Artikel/Kehamilan/Ketika Melahirkan di Tempat Tak Terduga

Ketika Melahirkan di Tempat Tak Terduga

Tim Ahli Hallobumil | Diterbitkan pada 16 Desember 2020
Ditinjau oleh Tim Ahli Hallobumil
Bagikan
Facebook
Twitter
WhatsApp
copylink
Sekalipun rencana persalinan sudah disusun sedemikian rupa, tetap saja ada satu dua hal atau mungkin semuanya berantakan karena kejadian tidak terduga. Lalu, apa yang harus dilakukan jika Mama melahirkan di tempat tak terduga?
ketika-melahirkan-di-tempat-tak-terduga

Anindita Budhi, S.Psi

Memasuki usia kehamilan trimester ketiga nanti, artinya Mama harus lebih pandai membaca situasi. Tanda-tanda melahirkan bisa muncul kapan saja. Sekalipun rencana persalinan sudah disusun sedemikian rupa, tetap saja ada satu dua hal atau mungkin semuanya berantakan karena kejadian tidak terduga.

Salah satunya, melahirkan di tempat tidak terduga yang turut memunculkan rangkaian kejadian tidak terencana.

Contoh, seorang Mama mengalami kontraksi hebat yang mendorong bukaan berlangsung cepat. Ditambah kondisi lalu lintas padat, rasanya tidak mungkin sampai rumah sakit dalam waktu singkat. Alhasil, pilihan satu-satunya melahirkan di mobil.

Cerita lainnya, ada Mama yang tidak sempat meninggalkan rumah segera setelah tanda persalinan muncul. Hanya berdua Papa, sang Mama pun melahirkan di rumah. Tak lama, bantuan tenaga medis tiba untuk menolong Mama dan Si Kecil yang lahir selamat.

Saat ‘Terjebak’ Situasi Genting
Kisah melahirkan tidak terduga semacam itu memang ada, meski persentasenya tidak begitu besar. Rata-rata disebabkan faktor yang juga tidak terduga, seperti waktu lahir lebih cepat dari perkiraan, kemacetan lalu lintas yang membuat perjalanan terhambat, sampai proses bukaan yang naik begitu cepat dalam waktu singkat.

Mengusir ‘imajinasi’ soal persalinan demikian adalah hal yang terbaik yang bisa dilakukan saat ini. Namun, jika kekhawatiran itu begitu kuat dan Mama sulit membayangkan langkah apa yang perlu diambil, panduan berikut bisa membantu.

1. Coba Nilai Situasi yang Terjadi Saat Itu
Bagaimana Mama bisa tahu apakah Si Kecil lahir lebih awal bahkan sebelum tiba di rumah sakit? Proses persalinan tiap ibu berbeda, Ma.

Jika Mama mengalami kontraksi kuat, panjang, dan sering (kurang dari lima menit sekali), air ketuban telah pecah, sensasi mendorong Si Kecil kian menguat, maka ada peluang melahirkan segera.

Sekadar informasi, kelahiran anak pertama biasanya memakan waktu lebih panjang. Jika ini adalah kehamilan kedua atau ketiga, peluang lahiran lebih dini bisa saja terjadi.

2. Telepon Rumah Sakit atau Kegawatdaruratan
Selalu pastikan Mama menyimpan nomor rumah sakit atau klinik tempat rencana persalinan. Sekalipun ada kemungkinan menit berikut Mama akan melakukan satu dorongan dan Si Kecil lahir, tetap telepon tenaga medis supaya mereka lekas datang memberikan pertolongan.

3. Berusaha Tetap Tenang
Mama perlu tetap tenang, meski ini lebih mudah diucapkan daripada dilakukan. Melahirkan di rumah atau malah di perjalanan menuju rumah sakit bisa jadi menakutkan. Namun, saat berhadapan dengan momen genting, satu-satunya langkah yang bisa Mama lakukan adalah menenangkan diri.

Yakinkan diri bahwa tubuh Mama akan merespons semua tanda-tanda kelahiran Si Kecil secara alamiah. Coba ingat bahwa Si Kecil yang hadir lebih cepat umumnya tidak mengalami masalah terkait posisi, karena posisi kepalanya sudah tepat berada di jalan lahir.

4. Berusaha Menempatkan Diri dalam Posisi Senyaman Mungkin
Mustahil memang merasa nyaman 100 persen dalam situasi demikian. Akan tetapi, memosisikan diri senyaman mungkin akan membantu persalinan mendadak lebih lancar. Jika di rumah, duduk di tepi tempat tidur, kedua kaki di atas kursi. Posisikan beberapa bantal di bagian punggung agar lebih nyaman.

5. Tahan Diri untuk Tidak Mendorong Si Kecil, Sampai Tidak Kuasa Lagi Menahannya
Sebisa mungkin menahan untuk tidak mendorong, sampai tubuh Mama mengirimkan tanda sebaliknya. Ikuti apa yang tubuh perintahkan.

Begitu kepala Si Kecil terlihat, gunakan kedua tangan untuk menekan bagian perineum guna memperlambat gerakan bayi. Jangan ditarik, pandu Si Kecil keluar secara perlahan. Dorong sekali lagi sampai Si Kecil terlahir sempurna.

6. Skin-to-Skin Contact Segera Setelah Si Kecil Lahir
Minta Papa atau seseorang menyelimuti Si Kecil dengan handuk bersih. Lalu, taruh Si Kecil di atas dada Mama, dekapan ini akan membuatnya tetap hangat dan tenang. Jika tak yakin untuk membersihkan Si Kecil, tunggu hingga tenaga medis datang.

Umumnya sekitar 5-30 menit setelah melahirkan, kontraksi kembali terasa supaya Mama dapat mengeluarkan plasenta. Sama seperti saran sebelumnya, tunggu sampai tenaga medis tiba agar mereka bisa menggunting tali pusar yang terhubung ke plasenta.

Meski pengalaman itu agak sulit terbayangkan, namun lebih baik Mama tetap berpikir positif sambil menenangkan diri.

Satu hal yang pasti, jika nanti Mama benar-benar mengalami situasi demikian, pegang prinsip ini: saat Mama ragu melakukan sesuatu, jangan lakukan apa pun. Tubuh Mama dan Si Kecil cukup kuat untuk bertahan sementara pertolongan datang.

 

Jadilah orang tua super! Panduan 1000 Hari Pertama Kehidupan si kecil ada di sini. GRATIS.
image
image
image
image
29
38
Bagikan
Facebook
Twitter
WA
LR

mam, aku trimester 2, jika tidurnya kadang menghadap kanan a tampilkan selengkapnya

  • 2
Admin MIMA

Hai Mama, saat tidur miring ke kanan dapat meningkatkan tekanan pada organ hati yang terletak di sisi perut kanan Mama. Jadi lebih baik tidur dengan posisi miring ke kiri dan senyaman Mama bisa ganjel bantal di bagian punggung Mama ❤ ^aw

  • 0
RS

terimakasih Min'

  • 1
Admin MIMA

Hai Mama, sama-sama ya dan jangan lupa untuk share juga ya, Ma. :) ^sm

  • 0
MM

terimakasih

  • 0
Admin MIMA

Hai Mama, sama-sama ya dan jangan lupa untuk share juga ya, Ma. :) ^sm

  • 0
RN

terima kasih

  • 0
Admin MIMA

Hai Mama, sama-sama ya dan jangan lupa untuk share juga ya, Ma. :) ^sm

  • 0
N

terimakasih🙏🥰

  • 0
Admin MIMA

Hai Mama, sama-sama ya dan jangan lupa untuk share juga ya, Ma. :) ^sm

  • 0

Nikmati Perjalanan Kehamilan Bersama Bumil Lainnya

Gabung dan temui teman, tips, dan cerita inspiratif di komunitas Hallobumil untuk lewati masa hamil dengan penuh dukungan
image