Artikel/Kehamilan/Jangan Sembarangan Menyentuh Perut Ibu Hamil! Ini Alasannya

Jangan Sembarangan Menyentuh Perut Ibu Hamil! Ini Alasannya

Tim Ahli Hallobumil | Diterbitkan pada 16 Desember 2020
Ditinjau oleh Tim Ahli Hallobumil
Bagikan
Facebook
Twitter
WhatsApp
copylink
Terkadang kita gemas untuk menyentuh perut ibu hamil, demi merasakan gerakan sang bayi. Namun, sebelum melakukannya, sebaiknya minta izin dulu. Mengapa demikian?
jangan-sembarangan-menyentuh-perut-ibu-hamil-ini-alasannya

Anindita Budhi, S.Psi

Seberapa sering kehamilan Mama mengundang rasa penasaran orang lain? Bahkan, membuat mereka ingin menyentuh perut Mama yang mulai membesar.

Belum lagi jika diikuti oleh aneka pertanyaan atau komentar yang kadang membuat Mama harus berbasa-basi. Misalnya, “Wow, perutmu besar banget, benar ini bukan hamil kembar?” atau “Ih, kecil ya perutnya, kirain kamu nggak hamil.”

Meskipun Mama tahu apa yang mereka sampaikan tak bermaksud menyinggung, tetap saja ada perasaan tak nyaman muncul.

Umumnya, ibu hamil merasa tak masalah jika sentuhan di perut itu datang dari pasangan (malah harus!), keluarga, atau teman dekat. Namun, ketika mereka yang dimaksud adalah kenalan, tetangga, bahkan orang asing, pasti terasa risih.

Jangan Sentuh Sembarangan, Ini Alasannya
Setelah mengalami sendiri betapa tak nyaman saat orang asing menyentuh perut, tentu Mama mulai memahami apa saja alasan di balik larangan itu, seperti dirangkum berikut ini.

1. Tindakan Itu Berisiko
Kita tak pernah tahu tangan orang lain pernah memegang benda apa saja. Apalagi jika kejadian itu terjadi di tempat publik, di mana risiko penularan virus begitu besar.

Sekalipun seseorang tampak sehat, tidak berarti ia tidak berisiko menjadi carrier virus tertentu. Belum lagi tangan kotor yang bisa mengandung kuman penyebab infeksi. Yakin tangan mereka benar-benar bersih?

2. Melanggar Privasi
Alasan melanggar privasi terdengar berlebihan? Tidak juga. Ingat bahwa tiap individu punya otonomi atas tubuhnya sendiri, tak terkecuali ibu hamil.

Sudah seharusnya setiap orang menghargai privasi orang lain dengan tidak menyentuh sembarangan bagian tubuh apa pun tanpa izin. Gemas melihat perut ibu hamil tak lantas jadi pembenaran untuk boleh menyentuh perutnya.

3. Bisa Memicu Kecemasan pada Diri Ibu Hamil
Mama pasti setuju bahwa tiap ibu hamil punya perjalanan kehamilan yang unik, baik dari segi fisik maupun psikologis. Ada yang bahagia menjalaninya, tetapi tidak sedikit yang mengalami kecemasan terkait kehamilan itu.

Menyentuh perut ibu hamil tanpa izin justru bisa memicu kecemasan sang ibu pada kesehatan diri dan janin dalam kandungannya.

Ingat bahwa mood ibu hamil cenderung naik turun. Tindakan ‘iseng’ dari orang lain bisa berpengaruh pada mood sang Mama, yang ujungnya berdampak juga pada kondisi Si Kecil.

4. Kedekatan Hubungan Berpengaruh
Tahukah Mama bahwa ada sebagian ibu hamil yang merasa tak nyaman ketika suami menyentuh perutnya? Memang soal izin siapa yang berhak menyentuh adalah preferensi pribadi sang ibu hamil, termasuk kedekatan hubungan.

Terlebih jika kita hanya kenalan, jelas bukan perilaku sopan untuk menyentuh perut ibu hamil. Pun ketika ibu hamil adalah keluarga dekat, saat ia merasa tak nyaman disentuh, maka jangan lakukan itu.

5. Karena Ia Berkata ‘Tidak’
Tubuh individu hanyalah miliknya sendiri. Tubuh ibu hamil jelas bukan ‘area publik’ yang bisa disentuh sembarangan. Ada privasi yang dimiliki tiap individu dan orang lain harus menghargai itu.

Maka, saat ibu hamil berkata ‘tidak’, tak elok juga kita bertanya lagi alasannya. Hargai personal space sang Mama dan tahan diri untuk tidak menyentuh perut ibu hamil itu tanpa banyak pertanyaan.

Meski demikian, tidak ada yang salah jika sang ibu hamil merasa nyaman perutnya disentuh orang lain. Sebagian ibu hamil cukup menikmati perhatian yang dicurahkan orang lain atas kehamilannya. Hanya saja, pastikan mereka benar-benar mengizinkan untuk melakukan sentuhan tersebut.

Tak ada salahnya bertanya daripada berasumsi tiap orang merasa nyaman disentuh walau tanpa izin lebih dulu. Setuju?

Jadilah orang tua super! Panduan 1000 Hari Pertama Kehidupan si kecil ada di sini. GRATIS.
image
image
image
image
24
31
Bagikan
Facebook
Twitter
WA
AF

usia 19weeks kadang kerasa kedutan tp sehari gk kedutan aja tampilkan selengkapnya

  • 4
Admin MIMA

Hai Mama, selama mama masih merasakan gerakan janin minimal 10 kali dalam sehari atau 1 kali dalam waktu 45 menit- 1 jam, kondisi tersebut tergolong normal ya. :) ^sr

  • 0
SR

dok normal gk sih klo 19weeks perut masih keliatan kecil?

  • 4
Admin MIMA

Hai Mama, bentuk kandungan setiap ibu hamil beda-beda. Selain itu, hal ini disebabkan juga oleh postur tubuh mama sebelum hamil, elastisitas otot perut, posisi janin, berat badan, dan ketebalan kulit bagian perut. :) ^sr

  • 0
SM

Saya justru ingin selalu di sentuh oleh suami sambil berbica tampilkan selengkapnya

  • 3
Admin MIMA

Hai Mama, tidak mengapa kok Ma. Karena sebagian ibu hamil cukup menikmati perhatian yang dicurahkan orang lain atas kehamilannya, yang terpenting Mama nyaman ya Ma. :) ^sr

  • 0
NU

kalau saya ada yg nyentuh kok malah seneng ya🙄kayak nyaman tampilkan selengkapnya

  • 1
Admin MIMA

Hai Mama, tidak mengapa kok Ma. Karena sebagian ibu hamil cukup menikmati perhatian yang dicurahkan orang lain atas kehamilannya, yang terpenting Mama nyaman ya Ma. :) ^sr

  • 0
SM

aku udah 19 week tapi blm ngerasain kedutan apakah normal Bu tampilkan selengkapnya

  • 0
Admin MIMA

Hai Mama, biasanya mama mulai bisa merasakan gerakan janin setelah usia 16-22 minggu, tapi ada juga yang baru ngerasain waktu usia hamil 25 minggu. Hal ini disebabkan oleh ketebalan kulit perut dan sensitivitas mama sendiri. :) ^sr

  • 1

Nikmati Perjalanan Kehamilan Bersama Bumil Lainnya

Gabung dan temui teman, tips, dan cerita inspiratif di komunitas Hallobumil untuk lewati masa hamil dengan penuh dukungan
image