Artikel/Kehamilan/Menyimpan Darah Tali Pusat Bayi, Adakah Manfaatnya?

Menyimpan Darah Tali Pusat Bayi, Adakah Manfaatnya?

Tim Ahli Hallobumil | Diterbitkan pada 16 Desember 2020
Ditinjau oleh Tim Ahli Hallobumil
Bagikan
Facebook
Twitter
WhatsApp
copylink
Tak sedikit orang tua yang tertarik untuk menyimpan darah tali pusat bayi mereka di bank darah tali pusat. Namun, apakah ini perlu? Jika ya, apa saja manfaatnya?
menyimpan-darah-tali-pusat-bayi-adakah-manfaatnya

dr. Venny Beauty

Salah satu kebiasaan orang tua setelah Si Kecil lahir adalah mengubur plasenta atau ari-ari bersama dengan tali pusat (tali pusar) Si Kecil di halaman rumah.

Mungkin kebiasaan ini juga masih Mama lakukan sampai sekarang. Namun beberapa tahun belakangan, alih-alih melakukan hal tersebut, sebagian orang tua terlebih dahulu menyimpan darah tali pusat di dalam bank darah tali pusat sebelum membuang ari-arinya.

Darah tali pusat adalah darah yang tertinggal dalam tali pusat dan plasenta setelah Si Kecil lahir. Darah tali pusat ini mengandung sumber yang kaya sel, yang disebut dengan sel punca (stem cell). Sel ini berperan dalam pembentukan sel darah dan sistem kekebalan tubuh.

Benarkah Darah Tali Pusat Bisa Sembuhkan Penyakit?
Sel punca memiliki kemampuan berubah menjadi sel-sel lainnya dalam darah. Kemampuan ini dipergunakan dalam bidang kedokteran untuk mengganti dan meregenerasi sumsum tulang yang rusak, memperbaiki kelainan genetik, terapi untuk kanker darah, dan berbagai penyakit lainnya.

Untuk saat ini, darah tali pusat yang mengandung sel punca banyak digunakan untuk mengobati berbagai macam kelainan darah. Hampir ratusan penyakit kelainan darah dapat ditangani dengan pemberian sel punca.

Selain itu, beberapa penelitian juga menguji sel punca untuk mengobati penyakit-penyakit metabolik, autoimun, dan penyakit seperti Alzheimer, diabetes mellitus, lupus, autisme, serta puluhan penyakit lainnya.

Apa Manfaat Menyimpan Darah Tali Pusat?
Beberapa penyakit kelainan darah seperti kanker darah atau leukemia, memerlukan pengobatan dengan transplantasi sumsum tulang dengan mengambil sel punca dari orang lain. Namun, untuk mendapatkan sumsum tulang yang sesuai dengan penderita, diperlukan usaha yang tidak mudah.

Dengan menyimpan darah tali pusat, maka sel punca yang diambil adalah dari diri sendiri, sehingga reaksi penolakan transplantasi akan lebih minimal. Selain itu, sel punca yang dibutuhkan langsung tersedia karena telah disimpan sebelumnya dan tidak perlu mencari lagi jika tiba-tiba dibutuhkan.

Sel punca yang berasal dari plasenta juga lebih efektif dan lebih cepat pertumbuhannya jika dibandingkan dengan sel punca dari organ lainnya seperti sumsum tulang atau darah tepi.

Pengambilan sampel darah tali pusat cukup mudah dilakukan dan tidak memerlukan prosedur yang menyakitkan. Sampel yang diambil biasanya hanya kurang lebih 10-20 cm dari tali pusat yang dipotong saat Mama melahirkan. Setelahnya, keluarga tetap dapat mengambil kembali sisa tali pusat dengan ari-arinya jika dibutuhkan.

Apa Kendalanya?
Untuk menyimpan darah tali pusat, tentu saja dibutuhkan fasilitas khusus dan biaya yang tidak murah. Biaya yang dikeluarkan disesuaikan dengan lamanya penyimpanan.

Perlu diketahui juga bahwa jangka waktu penyimpanan darah tali pusat biasanya maksimal selama 15 tahun, setelah itu tidak dapat digunakan lagi.

Kendala lain adalah tidak semua orang akan memerlukan sel punca ini di kemudian hari. Hanya 1 dari 400 sampai 200.000 kejadian yang memerlukan pengobatan dengan sel punca.

Selain itu, tidak ada jaminan bahwa pengobatan dengan sel punca akan berhasil. Beberapa penyakit tidak dapat diobati dengan sel punca sehingga walaupun sudah disimpan, belum tentu bisa berguna.

Jika Mama tertarik untuk melakukan prosedur ini untuk berjaga-jaga di kemudian hari, di Indonesia sudah tersedia beberapa fasilitas penyimpanan darah tali pusat.

Ajaklah pasangan untuk berdiskusi dalam mempertimbangkan pro dan kontra dari penyimpanan darah tali pusat ini. Serta, cari tahu dulu mengenai fasilitas penyimpanan darah tersebut sehingga bisa bermanfaat nantinya.

Jadilah orang tua super! Panduan 1000 Hari Pertama Kehidupan si kecil ada di sini. GRATIS.
image
image
image
image
18
2
Bagikan
Facebook
Twitter
WA
SM

sangat bermanfaat info nya

  • 1
Admin MIMA

Hai Mama, terima kasih atas tanggapannya, semoga sehat selalu:) ^lm

  • 0
EW

Sangat bermanfaat info nya karna saya org tua yg pernah meng tampilkan selengkapnya

  • 0
Admin MIMA

Hai Mama, terima kasih atas sharing nya, jangan lupa di share ya Ma:) ^lm

  • 0

Nikmati Perjalanan Kehamilan Bersama Bumil Lainnya

Gabung dan temui teman, tips, dan cerita inspiratif di komunitas Hallobumil untuk lewati masa hamil dengan penuh dukungan
image