Artikel/Kehamilan/Kupas Tuntas Soal Varises Vagina Saat Hamil

Kupas Tuntas Soal Varises Vagina Saat Hamil

Tim Ahli Hallobumil | Diterbitkan pada 16 Desember 2020
Ditinjau oleh Tim Ahli Hallobumil
Bagikan
Facebook
Twitter
WhatsApp
copylink
Varises tidak hanya bisa muncul di area tungkai, tetapi juga vagina. Kenali penyebab terjadinya varises vagina dan cara mengatasinya berikut ini.
kupas-tuntas-soal-varises-vagina-saat-hamil

dr. Junita Tarigan

Biasanya kondisi varises terjadi di area tungkai, terutama betis. Namun, bagaimana jika varises ini muncul di vagina?

Varises vagina adalah pelebaran pembuluh darah di sekitar vulva (bibir vagina). Pada umumnya, varises vagina ini terjadi pada wanita yang sedang mengandung.

Wanita dengan varises vagina juga mengalami pelebaran pada vena di bagian tubuh lainnya.

Proses Terbentuknya Varises Vagina
Sama seperti bagian tubuh lainnya, bibir vagina terdiri atas banyak pembuluh darah kecil.

Nah, selama kehamilan, peningkatan aliran darah dan penekanan di bagian organ kelamin akan menimbulkan pelebaran pembuluh darah vena (pembuluh darah balik dari organ kelamin menuju jantung).

Gejala Varises Vagina
Selain pelebaran dan pembengkakan pembuluh darah di bagian vulva yang dapat dilihat, gejala varises vagina lainnya adalah sebagai berikut:

  • Perasaan penuh dan tertekan di bagian genital.
  • Pembengkakan di sekitar organ kelamin.
  • Nyeri yang semakin memberat pada saat berdiri, aktivitas seksual, dan aktivitas fisik.
  • Munculnya wasir karena pelebaran vena memengaruhi perineum (otot antara vagina dan anus).

Penyebab Timbulnya Varises Vagina
Kehamilan adalah penyebab utama timbulnya varises vagina. Suatu penelitian pada tahun 2017 menunjukkan bahwa sekitar 18-22 persen ibu hamil mengalami varises di vulva, dan 4 persen di antaranya akan membaik pada enam minggu setelah proses persalinan.

Pada umumnya, wanita yang belum hamil tidak pernah mengalami varises vagina. Namun, pada beberapa kasus, keadaan ini terjadi pada wanita yang sudah lanjut usia setelah berdiri dalam jangka waktu lama. Wanita dengan varises vagina biasanya juga mendapati varises di bagian tubuh lainnya.

Varises ini sering terjadi pada wanita yang sedang mengandung, karena adanya perubahan hormonal yang menimbulkan pelebaran darah serta peningkatan aliran darah dan tekanan ke tubuh bagian bawah. Akibatnya, aliran darah balik dari tubuh bagian bawah menuju jantung menjadi terganggu.

Selain kehamilan, terjadinya varises vagina juga dipengaruhi oleh keadaan genetik. Artinya, wanita yang memiliki saudara dengan varises vagina akan berisiko mengalami hal yang sama. Pada beberapa kasus, varises vagina dapat disebabkan oleh tumor di rongga panggul.

Cara Mengatasi Varises Vagina
Karena umumnya varises vagina akan hilang setelah proses persalinan, penanganan kondisi ini ditekankan pada pencegahan dan perburukan gejala yang ditimbulkan. Berikut hal-hal yang bisa Mama lakukan jika mengalami varises vagina:

  • Menghindari duduk dan berdiri dalam jangka waktu lama.
  • Mengubah posisi tubuh secara teratur.
  • Tidak memakai sepatu dengan tumit tinggi atau sepatu yang tidak nyaman yang menimbulkan penekanan ke tubuh bagian bawah.
  • Tidur dengan mengangkat kaki 30 derajat untuk mencegah darah menggumpal pada pembuluh darah vena.
  • Minum dalam jumlah cukup.
  • Mengaplikasikan es atau handuk hangat di bagian vulva.
  • Menggunakan pakaian dalam khusus untuk kehamilan atau stocking.
  • Tidur dengan posisi miring ke kiri untuk mengurangi penekanan pada pembuluh darah vena kava (muara seluruh pembuluh darah balik vena sebelum seluruh aliran darah masuk ke jantung).

Tindakan operasi pada masa kehamilan dengan tujuan menghilangkan varises vagina tidak disarankan. Karena pada umumnya varises ini akan hilang setelah persalinan. Jika varises vagina tidak kunjung hilang setelah beberapa bulan dari waktu persalinan, beberapa prosedur operasi dapat dilakukan.

 

Jadilah orang tua super! Panduan 1000 Hari Pertama Kehidupan si kecil ada di sini. GRATIS.
image
image
image
image
2
7
Bagikan
Facebook
Twitter
WA
SR

vagina sya sering trasa skit, saat jalan maupun tidur dn bal tampilkan selengkapnya

  • 0
Admin MIMA

Hai Mama, pada usia kehamilan 6 bulan sakit bisa terjadi karena adanya peningkatan berat janin, cairan ketuban dan ukuran rahim ibu yang menekan ke arah bawah. Jika disertai konstipasi, infeksi serviks dan kandung kemih segera konsultasi ke dokter. :) ^sm

  • 0
DZ

ini ciri2 nya saya alami. bibir vagina selalu terasa gatal n tampilkan selengkapnya

  • 0
Admin MIMA

Hai Mama, benjolan yang ada didaerah vagina Mama biasanya disebabkan dari varises vagina, kutil, ataupun herpes genital. Namun Mama dapat segera konsultasikan ke dokter kandungan untuk memastikannya ya. :) ^sm

  • 0
M

ini yang sekarang aku alami vagina terasa nyerii saat di pak tampilkan selengkapnya

  • 0
H

malam perut suka sakit ngilu miring kiri salah miring kanan tampilkan selengkapnya

  • 0
FA

saya mengalami ini sekarang, terasa nyeri dan sakit serta te tampilkan selengkapnya

  • 0

Nikmati Perjalanan Kehamilan Bersama Bumil Lainnya

Gabung dan temui teman, tips, dan cerita inspiratif di komunitas Hallobumil untuk lewati masa hamil dengan penuh dukungan
image