnya baru terlihat secara sempurna pada usia kehamilan 9-12 minggu. Pastikan Mama rutin melakukan pemeriksaan kehamilan dengan dokter ya π ^ak
- 0
dok aku hamil 8 Wek TPI ga ngerasain mual muntah normal ga d tampilkan selengkapnya
- 2

:strip_icc():format(webp)/hb-article/TmBwmXyvvc5fBmDgsYa09/original/0kram-saat-hamil-ini-solusinya.jpg)
:strip_icc():format(webp)/hb-article/e9NZTASpd1tc42Z4Gx9iu/original/0makanan-pantangan-ibu-hamil.jpg)
:strip_icc():format(webp)/hb-article/43Mtw78Lk1CKWAEEeYQRf/original/0kenaikan-berat-badan-selama-hamil-yang-normal.jpg)